146 research outputs found
Allah Rakha Rahman
Voit J. Allah Rakha Rahman. In: Gervink M, Bückle M, eds. Lexikon der Filmmusik. Laaber: Laaber; 2012: 411
The Crying Tree: Conversation about Transformative Forgiveness
Naseem Rakha, author of The Crying Tree, speaks at Humboldt State University on November 6, 2009. Part of the 2009 annual Campus Dialogue on Race
Analisis wacana Taubat dalam Novel Bait Surau karya Rakha Wahyu
Manusia adalah makhluk sempurna, lahir dalam keadaan fitrah. Di satu sisi, manusia memiliki akal yang dapat digunakan untuk memenuhi segala kebutuhahannya di dunia. Di sisi lain, manusia juga memiliki nafsu yang sering kali menjeruskan manusia melakukan dosa. Setiap manusia lahir memang dalam keadaan suci namun dalam kehidupannya tidak lepas dari dosa. Pada posisi inilah diperlukan taubat agar manusia kembali ke jalan yang lurus dan diridhai Allah SWT. Berdasarkan konteks di atas, terdapat rumusan masalah yaitu bagaimana wacana taubat dalam Novel Bait Surau karya Rakha Wahyu dilihat dari dimensi teks? Bagaimana wacana taubat dalam Novel Bait Surau karya Rakha Wahyu dilihat dari dimensi kognisi sosial? Bagaimana wacana taubat dalam Novel Bait Surau karya Rakha Wahyu dilihat dari dimensi konteks sosial? Taubat menurut bahasa adalah kembali. Taubat berarti meninggalkan perbuatan dosa karena mengetahui kehinaannya, menyesali perbuatannya, berkeinginan keras tidak akan mengulanginya di kemudian hari serta mengiringinya dengan amalan shaleh. Dalam kehidupan manusia, taubat senantiasa dibutuhkan agar manusia kembali kepada esensi dasarnya yaitu keadaan fitrah. Maka novel merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menyebarkan wacana taubat dalam masyarakat. Teori yang digunakan adalah analisis wacana Teun A. Van Dijk. Model Van Dijk sering disebut kognisi sosial. Teori yang membongkar teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Menurut Van Djik, penelitian atas wacana tidak hanya dilihat dari teks saja, karena teks dihasilkan dari praktik produksi yang harus diamati. penelitian ini menggunakan paradigma kritis pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Rakha wahyu menggambarkan taubat dalam novelnya melalui tanda-tanda taubat diantaranya yaitu menyadari letak kesalahan, menyesali perbuatan dosa serta memperbaiki diri dengan melakukan perbuatan shaleh. Selain itu, banyak pelajaran yang dapat diambil dalam Novel Bait Surau. Penulisan Novel Bait Surau berdasarkan realitas kehiduapan nyata. Masyarakat hendaknya mengambil pelajaran yang terdapat dalam Novel Bait Surau dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata. Pengarang hendaknya menambahkan tanda taubat yang lain yaitu tidak melakukan perbuatan dosa tersebut dikemudian hari sehingga tanda-tanda taubat yang terdapat dalam Novel Bait Surau lebih lengka
IMPLEMENTASI METODE MENGHAFAL ALQURAN DI ASRAMA TAHFIZH "BAITUL AZHAR" PUTERA PONDOK PESANTREN RAKHA AMUNTAI
DWI PRISTYA NINGRUM . 2017. Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai.. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing : Dra. Hj. Mudhi’ah, M.Ag
Kata Kunci: Implementasi, dan Metode mengahafal
Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa Menghafal Alquran bukanlah hal yang mustahil dan merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Bagi orang islam yang ingin melakukannya, Allah telah memberi garansi akan mudahnya Alquran untuk dihafalkan. Dorongan untuk menghafal Alquran sendiri telah dijelaskan dalam Alquran dan hadist dan juga bagaimana metode cara menghafalnya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai. dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi dan faktor apa saja yang mempengaruhi Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam peneliti ini adalah ustadz yang berjumlah 3 orang mengajar dalam menghafal Alquran di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” dan yang menjadi objek penelitian ini ialah Implementasi Metode Menghafal Alquran dan faktor yang mempengaruhi Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai dalam mencapai pengetahuan tentang hafalan Alquran yang lebih baik. Pada pengumpulan data penulis menggunakan beberapa teknik sebagai berikut: observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian semua data yang terkumpul diproses melalui reduksi data, display data, dan verifikasi serta simpulan.
Hasil dari penelitian ini bahwasanya Implementasi Metode Menghafal Alquran Di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera Pondok Pesantren Rakha Amuntai. Metode yang digunakan setiap santri di Asrama Raudhah Tahfizh Alquran “Baitul Azhar” Putera dalam menghafal Alquran adalah metode Wahdah atau mengulang ayat sebanyak-banyaknya. Sebelum itu santri harus mengikuti tahap awal yaitu ditahsin tujuannya untuk memperbaiki dan membaguskan bacaan sesuai dengan hukum tajwid. Faktor yang mempengaruhi nya: 1.Faktor internal meliputi motivasi, kesehatan, psikologi, daya ingat 2. Faktor eksternal meliputi lingkungan, waktu, sarana prasarana
Peran Pembelajaran Blended Learning melalui Whatsapp pada Anak Madrasah Ibtidaiyah Normal Islam Rakha di Masa Pandemi Covid-19
This research highlights the role of blended learning through whatsapp for the children of the Islamic Normal Islamic Madrasah Rakha Amuntai. This research aims to find out how the role of blended learning through whatsapp during the covid-19 pandemic is, the author chose this problem because online learning is still rampant for school children, especially here elementary school age children. The approach used in this research is qualitative, with interview and observation methods. This research interviewed 10 students and 10 parents of MI Normal Islam Rakha students. In addition, the authors made observations during the learning period. The objectives to be achieved in this scientific idea are to describe the role of blended learning, to know WhatsApp as an alternative in learning, and to learn blended learning through WhatsApp. The final conclusion obtained by learning with blended learning via whatsapp during the covid-19 pandemic was very helpful, namely combining limited face-to-face learning and online learning via whatsapp
Ravi Shankar in concert
Live sitar concert with a feature on the tabla.Ravi Shankar accompanied by Allah Rakha Khan, Noder Mullick ; introduction, Zia Mohyeddin
Shear Alfvén wave continuum spectrum with bifurcated helical core equilibria
The radial structure of the continuum spectrum of shear Alfvén and Alfvén-acoustic waves in the beta-induced Alfvén eigenmode (BAE) frequency range is modeled for tokamak plasmas in the presence of 3D effects obtained from the bifurcated MHD equilibrium reconstruction. Plasma compressibility and geodesic curvature effects responsible for the low-frequency continuum spectrum calculations are invoked. In the equilibrium calculations we find that the helically distorted MHD equilibria may exist even for the axisymmetric devices if q = 1 rational surfaces are present. The continuum calculations with the bifurcated equilibria lead to a frequency splitting between the highest frequency branch and the lowest frequency branch continua at the frequency accumulation point. Radially localised shifting of modes happens via coupling of the adjacent n − 1 continuum around an accumulation point. Our modelling (including 3D effects) correctly reproduces the phenomenon of continuum frequency splitting and provides a possible solution for the differences of few kHz in frequency splitting, which remained unexplained with the 2D kinetic calculations (Curran et al 2012 Plasma Phys. Control. Fusion 54 055001). The pressure scaling confirms the increase of helical excursion of the magnetic axis in equilibrium reconstruction and hence the range of continuum frequency splitting. In our calculations, the existence of low-frequency continua is in agreement with the experimentally observed low-frequency modes.This work has been carried out within the framework of the EUROfusion Consortium and has received funding from the Euratom research and training programme 2014-2018 and 2019-2020 under grant agreement No 633053. The views and opinions expressed herein do not necessarily re ect those of the European Commission. Allah Rakha is grateful for an AGAUR FI predoctoral grant to support his PhD studies and a Severo Ochoa (SO) mobility grant to support his research stay at Max Planck Institute for Plasma Physics (IPP) Garching, Germany.Peer ReviewedPostprint (author's final draft
