1,720,968 research outputs found

    Psikologi Investor Dalam Mengambil Keputusan Berinvestasi

    Full text link
    This Research aims to help investors psychologically in make investment decisions. The purpose is to look at the psychological factors of excessive investor making investment decisions. It is suspected that overconfidence bias has a positive effect on investment decision and optimism bias has a positive effect on investment decision. This is quantitative research, data collection technique from a questionnaire distributed to 150 young investors in West Jakarta. Classic Assumptions, multiple linear regression analysis, hypothesis testing is used in this research. The results show that over confidence bias has a positive effect on investment decision and optimism bias has a positive effect on investment decision

    Evaluasi Keberhasilan Manajemen dalam Implementasi Sistem Enterprise Resource Planning (ERP)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi ERP di PT. Innotek Indonesia.  Data yang digunakan adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan. Penelitian ini dilakukan pada 13 unit perusahaan partnership di PT Innotek Indonesia. Responden sebanyak 80 responden. Metode sampel penelitian ini adalah non-probability sampling quota sampling berdasarkan kriteria. Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan pengujian hipotesis t dan F. Penelitian ini menunjukkan manajemen perubahan (change management), manajemen proyek (project management), dukungan manajer puncak (top management sponsorship), penetapan scope yang realistis, budget yang memadai dan edukasi ERP mempengaruhi keberhasilan implementasi ERP. Secara simultan semua faktor-faktor itu juga mampu menjelaskan keterkaitannya terhadap keberhasilan implementasi ERP sebesar 68%. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan ERP untuk mempersiapkan dan memperhatikan semua faktor tersebut demi keberhasilan implementasi ERP

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, PERSEPSI HARGA, CITA RASA DAN VARIASI PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN CV. SUMBER GARUDA MAS

    Full text link
    Persaingan dunia usaha harus mampu berupaya untuk mencapai tujuan dengan menciptakan dan mempertahankan konsumen yang berorientasi mengarah pada kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen memiliki beberapa atribut yang terdiri dari cita rasa, harga, variasi produk, kecepatan pelayanan, dan kemampuan memberi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif kualitas pelayanan, persepsi harga, cita rasa dan variasi produk terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan jumlah sampel 100 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Pengujian kualitas instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji asumsi klasik, dan uji parsial (uji T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan, persepsi harga, cita rasa dan variasi produk terhadap kepuasan konsumen dengan nilai R-Square sebesar 0,790. Artinya sebanyak 79% variabel indpenden mempengaruhi variabel dependen. Penelitian ini hanya dilakukan pada konsumen CV. Sumber Garuda Mas yang mencantumkan akun sosial media pada akun marketplace.

    ANALISIS PENGARUH KUALITAS BAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KUALITAS PRODUK PADA PERUSAHAAN PT. XYZ

    Full text link
    Meningkatkan hasil produk yang berkualitas tinggi menjadi salah satu tujuan utama dari kegiatan proses produksi yang dilakukan pada suatu perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk secara parsial dan simultan pada PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan jumlah responden 176 karyawan bagian produksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuesioner (angket) dan studi pustaka. Pengujian kualitas pada instrumen penelitian yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan korelasi, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 26. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kualitas bahan baku dan proses produksi terhadap kualitas produk dengan nilai R-Square sebesar 0,487. Analisis ini hanya dilakukan pada satu perusahaan manufaktur dan tidak memperhitungkan variabel lain atau variabel moderator yang ikut mempengaruhi kualitas produk

    PENGARUH KUALITAS BAHAN BAKU DAN PEMELIHARAAN MESIN TERHADAP KUALITAS PRODUK PADA PT.TOBA PULP LESTARI, TBK

    Full text link
    Abstrak Meningkatkan kualitas produk pada perusahaan di setiap proses produksi menjadi salah satu tujuan dari kegiatan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas bahan baku dan pemeliharaan mesin terhadap kualitas produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel 130 karyawan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah angket. Hasil pengujian kualitas instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas dan dihasilkan bahwa instrumen yang digunakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan klasik, untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kualitas bahan terhadap kualitas produk. Hal itu didasari dari nilai R-Square sebesar 0.797. Analisis ini hanya dilakukan dengan menggunakan kualitas bahan baku dan pemeliharaan mesin sebagai variabel bebas dan tidak memperhitungkan variabel lain atau variabel moderator yang ikut mempengaruhi kualitas produk.   Kata Kunci : Kualitas Produk, Kualitas Bahan Baku, Pemeliharaan Mesin

    Pengaruh Green Innovation, Green Intellectual Capital, dan Organizational Environmental Management Terhadap Green Competitive Advantage (Studi Pada PT Batik Danar Hadi Surakarta)

