383 research outputs found
penerapan Mind Maping untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep siswa kelas X IPS 1 SMAN Bululawang
ABSTRAK Pradana, Aditya Dwi. 2014. Penerapan Mind Mapping Untuk Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas X IPS 1 SMA N Bululawang.Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembibing: (1) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si (2) Drs. Yusuf Suharto M.Si Kata Kunci : MotivasiBelajar, PemahamanKonsep,Mind Maping. Refleksi terhadap pembelajaran Geografi pada kelas X IPS 1 SMAN Bululawang pada 11 November 2013 pada jam ke 1-2 hari senin.Peneliti mengidentifikasi masalah pembelajaran sebagai berikut: (1) terdapat siswa yang berbicara diluar pembelajaran, (2) siswa tidak merespon pertanyaan dari guru (3) siswa melihat buku pada saat tes, (4) hasil tes33 siswa di bawah SKM yakn
Tumpang Tindih Penguasaan Tanah Atas Dasar Eigendom Verponding Terhadap Sertipikat Tanah Hak Milik Nomor 454/Taman Sari/1994 Ditinjau Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah (Contoh Kasus: Putusan No. 283 K/TUN /2008) / oleh Aditya Pradana H
abstrak (A) Nama : ADITYA PRADANA H. (205060053) (B) Judul Skripsi: ?Tumpang Tindih Penguasaan Tanah Atas Dasar Eigendom Verponding Terhadap Sertipikat Tanah Hak Milik Nomor 454/Taman Sari/1994 Ditinjau Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah (Contoh Kasus: Putusan No. 283 K/TUN /2008)? (C) Halaman : vi + 86 + 37 + 2013. (D) Kata Kunci : Penguasaan Tanah, Eigendom Verponding, Sertifikat Hak Milik. (E) Isi Abstrak Sengketa tanah yang terjadi antara para pihak yaitu Ny. Theresia Budina sebagai ahli waris dari Ny. Tan Joe Nio telah menyatakan bahwa orang tuanya yaitu Ny. Tan Joe Nio semasa hidupnya telah memiliki dan mempunyai sebidang tanah berdasarkan Eigendom Verponding No. 18026 tanggal 25 Mei 1936 yang terletak di Jalan Mangga Besar Raya No. 48 Rt.002/02, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Taman Sari, tanah kepemilikan eigendom verponding yang merupakan tanah peninggalan dari golongan Timur asing yang pada masa lalu yang pada masa itu mengenal adanya sertipikat tanah. Sehingga tanah eigendom verponding ini menjadi permasalahan yang timbul setelah adanya Undang-Undang Pertanahanan No.5 tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria. Apakah yang menjadi pertimbangan hakim dalam hal pengujian alat bukti sertipikat tanah dan eigendom verponding dalam hal kepemilikan hak atas tanah. Bagaimana tanggung jawab BPN dalam hal pembatalan sertipikat hak milik No. 454/taman sari atas nama Theodorus Kemal Tjandra dan Nona Luwiningsih Tjandra. Tipe penelitian yang digunakan di dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu: mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat, dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Hakim mempertimbangkan berbagai hal berkenaan dengan pengujian alat bukti sertipikat tanah dan eigendom verponding dalam hal kepemilikan hak atas tanah, diantaranya adalah berkenaan dengan pengajuan gugatan oleh Penggugat atas pembatalan Sertipikat No. 454/Tamansari yang diterbitkan oleh Tergugat sebagaimana diuraikan dalam gugatannya karena Penggugat merasa telah dirugikan kepentingan hukumnya, yaitu terhadap perbuatan Tergugat yang nyata-nyata telah melanggar asas-asas pemerintahan yang baik, khususnya asas kecermatan dan asas kepastian hukum Melindungi pemilik tanah yang sebenarnya dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab serta kewenangan hakim untuk memutuskan suatu sengketa yang telah masuk dan diselesaikan dalam proses pengadilan, yang mana putusan tersebut sifatnya mengikat para pihak yang terkait didalamnya. Perlu diingat bahwa dalam pembatalan hak atas tanah karena cacat hukum administratif, pembatalan hak atas tanah melaksanakan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap hanya dapat diterbitkan berdasarkan permohonan pemohon. Dalam hal pembatalan Sertipikat seharusnya ada pembatasan ataupun aturan mengenai pengajuan pembatalan Sertipikat melalui Peradilan Tata Usaha Negara sebelum adanya pengajuan pembatalan oleh Peradilan Tata Usaha Negara seyogyanya diadakan terlebih dahulu pembuktian materiil melalui peradilan umum untuk mengetahui pemilik yang sebenarnya baru selanjutnya putusan tersebut dipergunakan sebagai landasan untuk pengajuan pembatalan melalui peradilan Tata Usaha Negara. (F) Acuan : 37 (1967-2013) (G) Pembimbing Hanafi Tanawijaya, S.H., M.H. (H) Penulis : Aditya Pradana H
PELAKSANAAN PUTUSAN PENGADILAN OLEH JAKSA SEBAGAI AKIBAT HUKUM PENOLAKAN PENINJAUAN KEMBALI KEDUA TERPIDANA MATI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 144 PK/Pid.Sus/2016)
