1,720,962 research outputs found

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Pemerintah Kota Tebing Tinggi)

    No full text
    Aidil, 2010. Some Factor Influence of Ability to the Prepare Financial Statement of Local Government (Case Study of Tebing Tinggi Goverment). The objective of this research is to examine the effect of Regulations, Basic of Educations, Trainings, Commitment and Supporting by Pheripheral of Supporting to the Ability of Official Goverment Unit to the Prepare Financial Statement of Local Government. The dependent variable use in this research are Ability of Official Goverment Unit to the Prepare Financial Statement of Local Government and independent variable are Regulations, Basic of Educations, Trainings, Commitment and Supporting of Pheripheral. The research sample taking is determined by sensus method. The amount of sample is about 32 respondents used by the Official Goverment Unit in Tebing Tinggi Goverment. The data collected is classified as primer data which is obtained by questionnaire distribution. Data processing is conducted by using Multiple Regression Analysis. Using method multiple regression after validity and reliability test, and use normality test, multikolinearity and heteroscedastisity. The result of this research indicate are Regulations, Basic of Educations, Trainings, Commitment and Supporting by Pheripheral of Supporting variable are significant effect to the to the Ability of Official Goverment Unit to the Prepare Financial Statement of Local Government. Partially, shown Supporting of Pheripheral variable only are significant to the to the Ability of Official Goverment Unit to the Prepare Financial Statement of Local Government.95 HalamanTesis Magiste

    Penerapan pembelajaran aktif tipe Numbered Heads Together(NHT) pada materi beriman kepada malaikat kelas X SMAN 2 Palangka Raya

    Get PDF
    Rumusan masalah: 1) Bagaimana penerapan pembelajaran aktif tipe NHT pada materi Beriman kepada Malaikat kelas X SMAN 2 Palangka Raya?; 2) Bagaimana aktivitas guru dan siswa saat pembelajaran dengan penerapan pembelajaran aktif tipe NHT?; 3) Bagaimana tanggapan guru dan siswa mengenai penerapan pembelajaran aktif tipe NHT?. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru PAI. Objek penelitian penerapan pembelajaran aktif tipe NHT pada materi Beriman kepada Malaikat kelas X SMAN 2 Palangka Raya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: 1) Penerapan pembelajaran aktif tipe NHT pada materi Beriman kepada Malaikat SMAN 2 Palangka Raya sudah terlaksana dengan baik, meliputi tahap persiapan, langkah-langkah dan penerapan sesuai RPP dalam penerapan model pembelajaran tipe NHT; 2) Aktivitas guru dan siswa saat penerapan pembelajaran aktif tipe NHT berjalan dengan baik sesuai dengan indikator pencapaian aktivitas guru dan siswa; 3) Tanggapan guru dan siswa mengenai penerapan pembelajaran aktif tipe NHT membuat peserta didik aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. ABSTRACT The reserach questions are 1) How is the implementation of active learning of numbered heads together type on the matter of believing in Malaikat at X grade students of SMAN-2 palangka Raya?; 2) How are the activities of teacher and students during learning of NHT type?; 3) How is the responds of teacher and students on the implementation of active learning of NHT type?. The method was qualitative approach which resulting descriptive data. The subject was a PAI teacher. The object was the implementation active learning of NHT type on the matter of believing in Malaikat at X grade students of SMAN-2 palangka Raya. The data was collected by using observation, interview and documentation. The data was analyzed by using the data reduction, data display and conclusion. The results of study meant 1) The implementation of active learning ofNHT type on the matter of believing in Malaikat SMAN-2 palangka Raya has done well, in covering preparations stage, steps and implementation agree with the lesson plan on the implementation of learning model of NHT type; 2) The activitiesof teacher and students during implementation of active learning of NHT type has run well which agree with indicator of activities achievement of teacher and students; 3) The responds of teacher and students on the implementation of active learning of NHT type succeeded to make students active during on the learning process

    Pengaruh Kreativitas dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Pinrang