    Full text link
    Perusahaan dituntut untuk menerapkan konsep green innovation untuk meminimalisasi pencemaran dan menjadi peluang memperoleh keunggulan kompetitif perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green  innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management  terhadap green competitive advantage pada PT Batik Danar Hadi Surakarta sebagai salah satu perusahaan Batik di Surakarta yang telah menerapkan konsep green innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management dalam proses produksinya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuesioner. Pengujian kualitas pada instrumen penelitian yaitu uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan tools Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 23. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara green innovation, green intellectual capital dan organizational environmental management terhadap green competitive advantage dengan nilai R-Square sebesar 0,936. Analisis ini hanya dilakukan pada satu perusahaan manufaktur dan tidak memperhitungkan variabel lain atau variabel moderator yang ikut mempengaruhi green competitive advantage

    PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM MELALUI DIGITALISASI PENCATATAN KEUANGAN DENGAN APLIKASI LIVIN MERCHANT

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kedoya, Jakarta Barat, dengan fokus pada digitalisasi pencatatan laporan keuangan menggunakan aplikasi Livin Merchant. Berdasarkan survei awal, ditemukan bahwa lebih dari 75% UMKM masih menggunakan pencatatan keuangan manual, yang tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan. Hal ini menghambat pengambilan keputusan bisnis serta mempengaruhi akses mereka terhadap pendanaan formal. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari empat tahap utama, yaitu: (1) Sosialisasi, (2) Pelatihan penggunaan aplikasi, (3) Implementasi teknologi dalam pencatatan keuangan peserta, dan (4) Pendampingan serta evaluasi keberhasilan program. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi selama pelatihan, serta wawancara dengan peserta untuk mengukur tingkat pemahaman dan adopsi pencatatan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: Terdapat peningkatan pemahaman akuntansi dan pencatatan digital sebesar 40% berdasarkan hasil post-test dibandingkan pre-test. 75% peserta telah berhasil menggunakan aplikasi Livin Merchant untuk pencatatan transaksi mereka. 60% peserta telah menyusun laporan keuangan digital menggunakan aplikasi setelah pelatihan.  Beberapa kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan akses internet dan kesulitan adaptasi teknologi, berhasil diatasi melalui pendampingan tambahan dan penyediaan modul pelatihan dalam format digital. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Dian Nusantara dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui keterlibatan mahasiswa dalam pelaksanaan pelatihan. Diharapkan bahwa melalui pelatihan ini, UMKM di Kedoya dapat meningkatkan daya saing usaha mereka, memperkuat posisi keuangan, serta mengoptimalkan pencatatan laporan keuangan digital untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka

    Supply Chain Management Information System Analysis In Services Private Banks

    No full text
    This study aims to get a more specific understanding by describing the Supply chain management information system in the mobile banking application and understanding the effectiveness of the use of m-BCA as a form of information system. This type of research is descriptive quantitative by analyzing and identifying problems in finding the effectiveness of m-BCA information system. The data collection process in this study was carried out by conducting experiments using m-BCA which became the main source and other data sources taken from various media containing m-BCA report data. Based on the results of the data that researchers do refer to the 3 main functions of mobile banking, namely convenient, practical and easy. While the results of 300 mobile banking users 93.3% rated effective at the level of need and convenience. Then 10% less effective and 3.3% less effective users agree and disagree because the UI (User Interface) of mobile banking is less attractive. Finally, the security level can be assessed as effective with a percentage of 80% and less effective 20% because the application login security does not yet have a fingerprint and face id which he thinks is more secure and practical

    Analisis Faktor–faktor yang mempengaruhi Financial Distress (Studi pada Perusahaan Properties and Real Estate Sub Sector Real Estate Management and Development yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahu 2020–2023)

    Full text link
    Dalam beberapa dekade terakhir, Financial distress telah menjadi isu sentral dalam studi keuangan perusahaan, terutama di sektor properti dan real estat. Financial distress mengacu pada kondisi di mana perusahaan mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban keuangannya, yang dapat menyebabkan kebangkrutan.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor–faktor yang mempengaruhi Financial distress pada Perusahaan Properties and Real Estate Sub Sector Real Estate Management and Development. Penelitian ini diuji dengan tiga variable independen yaitu Leverage (Debt to Equity Ratio), Likuiditas (Current Ratio), dan Cash Flow (Operating Cash Flow) dengan menggunakan Teknik purposive sampling penulis memilih 55 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan analisis data panel yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan selama 4 tahun. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menemukan bahwa Variabel Leverage (Debt to Equity Ratio) dan Likuiditas (Current ratio) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Financial distress. Sedangkan Cash Flow (Operating Cash Flow) tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial distress. Hasil Koefisien Determinasi menunjukkan nilai Adjusted R-squared sebesar 0,67% artinya bahwa variable independen dapat menjelaskan variable dependen sebesar 67% sedangkan sisanya 33% dijelaskan oleh variable lain yang tidak terdapat dalam model. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen leverage dan likuiditas memiliki peran yang lebih dominan dalam mencegah Financial distress pada perusahaan properti dan real estat. Oleh karena itu, pengelolaan yang hati-hati terhadap dua faktor tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko keuangan perusahaan
    corecore