Aditya Dio Pradana. E0012007.PELAKSANAAN PUTUSAN PENGADILAN OLEH JAKSA SEBAGAI AKIBAT HUKUM PENOLAKAN PENINJAUAN KEMBALI KEDUA TERPIDANA MATI DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA(Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 144 PK/Pid.Sus/2016) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali kedua Terpidana mati Michael Titus Igweh serta pelaksanaan putusan Pengadilan oleh Jaksa terhadap Terpidana mati sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, teknik analisis bahan hukum menggunakan metode silogisme dan interpretasi dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, diketahui bahwa pertimbangan Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali kedua Terpidana mati Michael Titus Igweh telah sesuai dengan ketentuan Pasal 263 jo Pasal 266 ayat (2) huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana serta pelaksanaan putusan Pengadilan oleh Jaksa terhadap Terpidana mati Michael Titus Igweh telah sesuai dengan ketentuan Pasal 270 jo Pasal 271 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Kata Kunci: Peninjauan Kembali, Pidana Mati, Tindak Pidana Narkotika
HUBUNGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DENGAN USIA IBU HAMIL KURANG DARI 20 TAHUN DAN LEBIH DARI 35 TAHUN
Raka Aditya Pradana, G0012175, 2015. Hubungan Kejadian Preeklampsia dengan Usia
Ibu Hamil Kurang dari 20 Tahun dan Lebih dari 35 Tahun . Skripsi Fakultas Kedokteran,
Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Latar Belakang: Preeklampsia masih merupakan penyebab kematian ibu dan janin yang
tinggi. Kejadian Preeklampsia dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk usia kurang dari 20
tahun dan lebih dari 35 tahun diduga mempunyai peran terhadap kejadian preeklampsia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian preeklampsia dengan usia ibu
hamil kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun di Kota Surakarta.
Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional
dimana teknik sampling yang digunakan adalah fixed disease sampling. Penelitian yang
dilakukan di RSUD Ngipang Surakarta, RSIA Amanah Ibu Surakarta, Klinik Bersalin
Barokah Surakarta, Klinik Bersalin Margawaluyo Surakarta. Penelitian ini mengambil besar
sampel sebanyak 34 orang ibu hamil trimester III yang terdiri dari 17 orang ibu hamil dengan
usia kurang dari 20 tahun dan di atas 35 tahun dan 17 orang ibu hamil dengan usia di antara
20-35 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan metode Chi-Square dengan alat bantu
SPSS 16,00 for Windows.
Hasil: pada penelitian yang telah dilakukan didapatkan data yaitu terdapat 4 orang ibu hamil
berusia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun disertai preeklampsia (11,76%), 13
orang ibu hamil berusia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun tanpa disertai
preeklampsia (38,26%), 1 orang ibu hamil berusia di antara 20-35 tahun disertai
preeklampsia (29,41%), 16 orang ibu hamil berusia di antara 20-35 tahun tanpa disertai
preeklampsia (47,06%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan probabilitas sebesar 0,601 yang
memiliki arti tidak terdapat hubungan antara kejadian preeklampsia dengan usia ibu hamil
kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun (p = 0,601).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara kejadian preeklampsia dengan usia ibu hamil
kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun
USING GENRE-BASED APPROACH TO IMPROVE STUDENTS' ABILITY IN WRITING A PROCEDURE TEXT
ABSTRAK Pradana, Aditya. 2018. Using Genre-Based Approach to Improve Students' Ability in Writing A Procedure Text. Sarjana's Thesis. Universitas Negeri Malang: Department of English. Advisors: (1) Prof. Dr. Nur Mukminatien, M.Pd., (2) Drs. Andi Muhtar, M.A. Key words: Text genre, procedure text, approach, method, writing ability. Writing skill is one of the difficult skills in English. Many students struggle to master writing more than the other skills: listening, reading and speaking. In Vocational Schools, learning a procedure text appears to be a need for the students. The students' ability was below the standard reflected on their scores. In order to improve students' ability to produce a procedure text, the use of genre is useful. Thus, this research utilizes the use of genre to specify the learning focus in SMKN 1 Jenangan Ponorogo. The researcher used Classroom Action Research (CAR) design. The data were collected by conducting interview, observation, and analyzing students' writing. In implementing the technique, the researcher used Genre Based Approach (GBA). The instruments were observation sheets, interview guide, and writing test. The researcher found that using genre-based approach can improve the students' ability in writing a procedure text. From the research finding, it can be concluded that there are twenty-one students (65.6%) who have already passed the standard minimum score (75) in final test which surpasses the criteria of success in this study where the target is minimum 60% from the total students. In other words, genre-based approach can improve the students' writing ability in terms of students' final achievement. Some conclusions that can be drawn are the following. First, the use of genre-based approach made students understand the fundamental aspects of the text by implementing two stages which are Building Knowledge of the Field (BKoF) and Modeling of the Text (MoT). Second, the drafting stages applied during the learning process made students write without being afraid to make mistakes and be able to get feedback from others which can be implemented in Joint Construction of the Text (JCoT) and Independent Construction of the Text (ICoT). The researcher suggests for English teachers to use genre-based approach because it gives comprehensive overview and evaluation of using genre-based approach in improving senior high school students' ability in writing, especially in a procedure text