    No full text
    Hasil Penelitian: 1) Skor rerata kreativitas belajar Bahasa Arab di MAN Pinrang sebesar = 116.3750 : 80 = 1.454688 = 2 (pembulatan) yang berkategori cukup, 2) Skor rerata motivasi belajar Bahasa Arab di MAN Pinrang sebesar = 126.2750 : 80 = 1.578438 = 2 (pembulatan) yang berkategori cukup, 3) Skor rerata prestasi belajar Bahasa Arab di MAN Pinrang sebesar 85.750 : 80 = 1.071875 yang berkategori kurang, 4) Meskipun kreativitas belajar berkorelasi sedang dan berkontribusi sebesar 27,668% terhadap prestasi belajar, tetapi kreativitas belajar tidak berpengaruh positif terhadap prestasi belajar Bahasa Arab di MAN Pinrang, 5) tingkat korelasi motivasi belajar dengan prestasi belajar bahasa Arab yang tinggi dan berkontribusi sebesar 79.032%, tidak berpengaruh positif terhadap prestasi belajar bahasa Arab di MAN Pinrang, 6) Selain berkorelasi tinggi dan berkontribusi sebesar 39.438%, kreativitas belajar juga berpengaruh positif terhadap motivasi belajar bahasa Arab di MAN Pinrang, 7) Kreativitas belajar secara bersama-sama dengan motivasi belajar bahasa Arab berpengaruh positif dan signifikan dengan tingkat korelasi sebesar 0.890 dan kontribusi sebesar 79.210% terhadap prestasi belajar di MAN Pinrang

    Analisis Psikologis Tokoh Mashiro Moritaka dalam Komik “Bakuman” Karya Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Analisis Psikologis Tokoh Mashiro Moritaka dalam Komik “Bakuman” Karya Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba. Mashiro adalah tokoh utama yang kondisi psikologisnya akan dianalisis dalam penelitian ini. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kondisi psikologis dari tokoh utama dan interaksi dari Id, Ego, dan Superego di dalam diri tokoh utama dalam komik “Bakuman”. Dalam skripsi ini penulis menggunakan dua teori yaitu psikologi sastra dan semiotika. Psikologi sastra adalah analisis teks dengan menggunakan ilmu psikologi. Sedangkan semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda. Dengan menggunakan teori tersebut penulis menganalisis kondisi psikologis Mashiro. Penulis menganalisis kondisi psikologis dari cuplikan yang terdapat di dalam komik. Teori psikologi sastra yang digunakan penulis adalah teori psikologi kepribadian Sigmund Freud. Teori psikologi kepribadian Sigmund Freud terdiri dari tiga sistem dasar kepribadian yaitu Id, Ego, dan Superego. Id adalah sistem kepribadian yang paling dasar. Ego adalah sistem kepribadian yang berhubungan dengan konsep tentang diri. Dan Superego merupakan unsur moral dari kepribadian manusia. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian pustaka yang bersifat kualitatif. Untuk mendapatkan data, penulis menggunakan teknik studi kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komik “Bakuman” karya Takeshi obata dan Tsugumi Ohba. Selain itu, sumber kepustakaan menggunakan buku dan internet. Untuk proses analisis, penulis menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis hasil penelitian. Komik yang digunakan dalam penelitian ini adalah komik “Bakuman” karya Takeshi obata dan Tsugumi Ohba . Komik ini bercerita tentang perjuangan Mashiro dan Takagi yang ingin menjadi seorang mangaka yang sukses. Dalam perjalanannya menjadi mangaka Mashiro dan Takagi mendapat tantangan yang sangat besar, tantangan tersebut datang dari keluarga Mashiro yang pada awalnya menentang cita-cita Mashiro, selain itu tantangan lain juga harus mereka hadapi yaitu mereka harus bersaing dengan mangaka hebat lainnya. Namun pada akhirnya Mashiro dan Takagi dapat mencapai impian mereka. Secara keseluruhan pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan tentang kondisi psikologis Mashiro. Hasil penelitian menunjukkan kondisi psikologis Mashiro yang tidak stabil pada saat Mashiro memulai impiannya menjadi seorang mangaka. Mashiro tidak memikirkan dirinya sendiri, Ia bekerja keras agar manga-nya dapat diterima oleh penerbit. Bahkan Mashiro sampai sakit dan harus dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Mashiro mengabaikan saran dari teman dan editornya untuk berhenti menggambar. Namun karena kerja kerasnya, akhirnya impian Mashiro menjadi mangaka sukses pun tercapai. Dalam hasil penelitian juga diketahui bahwa Id mendominasi dalam diri Mashiro. bahwa Id Mashiro mendominasi dalam dirinya, hal ini terjadi pada saat Mashiro masih berjuang agar manga yang Ia buat bersama Takagi dapat dijadikan anime, pada masa-masa ini Ego dari Mashiro selalu mendukung keinginan Id yang pada akhirnya membuat Mashiro sakit karena kelelahan mengerjakan manga. Namun setelah masa-masa sulit itu berakhir, kondisi Mashiro kembali membaik, dan Super Ego Mashiro dapat membendung keinginan Id nya.88 HalamanSkripsi Sarjan

