1,721,015 research outputs found
..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...Nilai-nilai Pendidikan Moral dalam Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye dan Relevansinya dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI
Aldi, Muhammad. 2022. Nilai-nilai Pendidikan Moral dalam Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye dan Relevansinya dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Yuentie Sova Puspidalia, M.Pd.
Kata Kunci: Nilai-nilai Pendidikan Moral, Novel Moga Bunda Disayang Allah, Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI.
Melihat pesatnya arus globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi turut mengubah kepribadian anak bangsa. Terutama, mereka yang masih duduk di bangku sekolah. Umumnya, mereka mengalami degradasi moral atau kemerosotan moral. Contohnya, rendahnya sikap sopan santun, rendahnya budaya malu, dan meniru trend budaya barat. Menjumpai nilai-nilai moral anak bangsa semakin menurun, perlu adanya penanaman nilai pendidikan moral. Salah satu warisan budaya yang bisa menjadi sarana penanaman nilai moral adalah karya sastra. Novel merupakan salah satu karya sastra yang bisa menjadi sarana penanaman nilai moral. Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye banyak berisikan nilai-nilai pendidikan moral dan kisah inspiratif yang cocok untuk perkembangan kepribadian anak khususnya anak MI/SD.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye, (2) menjelaskan relevansi nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dengan mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtida’iyah.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach). Sumber primer dalam penelitian ini diambil dari novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dan sumber data sekunder diambil dari berbagai catatan serta tulisan yang ada kaitannya dengan nilai-nilai pendidikan moral serta kaitanya dengan mata pelajaran bahasa Indonesia di MI. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi.
Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Terdapat sebelas nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye. Kesebelas nilai pendidikan moral tersebut, antara lain: bersyukur, percaya kepada Tuhan, jujur, sabar, tidak putus asa, bertanggung jawab, ikhlas, pemaaf, tolong menolong, toleransi, dan kasih sayang. (2) Relevansi nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dengan mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 6 tema 8 pembelajaran 6 tentang identifikasi cerita rakyat adalah sebagai berikut. Pertama, cerita Burung Tempua dan Burung Puyuh relevan dengan nilai pendidikan moral toleransi. Kedua, cerita Cindelaras relevan dengan nilai pendidikan moral pemaaf dan kasih sayang. Ketiga, cerita Raja Mintin relevan dengan nilai pendidikan moral tanggung jawab
Nilai-nilai Pendidikan Moral dalam Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye dan Relevansinya dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI
Aldi, Muhammad. 2022. Nilai-nilai Pendidikan Moral dalam Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye dan Relevansinya dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Yuentie Sova Puspidalia, M.Pd.
Kata Kunci: Nilai-nilai Pendidikan Moral, Novel Moga Bunda Disayang Allah, Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MI.
Melihat pesatnya arus globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi turut mengubah kepribadian anak bangsa. Terutama, mereka yang masih duduk di bangku sekolah. Umumnya, mereka mengalami degradasi moral atau kemerosotan moral. Contohnya, rendahnya sikap sopan santun, rendahnya budaya malu, dan meniru trend budaya barat. Menjumpai nilai-nilai moral anak bangsa semakin menurun, perlu adanya penanaman nilai pendidikan moral. Salah satu warisan budaya yang bisa menjadi sarana penanaman nilai moral adalah karya sastra. Novel merupakan salah satu karya sastra yang bisa menjadi sarana penanaman nilai moral. Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye banyak berisikan nilai-nilai pendidikan moral dan kisah inspiratif yang cocok untuk perkembangan kepribadian anak khususnya anak MI/SD.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye, (2) menjelaskan relevansi nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dengan mata pelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtida’iyah.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Reseach). Sumber primer dalam penelitian ini diambil dari novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dan sumber data sekunder diambil dari berbagai catatan serta tulisan yang ada kaitannya dengan nilai-nilai pendidikan moral serta kaitannya dengan mata pelajaran bahasa Indonesia di MI. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi.
Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Terdapat sebelas nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye. Kesebelas nilai pendidikan moral tersebut, antara lain: bersyukur, percaya kepada Tuhan, jujur, sabar, tidak putus asa, bertanggung jawab, ikhlas, pemaaf, tolong menolong, toleransi, dan kasih sayang. (2) Relevansi nilai-nilai pendidikan moral dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye dengan mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 6 tema 8 pembelajaran 6 tentang identifikasi cerita rakyat adalah sebagai berikut. Pertama, cerita Burung Tempua dan Burung Puyuh relevan dengan nilai pendidikan moral toleransi. Kedua, cerita Cindelaras relevan dengan nilai pendidikan moral pemaaf dan kasih sayang. Ketiga, cerita Raja Mintin relevan dengan nilai pendidikan moral tanggung jawab
Gender and its Relationship with the Development of Islam on Ay Island, Banda Neira: A Socio-Religious Study
This research aims to analyze the relationship between gender and the development of Islam on Ay Island, Banda Neira, from a socio-religious perspective. The main focus of this research is the role of men and women in religious life, Islamic education, and their involvement in socio-religious practices. This research uses a quantitative method with a correlational approach. Data were obtained through surveys, interviews, participatory observation, and document analysis of the history of Islamic development on Ay Island. The results show that there are differences in participation between men and women in various socio-religious aspects. In religious leadership, 85% of formal positions are still dominated by men, while women are more active in informal Islamic education such as pengajian and madrasah, with 72% of community-based activities managed by women. However, only 35% of women hold leadership positions in formal socio-religious organizations. In addition, 64% of women feel they have limited access to large-scale religious activities, although 78% of communities have shown increased acceptance of women's active role in socio-religious activities. The implications of this study show that although Islam on Ay Island provides space for women's participation, there are still gaps in access and formal leadership. Therefore, efforts are needed to increase women's involvement in wider religious activities through more inclusive policies and strengthening women's capacity in leadership. The results of this study contribute to the understanding of gender dynamics in coastal Muslim communities and provide insights for academics and policy makers in developing Islam-based gender empowerment strategies.
REFERENCES
Aldi, Muhammad, and Ahmad Barizi. “Filsafat Ilmu Dalam Perspektif Budaya Alam Minangkabau: Membangun Kearifan Lokal Untuk Pengembangan Pengetahuan.” Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) e-ISSN 2721-9666 6, no. 1 (2025): 212–21. https://doi.org/10.36312/teacher.v6i1.4124
Aldi, Muhammad, and Akhmad Nurul Kawakib. “Reconstruction of Islamic Education Philosophy in Minangkabau Customary Values: Actualizing the Principles of Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8, no. 2 (2025): 1548–57. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6902
Aldi, Muhammad, and Retisfa Khairanis. “The Synergy of Religion and Malay Culture in Improving the Empowerment of Islamic Communities Towards Achieving SDGS.” PERADA 7, no. 2 (2024). https://doi.org/10.35961/perada.v7i2.1758
Aldi, Muhammad, and Moh Toriquddin. “History of Thought Syuhudi Ismail: A Study of Textual and Contextual Analysis of Prophetic Hadiths.” J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah 4, no. 2 (2025): 1723–32. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.7141
Berryman, Alex J, Andrew J Spencer, Puja Sharma, and James A Eaton. “A Taxonomic Revision of Banda Myzomela Myzomela Boiei (S. Müller 1843), Including the Description of a New Species from Babar Island, Indonesia.” Bulletin of the British Ornithologists’ Club 145, no. 1 (2025): 35–48.
Elnour, Ahmed AM. “Breast Cancer-the-State-of-the Art in the World and Islamic Development Banks Members Countries (IsDB-MCs).” In Gum Arabic and Breast Cancer Biology: Biotechnology Perspective, 169–213. Springer, 2025.
Elnour, Ahmed AM, Nureddin Ashammakhi, and El Bashier Sallam. “Opportunities for Investing in Organ-on-a-Chip (OoC) Technology, Breast-on-a-Chip (BoC) as an Example Technology Transfer into Islamic Development Bank Members Countries (IsDB-MCs).” In Gum Arabic and Breast Cancer Biology: Biotechnology Perspective, 239–81. Springer, 2025.
Endendijk, Joyce J, and Christel M Portengen. “Gender and Gender Roles in Family Relationships.” In Research Handbook on Couple and Family Relationships, 121–35. Edward Elgar Publishing, 2025. https://doi.org/10.4337/9781035309269.00017
Griliches, Zvi. “The Search for R&D Spillovers.” National Bureau of Economic Research Working Paper Series, no. w3768 (1991).
Hasibuan, Kalayo, Khairul Fadly, and Wahyu Suhendra Waruwu. “The Role of Islamic Educational Curriculum in Shaping the Character of Muslim Generations.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 1 (2025): 1103–9. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17274
Hayat, Khizar, and Ahmad Hassan Khattak. “PUNISHMENT FOR MUSLIM SPIES IN ISLAM AND THE OPINIONS OF ISLAMIC JURISTS: A RESEARCH-BASED ANALYSIS.” Sociology & Cultural Research Review 3, no. 01 (2025): 1107–34.
Mappasanda, Rante, Hisban Thaha, and Muhammad Guntur. “Holistic Approaches to Religious Education Management in Madrasah Aliyah Negeri.” International Journal of Asian Education 6, no. 1 (2025): 87–99. https://doi.org/10.46966/ijae.v6i1.465
Muammar. “Gender, Sexuality and Islam in Contemporary Indonesia: Queer Muslims and Their Allies: By Diego Garcia Rodriguez, London, Routledge, 2023, 234 Pp.,£ 31.99 (Ebook), ISBN 978-1-003-30249-0,” 2025. https://doi.org/10.1080/14616742.2024.2441342
Nazari, Sareh. “Workplace Experiences of Muslim Women in STEM in Canada: An Intersectional Qualitative Analysis.” Sex Roles 91, no. 2 (2025): 1–23.
