1,721,082 research outputs found

    TEMPLATE ECommerce

    No full text
    [JUDUL TUGAS] NPM : 17011128 NAMA : ARYA PUTRA ALHAFIZ PRODI : MANAJEMEN FAKULTAS : EKONOMI EMAIL : [email protected] SOAL TUGAS : [1][2][3][4] 1. Buat Program website E-Commerce (Topik Apa saja) Buatlah 4 page (website dengan nama sebagai berikut) Page 1 : index.html Page 2 : pagedetail1.html (menjelaskan tentang detil produk) Page 3 : pagedetail2.html (menjelaskan tentang detil produk) Page 4 : profilanda.html Pada page index.html terdapat Menu untuk link ke page (halaman lain) dan dari page lain dapat ke halaman utama (index.html) Setiap halaman memiliki tag yang sudah dipelajari Kirim File tersebut : Email : [email protected] Subjek : NPM NAMA UTS SENIN File Name : NPM NAMA UTS SENI

    Identifying topic for indexing Malay text document / Muhammad Alhafiz Hamzah

    Get PDF
    The number of document increase for time to time. Malay document is one of example documents that increase from day to day. The Malay document includes the newspaper, articles, journals and so on. However not all document have their own special topic. It is hard for user to determine the exact topic that they want. Based on the word frequency, the topic can be determined by looking at the words that most frequently used in the document. Thus, this prototype will be implementing using Parliament document Hansard. It will calculate the 50 words that frequently occurred on every document. It will calculate the probability of the word occurred before and after the word frequently use. Furthermore using the frequently used word, it can generate the indexing file. As the conclusion, the prototype that will be developed is capable to give the appropriate output to user

    Manajemen Pelayanan Jemaah Umrah Lanjut Usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo

    Get PDF
    Penelitian Manajemen Pelayanan Jemaah Umroh lanjut Usia Pada Travel Alhafiz Jaya Borneo di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah umrah lansia yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dalam pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah lansia memiliki keterbatasan fisik yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus selama perjalanan ibadah. fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjeknya yaitu karyawan dan beberapa jemaah umrah lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada informasi dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam fungsi perencanaan, seluruh aspek pelayanan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan lansia. Akomodasi dipilih jauh hari dengan mempertimbangkan aksesibilitas, transportasi disiapkan dengan fasilitas, konsumsi disiapkan dengan matang, dan kesehatan yang cukup baik, namun masih perlu tim medis dari Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan jemaah lansia. Pada fungsi pengorganisasian, pelayanan diatur melalui pembagian tugas yang sistematis. Akomodasi disesuaikan dengan kondisi jemaah, transportasi diberikan akses khusus untuk lansia, konsumsi ditangani tim katering, dan kesehatan dikelola oleh petugas medis yang sudah bekerja sama dengan land arrangement. Dalam fungsi pelaksanaan, seluruh pelayanan dijalankan langsung di lapangan. Akomodasi disiapkan dengan bekerja sama dengan land arrangement, transportasi diawasi selama perjalanan, konsumsi disesuaikan dengan jadwal dan kondisi jemaah, serta kesehatan yang proaktif dan empatik menjadi kunci kenyamanan jemaah. Fungsi pengendalian dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi berkala terhadap semua aspek. Tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi dipantau agar sesuai standar, sementara kesehatan tetap menjadi aspek dominan melalui pemantauan kondisi fisik dan layanan medis yang cepat tanggap

    Manajemen Pelayanan Jemaah Umrah Lanjut Usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo

    No full text
    Penelitian Manajemen Pelayanan Jemaah Umroh lanjut Usia Pada Travel Alhafiz Jaya Borneo di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah umrah lansia yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dalam pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah lansia memiliki keterbatasan fisik yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus selama perjalanan ibadah. fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjeknya yaitu karyawan dan beberapa jemaah umrah lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada informasi dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam fungsi perencanaan, seluruh aspek pelayanan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan lansia. Akomodasi dipilih jauh hari dengan mempertimbangkan aksesibilitas, transportasi disiapkan dengan fasilitas, konsumsi disiapkan dengan matang, dan kesehatan yang cukup baik, namun masih perlu tim medis dari Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan jemaah lansia. Pada fungsi pengorganisasian, pelayanan diatur melalui pembagian tugas yang sistematis. Akomodasi disesuaikan dengan kondisi jemaah, transportasi diberikan akses khusus untuk lansia, konsumsi ditangani tim katering, dan kesehatan dikelola oleh petugas medis yang sudah bekerja sama dengan land arrangement. Dalam fungsi pelaksanaan, seluruh pelayanan dijalankan langsung di lapangan. Akomodasi disiapkan dengan bekerja sama dengan land arrangement, transportasi diawasi selama perjalanan, konsumsi disesuaikan dengan jadwal dan kondisi jemaah, serta kesehatan yang proaktif dan empatik menjadi kunci kenyamanan jemaah. Fungsi pengendalian dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi berkala terhadap semua aspek. Tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi dipantau agar sesuai standar, sementara kesehatan tetap menjadi aspek dominan melalui pemantauan kondisi fisik dan layanan medis yang cepat tanggap

    Strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo Dalam Menarik Minat Jemaah Umrah Di Kota Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan bisnis perjalanan umrah yang semakin meningkat di Kota Banjarmasin. Travel Alhafiz Jaya Borneo merupakan salah satu biro perjalanan yang mampu menarik perhatian masyarakat melalui pendekatan spiritual dan pelayanan yang amanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh travel tersebut dalam menarik minat jemaah serta untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo dalam menarik minat jemaah umrah dilaksanakan melalui tiga tahapan strategi manajemen: perumusan, implementasi, dan evaluasi. Strategi utama yang dilakukan meliputi promosi melalui media sosial, kerja sama dengan tokoh agama memiliki pengaruh, pelayanan spiritual dan ramah, serta penawaran sistem pembayaran yang fleksibel. Strategi ini mampu membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan calon jemaah. Namun, promosi belum dilakukan secara profesional. Adapun peluang yang dimanfaatkan travel ini adalah kedekatan dengan tokoh agama, penggunaan media digital yang aktif, serta jaringan agen lokal. Sementara tantangan yang dihadapi meliputi persaingan dengan travel berskala besar, keterbatasan promosi, dan tingginya ekspektasi jemaah terhadap fasilitas mewah dengan harga terjangkau

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo Dalam Menarik Minat Jemaah Umrah Di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan bisnis perjalanan umrah yang semakin meningkat di Kota Banjarmasin. Travel Alhafiz Jaya Borneo merupakan salah satu biro perjalanan yang mampu menarik perhatian masyarakat melalui pendekatan spiritual dan pelayanan yang amanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh travel tersebut dalam menarik minat jemaah serta untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo dalam menarik minat jemaah umrah dilaksanakan melalui tiga tahapan strategi manajemen: perumusan, implementasi, dan evaluasi. Strategi utama yang dilakukan meliputi promosi melalui media sosial, kerja sama dengan tokoh agama memiliki pengaruh, pelayanan spiritual dan ramah, serta penawaran sistem pembayaran yang fleksibel. Strategi ini mampu membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan calon jemaah. Namun, promosi belum dilakukan secara profesional. Adapun peluang yang dimanfaatkan travel ini adalah kedekatan dengan tokoh agama, penggunaan media digital yang aktif, serta jaringan agen lokal. Sementara tantangan yang dihadapi meliputi persaingan dengan travel berskala besar, keterbatasan promosi, dan tingginya ekspektasi jemaah terhadap fasilitas mewah dengan harga terjangkau

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore