39 research outputs found
Perencanaan Teknis Struktur Underpass Achmad Yani-Jemur Sari Surabaya
Masalah kemacetan di persimpangan jalan Achmad Yani dan jemur Sari sudah semakin parah. Salah satu usaha untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat suatu altematif jalan raya yaitu dengan membuat underpass buat kendaraan yang berasal dari arah Sidomjo menuju Surabaya Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai perencanaan teknis saja dari underpass. Underpass dihitung kekuatan dan stabilitasnya dengan mengkonsiderasikan 2 metode pelaksanaan , yakni dengan TBM dan Cut and Cover Method. Penampang underpass menggunakan bentuk circular disesuaikan dengan bentuk Tunnel Boring Machine (I'BM) . Struktur lining underpass menggunakan sistem segmental precast. Sambungan arah melingkar menggunakan tipe knuckle dan arah memanjang menggnnakan tipe tongue and groove untuk underpass dengan metode TBM. Sedangkan untuk perencanaan metode Cut and Cover digunakan sambungan baut biasa Untuk perhitungan struktur digunakan program bantu SAP 2000. Cara Cut and Cover tidak bisa dilaksanakan pada lokasi dan di pergunakan cara TBM yang dimodifikasi dengan strauss sebagai pondasi
====================================================================================================================================
The problem of traffic jams at the intersection of Jalan Achmad Yani and Jemur Sari is getting worse. One effort to overcome this problem is to create an alternative highway, namely by creating an underpass for vehicles coming from Sidomjo to Surabaya. In this final project, the technical planning of the underpass is discussed. The strength and stability of the underpass is calculated by considering 2 implementation methods, namely the TBM and the Cut and Cover Method. The cross-section of the underpass uses a circular shape adapted to the shape of the Tunnel Boring Machine (I'BM). The underpass lining structure uses a segmental precast system. Connections in the circular direction use the knuckle type and in the longitudinal direction use the tongue and groove type for underpasses using the TBM method. Meanwhile, for planning the Cut and Cover method, ordinary bolt connections are used. For structural calculations, the SAP 2000 auxiliary program is used. The Cut and Cover method cannot be implemented on site and the modified TBM method is used with Strauss as the foundatio
Pengaruh Model Pembelajaran Plyometric dan Ball Feeling terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola Untuk usia 13-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) RIO Kabupaten Pamekasan
ABSTRAK Achmad Syaifullah. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Plyometric dan Ball Feeling terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola Untuk usia 13-15 Tahun di Sekolah Sepakbola (SSB) RIO Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. Hariyoko, M. Pd, (II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd Kata kunci: model pembelajaran, plyometric, ball feeling, keterampilan long pass sepakbola.Sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain dan salah satunya penjaga gawang. Dalam suatu permainan sepakbola, long pass bola merupakan salah satu teknik yang harus dimiliki karena mempunyai peranan penting dalam permainan sepakbola. Dalam proses latihan menunjukkan adanya masalah yaitu, kurangnya keterampilan long pass belum dikuasai dengan baik. Salah satu cara untuk meningkatkan adalah dengan menggunakan latihan plyometric.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran plyometric dan ball feeling terhadap hasil belajar keterampilan long pass sepakbola.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan sampel penelitian 30 siswa SSB RIO Kabupaten Pamekasan. Sampel dibagi dalam dua kelompok dengan cara ordinal pairing matching. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes long pass sepakbola.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian. Pertama, model pembelajaran plyometric memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan long pass siswa di SSB RIO Kabupaten Pamekasan (Fhitung 4,5>4,2 Ftabel). Kedua, model pembelajaran ball feeling tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan long pass siswa di SSB RIO Kabupaten Pamekasan (Fhitung 4,14,2 Ftabel).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa plyometric dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan long pass, karena latihan plyometric merupakan latihan yang mengandung unsur kecepatan kekuatan dan kelincahan sehingga keterampilan long pass dapat meningkat, hal itu terlihat bahwapembelajaran plyometric memberikan pengaruh yang lebih baik daripada ball feeling dalam upaya peningkatan keterampilan long pass sepakbola.Achmad Syaifullah. 