248 research outputs found
PEMBELAJARAN AKHLAK MELALUI KITAB ADAB AL-’ALIM WA AL-MUTA’ALLIM BAGI SANTRI (Studi Multisitus di Pondok Pesantren Darissulaimaniyyah Trenggalek dan Pondok Pesantren Banin Banat Al- Mubtadiien kediri)
ABSTRAK
Tesis dengan judul “Pembelajaran Akhlak melalui Kitab Adabul `Alim
Walmutaalim” (studi Multi Situs di Pondok Pesantren Darissulaimaniyyah
Trenggalek dan Pondok Pesantren Banin Banat Al- Mubtadiien kediri)” ini ditulis
oleh Ana Isnaini Sholihah, dengan dibimbing oleh Akhmad Ikhwanuddin dengan
dibimbing oleh Dr. H. As`aril Muhajir, M.Ag, dan Dr. Hj Luk Luk Nur Mufidah,
M.Pd.I
Kata Kunci : Pembelajaran, Akhlak, Kitab Adabul ‘Alim Walmuta’alim, Santri
Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh adanya keprihatinan di era
globalisasi ini terkait masalah dekadensi moral yang semakin meningkat, sehingga
para orang tua semakin khawatir terhadap dampak negatif dari globalisasi, yaitu
seperti tawuran antar sekolah, mengonsumsi miras atau narkoba, pemerkosaan,
seks bebas, pencabulan, pencurian dan lain lain. Dari beberapa kasus ini praktisi
pendidikan salah satunya pondok pesantren merasa perlu meberikan perhatian
pada masalah ini. Salah satunya dengan memberikan pembelajaran akhlak melalui
kitab Adab al-’Alim wa al-Muta’allim sehingga dapat meminimalisir dekadensi
moral dan membentuk akhlak pada santri.
Fokus penelitian dalam tesis ini adalah : (1) Bagaiamana nilai- nilai akhlak
santri dalam kitab Adab al-’Alim wa al-Muta’allim di Ponpes Darissulaimaniyyah
Trenggalek dan Ponpes Banin Banat Al- Mubtadiien Kediri? (2) Bagaiamana
Proses pembelajaran kitab Adab al-’Alim wa al-Muta’allim di Ponpes
Darissulaimaniyyah Trenggalek dan Ponpes Banin Banat Al- Mubtadiien Kediri?
(3) Bagaimana hasil pembelajaran kitab Adab al-’Alim wa al-Muta’allim di
Ponpes Darissulaimaniyyah Trenggalek dan Ponpes Banin Banat Al- Mubtadiien
Kediri?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
multisitus, yang lokasi penelitiannya berada di Pondok Pesantren
Darissulaimaniyyah Trenggalek dan Pondok Pesantren Banin Banat AlMubtadiien Kediri, Dalam pemabahasan ini penulis menggunakan metode
interview, observasi dan dokumentasi serta pengumpulan dokumen-dokumen dan
data yang valid.
Dari hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran
Adab al-’Alim wa al-Muta’allim di Ponpes Darissulaimaniyyah Trenggalek dan
Ponpes Banin Banat Al- Mubtadiien Kediri berjalan dengan baik dibuktikan
dengan adanya akhlak santri yang harus dilakukan terhadap diri sendiri, akhlak
kepada ustadz, akhlak kepada pembelajaran, akhlak terhadap kitab sebagai buku
pelajaran, selain itu pembelajarannya juga menggunakan beberapa metode,
diantaranya bandungan, tanya jawab, musyawaroh dan ceramah. Perubahan yang
terjadi setelah murid (santri) mengikuti pembelajaran kitab Adab al-’Alim wa alMuta’allim ini yaitu santri sudah bisa menerapkan ke dalam kehidupan sehari
hari, seperti menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, dalam
berbicara juga sangat hati-hati, kitab-kitab yang digunakan tidak diletakkan
disembarang tempat dan bersampul dengan rapi
PENDIDIKAN BERBASIS ISLAMIC EDUCATION: KAJIAN PEMIKIRAN HADRATUS SYAIKH K.H HASYIM ASY'ARI DALAM KITAB ADABUL ALIM WA MUTA'ALIM
This study examines the thoughts of KH. Hasyim Ash'ari about Islamic education-based education in the book Adabul Alim wa Muta'alim. as the key to the success of education. Departing from the challenge of educational and moral degradation, this study aims to examine the concept of value-based education contained in the book Adabul Alim wa Muta'alim. The method used is literature research by studying the works of KH. Hasyim Asy'ari. The results of the study show that it emphasizes the importance of raising local wisdom as an integral part of education. The integration of local cultural values into the curriculum can enrich education with a more meaningful contextual dimension for students in Indonesia. Overall, the concept of Islamic education in Adabul 'Alim wal Muta'allim not only provides a strong philosophical foundation, but also offers practical direction in shaping an education system that produces intelligent, noble individuals, easy to socialize and ready to compete at the global level.Penelitian ini mengkaji pemikiran KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan berbasis pendidikan Islam dalam kitab Adabul Alim wa Muta'alim. sebagai kunci keberhasilan pendidikan. Berangkat dari tantangan degradasi pendidikan dan moral , studi ini bertujuan menelaah konsep pendidikan berbasis nilai-nilai yang terkandung dalam kitab Adabul Alim wa Muta'alim . Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menelaah karya-karya KH. Hasyim Asy’ari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menekankan pentingnya mengangkat kearifan lokal sebagai bagian integral dari pendidikan. Integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam kurikulum dapat memperkaya pendidikan dengan dimensi kontekstual yang lebih bermakna bagi peserta didik di Indonesia. Secara keseluruhan, konsep pendidikan Islam dalam Adabul ‘Alim wal Muta’allim tidak hanya memberikan dasar filosofis yang kuat, tetapi juga menawarkan arahan praktis dalam membentuk sistem pendidikan yang melahirkan individu cerdas, berakhlak mulia, mudah bersosial dan siap bersaing di tingkat global
