86 research outputs found
Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tasikmalaya
Buku kategori Buku Sosial dan Politik yang berjudul Model Politik Kartel Dalam Pilkada Calon Tunggal Di Kabupaten Tasikmalaya merupakan karya dari Edi Kusmayadi, M.Si., Subhan Agung & Ahmad Satori . Buku Monograf ini, merupakan hasil penelitian dengan judul “Model Politik Kartel dalam Pilkada Calon Tunggal di Kabupaten Tasikmalaya”. Buku ini menyajikan realitas dan dinamika politik kartel pada Pilkada dengan menggambarkan sikap, perilaku, interaksi dan komunikasi politik elit politik dan masyarakat, kecenderungan keberpihakan, kondisi psikologis, afiliasi politik, strategi partai politik dan tim sukses dalam upaya mendapat dukungan pemilih, partisipasi politik masyarakat pada pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal, menjadi hal yang menarik untuk dibahas dan dianalisa dan dijadikan bahan masukan bagi pihak yang berhubungan dengan pesta demokrasi tersebut
Peningkatan Kualitas Jasa Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan di CV. Agung Motor Cianjur dengan Menggunakan Model Servqual dan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Kepuasan pelanggan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan persepsi/kesannya terhadap kinerja (atau hasil) suatu produk dan harapan harapannya, CV. Agung Motor Cianjur yang berlokasi di Jl. Dr. Muwardi No.175c, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pada tanggal 17 juli 2023 CV. Agung Motor Cianjur mendapatkan keluhan dari beberapa pelanggan yang melakukan service berat pada kendaraannya adapun keluhan yang di terima dari pelanggan terhadap jasa pelayanan CV. Agung Motor, Pengukuran servqual melibatkan penyelidikan melalui kuesioner yang memberikan gambaran tentang bagaimana pelanggan menilai setiap dimensi ini berdasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa Faktor yang harus di perbaiki yaitu, Tersedianya fasilitas yang menarik, nyaman, bersih serta aman untuk digunakan (seperti minum, Wifi, Toilet) dengan nilai gap -0.13, Pengetahuan, kemampuan dan kecakapan mekanik baik dalam melayani pelanggan dengan nilai gap -0.04, Ketersedian pegawai pada saat pelanggan membutuhkan dengan nilai gap -0.47, Mekanik memberitahu pelanggan jika ada sparepart yang harus di ganti dengan nilai gap -0.06, Biaya Perbaikan yang terjangkau dengan nilai gap -0.11, Petugas dealer mampu memberikan penjelasan tentang layanan yang diberikan dengan nilai gap -0.24, Pegawai dealer memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti pelanggan dengan nilai gap -0.13, dan Pelayanan yang profesional, ramah dan tanggap dalam membantu permasalahan pelanggan dengan nilai gap -0.33, karena memiliki nilai negative terhadap pelayanan yang diberikan untuk itu CV Agung Motor harus segera memperbaiki pelayanan tersebut untuk meningkatkan kualitas jasa yang di berikan
Sistem Informasi Penjualan Properti Berbasis Web Portal Pada PT. Griya Nusa Agung
Saat ini layanan informasi di PT. Griya Nusa Agung masih belum maksimal karena masih menggunakan cara konvensional yaitu pembuatan banner, posting di facebook dan untuk pemesanan rumah harus datang ke kantor. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk membuat sebuah program (aplikasi) yang user friendly sehingga dapat membantu PT. Griya Nusa Agung sedang dalam proses penjualan perumahan. Dalam skripsi ini metodologi yang penulis gunakan adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode analisis dilakukan dengan mengamati sistem yang sedang berjalan, melakukan wawancara dengan pihak terkait dan studi literatur. Metode perancangan dilakukan dengan menggunakan Object Oriented Analysis and Design dan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Hasil yang dicapai dari kedua metode ini berupa sebuah program (aplikasi). Program (aplikasi) ini akan berfungsi sebagai alat bantu dalam proses penjualan dari PT. Griya Nusa Agung. Kesimpulan dari analisa dan perancangan sistem penjualan ini adalah sistem penjualan ini dapat membantu dalam menjual dan mencari rumah calon konsumen dengan tepat, sehingga memudahkan masyarakat luas untuk memberikan informasi lebih detail mengenai tipe rumah apa saja yang ada, masih tersedia atau telah dijual, menentukan harga rumah dan lokasi rumah serta menyediakan sarana untuk mempromosikan pengembang atau penjual rumah tersebut. Terdapat saran yang dapat digunakan untuk mendukung sistem ini yaitu pengembangan sistem lebih lanjut dengan menambahkan fasilitas program yang memadai, pendaftaran menggunakan akun media sosial, desain yang lebih menarik, pembuatan laporan excel, pengaturan sistem, dan menampilkan profil perusahaan untuk dibuat. semakin menarik dan perlu dilakukan pengembangan sistem menjadi konsep berbasis mobile atau android agar memudahkan pengguna dalam menggunakannya
