7,706 research outputs found

    Jazalul 'amal Fil Qur'anil Kareem

    No full text
    Buku ini membahas tentang pemahaman amal didalam aspek bahasa, amal di al-qur'an, pembahasan dalam bahasa dan untuk semua makna dilain. Sunnah mengkonfirmasi indikasi qur'an.348 hlm, 24 cm

    Jazalul 'amal Fil Qur'anil Kareem

    No full text
    Buku ini membahas tentang pemahaman amal didalam aspek bahasa, amal di al-qur'an, pembahasan dalam bahasa dan untuk semua makna dilain. Sunnah mengkonfirmasi indikasi qur'an.348 hlm, 24 cm

    Keutamaan Shalawat & Fadhilah Amal

    No full text
    Keutamaan Shalawat & Fadhilah Amal dan perbuatan baik lainnyaxxiv, 311 hlm 25 c

    IMPLEMENTASI METODE UMMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MEMBACA AL-QURAN di SDIT IHSANUL AMAL ALABIO

    Get PDF
    Pendahuluan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, memahami, dan mendeskripsikan tentang: Metode Ummi yang dikembangkan di SDIT Ihsanul Amal : (1) Implementasi metode Ummi di SDIT Ihsanul Amal Alabio, (2) Kualitas bacaan al-Quran setelah diterapkan metode Ummi.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus (case studies). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknis analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan, pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara keikutsertaan peneliti; teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori, dan metode; dan ketekunan pengamatan. Informan penelitian yaitu Kepala Sekolah, Waka Bidang Kurikulum, siswa, dan Kordinator Ummi.Hasil : (1) Implementasi metode Ummi dalam meningkatkan kualitas membaca al-Quran yaitu Pembelajaran al-Qur’an di SDIT Ihsanul Amal 8 JP/minggu, guru yang mengajar mendapatkan sertifikasi dari Ummi Foundation, guru-guru yang mengajar di SDIT ini juga kebanyakan hafizh-hafizah al-Quran, evaluasi pembelajaran meliputi evaluasi harian, mingguan, bulanan dan semester; (2) Kualitas membaca al-Quran setelah diterapkan metode Ummi menghasilkan bacaan al-Quran yang baik dan sesuai dengan hukum-hukum tajwid yang berlaku

    KONSEPSI PERTANGGUNGJAWABAN AMAL PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISHBAH

    No full text
    Artikel ini dilatarbelakangi oleh pemikiran oleh M. Quraish Shihab dalam Tafsir AL-MISHBAH, yang mana menekankan aspek tanggungjawab menjadi salah satu sikap manusia yang perlu/penting untuk dimiliki oleh setiap manusia, sehingga menurut hemat penulis perlu adanya pembahasan Pertanggungjawaban Amal dalam Al Qur’an selaku firman Tuhan yang menjadi petunjuk untuk kehidupan manusia,. Metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian Tematik Tokoh. Sedangkan teori yang digunakan peneliti dalam melakukan analisis data adalah analisis isi (Content Analysis) yaitu pembahasan lebih mendalam lagi terhadap isi suatu informasi baik bersifat tertulis ataupun tercetak pada media massa. Dari kajian ini penulis menyimpulkannya dalam empat sub tema yakni, Setiap amal harus dipertanggungjawabkan : skema kehidupan manusia benar-benar bukan hanya hidup, mati kemudian selesai, melainkan juga akan dimintai pertanggungjawaban atas amalnya ketika hidup di dunia dan Tuhan juga menjanjikan akan berbuat adil dengan membalas setiap amal sesuai dengan apa yang telah dikerjakan, Tolok ukur Pertanggungjawaban amal : perkara nasab atau keturunan bukanlah sesuatu yang menjadi faktor pertimbangan yang harus dipertanggungjawabkan, melainkan amal perbuatan manusia masing-masing, karena sesungguhnya apa yang manusia sekarang kerjakan belum tentu sesuai dengan apa yang para leluhur kerjakan, Cara Tuhan menunjukkan amal yang harus dipertanggungjawabkan : Allah tidak akan bertindak semena-mena atas makhluknya, hal ini dapat tergambarkan dalam upaya pengadaan suatu saksi dan bukti. Dan Macam-macam Pertanggungjawabkan amal : memuat bentuk tanggungjawab orang yang bertaqwa (nikmat) dan durhaka (siksa)

    al-Madkhal ila Tanmiyat al-A'mal bi Tahsin al-Niyyat wa al-Tanbih 'ala Ba'dh al-Bida' wa al-'Awaid al-lati Intahalat wa Bayan Syanatiha

    No full text
    Melalui kitab ini Ibn al-Ḥajj bertujuan untuk mereformasi masyarakat dengan meningkatkan kepatuhan terhadap syariat-syariat agama, dan terutama memurnikan niat amal perbuatan

    Idarah al-amal al-Tathwi'i wa istifadah al-munadzhamat al-khayriyahal-Tathwi'iyah: ru'yah li al-khidmah al-ijtima'iyah

