1,721,793 research outputs found

    Metode Pembelajaran Bahasa Arab Di SMP Ali Imron

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apa saja metode-metode yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Arab di SMP Ali Imron (2) apa saja kendala yang di hadapi dalam penerapan metode pembelajaran Bahasa Arab di SMP Ali Imron (3) apakah solusi untuk mengatasi kendala dalam metode pembelajaran Bahasa Arab di SMP Ali Imron dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian di peroleh dengan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dan adapun hasil dari penelitian ini yaitu mengungkapkan 3 temuan: (1) metode menyenangkan siswa, Metode Audio Lingual dan Metode Gramatika-Terjemahan. (2) Kurangnya minat belajar Bahasa Arab, Sulitnya Memahami materi ajar, Kesulitan membaca dan mendengar bacaan Siswa mengalami kesulitan membaca bacaanbacaan bahasa Arab. (3) metode yang harus di ajarkan guru haruslah bervariasi agar siswa tak jenuh untuk belajar. Contohnya: seorang guru memberikan mareri tentang al-launa dalam proses pembelajaran tersebut media yang di gunakan adalah media gambar yang bertujuan untuk meningkatkan perhatian siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Bahasa Arab di SMP Ali Imron sangatlah penting agar siswa tidak merasa jenuh dan merasa bosan dengan pembelajaran Bahasa Arab tersebut di SMP Ali Imron

    STUDY ANALISIS ILMU NAHWU TENTANG ISM MAUSHUL MUSYTAROK DALAM AL-QUR’AN ( SURAH ALI-IMRON )

    Full text link
    Al-Qur’an dan maknanya berasal dari sisi Allah, ia memiliki uslub-uslub yang mengandung mukjizat dan susunan kata yang indah melebihi uslub-uslub Bahasa Arab yang digunakan hari ini. Untuk memahami Al-Qur’an dibutuhkan penguasaan ilmu-ilmu Bahasa Arab khususnya ilmu Nahwu, diantaranya Ism Maushul Musytarok Oleh sebab itu, penulis merasa tertarik dengan judul “ Studi Analisis Nahwu Tentang Ism Maushul Musytarok dalam Al-qur’an ( surah Ali-imron ). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja bentuk – bentuk Ism Maushul Musytarok ( Maa,Man ) yang terdapat dalam surah Ali-imron dan apa kegunaan ism maushul Musytarok( Maa,Man ) itu terhadap tafsir ma’na ayat Al-qur’an dalam surah Ali-imron. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk Ism Maushul Musytarok (Maa,Man ) yang terdapat dalam surah Ali-imron dan untuk mengetahui kegunaan ism maushul Musytarok (Maa,Man ) terhadap tafsir ma’na ayat Al-qur’an dalam surah Ali-imron. Adapun objek penelitian ini adalah uslub-uslub Ism Maushul Musytarok dalam surah Ali-imron yang berjumlah 57 Ayat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan sumber data, terdiri dari sumber primer dan sumber skunder yang berhubungan dengan objek penelitian. Metode dalam mengumpulkan data menggunakan Bahsun Maktabiyyun, dengan metode observasi serta membaca buku-buku yang berkaitan dengan judul. Sedangkan metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Deskriptif dan analisis isi kitab (Content Analisis) dengan menggunakan table. Setelah Penulis melaksanakan penelitian dalam surah Ali-imron sehingga menemukan 83 Ism Maushul Musytarok yaitu: Ma., Man,

    Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Bagi Anak Dalam Surah Ali Imron Ayat 79

    Full text link
    This study aims to understand more deeply about the values ​​of character education in the Qur'an, especially in surah Ali Imron verse 79. In this study, researchers used qualitative research with a type of library research. As for the data collection technique through library research (library research), namely an analysis that the author uses by reading and studying some scientific literature that has something to do with the thesis to be studied. The results of this study indicate that the values ​​of character education contained in surah Ali Imron verse 79 are religious character education values ​​which have been applied and exemplified by Rasulullah saw as a caliph on this earth who has very good morals, and has the qualities a good character so that the miracles and advantages he possessed did not make the Messenger of Allah arrogant and did not make him belittle the oneness of Allah SWT

    ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS VII-A MTS ALI IMRON BANGKALAN DALAM MENULIS KARANGAN NARASI

    No full text
    Permasalahan peneliti ini bagaimana bentuk analisis unsur terhadap kemampuan siswa Kelas VII-A MTs Ali Imron Bangkalan dalam menulis karangan narasi. Tujuan menganalisis kemampuan siswa kelas VII-A MTs Ali Imron Bangkalan dalam menulis karangan narasi adalah untuk mengetahui bagian tersulit yang mereka hadapi dalam kegiatan tersebut berdasarkan indikatornya, agar ke depannya dapat ditemukan solusi dan teratasi permasalahannya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut peneliti melakukan observasi ke sekolah. Penelitian di laksanakan di kelas VII-A Mts Ali Imron yang berjumlah 18 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis karangan narasi cukup baik. Dilihta dari  hasil atau karya tulis karangan narasi siswa dengan nilai terendah yang diperoleh dari analisis unsur ini adalah 70, nilai tertinggi yang diperoleh dari analisis unsur ini adalah 92, dan rata-rata nilai yang diperoleh dari analisis unsur ini adalah 81,7 dengan katagori sangat baik. &nbsp

