1,721,087 research outputs found

    Pemikiran Ahmad Izzuddin tentang penentuan arah kiblat

    Full text link
    Akurasi arah kiblat telah menjadi kebutuhan umat Islam sejak awal pertumbuhan dan perkembangan Islam. Hal ini terkait dengan persoalan peribadatan dan merupakan syarat sah bagi umat Islam yang hendak menunaikan ibadah salat. Perhitungan arah kiblat pada dasarnya adalah perhitungan untuk mengetahui guna menetapkan ke arah mana Ka’bah dapat dilihat dari suatu tempat dipermukaan bumi ini sehingga semua gerakan orang yang sedang melaksanakan salat, baik ketika berdiri, ruku’, maupun sujud selalu berhimpit dengan arah menuju Ka’bah. Skripsi dengan judul “Pemikiran Ahmad Izzuddin Tentang Klasifikasi Penentuan Arah Kiblat” ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman klasifikasi penentuan arah kiblat menurut Ahmad Izzuddin serta apa kelebihan dan kekurangan dari klasifikasi tersebut. Penenlitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), objek dari penelitian ini adalah pendapat dari Ahmad Izzuddin. Sumber data primer berupa buku karya Ahmad Izzuddin yang berjudul “Kajian Terhadap Metode-Metode Penentuan Arah Kiblat dan Akurasinya”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai macam referensi buku. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis yang merupakan metode untuk menggambarkan suatu peristiwa atau keadaan yang ada, selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : pertama, Ahmad Izzuddin mengklasifikasikan penentuan arah kiblat berdasarkan tipologi aplikasinya sebagai berikut : (a) Alamiah (Natural) dikatakan alamiah karena penentuan arah kiblatnya menggunakan benda-benda langit sebagai pedomannya, (b) Alamiah Ilmiah merupakan suatu metode yang didasarkan pada kejadian atau fenomena yang kemudian dimanfaatkan untuk menentukan arah kiblat dengan perhitungan dan (c) Ilmiah Alamiah ialah suatu metode yang dimulai dengan perhitungan kemudian dibuktikan secara alamiah dilapangan, contohnya penentuan arah kiblat menggunakan rashdul kiblat. Kedua :Dari pengklasifikasian yang dilakukan Ahmad Izzuddin ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari pengklasifikasian ini diantaranya berusaha mencari perhitungan yang akurat dengan pertimbangan keberadaan bentuk bumi sebenarnya dan dengan metode yang relevan yakni dengan bentuk bumi yang elipsoid dengan pendekatan geodesi. Sedangkan kekurangan dari pemikiran tersebut adaXlah menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan data akurat, padahal pada prinsipnya pengklasifikasian ini bertujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatan data yang akurat

    Analisis pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak

    Full text link
    Saat terjadi gerhana, umat muslim disunnahkan untuk melaksanakan salat gerhana. Sebagian besar pendapat, menganggap pelaksanaan shalat gerhana hanya sampai hilangnya gerhana. Namun, KH Ahmad Izzuddin berpendapat kalau sebagai pegiat falak boleh melakukan shalat gerhana diluar terjadinya gerhana, karena saat gerhana masih terjadi, lebih baik melakukan pengamatan dahulu sebagai bahan renungan kebesaran Allah SWT. Dari latar belakang tersebut penulis membahas analisis pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak. Dengan rumusan masalah bagaimana pendapat KH Ahmad Izzuddin tentang pelaksanaan salat gerhana bagi pegiat ilmu falak, serta apa yang mendasari pendapat tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan sumber data utama dari wawancara dan data sekunder dari jurnal, makalah, dan dokumen lain. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa KH Ahmad Izzuddin berpendapat bahwa pegiat falak boleh melakukan salat gerhana diluar terjadinya gerhana karena mencakup kemaslahatan umum (maslahah amah) yang ditujukan kepada semua orang. Kemaslahatan pelaksanaan shalat gerhana setelah fenomena gerhana akan menjadikan seseorang semakin ingat dan takut atas kekuasaan Allah