2016. The Effect by Plyometric and Ball Feeling Exercise On Learning Outcome of Football Long Pass Skill for 13-15 years old Participants at Football School Pamekasan (SSB) RIO. Undergraduate Thesis, Department of Physical Education and Health, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Advisors: (I) Dr. Hariyoko, M. Pd,(II) Fahrial Amiq, S.Or, M.Pd Key Words: learning model, plyometric, ball feeling, football long pass skill.Football is a team game that consists of 11 players, and one of them plays as a goal keeper. In a football game, long pass is one skill that should be well mastered, because it has an important role. During the exercise, it was appeared a problem of lacking of long pas skill, for it has not been mastered well by the perticipants. On of the solution to overcome this problem is by applying plyometric exercise.The objective of this study was to investigate wethere or not there was an effect of using plometric and ball feeling on learning outcome of football long pass skill.The design of the study was experimental study which involved 30 student of RIO football school (SSB) in Pamekasan as the participants. The sample was divided into groups through ordinal pairing matching. Instrument used in this study was football long pass test.From the analysis of the data, obtained three conclusions on the outcome of the study. First, plyometric learning model provides a significant effect on long pass skill in soccer school students (SSB) RIO Pamekasan (Fcount 4.5> 4.2 Ftable). Second, the learning model of ball feeling did not leave a significant impact on long pass skill in soccer school students (SSB) RIO Pamekasan (Fcount 4.1 4.2 Ftable). From the study, it can be concluded that plyometric can be used to improve long pass skill, because plyometric learning that containts speed, strength, and agility. As it already obtaine from the study that plyometric learning gave better impact than ball feeling learning is improving football long pass skill.
PROSEDUR PELAYANAN ROOM SERVICE DI HOTEL KHAS SURABAYA
The purpose of writing this final project is to determine servicing room
service at the Khas Surabaya Hotel. The author, who also works as a waiter in the
food and beverage service department at the Khas Surabaya Hotel, observed the
room service procedures at the Khas Surabaya Hotel. The author can conclude
that the room service hotel the first step is to taking order, then preparation food,
beverage and equipment, and next is delivering the guest order to the room, and
the last is clear-up or cleaning dirty equipment from the room
Ekstraksi Astaxanthin Pada Udang Dengan Pelarut Diklorometana Menggunakan Enzim Protease Usus Ayam
Udang merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak diminati
karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan nilai ekonomisnya pada kegiatan ekspor.
Ekspor udang tahun 2015 ke Amerika Serikat mencapai 140,940 ton yang setara
dengan US$ 989.708.000. Pemanfaatan udang saat ini hanya sebagai sumber
pangan, kitin, protein dan juga campuran ransum ternak padahal didalam udang
memiliki senyawa aktif lain yang dapat dimanfaatkan kembali yakni astaxanthin.
Astaxanthin merupakan pigmen golongan karotenoid yang strukturnya mirip
dengan beta-karoten. Astaxanthin banyak ditemukan pada mikroalga, salmon dan
golongan krustacea dengan warna merah-oranye. Metode ekstraksi karotenoid telah
banyak dilakukan yakni dengan menggunakan pelarut organic dan hidrolisis secara
enzimatis. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan metode hidrolisis
secara enzimatis. Enzim yang digunakan adalah enzim jenis protease. Enzim
protease yang digunakan yakni enzim protease pada usus ayam. Usus ayam dipilih
karena selama ini pemanfaatan usus ayam hanya menjadi produk olahan makanan
dan juga limbah. Protease usus ayam sendiri memiliki aktivitas enzimatik sebesar
75 %. Proses hidrolisis ini dilakukan untuk memecah protein yang berikatan dengan
astaxanthin menjadi peptida pendek, sehingga astaxanthin dapat dilepaskan dari
matriks protein.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi pH dan waktu
inkubasi pada proses hidrolisis enzimatis udang terhadap persentase astaxanthin
yang terekstrak. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi tentang
pengolahan dan pemanfaatan usus ayam sebagai sumber protease sehingga mampu
meningkatkan nilai komoditi usus ayam, selain itu diharapkan penelitian ini mampu
memberikan pengetahuan tentang pengaruh variasi pH asam dan waktu inkubas selama proses hidrolisis secara enzimatis pada udang terhadap persentase
astaxanthin yang dihasilkan.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Desember 2018. Tempat
penelitian di Laboratorium Kimia Organik dan Laboratorium Kimia Analitik
Universitas Jember. Usus ayam yang digunakan pada penelitian ini adalah Usus
halus ayam dari ayam jenis pedaging berusia 40 hari yang diperoleh dari
pemotongan ayam di kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Sumbersari Jember.