Analysis of energetic particle-driven Alfvénic instabilities in tokamak and stellarator plasmas using three dimensional numerical tools
De experimenteel waargenomen Alfvénic-instabiliteiten die in tokamak- en stellaratorplasma's aangedreven worden door snelle deeltjes worden in detail geanalyseerd. De analyse gebeurde met behulp van driedimensionale numerieke methodes gebaseerd op het gereduceerde MHD-model. In TJ-II stellarator plasma's werd de co-existentie van tjilpende (chirping) en steady-state modi vastgesteld op basis van het aanhoudend voorkomen van de overeenkomstige combinatie van de toroïdale (n) en poloidale (m) modenummers. Deze vaststelling gebeurde op basis van de gevoeligheid ten opzichte van de rotatie-transformatie (rotational transform). Modellering van de veging van de frequentie (frequency sweeping) van de Alfvénic-activiteit met niet-monotone iota-profielen zijn, in vergelijking met normale (monotone) iota-profielresultaten, consistent met experimentele resultaten. Studies van de interactie tussen golf en deeltjes (WPI-wave particle interaction) voor de berekening van de resonantiefunctie met behulp van Monte Carlo transportmodel voor TJ-II plasma's, suggereren dat de niet-lineaire evolutie van AE's een som is van twee ion populaties met verschillende wegingsfactoren. Voor lage bounce harmonische, wordt één gedomineerd door sleep (drag) en de andere door diffusie. In ASDEX Upgrade tokamak-plasma's wordt een vertakt MHD-evenwicht gereconstrueerd met de vorming van een 3D-spiraalvormige kern en de asymmetrische 2D-mantel. Alfvén continuümberekeningen met de vertakte evenwichten leiden tot de frequentiesplitsing tussen de continua van de hoogste frequentietak en de laagste frequentietak en het verschuiven van modi met aangrenzend n continuüm rond het frequentieaccumulatiepunt
Characterisation of dietary fibre in cereal grains and products
Utility of cereals is mainly defined by their composition. High content of extractable dietary fibre (DF) with retained molecular features may be desired for human consumption to derive certain benefits associated with DF. In contrast, low amount of extractable DF with degraded molecules will give higher feed value to cereals intended for animal feed.
This thesis investigated the composition of DF in cereals, particularly triticale and rye products. Processing effects on extractable DF components, e.g. arabinoxylan (AX), β-glucan and fructan, were also examined. The structure of AX and β-glucan in triticale, barley and tritordium and the rheology of triticale extracts as influenced by content and extractability, molecular size and structure of AX were analysed.
DF in triticale spanned a relatively narrow range (13-16%), with significant cultivar and location effects. Unfavourable growing conditions resulted in significantly lower molecular weights of AX, β-glucan and fructan in triticale. On the whole, triticale DF profile was more similar to wheat than rye. Among rye products, porridge had the highest DF content (23%) with retained molecular weight, followed by crisp breads (17.8%) and soft breads (12.6%). AX appeared to be more stable during processing, while β-glucan was more labile to endogenous enzymes. Substitution pattern of AX fragments released after enzymatic hydrolysis demonstrated less branching in triticale grown under unfavourable weather conditions. The molar proportion of cellotriosyl units of barley β-glucan had a strong positive correlation with the total content.
Viscoelastic properties of triticale extracts varied between locations and cultivars. β-Glucan appeared to make a negligible contribution to triticale extract rheology, which was mainly influenced by structural features of AX rather than extractable content or molecular size.