    Pola pendidikan agama islam remaja dalam keluarga masyarakat puntun di kota Palangka Raya

    Get PDF
    Puntun merupakan permukiman padat penduduk yang tergolong dalam zona merah peredaran narkoba. Sebagian remaja terlibat dalam pergaulan bebas. Orang tua memiliki peranan penting dalam pendidikan khususnya pendidikan agama dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pendidikan dan peran orang tua terhadap pendidikan agama Islam remaja dalam keluarga masyarakat Puntun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria diperoleh 5 subjek penelitian. Penelitian dilakukan di Puntun, kelurahan Pahandut, kecamatan Pahandut, kota Palangka Raya. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pola pendidikan agama Islam remaja dalam keluarga masyarakat Puntun menggunakan pola pendidikan yang berbeda-beda pada lima keluarga yang menjadi subjek penelitian. Pola pendidikan yang diterapkan adalah dengan menggunakan 3 pola pendidikan yaitu autoritatif (authoritative parenting), otoriter (authoritarian parenting), dan permisif (permissive parenting). Keluarga bapak JI, bapak PI, dan ibu NA menggunakan pola pendidikan autoritatif. Keluarga bapak AS menggunakan pola pendidikan otoriter, dan keluarga bapak DN menggunakan pola pendidikan permisif. 2) Peran orang tua terhadap pendidikan agama Islam remaja masyarakat Puntun adalah dalam bentuk moril dan material. Bentuk moril yakni orang tua aktif memberikan dukungan berupa nasehat, dorongan, pembiasaan, serta keteladanan. Bentuk material orang tua memberikan dukungan dengan memasukkan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan baik yang berbasis keislaman maupun umum, serta mengikuti kajian keislaman yang diselenggarakan di masyarakat. ABSTRACT Puntun is dense-populated settlement that is categorized as a drug-trafficking red zone. Some adolescents are involved into promiscuity. Parents have an important role to educate, especially religious education to the family. This study was aimed at describing education pattern and parents’ role towards adolescent Islamic religious education in the family of Puntun society. This study was descriptive qualitative. Subjects in this study used purposive sampling technique with several criteria, obtained 5 research subjects. This study was conducted in Puntun, Pahandut sub-district, Pahandut district, Palangka Raya town. Data collection method were through interview, observation and documentation. The techniques used in analyzing data were data reduction, data presentation, and drawing conclusion. Data validity used source triangulation. The results of this study indicated that: 1) The pattern of adolescent Islamic religious education in the family of Puntun society used different educational patterns from the five families that were as research subjects. The education pattern applied three educational patterns, which were authoritative (authoritative parenting), authoritarian (authoritarian parenting), and permissive (permissive parenting). The families of Mr. JI, Mr. PI, and Mrs. NA used an authoritative educational pattern. The family of Mr. AS used an authoritarian educational pattern, and the family of Mr. DN used a permissive educational pattern. 2) The parents’ role towards adolescent Islamic religious education in the family of Puntun society was in forms of morale and material. The moral form was that parents actively provided support, like advice, encouragement, habituation, and exemplary. While, material form was to provide support by enrolling their children to educational institutions, both Islamic and general based, also by joining Islamic studies held in the society