PENERAPAN PENDEKATAN BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGASEM IV KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Alvan Aditya Pradana. APPLICATION THE ROLE PLAYING APPROACH TO IMPROVE THE RESULT OF STUDY OF UNDER PASSING FOOTBALL ON STUDENTS OF CLASS IV OF ELEMENTARY SCHOOL IV KARANGASEM SUBDISTRICT LAWEYAN REGENCY SURAKARTA SCHOOL YEAR 2017/2018. Thesis. Faculty of Teacher Traning and Education Sebelas Maret University. March, 2018. This research aims to improve the result of study of underpassing football through the role playing approach on the students of Class IV of Elementary School IV Karangasem Subdistrict Laweyan Regency Surakarta School Year 2017/2018. This research is a Classroom Action Research. This research is conducted in two cycles, in which every cycle consists of planning, action implementation, observasion, and reflection. The subjects of the research are 31 students of Class IV of Elementary School IV Karangasem that consist of 15 male students and 16 female students. The source of data are taken from teacher and the students. The data of the result of study of underpassing football are taken from the tests in which observation sheets are used to collect the data of students’ activity in the learning process. The research technique is descriptive technique that bases on qualitative analysis with precentage. The result of the research shows that the role playing approach can improve the result of study of underpassing football. The result study involves psychomotoric, cognitive, and affective aspects. From the 31 students, only 10 students that reach completion limit or 32,26% in the starting point. The result increases into 67,74% or 21 students that reach completion limit at cycle 1. Then it increases into 83,27% or 26 students that reach completion limit at the end of cycle 2. Thus, the Classroom Action Research has suceeded in improving the result of study of underpassing football on the students. Thus, it can be concluded that through the role playing approach can improve study result of underpasing football on the students of Class IV of Elementary School IV Karangasem Subdistrict Laweyan Regency Surakarta School Year 2017/2018. Keywords: underpassing football, role playing approach, study resul
POSITION OF PRADANA IN NYEBURIN MARRIAGE REVIEWED FROM THE LAW OF BALI INDIGENOUS HERITAGE IN BANJAR KUTUH DESA SAYAN KECAMATAN UBUD KABUPATEN GIANYAR
The aims of this study are to know the Nyeburin Marriage Inheritance System in Banjar Kutuh, Sayan Village, Ubud District, Gianyar Regency women as Purusa or nyentana men as Pradana if their inheritance is in the form of land assets and to know the position of social social status of men as Pradana in Nyeburin Marriage in indigenous communities in the Village of Sayan Banjar Kutuh, Ubud District, Gianyar Regency. This method uses Empirical legal research. Using the statutory approach, case approach, and conceptual approach. Sources of data are sourced from primary data (field research) and secondary data (library research). Data collection techniques consisted of interview techniques, document study techniques, and literature study techniques. The data collected was analyzed descriptive qualitatively. The author uses the theory of justice, the theory of legal certainty, the theory of reception in complex u. Based on the results of the study it was found that the inheritance of nyeburin marriage in Banjar village is still strong in women because of their status as Purusa and their social social status is different if the work of a person who becomes a pradana, for example, a doctor may look higher. The conclusion is that a woman still has the right to inherit because as a purusa and if the inheritance in the form of land remains the right of the woman and in social status remains the head of the household in the community remains the same except for work that makes their social status different
Intelligent conversational bot for interactive marketing
Interactivity of corporate website is important as marketing products through it become popular. Moreover, the usage of Artificial Intelligent application is growing. In order to improve the interactivity and effectiveness of corporate website in providing information, a conversational bot is developed. As a part of Artificial Intelligent application, it can respond to users’ question and prolong the conversation with its intelligence. The conversational bot in this research is called as SamBot. It is integrated to Samsung IoT website as the corporate website. SamBot contains the knowledge of Samsung marketing domain which is useful to deliver appropriate answer to the users’ questions. The knowledge base includes Samsung promotion, Samsung product Frequently Asked Question, and general knowledge. In default, this bot will generate random answers if matching knowledge cannot be found. It usually happens if novel issue or information is asked. In this research author would like to overcome this problem by improving its knowledge maintenance capability either performed by botmaster or users. Some functions are added to support the knowledge maintenance process such as random answer enhancement, conversation log-based knowledge maintenance module, and user-centric learning capability. The latter one allows user to directly teach the bot a new knowledge. In addition, enhancement to reuse recently asked
question as questions recommendation is developed in order to solve a problem where users need to be updated to current issues. With this enhancement, the bot can give recommendation of questions for users to ask. After the development, the system is deployed online and some users are invited to perform evaluation. From the evaluation, the results show that all of the enhancements comply the objectives of the research in which 62% of the questions posed are responded properly and 80% of users agree that SamBot has raised the interactivity and effectiveness of Samsung IoT website. Moreover, there is a positive change on how SamBot responds to questions which were not answered properly before knowledge maintenance. There is also a noticeable usage of pre-defined question recommendation on questions such as “What is Samsung?”, “Who is the founder of Samsung?”, and “What is Galaxy Gear VR?”. In simple words, SamBot is now more intelligent with all of those enhancements
penerapan strategi pemasaran produk pakan burung lovebird pada PT. Gold Coin Boyolali
THE APPLICATION OF MARKETING STRATEGY FOR LOVEBIRD BIRD FEED PRODUCT IN PT. GOLD COIN BOYOLALI By: Reza Adi Pradana F3213051 Gold Coin Indonesia Company is a private company operating in bird feed sector, located in Boyolali, Central Java. This research aimed to get a more in-depth description and understanding on marketing strategy in PT. Gold Coin Indonesia using research strategies including Advertising, Promotion Selling, Publicity, and Personal Selling. The research method used in this final project was descriptive one in which the author observed the research object and described an actual condition existing in the object of research. The data used in this research included primary and secondary data. Primary data was obtained from direct interview with those competent in PT. Gold Coin Indonesia, while secondary data was obtained from references and data of PT. Gold Coin Indonesia relevant to the subject matter studied. From the result of research, it could be concluded that PT. Gold Coin Indonesia used marketing strategy by means of posting advertisement in daily newspaper, making selling promotion with Sales help, and becoming sponsor in an event held by others by means of personal selling or meeting the prospect customer directly by means of persuading them. From the conclusion above, the writer recommended the company to hold training once in three months to the salesmen in order to improve their persuading ability. Keywords: Marketing Strategy, Promotion, Personal Selling, Publicit
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2013/2014 PERIODE 15 JULI s.d 17 SEPTEMBER 2013 LOKASI SMK NEGERI 2 DEPOK YOGYAKARTA
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa S1 Kependidikan, yang pelaksanaannya dilakukan disebuah institusi pendidikan dalam hal ini sekolah. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini memiliki misi yaitu untuk menyiapkan dan menghasilkan tenaga kependidikan yang mamiliki nilai, sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang profesional. Kegiatan PPL ini juga bertujuan untuk menyiapkan dan membakali mahasiswa untuk memasuki realita dunia kependidikan dan masyarakat. Kegiatan PPL ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Depok, yang beralamatkan di Jalan STM Pembangunan No. 1 Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman,Yogyakarta.
Dalam pelaksanaan PPL ini, mahasiswa praktikan mengampu mata pelajaran Mekanika Teknik kelas X. Pembelajaran ini dilaksanakan selama satu semester atau kurang lebih 16 kali pertemuan. Berdasarkan jadwal yang ditentukan oleh Universitas Negeri Yogyakarta maka KBM yang dilaksanakan mahasiswa praktikan selama 8 kali pertemuan. Hasil pembelajaran rata-rata kelas X TPA adalah 85,15 sedangkan kelas X TPB 86 dan dinyatakan lulus karena nilai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) sebesar 75,0. Dari kegiatan PPL ini mahasiswa praktikan memperoleh pengalaman yang belum pernah diperoleh di perkuliahan, terutama dalam mengajar di kelas dan penguasaan kelas. Dalam pelaksanaan kegiatan PPL ini tidak terlepas dari hambatan-hambatan, namun hambatan tersebut dapat teratasi dengan manajemen yang lebih baik
- …
