1,721,334 research outputs found
Analisis terhadap implementasi pembiayan mudharabah menurut fatwa DSN-MUI no : 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah (qiradh) (studi kasus di KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati)
Dewan Syariah Nasional dan Majlis Ulama Indonesia pada tanggal 04, April 2000 M, menetapkan fatwa DSN-MUI No 07/DSN-MUI/VI/2000 tentang pembiayaan mudharabah. Fatwa tersebut menjelaskan bahwa shahibul maal membiayai 100% kebutuhan usaha mudharib serta menanggung semua kerugian akibat dari mudharabah kecuali kesalahan berasal pengelola, tapi dalam implementasinya, KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati hanya memberikan tambahan modal bagi anggota untuk menambah modal atau memperluas usaha. Apabila terjadi kerugian menjadi tanggung jawab anggota sendiri.
Skripsi ini berjudul “Analisis Terhadap Implementasi Pembiayaan Mudharabah dalam Fatwa DSN-MUI NO : 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh) (StudiKasus di KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati)” memiliki rumusan masalah: 1) Bagaimana praktek pembiayaan mudharabah di KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati? 2) Bagaimana analisis terhadap implementasi Fatwa DSN No : 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh) di KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati?
Jenis penelitian ini termasuk penelitian field research dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer yaitu wawancara dengan manager, pegawai, pengawas dan anggota. Sedangkan data sekunder yaitu berupa jurnal penelitian terkait dengan pembiayaan mudharabah, brosur dan profil KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati. Maka penulis menganalisa dengan teknik analisa data menggunakan deskriptif analisis dengan menggunakan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akad pembiayaan mudharabah KSU Syariah Al-Akhsan Desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati belum sesuai dengan fatwa DSN-MUI No. 07/DSN-MUI/IV/2000 dikarenakan ada beberapa syarat yang tidak sesuai, walaupun rukun-rukunnya sudah terpenuhi. Syarat-syarat yang sudah terpenuhi adalah subjek akad dan kegiatan usaha, sedangkan yang belum terpenuhi yaitu modal, keuntungan dan resiko. Pertama, KSU Syariah Al-Akhsan tidak 100% membiayai modal anggota tetapi modal diberikan kepada anggota yang sudah mempunyai usaha untuk memperluas usaha atau menambah modalnya. Kedua, perhitungan bagi hasil keuntungan sebesar 2% dari modal yang diberikan. Ketiga, apabila terjadi kerugian pihak KSU Syariah Al-Akhsan tidak bertanggung jawab
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Perbedaan Manajemen Diri Akademik pada Siswa Kelas Unggulan dan Non-Unggulan di SMA Negeri 12 Makassar. Skripsi.
Akhsan Aswardi. J . 2014. Perbedaan Manajemen Diri Akademik pada Siswa Kelas Unggulan dan Non-Unggulan di SMA Negeri 12 Makassar. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Widyastuti, S. Psi., M. Si., Psi dan Haerani Nur, S. Psi., M. Si Psi.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat komparatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan manajemen diri akademik pada siswa kelas unggulan dan Non-unggulan di SMA Negeri 12 Makassar. Subjek pada penelitian ini berjumlah 70 orang siswa, terdiri atas 35 orang siswa kelas unggulan dan 35 orang siswa non-unggulan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Manajemen Diri Akademik. Data dianalisis dengan teknik Mann-Whitney test dengan bantuan program SPSS 21.0 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai Z = -5,47 dan nilai signifikansi yang diperoleh = 0,00 (p < 0,05) jika nilai signifikansi < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa manajemen diri akademik siswa kelas unggulan lebih tinggi dibandingkan kelas non-unggulan (kelas unggulan memiliki nilai mean = 48, 80; kelas non-unggulan memiliki nilai mean = 22,20), sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan manajemen diri akademik pada siswa kelas unggulan dan siswa non-unggulan di SMA 12 Makassar
BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KESEPIAN PADA LANSIA (Studi Kasus Panti Dhuafa Lansia Ponorogo)
ABSTRAK
Siroji Akhsan MA, 2021, Bimbingan dan Konseling
dalam mengatasi kesepian pada lansia di
Pandi dhuafa Lansia Ponorogo. Skripsi,
Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.
Pembimbing, Muhammad Nurdin, M.Ag.
Kata Kunci: Bimbingan Dan Konseling, Kesepian, Lansia,
Panti Dhuafa Lansia Ponorogo.
Penulis menemukan Anggota lansia
mengalami kesepian di lingkungan Panti Dhuafa
Lansia Ponorogo. Lansia mengalami perasaan
terasing, tersisihkan dengan anggota panti lain,
terisolasi dari tempat lingkungan panti, kesehatan
menurun dan memiliki penyakit tua, seperti daya
ingat berkurang, misalnya lupa identitas Nama
dan alamat rumah. Masalah yang seperti itu
apabila tidak ditangani langsung, akan
membahayakan anggota lansia di Panti Dhuafa
Lansia Ponorogo. Pada penelitian ini terdapat
dua hal yang dibahas yaitu : Pertama Bagaimana
kondisi Lansia di Panti Dhuafa Lansia Ponorogo.
Kedua Bagaimana Cara Mengatasi Kesepian
pada Lansia di Panti Dhuafa Lansia Ponorogo.
Pada penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif. Pendekatakan kualitatif ini
mengumpulkan data dari naskah wawancara yang diperoleh dari objek penelitian, serta
melakukan
observasi dan dokumentasi.
Kemudian dilakukan analisis dengan Cara
mendeksripsikan data informan, mereduksi data
sesuai kebutuhan penelitian.
Temuan penelitian ini bahwa: Pertama hasil
penelitian menunjukkan bahwa Kondisi Lansia
di Panti Dhuafa Lansia yaitu mengalami
Kesepian dikarnakan Penyebabnya terisolasi,
jenuh, teringat keluarga, ditinggalkan oleh
pasangannya, memiliki penyakit tua Seperti daya
ingat berkurang, kesehatan menurun seperti tidak
bisa berjalan dikarnakan memiliki penyakit
Stroke dan Kedua Cara Mengatasi kesepian
Lansia, Pengurus langsung terjun dilapangan
dengan memperhatikan lansia apabila
mengalami kesepian, diberikan Bimbingan
konseling individu dan kelompok
- …