    No full text
    Pembahasan buku ini meliputi: al-Ri'ayah al-Ijtima'iyah wa al-Mujtama' al-insani, al-muadzhamat al-ijtima'iyah al-asas wa al-muqawamat wa al-wadzhaif, munadzhamat al-khairiyah al-tathwi'iyah bi washfaha ahda asykal al-munadzhamat al-ijtima'iyah al-ma'ashirah, al-khidmatu al-ijtima'iyah bayn al-muhniyah wa juhudi al-ri'ayah al-ijtima'iyah, al-asas al-nazhariyah li al-juhud al-tathwi'iyah, qadhaya taf'il mimarasatu al-'amal al-tathwi'i, idarah wa tandzhim al-'amal al-tathwi'iy, tashawur miqtarah li tashmim barnamij li al-mutathawi'in fi al-munadzhamat al-khairiyah al-islamiya

    MENGUNGKAP MISTERI AL-RAJA ‘ DAN AL-AMAL DALAM AL-QUR’AN: Eksplorasi Makna dalam Dimensi Semantik

    Get PDF
    This study aims to explain and answer in more detail related to the semantics of the meaning of the words Al-Raja' and Al-Amal in the Qur'an. This type of research is a type of literature research using descriptive methods and semantic analysis methods to solve the problems studied. With the conclusion that the words Al-Raja' and Al-Amal have linguistic differences and synonymous sides. In terms of synonymity, the two words mean to expect goodness, while the linguistic differences between those that are in accordance with the context of the word Al-Raja' tend to hope accompanied by fear, can also be attributed as hope with full greed, ideals, the end of all directions and undone or ended, while the word Al-Amal has the meaning of expecting good with a long enough time. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menjawab secara terperinci terkait semantik  dari makna kata Al-Raja’ dan Al-Amal dalam Al-Qur’an. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif dan metode analisis semantik untuk memecahkan permasalahan yang dikaji. Dengan kesimpulan bahwa kata Al-Raja’ dan Al-Amal memiliki perbedaan linguistik dan sisi sinonimitas. Dari Sisi sinonimitas kedua kata tersebut berarti mengharapkan kebaikan, sedangkan perbedaan linguistik antaranya yang sesuai dengan kontekstual katanya yaitu kata Al-Raja’ cenderung kepada harapan yang disertai ketakutan, juga bisa dinisbatkan sebagai harapan dengan penuh ketamakan, cita-cita, bagian ujung dari segala arah dan diurungkan atau diakhirkan, Sedangkan kata Al-Amal memiliki arti mengharapkan kebaikan dengan waktu yang cukup panjang.

    Iman dan amal saleh dalam Al Quran: Studi kajian semantik:

    Get PDF
    Iman dan amal saleh, suatu term penting dalam Alquran, karena iman dan amal salalu disebutkan, terkadang iman dan amal saleh bersandingan, yang tentunya mengisyaratkan pesan penting untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana iman dan amal saleh dalam Alquran dengan pendekatan semantik T.Izutsu.Metode yang digunakan ialah deskriptif-analisis, yaitu mengambarkan secara umum mengenai objek serta menganalisis dengan jenis penelitian kepustakaan (library research).Hasil penelitian ini menunjukan iman dan amal saleh dalam Alquran menunjukan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, jika amal saleh disebutkan tanpa iman maka tidak akan berguna, walaupun perbuatannya baik, tidak akan mendapatkan sesuatu. Sebaliknya, jika perbuatan itu kecil tetapi dengan iman maka akan mendapatkan pahala. Selain itu, term amal saleh dalam Alquran menunjukan makna yang luas baik kepada Allah, manusia, dan makhluk-Nya

    KONSEP ‘AMAL SALIH DALAM TAFSIR AL AZHAR

    Get PDF
    Skripsi berjudul “Konsep ‘Amal Salih} dalam Tafsir al-Azhar”, ditulis oleh Ahsanul Muahid, Jurusan Ilmu al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, dibimbing oleh Bpk. Hibbi Farihin, M.S.I. Kata Kunci: Tafsir al-Azhar, ‘Amal, Salih Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis ketika membaca karangan Hamka yang berjudul kesepaduan Iman dan ‘Amal Salih}. Dalam buku tersebut diterangkan bahwa kebahagian timbul karena adanya Iman yang disertai dengan perbuatan amal yang baik. Manusia hidup di dunia selalu mencari rasa bahagia entah itu bahagia dunia atau bahagia akhirat. Kebahagian tidak dapat diperoleh dengan mengumpulkan harta atau dengan mencari derajat tinggi di mata manusia melainkan kebahagian dapat diraih dengan menetapkan iman dalam hati dan melakukan ‘amal salih}. Skripsi ini membahas mengenai makna dari ‘amal salih} berdasarkan pemikiran Hamka dengan pokok permasalahan yaitu: (1) bagaimana makna yang dikehendaki dari ayat yang mengandung lafad ‘amal salih dalam Tafsir al-Azhar.(2) apa saja dimensi ‘amal salih menurut Hamka. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kepustakan (library research) dengan menggunakan teknik dokumentasi dalam pengumpulan datanya, dan metode maudu‘i dalam analisis datanya. Penelitian ini menghasilkan keterangan sebagai berikut: (1) ‘amal salih} ialah pekerjaan yang dilakukan oleh orang yang beriman dan memiliki manfaat bagi dirinya dan orang lain. (2) dimensi dari amal saleh ada dua, pertama, ‘amal salih yang berkaitan dengan Allah, misalnya shalat, puasa, tobat dan ibadah lainnya. Kedua, ‘amal salih yang berkaitan dengan manusia seperti, sedekah, menghoramati orang lain, bertingkah sopan dan lain-lain
    corecore