    ANALISIS PEMIKIRAN KH. AHMAD IZZUDDIN TENTANG GERHANA PERSPEKTIF ILMU FALAK

    Full text link
    Abstract                                                                                          Many people think that the occurrence of solar eclipses and lunar eclipses is an ordinary natural phenomenon, but for those who feel subservient to the majesty of the Creator, Allah swt. consider the eclipse to be an important event that clearly shows that there is a supreme power beyond human capabilities. Eclipse is an astronomical phenomenon that occurs when a celestial body covers another celestial body, a lunar eclipse occurs because part or all of the moon's cross section is covered by the Earth's shadow. Meanwhile, a solar eclipse occurs because the position of the moon is between the earth and the sun so that it covers part or all of the rays from the sun, in the event of an eclipse according to KH. Ahmad Izzuddin, namely the estimation of when the eclipse will occur can be taken from one of the books, al-Qawaid al-Falakiyah by Shaykh Abdul Fatah al-Thuty, the sun and the moon by reckoning ustadz A. Kasir and Nurul Anwar by KH. Ahmad SS, this study aims to determine the thinking method used by KH. Ahmad Izzuddin in understanding eclipses and to know the analysis of KH. Ahmad Izzuddin about eclipses in the view of astronomy, this type of research is descriptive qualitative literature (library research) research which is a series of activities related to the methods of collecting library data, reading and taking notes and changing research materials, so that researchers gain a clear understanding. And the research approach used by the researcher is the syar'i and science approach. The data sources that researchers use are primary data and secondary data.   Keywords: Eclipse, Astronomy, KH. Ahmad IzzuddinAbstrak Banyak orang yang beranggapan bahwa terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan sebagai gejala alam biasa, tetapi bagi yang merasa tunduk kepada keagungan Sang Pencipta Allah swt. menganggap gerhana adalah peristiwa penting yang secara nyata menunjukkan bahwa ada kekuatan yang Maha Agung di luar batas kemampuan manusia. Gerhana yaitu fenomena astronomi yang terjadi ketika sebuah benda langit menutupi benda langit lain, gerhana bulan terjadi karena sebagian atau seluruh penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Sedangkan gerhana matahari terjadi karena posisi bulan terletak antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh sinar dari matahari, dalam hal terjadinya gerhana menurut KH. Ahmad Izzuddin yaitu perkiraan kapan terjadinya gerhana dapat diambil pada salah satu kitab, al-Qawaid al-Falakiyah oleh Syaikh Abdul Fatah al-Thuty, Matahari dan bulan dengan hisab ustadz A. Kasir dan Nurul Anwar oleh KH. Ahmad SS, penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui metode berfikir yang digunakan oleh KH. Ahmad Izzuddin dalam memahami gerhana dan untuk mengetahui analisis KH. Ahmad Izzuddin tentang gerhana dalam pandangan ilmu falak, jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif kepustakaan (library research) penelitian yang merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustakaan, membaca dan mencatat serta mengubah bahan penelitian, agar peneliti memperoleh pemahaman jelas. Dan pendekatan penelitian yang digunakan peneliti yaitu pendekatan syar’I dan sains. Adapun sumber data yang peneliti gunakan yaitu data primer dan data sekunder. Kata kunci: Gerhana, Ilmu Falak, KH. Ahmad Izzuddi

    Majlis Perbandaran Pontian / Ahmad Izzuddin Mabeni

    Full text link
    My memorable and enlightening 6-month industrial training began here at Pontian Municipal Council. This internship report details my internship period that I have finished in Pontian Municipal Council, under Management Service Department, which started on March 1st, 2023, and ends today, 15 August 2023. Pontian Municipal Council offers various public services, including license, tax, compound, premises rent, tender form, hall, court, and other facilities. Pontian Municipal Council’s objectives include ensuring controlled planning and development, provide maintain public facilities and creating efficient and quality administration and management for local users. I have been assigned to work in the management and services department as HR Trainee/Assistant. Here, I learned how to handle employee records management. In managing employee records management, I have entails maintaining correct and up-to-date personnel records such as personal information, attendance, leave, training, and performance evaluations while following privacy and data protection regulations. Additionally, there is only me who is intern under HR Unit in Pontian Municipal Council which it gave me an extra advantage in handling the task more efficiently since I had to handle it alone. Furthermore, MPPn has a stable financial resource as one of the strengths of the organization. Besides that, poor internet connection and work ethics are among the main issues in weakness that were pointed out in this writing. Apart from that, MPP has various opportunities to growth and develop by collaboration with well-known organizations. At the same time, MPP also needs to give full attention to the threats including data breach and technology advancement as it will affect organization production and services

    Water vacuum cleaner / Ahmad Izzuddin Mohd Razali

    Full text link
    Vacuum is one of the most useful scientific phenomena in life today. It is very usable in many mechanical system and very useful to solve any daily problem. Overflow water on the floor was a most problem occurred in some industry but there's a certain method that used by cleaner to solve this problem. For example, they use water sweeper or mop to flow out the stagnant water from that region. Sometimes, this method is not suitable to solve overflow water in large scale and will taking more time. The objective of this project is to design and fabricate water vacuum cleaner. This equipment can be made using the limited material in laboratory only. Before fabrication process, I need to design the product using solid work from at least 3 design idea and I have to choose the suitable material to optimum the product's function and reduce cost. After that, the product will be try run by cleaner UITMBB to gain data from effectiveness's of product. This product is created to help cleaner of UITMBB to solve the water smudges at any floor in this campus

    Metode dakwah KH. Ahmad Izzuddin melalui kegiatan khitobah santri di Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang

