72 research outputs found

    ANALISA STRATEGI PEMASARAN IKLAN PADA WEBSITE MACINDOSTV DENGAN MENGGUNAKAN SWOT

    No full text
    SUPRIYADI. 2008. 8223088141. “Analysis Of Advertising Marketing Strategy At MacindosTV Website Using SWOT ”. DIII Marketing Management Studies Program. Department of Management, Faculty of Economics, State University of Jakarta. This paper has a purpose to know describe the marketing strategy that has been done by MacindosTV. The method used in this Scientific work is a qualitative descriptive analysis of the data collection methods literature and secondary data. From the results of the writing can be seen that describe the marketing strategy that has been done by MacindosTV. Based on the observation and study author, as well as interviews with the owner MacindosTV, the marketing strategy that has been done by MacindosTV, as follows: a. Products, b. Price, c. Distribution channels, d. Promotion, e. Individual (Human Resources) f. Process, and g. Physical Environmen

    Kejadian Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah Yang Dibudidayakan Secara Vertikultur Di Sidoarjo

    No full text
    Tanaman bawang merah merupakan tanaman sayuran yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan nilai strategis. Budidaya bawang merah saat ini hanya menggunakan teknik konvensional yang dalam budidayanya membutuhkan banyak lahan seperti lahan persawahan. Budidaya bawang merah tidak hanya dapat dibudidayakan secara konvensional tetapi dapat juga dengan teknik vertikultur. Budidaya bawang merah secara vertikultur dapat memanfaatkan lahan yang sempit mengingat lahan pertanian saat ini mulai beralih fungsi menjadi lahan non pertanian. Dengan teknologi budidaya bawang merah yang sudah ada, terdapat beberapa faktor yang menjadi hambatan dalam budidaya bawang merah. Salah satunya yaitu adanya infeksi penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus dan berbagai macam patogen lainnya yang mampu menurunkan hasil produksi bawang merah. Dari keadaan tersebut timbul pemikiran untuk mengetahui dan menginventarisasi patogen penyebab penyakit pada bawang merah yang dibudidayakan secara vertikultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit yang menyerang tanaman bawang merah yang ditanam secara vertikultur dan untuk mengetahui intensitas serangan penyakit pada bawang merah. Penelitian dilakukan di lahan perkarangan di Desa Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur dan di Laboratorium Mikologi, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, mulai bulan Mei sampai bulan Oktober 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dilakukan terhadap budidaya tanaman bawang merah dengan teknik vertikultur dan inventarisasi penyakit yang menyerang daun, umbi maupun akar tanaman bawang merah yang dibudidayakan dengan teknik vertikultur yang dilakukan dengan cara mengamati langsung di lapangan. Dari hasil penelitian penyakit yang ditemukan pada budidaya tanaman bawang merah yang dibudidayakan secara vertikultur yaitu layu Fusarium sp. dan defisiensi unsur hara N dan K. Pertumbuhan tinggi tanaman bawang merah pada umur 8 HST hingga umur 32 HST mengalami peningkatan, tinggi tanaman bawang merah kemudian tidak bertambah lagi dan cenderung tetap sampai pada umur 73 HST, hal ini disebabkan oleh mengeringnya daun bagian ujung bawang merah akibat adanya gejala defisiensi unsur hara. Jumlah daun tanaman bawang merah perrumpun terus meningkat hingga pada umur 32 HST dengan rata-rata jumlah daun 15 helai dan cenderung tetap sampai umur 73 HST, jumlah daun tampak tetap disebabkan banyak daun yang mati dan gugur yang diduga akibat defisiensi unsur hara. Berat umbi basah bawang merah tertinggi yang dihasilkan dengan teknik budidaya vertikultur sebesar 8,16 gram pertanaman, berat terendah sebesar 5,25 gram pertanaman. Berdasarkan letak lubang tanam pada paralon berat tertinggi terdapat pada paralon bagian atas dengan rata-rata 7,73 gram dan berat terendah terdapat pada paralon bagian bawah dengan rata-rata 6,41 gram. Intensitas serangan patogen Fusarium sp. mulai tampak pada umur 20 HST dengan rata-rata 0,15%. Intensitas serangan Fusarium sp. pada umur 24 HST terus meningkat hingga umur 48 HST yaitu 5,99% dan cenderung tetap atau konstan hingga pada umur 68 HST. Berdasarkan letak lubang tanam pada paralon, intensitas serangan penyakit layu Fusarium sp. tertinggi terdapat pada paralon bagian bawah dengan rata-rata 7,5% dan yang terendah terdapat pada paralon bagian atas dengan rata-rata 4,99%. Gejala defisiensi unsur hara N dan K mulai tampak pada umur 20 HST dan terus mengalami peningkatan hingga umur 36 HST dengan persentase 100% tanaman yang sakit