    Analisis Psikologis Tokoh Mashiro Moritaka dalam Komik “Bakuman” Karya Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba

    No full text
    Skripsi ini berjudul “Analisis Psikologis Tokoh Mashiro Moritaka dalam Komik “Bakuman” Karya Takeshi Obata dan Tsugumi Ohba. Mashiro adalah tokoh utama yang kondisi psikologisnya akan dianalisis dalam penelitian ini. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kondisi psikologis dari tokoh utama dan interaksi dari Id, Ego, dan Superego di dalam diri tokoh utama dalam komik “Bakuman”. Dalam skripsi ini penulis menggunakan dua teori yaitu psikologi sastra dan semiotika. Psikologi sastra adalah analisis teks dengan menggunakan ilmu psikologi. Sedangkan semiotika adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda. Dengan menggunakan teori tersebut penulis menganalisis kondisi psikologis Mashiro. Penulis menganalisis kondisi psikologis dari cuplikan yang terdapat di dalam komik. Teori psikologi sastra yang digunakan penulis adalah teori psikologi kepribadian Sigmund Freud. Teori psikologi kepribadian Sigmund Freud terdiri dari tiga sistem dasar kepribadian yaitu Id, Ego, dan Superego. Id adalah sistem kepribadian yang paling dasar. Ego adalah sistem kepribadian yang berhubungan dengan konsep tentang diri. Dan Superego merupakan unsur moral dari kepribadian manusia. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian pustaka yang bersifat kualitatif. Untuk mendapatkan data, penulis menggunakan teknik studi kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komik “Bakuman” karya Takeshi obata dan Tsugumi Ohba. Selain itu, sumber kepustakaan menggunakan buku dan internet. Untuk proses analisis, penulis menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis hasil penelitian. Komik yang digunakan dalam penelitian ini adalah komik “Bakuman” karya Takeshi obata dan Tsugumi Ohba . Komik ini bercerita tentang perjuangan Mashiro dan Takagi yang ingin menjadi seorang mangaka yang sukses. Dalam perjalanannya menjadi mangaka Mashiro dan Takagi mendapat tantangan yang sangat besar, tantangan tersebut datang dari keluarga Mashiro yang pada awalnya menentang cita-cita Mashiro, selain itu tantangan lain juga harus mereka hadapi yaitu mereka harus bersaing dengan mangaka hebat lainnya. Namun pada akhirnya Mashiro dan Takagi dapat mencapai impian mereka. Secara keseluruhan pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan tentang kondisi psikologis Mashiro. Hasil penelitian menunjukkan kondisi psikologis Mashiro yang tidak stabil pada saat Mashiro memulai impiannya menjadi seorang mangaka. Mashiro tidak memikirkan dirinya sendiri, Ia bekerja keras agar manga-nya dapat diterima oleh penerbit. Bahkan Mashiro sampai sakit dan harus dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Mashiro mengabaikan saran dari teman dan editornya untuk berhenti menggambar. Namun karena kerja kerasnya, akhirnya impian Mashiro menjadi mangaka sukses pun tercapai. Dalam hasil penelitian juga diketahui bahwa Id mendominasi dalam diri Mashiro. bahwa Id Mashiro mendominasi dalam dirinya, hal ini terjadi pada saat Mashiro masih berjuang agar manga yang Ia buat bersama Takagi dapat dijadikan anime, pada masa-masa ini Ego dari Mashiro selalu mendukung keinginan Id yang pada akhirnya membuat Mashiro sakit karena kelelahan mengerjakan manga. Namun setelah masa-masa sulit itu berakhir, kondisi Mashiro kembali membaik, dan Super Ego Mashiro dapat membendung keinginan Id nya.88 HalamanSkripsi Sarjan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore