1,720,971 research outputs found
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI: PENDEKATAN EFEKTIF DALAM MENJAWAB KEBUTUHAN DIVERSITAS SISWA
Saat ini, keberagaman siswa menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh sekolah. Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam menjawab kebutuhan diversitas siswa. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dan mengapa pendekatan ini menjadi solusi yang tepat dalam konteks pendidikan yang inklusif. Melalui diferensiasi dalam konten, proses, produk, dan lingkungan belajar, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa. Artikel ini membahas implikasi positif dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna, yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi juga mendorong kerja sama, penghargaan terhadap perbedaan, dan pengembangan keterampilan sosial siswa. Namun, penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidaklah mudah, tuntuk itu dalam artikel ini penulis mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan pendekatan ini, seperti pengelolaan waktu, persiapan materi yang berbeda, dan penilaian yang adil dan akurat. Namun, dengan komitmen dan upaya yang tepat, sekolah dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua siswa. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep dan strategi pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dapat menerapkan pendekatan ini secara efektif untuk menjawab kebutuhan diversitas siswa.Saat ini, keberagaman siswa menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh sekolah. Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam menjawab kebutuhan diversitas siswa. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dan mengapa pendekatan ini menjadi solusi yang tepat dalam konteks pendidikan yang inklusif. Melalui diferensiasi dalam konten, proses, produk, dan lingkungan belajar, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa. Artikel ini membahas implikasi positif dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna, yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi juga mendorong kerja sama, penghargaan terhadap perbedaan, dan pengembangan keterampilan sosial siswa. Namun, penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidaklah mudah, tuntuk itu dalam artikel ini penulis mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan pendekatan ini, seperti pengelolaan waktu, persiapan materi yang berbeda, dan penilaian yang adil dan akurat. Namun, dengan komitmen dan upaya yang tepat, sekolah dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua siswa. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep dan strategi pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dapat menerapkan pendekatan ini secara efektif untuk menjawab kebutuhan diversitas siswa
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN (RKA) PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANDUNG
Penalitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh sistem pengendalian intern terhadap penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Sistem pengendalian intern yang dijabarkan dalam penelitian meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen. Sedangkan rencana kerja dan anggaran adalah dokumen perencanaan dan pengangaran yang berisi rencana pendapatan, rencana belanja program dan kegiatan SKPD serta rencana pembiayaan sebagai dasar penyusunan APBN. Hasil penelitian menunjukan terdapat korelasi yang positif dalam kategori kuat sedangkan pengaruh sistem pengendalian intern terhadap penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Bandung sebesar 82% dan 18% dipengaruhi oleh faktor lain yang penulis tidak teliti. Nilai regresi penelitian menunjukan Y= 4,40+0,81X, dengan koefisien determinasi 0,82
PENGARUH METODE GUIDED DISCOVERY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF : Studi Kuasi Eksperimen Mata Pelajaran Kewirausahaan Materi Merencanakan Usaha Pada Siswa kelas XI PS SMKN 1 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa yang mendapatkan perlakuan metode konvensional dengan teknik diskusi dan metode pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) pada mata pelajaran kewirausahaan.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen, dengan subyek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI PS 1 (kelas kontrol) dan XI PS 3 (kelas guided discovery). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes tertulis yang diberikan guru kepada siswa. Pengolahan data dilakukan dengan uji t (paired-sample t-test) dan independent sample t-test menggunakan aplikasi program SPSS. 21.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang menggunakan metode guided discovery lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Kata kunci : Guided discovery, Kemampuan Berpikir Kreatif.
This study aimed to determine the differences in creative thinking ability of students who received conventional treatment methods with techniques of discussion and guided discovery learning methods (guided discovery) on the subject of entrepreneurship.
The method used is a quasi-experimental methods, the study subjects consisted of two classes of class XI PS 1 (control group) and XI PS 3 (class guided discovery) . Data was collected through observation and written test given to the student. Data processing is performed by t-test (paired-sample t-test) and the independent sample t-test using SPSS 21 application .
Based on the results of the study showed that the method of guided discovery can improve students' ability to think creatively . Increased ability to think creatively student using guided discovery method is higher than the increase in creative thinking ability of students using conventional teaching methods.