PELAJAR BERKARAKTER DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN KH. HASYIM ASY'ARI
Thomas Licona identified ten signs of a nation's decline and destruction, including increased violence among teenagers, deteriorating language use, peer group influence in violence, self-destructive behaviour, blurred moral guidelines, declining work ethic, low respect, low individual responsibility, a culture of dishonesty, and mutual suspicion and hatred. Some of these signs have been seen among teenagers today, so it is important to instil good manners education. The purpose of this research is to trace the educational philosophy of KH. Hasyim Asy'ari, an Indonesian scholar and national figure, who offers solutions to educational problems through his work entitled "Adabul Alim Wal Mutaalim". The method used in this research is literature study. The summary results show that character education based on the work of K.H. Hasyim Asy'ari can help improve student character. In conclusion, character education with the approach of adab and morals is important to form a generation that has good morality.
Abstrak
Thomas Licona mengidentifikasi sepuluh tanda kemunduran dan kehancuran suatu bangsa, di antaranya meningkatnya kekerasan di kalangan remaja, penggunaan bahasa yang memburuk, pengaruh peer group dalam tindak kekerasan, perilaku merusak diri, kaburnya pedoman moral, menurunnya etos kerja, rendahnya rasa hormat, rendahnya tanggung jawab individu, budaya ketidakjujuran, dan rasa saling curiga dan kebencian. Tanda-tanda tersebut sebagian sudah terlihat di kalangan remaja saat ini, sehingga penting untuk menanamkan pendidikan adab yang baik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan penelusuran filsafat pendidikan KH. Hasyim Asy'ari, seorang ulama dan tokoh bangsa Indonesia, yang menawarkan solusi permasalahan pendidikan melalui karyanya yang berjudul "Adabul Alim Wal Mutaalim". Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil ringkasan menunjukkan bahwa pendidikan karakter berdasarkan karya K.H. Hasyim Asy'ari dapat membantu meningkatkan karakter siswa. Simpulannya, pendidikan karakter dengan pendekatan adab dan akhlak penting untuk membentuk generasi yang memiliki moralitas yang baik.Seeing the importance of character education in the school environment K.H. Hasyim Asy'ari offers a solution through his work entitled Adabul Alim Wal Mutaalim. The book provides explanations and guidelines about character education in Islam. K.H. Hasyim Asy'ari is a scholar and national figure in Indonesia. His views on character education are very complete. According to him, the main goal of character education is the improvement of manners and morals. So it is necessary to cultivate adab and morality for students. In his work, K.H. Hasyim Asy'ari really upholds the problem of education, especially character education.Melihat pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah K.H.Hasyim Asy'ari menawarkan sebuah solusi melalui karya beliau yang berjudul Adabul Alim Wal Mutaalim. kitab tersebut memberikan penjelasan dan pedoman seputar pendidikan karakter dalam islam. K.H.Hasyim Asy'ari adalah seorang ulama dan tokoh nasional di Indonesia. Pandangan beliau seputar pendidikan karakter sangatlah lengkap. Tujuan utama pendidikan karakter menurut beliau adalah penyempurnaan adab dan Akhlak. Sehingga perlu adanya penanaman adab dan Akhlak bagi peserta didik. Dalam karyanya K.H.Hasyim Asy'ari sangat menjungjung tinggi masalah pendidikan terlebih lagi pendidikan karakte
Program pembiasaan berbahasa Arab di MTs Pondok Pesantren Al-Ma'tuq Sukabumi