    Al-Qur’an dan Budaya Komunikasi dalam Musyawarah: Telaah Surah Ali Imron 159 dalam Pandangan Mufassir

    Full text link
    Dalam surah Ali Imron 159 terdapat konsep musyawarah atau komunikasi dalam organisasi. Dalam ayat tersebut dijelaskan mengenai langkah-langkah musyawarah. Yaitu, bersikap lemah lembut, memaafkan peserta musyawarah yang lain, memohonkan ampun mereka dan bertawakal setelah musyawarah dilakukan. Dalam artikel ini akan disampaikan berbagai pandangan para mufassir dalam memaknai surah Ali Imron ayat 159 tersebut. Kemudian akan diungkap pula obyek dan subyek musyawarah. Sehingga diharapkan mampu menjawab problematika komunikasi organisasi khususnya mengenai budaya musyawarah selama ini.Kata Kunci: Subyek Musyawarah, Obyek Musyawarah, Mufassi

    Pengaruh Media Bimbingan Konseling Terhadap Motivasi Belajar Siswa kelas VIII SMP Ali Imron Tahun Pembelajaran 2017/2018

    No full text
    Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh media bimbingan konseling terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Ali Imron tahun pembelajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media bimbingan konseling terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Ali Imron tahun pembelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Ali Imron. Adapun populasi sampel pada penelitian ini adalah berjumlah 27 orang yang terdiri dari kelas VIII. Data yang diambil menggunakan instrument angket skala likert yang berjumlah 18 item yang kemudian di uji validitas sehingga mendapatkan 10 item pernyataan untuk menjaring data media bimbingan konseling dan 20 item pernyataan untuk menjaring data motivasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh hasil perhitungan korelasi rhitung= 0,684 dan rtabel 0,266 jadi rhitung > rtabel ( 0,684 > 0,266 ). Dengan demikian terdapat pengaruh yang kuat antara media bimbingan konseling terhadap motivasi belajar. Berdasarkan nilai determinasi diperoleh nilai sebesar 46,78%. Dari hasil penelitian ini diperoleh thitung = 6,426, sedangkan ttabel dengan α = 5%. Dengan demikian diperoleh thitung sebesar 6,426 sedangkan ttabel sebesar 2,005 berarti thitung > ttabel atau 6,426 > 2,005. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang benar yang mana Ha diterima dan Ho ditolak. Ini berarti terdapat pengaruh media bimbingan konseling terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Ali Imron tahun pembelajaran 2017/2018

    KONSEP PENDIDIKAN ANTI KEKERASAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Studi Analisi Q. S. Ali Imron Ayat 159)

    Full text link
    Salah satu problem pendidikan saat ini adalah adanya tindakan kekerasan yang semakin merajalela padahal pendidikan sejatinya di harapkan mampu mengubah peserta didik atau masyarakat ke arah yang lebih baik dan bermartabat. Di sini lah pentingnya mengerti dan memahami konsep pendidikan anti kekerasan yang mengacu pada dunia pendidikan. Bagaimana seseorang harus bersikap, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan menghadapi situasi tertentu. Sebagai seorang Muslim sudah seharusnya mau mempelajari tentang kandungan isi Al-Qur’an, khususnya yang terkait dengan Anti Kekerasan, karena bagi umat Muslim Al-Qur’an merupakan referensi utama dalam mengatur hidupnya di samping memahami tentang hadits Rasullullah SAW. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui konsep pendidikan anti kekerasan yang terdapat dalam surat Ali Imron ayat 159. (2) Untuk mengetahui implementasi dari konsep pendidikan anti kekerasan yang terdapat dalam surat Ali Imron ayat 159 di era revolusi industri. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis dokumen, observasi, wawancara serta beberapa pemahaman kajian analisis tafsir (metode tahlili, induktif, komparatif). Hasil dari penelitian ini adalah: secara garis besar terdapat empat poin utama terkait konsep pendidikan anti kekerasan yang ada dalam surat Ali Imron ayat 159 yaitu: (1) sikap menjunjung tinggi kebaikan sesama muslim (dengan cara bersikap lemah lembut), (2) pendidikan saling memaafkan, (3) pendidikan untuk selalu bermusyawarah, dan (4) pendidikan anti kekerasan tentang tawakkal. Sedangkan implementasi dari konsep penddidikan anti kekerasan tersebut dalam masyarakat tidak begitu baik, karena memang di pengaruhi oleh faktor lingkungan juga. Namun ada sisi baiknya yaitu peran para tokoh masyarakat dan orang-orang penting di lingkungan masyarakat juga sangat membantu terwujudnya kehidupan anti kekerasan, harmonis dan rukun. Dari beberapa konsep pendidikan anti kekerasan yang terkandung dalam surat Ali Imron ayat 159 masih ada beberapa sikap yang seharusnya di hindari oleh pendidik maupun peserta didik namun dianggap seperti hal yang wajar di lakukan oleh seseorang seperti: sikap kasar, dan tidak toleran. Sehingga masih perlu adanya pemahaman yang lebih agar peserta didik maupun pendidik benar-benar mampu menerapkan sikap-sikap anti kekerasan yang baik di lembaga pendidikan maupun lingkungan masyarakat