Rashid, Amber Gul, and Zaheeruddin Asif. “Gender Inequality in the Public Sphere as Perceived by Muslim Female Graduate Students at a Pakistani Higher Education Institution–a Critical Grounded Theory Perspective.” Journal of Islamic Marketing 16, no. 2 (2025): 668–88. https://doi.org/10.1108/JIMA-11-2023-0355
Rhouni, Raja. “Fatema Mernissi, the Demon of Coloniality and Decolonial Exorcisms.” Moroccan Thought, 2025, 476. https://doi.org/10.1163/9789004519534_019
Rinaldi, Kailey, Monica Messer, Ardis Hanson, and Janet Chan. “Utilization of Backward Design in Health Professional Education: A Rapid Review.” Journal of Professional Nursing, 2025. https://doi.org/10.1016/j.profnurs.2025.02.004
Safeer, Aqsa Kiran, Atiqa Kanwal, and Hafsa Maria Adeel. “A Critical Exploration of Gender Dynamics in The Beauty of Your Face by Sahar Mustafah: Islamic Feminism Perspective.” The Critical Review of Social Sciences Studies 3, no. 1 (2025): 1575–84. https://doi.org/10.59075/ywa34a93
Suryadi, Nanda, Muhamad Albahi, Norman Gisatriadi, and Sulaiman Musa. “Shariah Governance, Reputation and Customer Loyalty at Islamic Banks.” INVEST: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Akuntansi 6, no. 1 (2025): 1–11. https://doi.org/10.55583/invest.v6i1.1189
Uddin, Kazi Ashraf. “Conducting Transgender Research with Rohingya Hijra Participants: Reflections on Methodological and Ethical Considerations.” Development in Practice, 2025, 1–18. https://doi.org/10.1080/09614524.2025.2474045
Zutu, Juliana. “Understanding Gender-Based Violence Responses During Emergencies and Disasters in Solomon Islands,” 2025.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gender dan perkembangan Islam di Pulau Ay, Banda Neira, dari perspektif sosial-keagamaan. Fokus utama dari penelitian ini adalah peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan beragama, pendidikan Islam, dan keterlibatan mereka dalam praktik-praktik sosial-keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data diperoleh melalui survei, wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen sejarah perkembangan Islam di Pulau Ay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan partisipasi antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek sosial-keagamaan. Dalam kepemimpinan keagamaan, 85% jabatan formal masih didominasi oleh laki-laki, sementara perempuan lebih aktif dalam pendidikan Islam informal seperti pengajian dan madrasah, dengan 72% kegiatan berbasis masyarakat dikelola oleh perempuan. Namun, hanya 35% perempuan yang memegang posisi kepemimpinan dalam organisasi sosial keagamaan formal. Selain itu, 64% perempuan merasa bahwa mereka memiliki akses yang terbatas terhadap kegiatan keagamaan berskala besar, meskipun 78% masyarakat telah menunjukkan peningkatan penerimaan terhadap peran aktif perempuan dalam kegiatan sosial-keagamaan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Islam di Pulau Ay memberikan ruang bagi partisipasi perempuan, masih terdapat kesenjangan dalam akses dan kepemimpinan formal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan keterlibatan perempuan dalam kegiatan keagamaan yang lebih luas melalui kebijakan yang lebih inklusif dan penguatan kapasitas perempuan dalam kepemimpinan. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika gender dalam masyarakat Muslim pesisir serta memberikan wawasan bagi akademisi dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan strategi pemberdayaan gender berbasis Islam.
Kata Kunci: Gender, Islam, Pulau Ay, Banda Neira, Sosial-Keagamaan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Menggunakan Du Pont System Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI
Analisis Du Pont System dalam mengukur kinerja keuangan merupakan sebuah
analisis laporan keuangan untuk mengukur hasil atau prestasi yang telah dicapai
perusahaan dilihat dari tingkat pengembalian modal (ROE) dan pengembalian
investasi (ROI). Analisis Du Pont System dapat menjelaskan bagaimana kinerja
keuangan perusahaan serta memperlihatkan letak kekuatan dan kelemahan sebuah
perusahaan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu peneliti
ingin meneliti bagaimana kinerja keuangan pada perusahaan makanan dan
minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan faktor apa saja yang
menyebabkan kecenderungan penurunan Return On Equity (ROE), Return On
Investment (ROI), Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM).
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan
adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan kinerja
keuangan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia yang dihitung dengan menggunakan Du Pont System belum cukup
baik, dengan nilai ROE dan ROI mengalami penurunan. Hal ini disebabkan juga
karena penurunan nilai NPM dan TATO karena adanya nilai ROI dipengaruhi
oleh NPM dan TATO. Nilai ROE juga mengalami penurunan, hal ini disebabkan
karena penurunan ROI dan EM karena pada dasarnya nilai ROE di pengaruhi oleh
ROI dan EM
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