    Hak Asasi Manusia Dan Relevansinya Dengan Islam

    No full text
    Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak mendasar yang dimiliki oleh setiap manusia yang terlahir di dunia. Setiap manusia berkewajiban untuk menjunjung tinggi Hak Asasi yang dimiliki oleh orang lain tanpa membedakan status dan kedudukannya. Kewajiban ini tidak hanya berdasarkan teori yang dibuat oleh manusia dengan kekuatan akalnya, akan tetapi kewajiban ini mendapatkan pengukuhannya dari sumber pokok ajaran Islam yakni Al-Qur’an dan Hadis. Banyaknya ayat-ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya penghargaan terhadap hak asasi manusia menarik untuk dikaji secara lebih mendalam dengan didukung bukti-bukti perkataan dan perilaku Nabi Muhammad yang terangkum dalam hadis-hadis Nabi dan sejarah dakwah beliau

    Optimalisasi Kinerja DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam Meningkatkan Pencapaian Penyelesaian Program Legislasi Daerah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji dan memahami Optimalisasi kinerja DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan pencapaian penyelesaian Program Legislasi Daerah, serta Mengkaji dan menganalisis kebutuhan yang harus disiapkan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sebagai institusi penyusun Prolegda, hambatan dan upayanya. Metode penelitian ini yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konsep. Penelitian ini dilakukan di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan Kantor Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, Data primer diperoleh melalui wawancara langsung kepada responden yang telah ditentukan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui data tertulis dengan melakukan penelusuran kepustakaan, penelusuran informasi, dan mempelajari buku-buku atau literatur-literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Data yang diperoleh dari hasil penelitian kemudian dianalisis dengan metode kualitatif yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis tanpa menggunakan rumus statistik akan tetapi disajikan dalam bentuk uraian dan konsep. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Tahapan Mengoptimalisasikan Kinerja DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Pencapaian Program Legislasi Daerah, adalah a) Mengetahui Kedudukan, Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yaitu DPRD merupakan Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur Lembaga Pemerintahan Daerah. Sebagai Unsur Lembaga Pemerintahan Daerah, DPRD memiliki tanggung jawab yang sama dengan Pemerintah Daerah dalam rangka menjalankan roda pemerintahan daerah. DPRD adalah mitra kerja dan memiliki kedudukan yang sejajar dengan Pemerintah Daerah, b) Mengetahui Fungsi Legislasi dalam Pembentukan Peraturan Daerah yaitu Peraturan Daerah sebagai Produk Hukum Legislatif Daerah dan Fungsi Legislasi DPRD Dalam Pembentukan Perda. Kebutuhan yang Harus Disiapkan DPRD Kalimantan Tengah sebagai Institusi Penyusun Prolegda 1). Penguatan fungsi dan kinerja dewan melalui perubahan regulasi, pembenahan struktur kelembagaan (misalnya dengan penambahan alat kelengkapan dewan yang berupa Badan Legislasi Daerah, Badan Kehormatan, dan lain-lain); 2). Penguatan kelembagaan (optimalisasi fungsi alat-alat kelengkapan dewan); 3). Penguatan penganggaran, peningkatan daya dukung dewan (sarana-prasarana dan staf) dan penentuan Program Legislasi Daerah sebagai instrumen perencanaan pembentukan Peraturan Daerah yang disusun secara berencana, terpadu dan sistematis antara Dewan dan Pemerintah Daerah. Hambatan dalam rangka mewujudkan optimalisasi itu ada dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal, Faktor Internal terdiri dari masalah Kapasitas, Lemahnya penguasaan teknis legislative drafting, Kurangnya Kemauan meningkatkan kemampuan, serta sarana dan prasarana yang belum memadai, sedangkan faktor eksternalnya adalah Pelaksanaan prolegda yang tidak tepat waktu, Minimnya Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Kekurangan tim ahli, dan tarik ulur kepentingan/sandra menyandra. Upaya yang dapat dilakukan adalah Meningkatkan kemampuan legal drafting, Alokasi anggaran dalam penyusunan naskah akademik, Penyediaan tim ahli bagi DPRD. Dalam rangka penguatan fungsi legislasi, perlu diperhatikan empat hal: struktur, fungsi, kapasitas dan anggaran. Keempatnya harus ada dan berjalan beriringan

    Laporan hasil praktek kerja lapangan di seksi administrasi dan informasi Bank Indonesia Bandung Jalan Braga No.108 Bandung

    No full text
    Sistem pngolahan data di Bank Indonesia meliputi pencatatan administrasi bank nasional baik swasta maupun negeri dalam transaksi perbankan

    ANALISIS DAN IMPLEMENTASI PENYELESAIAN MASALAH OPTIMISASI TANPA KENDALA PADA PERSAMAAN NON LINEAR DENGAN ALGORITMA GENETIK

    No full text
    Operation research analysts, engineers, managers, and planners are traditionally confronted by problems that need solving. Existing problems usually are intended to achieve an optimal reault. It is called optimization problems. Optimization is the act of obtaining the best result under given circumstances. When high-speed digital computers render implementation of optimization procedures possible and further research is sttimulated to develop new methods. Spectacular advances then followed, generating a massive literature on optimization techniques. This edvancement also results in the emergence of several well-defined new areas in optimization theory. Genetic algorithm is one of successful method in solving the problem of optimization