    Penerapan Model Pembelajaran Word Square Untuk Meningkatakan Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Ali Imron Medan T.P 2017/2018

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Word Square untuk meningkatkan aktivtas belajar siswa pada bidang studi matematika dengan pokok bahasan Garis dan Sudut di Kelas VII SMP Ali Imron Medan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana aktivitas belajar matematika siswa kelas VII SMP Ali Imron Medan T.P 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran Word Square dan Apakah penerapan model pembelajaran word square dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas VII SMP Ali Imron Medan T.P 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan di kelas dengan tujuan memperbaiki atau meningkatkan mutu praktek pembelajaran di kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Ali Imron Medan yang berjumlah 25 orang siswa. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah model Word Square untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa. Data penelitian ini berupa nilai tes hasil belajar siswa sebelum tindakan, dan hasil belajar siswa setelah tindakan dengan menggunakan model Word Square pada mata pelajaran matematika dengan pokok bahasan Garis dan Sudut. Nilai sebelum tindakan diperoleh dari nilai ulangan siswa. Sedangkan nilai sesudah tindakan diambil dengan memberi soal setelah diterapkan model Word Square. Setelah data diperoleh dan dianalis maka dapat diketahui ketuntasan belajar matematika siswa dengan pokok bahasan Garis dan Sudut pada siswa kelas VII SMP Ali Imron Medan, sebelum dan sesudah tindakan adalah sebagai berikut: (1) Tes ketuntasan belajar pada tes awal 24%. (2) Tes ketuntasan belajar pada siklus I 52%. (3) Tes ketuntasan belajar pada siklus II 84%. (4) Persentase observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I 69,78%. dan (5) Persentase observasi aktivitas belajar siswa pada siklus II 80,33%. Dengan demikian, dari hasil tindakan diatas dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkannya model Word Square meningkat pada setiap siklus

    Konsep dan Implementasi Kesetaraan Gender di MTs Ali Imron Medan

    Full text link
    Konsep kesetaraan gender merupakan suatu keadaan dimana siklus sosial antara laki-laki dan perempuan setara dan seimbang khususnya dalam bidang pendidikan. Namun dalam kehidupan masyarakat kesetaraan gender belum ditegakkan oleh sebagian masyarakat, mereka masih menganggap bahwa tidak ada persamaan laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sosial khususnya dalam dunia pendidikan. Lembaga pendidikan Islam merupakan salah satu sarana yang berjasa dalam membentuk kesadaran gender di Indonesia, salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender yaitu MTS Ali Imron Medan. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa jauh pemahaman dan penerapan keseteraan gender di madrasah tersebut. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan cara melakukan observasi secara langsung ke lapangan dan menggunakan pedoman wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTS Ali Imron telah memahami konsep kesetaraan gender dan sudah menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender diantaranya nilai kesetaraan laki-laki dan perempuan sebagai pemimpin, kesetaraan berperan sebagai peserta didik, kesetaraan terhadap hak dan kewajiban belajar, kesetaraan dalam mengelola ruang kelas/ruang belajar dan kesetaraan menyampaikan kegiatan pembelajaran

    PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP AKHLAK SISWA DI MTs ALI IMRON MEDAN TEMBUNG

    No full text
    Pada penelitian ini adapun beberapa tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui seberapa besar kecerdasan emosional mempengaruhi akhlak siswa di MTs Ali Imron, maka untuk mendapatkan jawaban dari rumusan masalah dan hipotesis yang telah yang susun maka pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, koesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh kecerdasan emosional terhadap akhlak siswa sebesar 5406 dan dengan perolehan nilai besarnya pengaruh variabel x terhadap y, yaitu pengaruh kecerdasan emosional terhadap akhlak siswa sebesar 10,81% mempengaruhi akhlak siswa menjadi lebih baik dikarenakan siswa sudah memahami dan sudah dapat mengendalikan dirinya menuju arah yang baik, selain itu berdasarkan dengan hasil hipotesis yang diperoleh yaitu Ha diterima bahwa benar adanya pengaruh kecerdasan emosional terhadap akhlak siswa MTs Ali Imron kecamatan Medan Tembung sebesar 62,416 yang mempengaruhi akhlak siswa
    corecore