1,721,062 research outputs found
PEMANFAATAN AMPAS SARI BUAH APEL SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUAT DODOL
Desa Andonosari merupakan Desa di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan yang memiliki komoditi
Hortikultura berupa apel. Selama ini apel dijadikan suatu produk olahan utama berupa sari buah apel yang
memiliki cita rasa yang enak. Selain itu kandungan senyawa aktif juga memiliki peran yang sangat bagus buat
kesehatan. Salah satu yang menjadi kendala atau permasalahan dalam bidang pembuatan sari buah apel
adalah terletak pada limbah padat sari buah apel. Pelatihan pembuatan dodol ampas sari buah apel sangatlah
tepat digunakan di Desa Andonosari Kecamatan Tutur, mengingat belum termanfaatkannya limbah sari buah
apel tersebut. Dalam pelatihan ini difokuskan pada penggunaan bahan baku berupa ampas sari buah apel.
Capaian pada pelatihan pembuatan dodol ampas sari buah apel adalah seluruh peserta pelatihan terutama ibu
– ibu PKK dapat membuat dodol ampas sari buah apel dengan kualitas yang baik
PENGARUH MARKET TIMING, STOCK SELECTION, EXPENSE RATIO DAN PORTFOLIO TURNOVER TERHADAP KINERJA REKSA DANA SAHAM PERIODE 2013-2016
Adi Prayitno, 2018; Pengaruh Market Timing, Stock Selection, Expense
Ratio, dan Portfolio Turnover terhadap Kinerja Reksa Dana Saham Periode
2013-2016. Skripsi, Jakarta: Konsentrasi Keuangan, Program Studi S1
Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta.
Pertumbuhan investasi reksa dana di Indonesia semakin meningkat pesat karena
reksa dana mampu mengatasi permasalahan investor dalam memahami dan
mengelola investasinya. Masalah tersebut terkait dengan waktu, informasi, dan
kemampuan berinvestasi. Reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi dapat
mengelola dana sesuai dengan tujuan investasinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh market timing, stock
selection, expense ratio, dan portfolio turnover terhadap kinerja reksa dana saham
periode 2013 - 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
purposive sampling dengan sampel sebanyak 23. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah SBI, IHSG, dan NAB bulanan masing-masing reksa dana.
Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan asumsi klasik
menggunakan uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, dan uji
autokorelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa market timing dan stock
selection berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja reksa dana saham.
Sedangkan expense ratio dan portfolio turnover tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja reksa dana saham
UKURAN STANDAR BAKU MENURUT PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 1997 DALAM PENGGESERAN TANAH MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA TAWANGREJO KECAMATAN WONODADI KABUPATEN BLITAR)
ABSTRAK
Mochamad Irvan Adi Prayitno, NIM.1711143053, Ukuran Standar Baku
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Dalam Penggesaran
Tanah Menurut Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Tawangrejo Kecamatan
Wonodadi Kabupaten Blitar), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, IAIN
Tulungagung, 2018, Pembimbing Indri Hadisiswati, S.H., M.H.
KATA KUNCI : Ukuran Standar Baku, Hukum Positif, Hukum Islam.
Penelitian ini dilatarbelakangi standar baku yang digunakan sebelum
Undang-undang Pokok Agraria Nomor 05 Tahun 1960 dan sesudahnya. Karena
pada saat sebelum disahkannya Undang-undang Pokok Agraria masyarakat
terbiasa dengan ukuran tanah menggunakan satuan Ru. Setelah disahkannya
Undang-undang Pokok Agraria Nomor 05 Tahun 1960 disahkan kembali
Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 untuk menguatkan Undang-undang
Pokok Agraria Nomor 05 Tahun 1960.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana Standar
Baku Penggeseran Tanah Di Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten
Blitar? 2) Bagaimana Standar Baku Penggeseran Tanah Di Desa Tawangrejo
Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Dalam Perspektif Peraturan Pemerintah
Nomor 24 tahun 1 997? 3) Bagaimana Standar Baku Penggeseran Tanah Di Desa
Tawangrejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Dalam Hukum Islam?
Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk Mengetahui
Standar Baku Penggeseran Tanah Di Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi
Kabupaten Blitar. 2) Untuk Mengetahui Standar Baku Penggeseran Tanah Di
Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Dalam Perspektif
Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997. 3) Untuk Mengetahui Standar Baku
Penggeseran Tanah Di Desa Tawangrejo Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar
Dalam Hukum Islam.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan
jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan
analisi data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini adalah 1) Dalam pelaksanaan dari desa
Tawangrejo sendiri masih belum memakai aturan yang sudah ditetapkan oleh
Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Blitar yang mana aturan tersebut diatur
dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997, oleh karena itu ketika akan
dilakukan pensertifikatan tanah Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Blitar
akan melakukan pengukuran tanah kembali sesuai ukuran luas tanah pada batas
batas tanah tersebut. 2) Dalam pelaksanaan hal pengukuran akan menimbulkan
adanya perubahan batas-batas wilayah terkait perbedaan satuan standar ukuran
baku yang berbeda antara desa Tawangrejo dengan Badan Pertanahan Nasional
Kabupaten Blitar. Hal ini diatur dalam Pasal 5 sampai dengan pasal 8 Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran
Tanah. 3) Dalam Hukum Islam Penggeseran Tanah tidak diperbolehkan karenadapat merugikan orang lain dengan mengurangi luas tanah yang berada
disekelilingnya. demikian itu merupakan masalah yang besar, yang harus
dihindari oleh manusia dan hendaknya dia takut kepada Allah. Oleh karena
hendaknya pemegang hak milik atas tanah tersebut untuk segera melakukan
pengukuran ulang atas tanahnya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia
Indonesia: Djais Adi Prayitno
A document from Amnesty International's Urgent Action Networ
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