Keywords : Guided discovery, Creative Thinking Ability
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI: PENDEKATAN EFEKTIF DALAM MENJAWAB KEBUTUHAN DIVERSITAS SISWA
Saat ini, keberagaman siswa menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh sekolah. Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam menjawab kebutuhan diversitas siswa. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dan mengapa pendekatan ini menjadi solusi yang tepat dalam konteks pendidikan yang inklusif. Melalui diferensiasi dalam konten, proses, produk, dan lingkungan belajar, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa. Artikel ini membahas implikasi positif dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna, yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi juga mendorong kerja sama, penghargaan terhadap perbedaan, dan pengembangan keterampilan sosial siswa. Namun, penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidaklah mudah, tuntuk itu dalam artikel ini penulis mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan pendekatan ini, seperti pengelolaan waktu, persiapan materi yang berbeda, dan penilaian yang adil dan akurat. Namun, dengan komitmen dan upaya yang tepat, sekolah dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua siswa. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep dan strategi pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dapat menerapkan pendekatan ini secara efektif untuk menjawab kebutuhan diversitas siswa.Saat ini, keberagaman siswa menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh sekolah. Pembelajaran berdiferensiasi muncul sebagai pendekatan yang efektif dalam menjawab kebutuhan diversitas siswa. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya pembelajaran berdiferensiasi dan mengapa pendekatan ini menjadi solusi yang tepat dalam konteks pendidikan yang inklusif. Melalui diferensiasi dalam konten, proses, produk, dan lingkungan belajar, pembelajaran dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing siswa. Artikel ini membahas implikasi positif dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna, yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berdiferensiasi juga mendorong kerja sama, penghargaan terhadap perbedaan, dan pengembangan keterampilan sosial siswa. Namun, penerapan pembelajaran berdiferensiasi tidaklah mudah, tuntuk itu dalam artikel ini penulis mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan pendekatan ini, seperti pengelolaan waktu, persiapan materi yang berbeda, dan penilaian yang adil dan akurat. Namun, dengan komitmen dan upaya yang tepat, sekolah dapat mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif bagi semua siswa. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep dan strategi pembelajaran berdiferensiasi, sekolah dapat menerapkan pendekatan ini secara efektif untuk menjawab kebutuhan diversitas siswa
PENGARUH AKUNTANSI BERBASIS ETAP TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN UMKM
Abstrac. The quality of financial statements presented by UMKM is still limited to the information of receipt and expenditure. Based on the Ministry of Trade (2013), the financing institution also plays a role in providing technical assistance in terms of financial management and it is common knowledge that MSMEs have weaknesses in financial management. The influence of many UMKM entrepreneurs who are difficult to get credit banking or financial services to expand its business. The purpose of this study to know the problem of MSMEs in the preparation of entity-based financial statements without public accountability (etap) in SMEs Cigondewah Bandung. The research was done by determining the samples by stratified random sampling method, collecting the data, then testing with simple linear regression analysis. The results of data analysis have been done can be concluded that ETAP-based accounting positive effect on the quality of financial statements of UMKM Cigondewah Convection Center Keyword: accounting based etap; quality of UMKM financial statements Abstrak. Kualitas laporan keuangan yang disajikan oleh UMKM masih terbatas pada informasi penerimaan dan pengeluaran. Berdasarkan Kementerian Perdagangan (2013), lembaga pembiayaan juga berperan dalam memberikan bantuan teknis dalam hal pengelolaan keuangan dan sudah menjadi rahasia umum bahwa UMKM memiliki kelemahan dalam pengelolaan keuangan. Pengaruhnya banyak pengusaha UMKM yang sulit mendapatkan layanan perbankan kredit atau jasa keuangan untuk mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permasalahan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan berbasis entitas tanpa adanya pertanggungjawaban publik (etap) pada UKM Cigondewah Bandung. Penelitian dilakukan dengan cara menentukan sampel dengan metode stratified random sampling, mengumpulkan data, kemudian melakukan pengujian dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa akuntansi berbasis ETAP berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM Pusat Konveksi Cigondewah.Kata Kunci: akuntansi berbasis ETAP; kualitas laporan keuangan UMK
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP PERILAKU WIRAUSAHA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan pada perilaku wirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini dilatarbelakangi akan keingintahuan terhadap bagaimana pendidikan kewirausahaan yang diberikan pada saat proses pembelajaran berpengaruh pada perilaku wirausaha mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Unpas tahun akademik 2015/2016 yang telah terdaftar dan menempuh pendidikan kewirausahaan berjumlah 114 mahassiswa. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan kewirausahaan mampu berpengaruh secara positif terhadap perilaku wirausaha pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Unpas tahun akademik 2015/2016
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
