1,720,974 research outputs found
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA UNIT LOKASI SMK MUHAMMADIYAH 3 KLATEN TENGAH TAHUN AKADEMIK 2014/2015 Disusun Oleh: Ade Safitri NIM. 13802242010
PraktikPengalamanLapangan (PPL) merupakansuatubentukpendidikan
yang memberikanpengalamanmengajarbagimahasiswa di lapangan.Salah satu
lokasi yang ditunjukolehUniversitasNegeri Yogyakarta adalah SMK
Muhammadiyah 3 Klaten Tengah, Klaten.Kegiatan PPL merupakankegiatan yang
dilaksanakanolehmahasiswasebagaiwujudpengabdianmahasiswakepadasekolahata
ulembagamasyarakatsekaligusuntukmelatihmahasiswadalammenerapkanpengetah
uandankemampuan yang telahdimiliki.
Kegiatan yang dilakukanadalahobservasilingkunganpembelajaran,
kegiatanpraktikmengajar, pembuatan media pembelajaran, evaluasipembelajaran,
analisishasilevaluasi,
danpembuatanlaporansebagaikegiatanakhirdalamrangkaPraktikPengalamanLapan
gan di SMK Muhammadiyah 3 Klaten Tengah.Kegiatan PPL
dilaksanakanmulaitanggal 2 juli 2014 sampaidengan 14 September 2014 di SMK
Muhammadiyah 3 Klaten
Tengah.Selamapraktikmahasiswadiberikepercayaanuntukmengampukelas X
Administrasi, kelas XI AdministrasiPerkantoran, dan kelas XII
AdministrasiPerkantoran di bawahbimbinganBapak Heru Purnomo, SE.
Hasil yang diperolehdarikegiatan PPL
yaitumahasiswamendapatkanpengalamannyataberkaitandenganperencaan,
penyusunanperangkatpembelajaran, proses pembelajarandanpengelolaankelas.
Mahasiswatelahdapatmenerapkandanmengembangkanilmusertaketerampilan yang
dimilikisesuaidenganprodimasing-masing.Selainitu,
mahasiswajugamemperolehpengalamanfaktualmengenai proses
belajarmengajardankegiatanpersekolahanlainnya yang
selanjutnyasangatbergunabagipraktikanuntukmengembangkandirinyasebagai guru
dantenagapendidikn yang profesional, memilikinilai, sikap,
danpengetahuansertaketerampilan yang diperlukan
UPAYA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN MARPOYAN DAMAI DALAM MEMBINA PENYULUH AGAMA SEBAGAI DA’I
ABSTRAK
UPAYA KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN
MARPOYAN DAMAI DALAM MEMBINA
PENYULUH AGAMA SEBAGAI DA'L
Oleh : Ade Safitri
Penelitian ini dilakukan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Penyuluh agama sebagai pelaksana kegiatan penyiaran agama mempunyai peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan umat. Upaya merupakan dari manajemen, dimana upaya adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menghasilkan kinerja dan tindakan yang sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan. Penelitian ini membahas upaya Kantor Urusan Agama Kecamatan Marpoyan Damai dalam membin penyuluh agama sebagai Da'i. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data mencangkup observasi, wawancara, dan dokumentasi Informan penelitian ini berjumlah 5 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya Kantor Urusan Agama Kecamatan Marpoyan Damai dalam Membina penyuluh sebagai Da'i, yang pertama yaitu: Memberikan pelatihan kepada penyuluh agama untuk meningkatkan intelektual dan kreativitas penyuluh agama dalam keilmuan dan keterampilan sesuai perkembangan teknologi. Kedua, yaitu memberikan pembinaan untuk memberi bekal hidup spritual, Ketiga. memberikan motivasi kepada penyuluh agama menjadi insani yang bermanfaat untuk orang lain
Kata Kunci: Upaya, Kantor Urusan Agama, Membina, Da’
PERANAN PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI
ABSTRAK
PERANAN PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI
Oleh :
ADE SAFITRI
10411131013
Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peranan public
relations di dalam organisasi, 2) etika public relations dalam manjalankan
peranannya di dalam organisasi, 3) media-media yang digunakan public relations
dalam mejalankan peranannya untuk melaksanakan kegiatan kehumasan di dalam
organisasi.
Dalam penulisan tugas akhir ini, metode yang digunakan dalam
pemecahan masalah adalah metode deduktif yaitu cara menulis topik-topik
pembahasan yang digambarkan secara umum kemudian ditarik kesimpulan suatu
kesimpulan secara khusus. Sedangkan metode pengumpulan datanya dengan cara
mengumpulkan dan mengkaji sumber-sumber pustaka sesuai dengan
permasalahan yang dibahas, setelah itu menarik kesimpulan dari permasalahan
yang telah dibahas.
Hasil penulisan menunjukkan bahwa : 1) peranan public relations dalam
organisasi antara lain : sebagai perantara organisasi dengan publik, menjalin
hubungan baik antara organisasi dengan publik, menjalin kerja sama yang baik
dengan publik untuk meningkatkan keuntungan organisasi, mengevaluasi sikap
atau opini publik, mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi yang
berkaitan dengan kepentingan publiknya, merencanakan dan melaksanakan
penggiatan aktivitas public relations, membantu menetapkan serta memelihara
garis-garis komunikasi, memberi peringatan dini pada manajer untuk
mengantisipasi permasalahan, dan menjaga nama baik organisasi. 2) Etika public
relations dalam organisasi antara lain : menjalin komunikasi yang baik bagi
internal dan eksternal publik, menjaga etika keseharian dalam organisasi,
menguasai teknik dan cara penanggulangan kasus-kasus sehingga dapat
memberikan keputusan dan pertimbangan secara bijaksana, menyampaikan
informasi-informasi penting kepada anggota dan kelompok yang berkepentingan,
mengutamakan faktor kejujuran sebagai landasan utama, menghormati prinsip
rasa hormat terhadap nilai-nilai manusia, mengenal batas-batas moralitas
berdasarkan profesinya, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan. 3) Media
yang digunakan oleh PR antara lain : media cetak, broadcasting, kegiatankegiatan
khusus/special event, media diluar ruangan, pemberian sponsor, serta ciri
khas dan identita
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