The knowledge presented here will be useful for consumers of rye products when assessing processing-generated changes in DF content and composition. The cereal industry will be able to redefine processing parameters and DF labelling based on new facts. Broad variation in DF chemistry of triticale will provide more options for farmers and feed manufacturers to select cultivars best suited for animal feed formulation
SIKAP SISWA PENGHAFAL ALQURAN DI MADRASAH ALIYAH SWASTA NORMAL ISLAM PUTERA RAKHA AMUNTAI
Seseorang yang menghafal Alquran, sangat terkait dengan sikap dia dalam menghafalnya. Sikap atau Attitude adalah respon seseorang terhadap obyek tertentu yang disertai dengan kecenderungan untuk bertindak sesuai dengan sikap terhadap obyek itu. Dengan kata lain, sikap itu adalah kesediaan bereaksi terhadap suatu hal. Sebagai contoh ketika siswa menghafal Alquran ada yang cepat, dan ada yang lambat. Hal ini berkaitan dengan bagaimana seseorang merespon terhadap obyek atau keadaan yang sedang dihadapi yaitu ayat-ayat Alquran. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana Sikap siswa dalam menghafal Alquran di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Normal Islam Putera Rakha Amuntai? Dan Mengapa sikap siswa dalam menghafal Alquran di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Normal Islam Putera Rakha Amuntai ini muncul?
Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif, jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan: Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi data. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Pertama, Sikap siswa penghafal Alquran adalah Mengharap ridha Allah swt, ingin masuk surga, ingin menjadi umat terbaik, ingin memahami Alquran, ingin mendalami isi kandungan Alquran, ingin menjadi hafizh Alquran, ingin membahagiakan kedua orang tua, ingin membanggakan kedua orang tua, ingin memberikan mahkota kepada kedua orang tua, ingin menjaga keotentikan Alquran, untuk bekal di masyarakat, dan untuk membentengi diri dari perbuatan tercela, dan menganggap Alquran mudah. Ada sebagian kecil yang menganggap Alquran sulit untuk dihafalkan. Sebagian besar siswa memiliki perasaan senang, tenang, tentram dan bahagia ketika menghafal Alquran. Merasa senang dan bangga ketika program menghafal alquran dimulai, Merasa senang, semangat dan percaya diri ketika menyetorkan hafalan. Merasa bahagia, termotivasi, senang, tenang dan semangat ketika menambah hafalan alquran. merasa semangat, bangga, optimis, dan senang ketika muraja’ah hafalan alquran. Merasa kagum, bangga, terharu, termotivasi, dan senang terhadap seorang penghafal alquran. Merasa tertantang dan semangat ketika mengalami kesulitan menghafal alquran. merasa sabar ketika lingkungan kurang mendukung. Sebagian kecil siswa memiliki perasaan gugup dan malas ketika menghafal Alquran. Merasa gugup, mengantuk dan sulit ketika program menghafal Alquran di kelas. Merasa gugup ketika menyetorkan hafalan alquran. merasa lelah, sulit, terpaksa, dan malas ketika muraja’ah hafalan alquran. Merasa sedih, tidak semangat, dan tidak nyaman ketika mengalami kesulitan menghafal alquran. Merasa sedih, tidak nyaman, dan pasrah ketika lingkungan kurang mendukung. Menghafal Alquran dengan kesadaran diri sendiri. Konsisten menambah hafalan Alquran. Konsisten muraja’ah hafalan Alquran. Sebagian kecil siswa tidak konsisten menambah hafalan Alquran dan tidak konsisten muraja’ah hafalan Alquran. Kedua, Penyebab sikap siswa dalam menghafal Alquran muncul yaitu adanya Motivasi, perasaan senang, Rasa malas, kurang konsentrasi, cepat lupa, gugup atau cemas, gangguan teman, dan kurangnya waktu program menghafal Alquran
- …