ANALISIS PENYEBAB KERUSAKAN REKAM MEDISDI RUANG FILLING INSTALASI REKAM MEDISRUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Rekam medis merupakan alat untuk merekam mencatat terjadinya transaksi pelayanan. Sehingga isi rekammedis dapat memberikan informasi yang akurat dan berkesinambungan, mutu pelayanan dapat ditingkatkan bila didukung oleh keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruangan penyimpanan rekam medis itu sendiri. Sistem pengelolaan rekam medis terdiri dari beberapa subsistem, yaitu dimulai dari tempat penerimaan pasien, dilanjutkan dengan assembling, coding, indexing, dan filling. Dibagian filling penyimpanan dan pengembalian kembali rekam medis dilakukan. Penyimpanan berkas rekam medis bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat ditemukan kembali rekam medis yang disimpan dalam rak filling, mudah mengambil dari tempat penyimpanan, mudah pengembalianya, melindungi rekam medis dari bahaya pencurian, bahaya kerusakan, kimiawi dan biologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyebab kerusakan rekam medis di ruang filling rumah sakit Islam Sultan Agung Semarang.Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,wawancara dan studi dokumen. Analisis data dengan cara data reduksi, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab kerusakan berkas rekam medis disebabkan oleh faktor intrinsik berupa perekat atau lem. Faktor ekstrinsik berupa faktor biologis (banjir) dan keruskan rekam medis dikarenakan berkas terlalu penuh. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keamanan rekam medis di RSI Sultan Agung belum sepenuhnya melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SPO) dan masih perlu pengembangan pemeliharaan berkas rekam medis di ruang filling
Jurnal Bina Praja : Vol. 8, Issue. 2, November 2016
The Effects of Social Capital for the Management of Environment Cleanliness in Adipura Programme
Ida Bagus Made Agung Dwijatenaya, Mutiara Kartika Dewi
Public Policy in Managing Modern Stores for Community Development
Suroso Suroso
Regional Autonomy and Local Democracy: Independent Candidates Cases
Suryanto Suryanto, Tony Murdianto Hidayat
Multidirectional Networks of Government Transparency: A Preliminary Model
Ahmad Subhan
Poverty and Human Rights: New Direction in Poverty Eradication
Pihri Buhaerah
The Widespread Use of Foreign Word on Artificial Element Topographical Name in the District and the City of Bogor
Asadi Asadi
The Implementation of Administrative Registration on Population Migration (Case of Surabaya City, East Java Province)
Abdul Halik
Concurrent Village Head Election (Pilkades) Disputes (Analysis of Handling Pattern and Dispute Resolution Process in Tapos, Talagasari, and Dukuh Villages of Tangerang Regency)
Ray Septianis Kartika
e-Government Maturity Model Based on Systematic Review and Meta-Ethnography Approach
Darmawan Napitupulu
The Optimization of Budget Outcome to Create Trust in Public Expenditure Allocation on Local Budget
Hendri Koeswara
The Local Initiator Role in the Adoption of Biogas Energy Innovation for Household Needs in Rural Areas
Hartiningsih Hartiningsih
The Implementation of SWOT Analysis of People Economic Empowerment Business Loan (KUPEM) in Jambi Province
Susi Desmaryani
The Modelling of Strengthening Indicators Development in Regional Innovation System and Its Effect on the Gross Domestic Product
Rislima F. Sitompul, Ophirtus Sumule
Poverty Reduction for Extremely Poor Households of Malang City by the Implementation of Program Keluarga Harapan
Wimmy Halii
PENERAPAN ASAS OPORTUNITAS JAKSA TERHADAP PEMBELI DARAH DAN ORGAN TUBUH (Studi Kasus : Putusan Nomor 1117_Pid.B_2012_Pn.Jkt.Ut dan Putusan Nomor 587_Pid.Sus_2019_Pn.Jkt.Pst)
Asas oportunitas merupakan asas yang memperbolehkan Jaksa untuk menuntut atau tidak menuntut suatu perkara demi kepentingan umum. Asas tersebut dimiliki Jaksa selaku dominus litis atau pemilik perkara. Inti dari asas oportunitas adalah mempertimbangkan kemanfaatan penuntutan suatu perkara pidana terhadap kepentingan bangsa, negara dan/atau masyarakat. Di Indonesia, asas oportunitas hanya dilaksanakan oleh Jaksa Agung. Dalam perkara pembelian
darah pada Putusan Nomor 1117_Pid.B_2012 dan pembelian organ tubuh pada Putusan Nomor 587_Pid.Sus_2019_Pn.Jkt.Pst, penulis mendapati bahwa terdapat ketidakmanfaatan penuntutan terhadap kepentingan umum, sehingga perlu dilakukan analisis lebih lanjut secara mendalam untuk mendapatkan konklusi perlu atau tidaknya asas oportunitas diterapkan. Metode penelitian yang
digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif yang menganalisis menggunakan data sekunder/bahan kepustakaan yang bersumber dari perundang-undangan, literatur hukum dan literatur non-hukum secara deskriptif dan analitis. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan undang�undang, pendekatan kasus dan pendekatan konseptual. Dalam penelitian ini penulis menemukan bahwa dalam perkara pembelian darah pada Putusan Nomor 1117_Pid.B_2012 dan pembelian organ tubuh pada Putusan Nomor 587_Pid.Sus_2019_Pn.Jkt.Pst terdapat kepentingan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan demi mencapai kesejahteraan umum, kepentingan masyarakat untuk terhindar dari pidana yang tidak bermanfaat yang dapat merusak kesejahteraan umum, dan kepentingan negara dan bangsa untuk melindungi masyarakat dari pidana yang tidak bermanfaat yang dapat merusak kesejahteraan umum. Oleh karenanya, perkara tersebut mesti dikesampingkan oleh Jaksa Agung menggunakan asas oportunitas
Penentuan Kelas Kata Pada Part of Speech Tagging Kata Ambigu Bahasa Indonesia
Indonesian hold a fundamental role in the communication. There is ambiguous problem in its machine learning implementation. In the Natural Language Processing study, Part of Speech (POS) tagging has a role in the decreasing this problem. This study use the Rule Based method to determine the best word class for ambiguous words in Indonesian. This research follows some stages: knowledge inventory, making algorithms, implementation, Testing, Analysis, and Conclusions. The first data used is Indonesian corpus that was developed by Language department of Computer science Faculty, Indonesia University. Then, data is processed and shown descriptively by following certain rules and specification. The result is a POS tagging algorithm included 71 rules in flowchart and descriptive sentence notation. Refer to testing result, the algorithm successfully provides 92 labeling of 100 tested words (92%). The results of the implementation are influenced by the availability of rules, word class tagsets and corpus data
Traditional Leadership Model of Pluralistic Society in Ciamis District
This study provides an analysis of traditional leadership model in managing plural society. This study sees the whole pattern formed in a very pluralistic society susuru. Although very pluralistic, the society is able to create the harmony conditions in social life. A qualitative ethnography is applied as the method of analysis. The research approach uses contructivism which develop the idea through data to produce a complete picture of the reasearch focus. The result indicates that the leadership style applies a model of charismatic and traditional authority in Susuru. Power and popularity are obtained through leadership ability in leading the religious rituals. The role of the leader is not only for religious issue, but also for a social escalation. The respect for diversity is more influenced by leader’s ability to manage potential conflict. A local model, duduluran, appear in the effort to establish peace among these differences.</jats:p
PERTAUTAN KEPENTINGAN ANTAR ELIT : STUDI TARIK ULUR KEPENTINGAN POLITIK ANTAR ELIT DALAM PEMBENTUKAN KABUPATEN PANGANDARAN
Society certainly crave a more prosperous life, safe, peaceful, able to feed their family properly and wants other ideal. In today's the countries in the world of hopes and ideals via a mechanism known system and democracy. New mechanisms are emerging as the insistence of the Reformation is the insistence of Indonesia's regions to secede from the parent that we often refer to as autonomy. Insistence that gave birth to hundreds of new areas, both at the provincial and district / city emerged in Indonesia today. On one hand if we look at it positively, it is possible as the manifesto of a high sense of community ownership of their respective regions as well as the willingness to self-determination. On the other hand new problems arise as well as political risk, which appears sectarianism "sons of the soil" who gave birth to tribalism and excessive primordialism, resource conflict, conflict of interest, rampant corruption among local officials and that no harm is less conflict among local political elites in a fight over power and the existence of self and group interests in the name of the people. Risks in above which we discuss in this research study, with a focus study on the tug between the interests of local political elites in the division of the district of Pangandaran. With purposive sampling method of data collection and methods of interactive analysis, the study seeks to illustrate how the actual role, political intrigues and interests the desired political elites in the expansion of Pangandaran. How well conflict of interest occurs in the process of expansion of this district of Pangandaran. Hopefully this research is useful for those who want to further examine the processes and dynamics that occur, and how political elites play political roles.Â
- …