    Full text link
    Seorang pendakwah, dai perlu menguasai keterampilan berdakwah sehingga pesan-pesan dakwah bisa diterima masyarakat dengan baik. Namun, tidak semua orang mampu berbicara di depan umum. Sehingga hal-hal yang berkaitan dengan pelatihan dakwah sangat di perlukan. Keberhasilan dakwah juga ditentukan dari optimalisasi dan singkronisasi dakwah dengan metode yang digunakan. Dai bisa berasal darimana saja, salah satunya adalah santri. Santri diharapkan dapat menjadi generasi penyebar dakwah atau penyebar ilmu agama. Pondok pesantren sangat berperan penting dalam mengembangkan penguatan kompetensi santri untuk menyebarkan ilmu, salah satu bentuk pelatihan santri adalah pelaksanaan kegiatan khitobah. Hal tersebut sangat dibutuhkan dalam berdakwah agar santri mampu berdakwah didepan umum baik ketika masih dilingkungan pondok pesantren maupun sudah lulus dari pondok pesantren. Rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti adalah: Bagaimana kondisi khitobah santri di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang dan Bagaimana metode dakwah KH. Ahmad Izzuddin melalui kegiatan khitobah santri di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduki data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah kondisi di pondok pesantren Life Skill Daarun Najaah masih ada beberapa santri yang belum berani berbicara depan umum atau menjadi penceramah. Banyak hal yang mempengaruhi dan membuat santri menjadi takut untuk berceramah depan umum diantaranya yakni karena kurangnya bersosialisasi, pemalu, tidak percaya diri, atau karena memang tidak pernah sama sekali mempunyai pengalaman berbicara di depan umum. Oleh karenanya diterapkanlah metode yang dapat melatih keterampilan berdakwah santri oleh KH. Ahmad Izzuddin selaku pengasuh pondok pesantren life skill daarun najaah Semarang. Suatu Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kontennya dan materi, tetapi juga metode yang tepat sasaran untuk mencapai kegiatan dakwah yang efektif. KH. Ahmad Izzuddin berupaya mengadakan kegiatan dakwah yang dapat melatih dan mengembangkan keterampilan santri dalam berdakwah dilingkungan pondok pesantren. Beliau merealisasikan metode dakwahnya adalah dengan metode dakwah bil-lisan yakni berdakwah atau menyampaikan informasi dengan lisan. Salah satu yang diambil dan diterapkan dalam lingkungan pondok pesantren life skill daarun najaah adalah khitobah. Khitobah berarti memberi khutbah atau nasihat kepada orang lain, yaitu menyampaikan nasihat-nasihat kebajikan sesuai dengan perintah ajaran Islam. Kegiatan khitobah rutin dilaksanakan wajib bagi seluruh santri setiap hari kamis malam jumat. Khitobah adalah bentuk praktek dari metode-metode yang diajarkan KH. Ahmad Izzuddin dalam mengembangkan keterampilan berdakwah santri sesuai dengan ilmu unsur-unsur khitobah. Kegiatan yang diadakan bertujuan untuk mencetak kader-kader dai yang berkualitas

    Peranan kitab syarah terhadap penterjemahan hadis ke dalam Bahasa Melayu / Ahmad Izzuddin Abu Bakar

    Full text link
    Kitab syarah dikenali sebagai karya khusus dalam menghuraikan matan sesuatu hadis. Kegiatan penulisannya mula bersemarak pada kurun keempat hijrah. Berdasarkan kepada amalan para sarjana di dalam kajian dan penyelidikan, petikan dan keterangan kitab-kitab ini telah dijadikan sebagai rujukan utama yang berautoriti untuk menjelaskan maksud sebenar setiap perkara yang disandarkan kepada Nabi SAW. Artikel ini akan melihat peranan dan kedudukan khazanah ilmiah yang sangat berharga ini dalam penghasilan terjemahan hadis kepada bahasa Melayu. Metodologi yang digunakan adalah kaedah kualitatif dengan pendekatan analisis kandungan. Ia mengambil kitab-kitab syarah yang dikategorikan sebagai sumber yang berautoriti. Seterusnya, teks tertentu yang difikirkan relevan akan diambil untuk dianalisis. Dapatan merumuskan kitab syarah berperanan dalam lima (5) aspek yang membantu penterjemahan yang tepat iaitu: 1. Membawa Riwayat Berbeza Bagi Hadis Yang Sama Untuk Menjelaskan Latar Belakang Peristiwa; 2. Menerangkan Tempat Kembali (Marja’) Kata Ganti Nama Ketiga (Ḏamīr al-Ghāib); 3. Menjelaskan Andaian Ayat (Taqdīr al-Jumlah) Yang Mempunyai Elipsis (al- Ḥaḏf); 4. Menjelaskan Maksud Kiasan; 5. Menghuraikan Perkataan Gharib Dari Sudut Bahasa Dan Meletakkannya Di dalam Konteks Ayat

    Versatile shoes / Ahmad Izzuddin Mabeni … [et al.]