The Arabic-speaking environment has an important role in the development of science and student learning materials in the classroom. The lack of extracurricular activities that can support the ability of students to form an Arabic-speaking environment and the low tendency of students to Arabic, even many of them have the impression that learning Arabic is more difficult than learning other foreign languages, are factors of the problem. in the development of the Arabic language of students. In addition, the concern of an educator who is limited to learning in the classroom, without paying attention to the habituation of Arabic in his environment, is a separate problem factor in the habit of speaking Arabic. With this background, the author is interested in researching Arabic language habituation programs that can form students' habits of speaking Arabic easily. The focus of the research is on Islamic boarding schools; namely MTs Pesantren Al-Ma'tuq Sukabumi. In this study, the author uses a type of qualitative research, namely by collecting data obtained from observations, interviews, documentation, analysis, field notes. Researchers perform data analysis by multiplying information, looking for relationships to various sources, comparing, and finding results on the basis of actual data. After doing the research, the results obtained: the concept of the Arabic language habituation program at MTs Pondok Pesantren Al-Ma'tuq. This started from the purpose of Arabic language habituation, the planning process, activity programs, and evaluation techniques for evaluating activity programs. This study recommends educational institutions and educators to implement Arabic language habituation programs for students in the school environment.AbstrakLingkungan berbahasa Arab memiliki peran penting dalam pengembangan keilmuan dan materi pembelajaran siswa di dalam kelas. Minimnya kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menunjang kemampuan peserta didik dalam membentuk lingkungan berbahasa Arab serta kecenderungan peserta didik yang rendah terhadap bahasa Arab, bahkan banyak di antara mereka yang memiliki kesan bahwa belajar bahasa Arab itu lebih sulit dibandingkan dengan belajar bahasa asing lainnya, menjadi faktor permasalahan dalam pengembangan bahasa Arab peserta didik. Selain itu, kepedulian seorang pendidik yang terbatas pada pembelajaran di kelas, tanpa memperhatikan pembiasaan berbahasa Arab di lingkungannya, menjadi faktor permasalahan tersendiri dalam pembiasaan berbahasa Arab. Dengan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk meneliti program-program pembiasaan berbahasa Arab yang dapat membentuk kebiasaan peserta didik berbicara bahasa Arab dengan mudah. Fokus penelitian tersebut berada di pesantren; yaitu MTs Pesantren Al-Ma'tuq Sukabumi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data yang didapat dari hasil pengamatan, wawancara, dokumentasi, analisis, catatan lapangan. Peneliti melakukan analisis data dengan memperbanyak informasi, mencari hubungan ke berbagai sumber, membandingkan, dan menemukan hasil atas dasar data sebenarnya. Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil: konsep program pembiasaan berbahasa Arab di MTs Pondok Pesantren Al-Ma'tuq. Hal tersebut berawal dari tujuan pembiasaan berbahasa Arab, proses perencanaan, program-program kegiatan, serta teknik evaluasi penilaian program kegiatan. Penelitian ini merekomendasikan kepada lembaga pendidikan dan para pendidik, agar menerapkan program pembiasaan berbahasa Arab kepada peserta didik di lingkungan sekolah
Pendidikan Seks Dalam Perspektif Tafsir Maudhu’i
Salah satu masalah besar yang mengancam moralitas anak bangsa
adalah virus pornografi. Pengaruh teknologi informasi yang kuat, yang
diiringi dengan kurangnya filter akan keterbukaan informasi tersebut,
merupakan penyebab utama bagi pelajar untuk mengakses pornografi
tersebut. Ditambah lagi dengan adanya pergaulan bebas yang kian marak,
yang diiringi dengan lemahnya pengawasan dari lembaga keluarga dan
lembaga pendidikan, maupun pemerintah.
Untuk itu, memberikan pendidikan tentang seks, dengan cara yang
benar dan tepat adalah sebuah keharusan bagi setiap orang tua dan para
pendidik, agar para generasi mendatang tumbuh kembang sesuai dengan
fitrahnya, serta mengetahui batas halal dan haram dalam hal interaksi
dengan lawan jenisnya. Ketidaktahuan mereka tentang pendidikan seks
akan menjerumuskannya pada hal-hal negatif, akibat dorongan syahwatnya
yang tidak terkendal
Sains dan teknologi islami
Islam memandang sains dan teknologi terkait erat dengan konsep tauhid, yakni merupakan satu kesatuan dengan cabang pengetahuan lainnya. Islam tidak melihat alam sebagai entitas terpisah, melainkan sebagai bagian integral dari pandangan holistik Islam tentang Tuhan, manusia, dan alam semesta. Buku ini memberikan wawasan yang sangat mendasar tentang Islamisasi sains dan teknologi. Dengan uraian yang sangat apik, ia berupaya menyampaikan pandangan yang holistik agar sains dan teknologi kembali pada fitrahny
- …
