1,720,961 research outputs found
KEBUDAYAAN JAWA DALAM NOVEL TEMBANG KALA GANJUR KARYA AGUS SULTON (KAJIAN INTERPRETATIF SIMBOLIK CLIFFORD GEERTZ)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rencana-recana masyarakat jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton, mendeskripsikan resep-resep masyarakat Jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton, me ndeskripsikan aturan-aturan yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton, mendeskripsikan instruksi-instruksi yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa teknik baca catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskripsi analisis. Hasil penelitian ini adalah rencana-rencana masyarakat Jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton yaitu pernikahan, perjodohan, dan upacara nontoni. Resep-resep masyarakat Jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton yaitu ruwatan, ritual kenduri, orang kalang, midodareni, dan peningsetan. Aturan-aturan masyarakat masyarakat Jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton yaitu acara ngobong bata, meminta restu, arti mimpi, hamil muda, hamil kembar, tujuh bulanan, dan upacara siraman. Instruksi-instruksi masyarakat Jawa yang terdapat dalam novel Tembang Kala Ganjur karya Agus Sulton yaitu Ruwatan Rotan dan acara lamaran. Key Words: interpretatif simbolik, rencana-rencana, resep-resep, aturan-aturan, dan instruksi-instruksi
Syair Kanjeng Nabi Dalam Mutiara Teks Ibadah
Tulisan ini membahas cerita Islam yang dikemas dalam bentuk syair, yang menurut kolofon teksnya dinamai Syair Kanjeng Nabi (SKN). Naskahnya berasal dari Mbah Kasemat yang berdomisili di Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.Awalnya naskah ini tersimpan di antara tumpukan koleksi naskah lain milik Mbah Kasemat. Kemudian oleh Mbah Kasemat diberikan kepada Agus Sulton (peneliti). Kanjeng yang dimaksud dalam judul adalah Nabi Muhammad. Dalam cerita lebih ditonjolkan doa, sedikit cuplikan sejarah Nabi Muhammad, dan unsur dakwah atau pitutur. Di pihak lain, ada yang menarik saat mengkristalisasi atau membahas tentang Nabi Muhammad, karena sosok beliau merupakan sosok yang sudah banyak dimengerti oleh banyak umat, khususnya yang beragama Islam. Nabi Muhammad yangjuga bergelar al-Amin, yaitu Muhammad yang dipercayai, lahir dalam keadaan yatim di tengah-tengah kaum Quraisy (Jahiliyah). Tidak ada guru yang mendidik dan mengajar beliau tentang yang baik dan buruk, yang bermanfaat dan mudharat, serta yang halal dan yang haram
PENGANTAR KAJIAN LIVING QUR'AN
Buku ini berjudul Pengantar Kajian Living Qur’an, yaitu buku yang digunakan untuk pembelajaran dalam mata kuliah “Living Qur’an”. Buku ini bertujuan untuk memudahkan mahasiswa dan dosen dalam memahami kajian fenomena Al-Qur’an di masyarakat. Nilai-nilai Al- Qur’an hidup bersama masyarakat dalam keseharian dan sudah menyatu dalam diri umat Islam dengan praktik yang beragam. Oleh karena itu, perlu untuk dilakukan penyusunan buku secara sistematis. Harapannya, semoga buku ini sedikit dapat menjadi acuan dalam proses pembelajaran mata kuliah “Living Qur’an”
Al-Qur'an Menolak Patriarkhi: Tafsir Kontekstual Ayat-Ayat Gender
Hadirnya buku ini ingin berkontribusi terhadap perubahan
pemahaman bahwa al-Qur’an melanggengkan sistem patriarkhi.
Penulis menyajikan model penafsiran yang dimulai dari bahasan
linguistik menjadi poin penting sebelum masuk lebih jauh dalam
memahami konteks ayat. Penerapan metode hermeneutik diharapkan
mampu mengungkap berbagai aspek baik dari aspek sosio-historis
hingga kontekstualisasi saat ini. Semoga buku ini bisa menjadi tawaran
baru dalam memahami ayat-ayat relasi laki-laki dan perempuan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