    Full text link
    The success of the new invention and technology advances had created a chain reaction of research and innovation in the footwear industry. With the advancement of technology, the shoe making process became easier and faster. The design of shoes also changes and varies greatly throughout time and from culture to culture. The design and appearance of shoes originally being tied to function means that different shoes of design will have different functions for wearing purposes. Innovation on the product is very important nowadays and it also can be applied to a pair of shoes to bring benefits for society. Because of this, our company came up with the idea to produce multifunctional footwear and propose a new innovative product which is “Versatile Shoes” that could help to solve current limitations as well to help the average level consumer to have good quality shoes with affordable and reasonable prices

    KNOWLEDGEPOINTTM: Developing within uPortal framework intuitive and personalized gateway to access and to integrate faculty-specific information and applications with unstructured data / Ahmad Izzuddin Yusof

    Full text link
    Portal framework offers knowledge sharing and concept of codes innovation and also a reusable coding concept for rapid application development. Portal integration is essential to enable different data, resources and services to be collected together to produce single view for large community such as FTMSK. To enable such integration, Single Sign-On solution must be develop to give easiness for user to use different application with a single place of view. This research project is prepared for the Faculty of Information Technology and Quantitative Science, MARA University of Technology, Shah Alam, is an explanatory studies on integration and Single Sign-On issues. The research address the problem related the need of seamless integration and Single Sign-On features to navigate user throughout their personalized content retrieval. This thesis provides the descriptive of several integration methods that can be implemented in FTMSK. The degrees of possibility of each method to be implemented in FTMSK are pointed out to provide an insight of the nature of the issues. This thesis also provides a prototype of integration between uPortal and Open ACS framework as a proof of concept to support the hypothesis of the research

    Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Aktivis Rohani Islam Terhadap Sikap Keberagamaan Siswa Studi Kasus SMK Neeri 1 Ponorogo

    No full text
    Badawi, Ahmad Izzuddin. 2022. Peran kepala sekolah dalam meningkatkan aktivis Rohani Islam terhadap sikap keberagamaan studi kasus SMK N 1 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Kharisul Wathoni, M. Pd. I Kata Kunci: Kepala Sekolah, Ektrakulikuler, Sikap Keberagamaan. Pendidikan formal disekolah terdiri atas intrakulikuler dan ekstrakulikuler. Kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran, berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler antara lain Pramuka, palang merah remaja (PMR), Seni, Olahraga, dan juga Rohani Islam (ROHIS). Bentuk kepedulian dan usaha yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di SMK N 1 Ponorogo adalah dengan memberikan wadah kerohanian Islam (ROHIS) kepada siswa. Rohani Islam merupakan ekstrakulikuler yang di kembangkan oleh siswa dan pembina Rohani Islam itu sendiri untuk mencapai suatu tujuan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan sepertihalnya kajian, hadroh dan membaca Al-Qur’an. Tetapi selain itu Rohani Islam juga disinyalir sebagai tempat yang berpotensi untuk menyebarkan ajaran radikalisme, adapun radikalisme adalah tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan. Kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan tersebut dalam tempo singkat serta secara drastis yang bertentangan dengan sistem yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan aktivis Rohani Islam di SMK N 1 Ponorogo. (2) Sikap keberagamaan aktifis Rohani Islam (ROHIS) di SMK N 1 Ponorogo Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles & Huberman meliputi: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion) yang terdiri dari 4 (empat) tahapan yang harus dilakukan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display (sajian) data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan aktivis Rohani Islam. Yaitu dengan adanya bimbingan maupun arahan serta antisipasi dari pembina Rohis, seluruh anggota rohis terhindar dari pemikiran yang radikal. Adapun kiat-kiat antisipasi adalah a) pembelajaran Aqidah yang benar, b) Sosialisasi terhadap Guru MGMP, c) Selektif terhadap pemateri Kajian, d) Diadakannya kegiatan positif seperti pembacaan hadist, Muhadhoroh, dan lomba-lomba keagamaan dan lainnya. (2) Sikap keberagamaan aktifis Rohani Islam (ROHIS) di SMK N 1 Ponorogo adalah secara peralahan membentuk pola sadar terhadap sikap religius, pola tersebut adalah a) Selalu menempuh jalan yang didasari didikan ketuhanan dengan melaksanakan ibadah. b) Senantiasa berpedoman kepada petunjuk Allah untuk membedakan baik dan buruk. c) Merasa memperoleh kekuatan untuk menyeru dan berbuat benar. d) Memiliki keteguhan hati untuk berpegang kepada agama. e) Tetap tabah dalam kebenaran dalam segala kondisi
    corecore