    Teknik Persuasif dalam Buku Jangan Mau Jadi Orang Rata-Rata Karya Ahmadi Rifa’i Rif’an

    No full text
    This research is entitled Persuasive Techniques in Book Don’t Want to Be Average People by Ahmad Rifa’i Rif’an. This research is motivated by the existence of several persuasive techniques in the book Persuasive Techniques in the book Don’t Want to Be an Average Person which influences the reader. Research problem: how are persuasive techniques rationalization, identification, suggestion, replacement, projection in the book Don’t Want to Be an Average Person Ahmad Rifa’i Rif’an?. The porpose of this study: to describe, analyze, and interpret persuasive techniques rationalization, identification, suggestion, conformity, compensation, replacement, projections in the book Don’t to be an Average Person by Ahmad Rifa’i Rif’an. This study uses the theory of Goris Keraf 2007, using the content analysis method. The data collection techniques and hermeneutic techniques. The data analysis technicque used is coding or coding, classification, and interpretation. The results of research on persuasive techniques in the book Don’t Want to Be an Average Person by Ahmad Rifa’i Rif’am found 71 persuasive techniques which included (1) rationalization there were 26 data, (2) identification there were 18 data, (3) suggestions there are 24 data, (4) conformitay contains 1 data, (5) compensation contains 1 data, (6) replacement contains 1 data, (7) projections contains no data. So, it can be concluded that the persuasive techniques used by Ahmad Rifa’i Rif’an in the book Don’t Want to Be an Average Person are more dominant using rationalization persuasive techniques because they tend to provide just ification in the from of logical facts to influence readers, followed by suggestion, identification, conformity, compensation, replacement, and projection

    Terapi Leukemia Mieloblastik Akut Anak: ProtokolAra-C, Doxorubycinedan Etoposide $'(YV0RGLÀNDVLNordic Society of Pediatric Hematology and Oncology(m-NOPHO)

    No full text
    Latar belakang. Pengobatan leukemia mieloblastik akut (LMA) telah banyak mengalami kemajuan. Di negara maju, keberhasilan pengobatan sudah mencapai 65%, sementara di Indonesia diperkirakan masih di bawah 10%. Tujuan.Mengetahui profil LMA mengevaluasi keberhasilan pengobatan. Metode.Dilakukan analisis terhadap catatan medis pasien LMA yang dirawat di bangsal anak Rumah Sakit Sardjito Jogjakarta pada tahun 1999-2011. Diagnosis ditetapkan berdasarkan analisis morfologi dan sitokimia terhadap apus sumsum tulang dan atau darah tepi. Analisis survivaldilakukan terhadap pasien yang diberi pengobatan dengan protokol ADE atau m-NOPHO. Hasil.didapatkan 210 pasien berumur 0–17 tahun yang didiagnosis LMA. Enampuluh delapan mendapat kemoterapi, 46 (32%) dengan protokol ADE, 91 (64%) dengan protokol m-NOPHO, dan 5 (4%) pasien diobati dengan protokol lain. Event Free Survival (EFS)setelah lima tahun pada pasien yang mendapat kemoterapi adalah 2,4%, pasien sesudah 4 tahun dengan protokol m-NOPHO (3,7% ± 2,3%), sedangkan semua pasien yang menggunakan protokol ADE meninggal sebelum 1,5 tahun pengamatan (p=0,005). Kesimpulan.Tingkat keberhasilan pengobatan LMA di RS Dr. Sardjito masih sangat rendah. Pengobatan dengan protokol m-NOPHO mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih baik dibandingkan protokol ADE

    Jurnal Tekno Insentif: Vol. 9, No. 2, Oktober 2015

    No full text
    1. Kajian Eksperimen Pada Heat Pump Menggunakan Refrigerant Propane / Kusnandar, Sunanto, Hadi Tardi 2. Rancang Bangun Aplikasi Adhab (Analisis Daur Hidup Gedung Menuju Arsitektur Berkelanjutan) Adaptasi Instrumen Life Cycle Assessment in Sustainable Architecture (LISA) / Wanita Subadra Abioso, Irawan Afrianto 3. Pendeteksi Gerakan Sebagai NUI (Natural User Interface) dengan Menggunakan Bahasa Pemograman C# / Yonatan Hutama, Agus Prijono, Jeffry 4. Perancangan Enterprise Arsitektur Sekolah Menengah Kejuruan Menggunakan Pendekatan Enterprise Architecture Planning (EAP) dalam Kerangka Kerja Zachman / Hari Supriyadi 5. Perencanaan Strategis Sistem Informasi dengan Metode Balance Scorecard Pada Bank X / Fitri Sya\u27Bandyah 6. Penerapan Algoritma Support Vector Regression (SVR) dalam Prediksi Saham Emas (ANTMJK) / Ade Mubaro
    corecore