Udang yang digunakan pada penelitian ini yakni keseluruhan bagian udang
vannamei yang diambil di Kec. Suboh Kabupaten Situbondo. Penelitian yang
dilakukan meliputi proses preparasi sampel bubur usus ayam, bubur udang, proses
inkubasi, dan analisis persentase astaxanthin yang terekstrak.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah pH dan waktu inkubasi
memberikan pengaruh terhadap persentase astaxanthin yang terekstrak. Persentase
astaxanthin yang terekstrak memiliki nilai yang berbeda-beda untuk setiap kondisi
pH dan waktu inkubasi. Nilai persentase astaxanthin yang terekstrak tertinggi pada
pH 2,5 dan waktu inkubasi 18 jam baik pada sampel (udang+usus) dan pada kontrol
udang. Proses degradasi protein pada penelitian ini terjadi akibat adanya aktivitas
enzim Cathepsin D yang bekerja optimal pada pH 2,5. Berdasarkan penelitian yang
dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa persentase astaxanthin yang terekstrak
selama hidrolisis secara enzimatis menggunakan protease usus ayam dipengaruhi
oleh pH dan lama waktu inkubasi saat proses degradasi berlangsung. Nilai pH
terbaik untuk proses hidrolisis secara enzimatis menggunakan protease usus ayam
yakni pada pH 2,
Pengaruh karakter eksekutif, karakteristik perusahaan dan sistem perpajakan terhadap penghindaran pajak: Studi pada perusahaan manufaktur bidang industri barang konsumsi di bursa efek Indonesia
INDONESIA:
Faktor yang mempengaruhi Penghindaran pajak yaitu Karakter Eksekutif, Karakteristik Perusahaan dan Sistem Perpajakan. Karakteristik Perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage dan profitabilitas. Penghindaran pajak merupakan usaha untuk mengurangi jumlah pajak dengan cara yang tidak melanggar peraturan perundang-undangan perpajakan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Karakter Eksekutif, Karakteristik Perusahaan dan Sistem Perpajakan Terhadap Penghindaran Pajakpada Perusahaan Manufaktur Bidang Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Objek Penelitian ini menggunakanPerusahaan Manufaktur Bidang Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015 sampel yang di gunakan berjumlah 21Perusahaan Manufaktur Bidang Industri Barang Konsumsi.Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi linier berganda dibantu dengan SPSS versi 16 for windows.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, variabel penelitian yang terdiri atas Karakter Eksekutif, Profitabilitas, Leverage dan Sistem Perpajakansecara bersama-sama (simultan) memiliki berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Hal ini terbukti kebenarannya yaitu dari nilai adjusted Rsquaresebesar 0,139 dengan uji F hitung sebesar 3,502 > Ftabel sebesar 2,17, maka keputusannya H0 ditolak dan Ha diterima. Secara parsial, variabel Karakter Eksekutif dan Leverage berpengaruh terhadap Penghindaran Pajak. Hal ini ditunjukkan dengan nilai masing-masing variabel bebas, yakni uji t hitung > t tabel dengan signifikansi 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak.
ENGLISH:
That affect the tax avoidance that is the character of the Executive, the characteristics of the company and the tax system. The characteristics of companies that are used in this research is the leverage and profitability. Tax avoidance is an effort to reduce the amount of taxes in a way that does not violate the regulations. The purpose of this study was to determine the role of Character Executives, Company Characteristics and Tax System to the Tax Avoidance on the Manufacturing Companies Sector of Consumer Goods listed on the Indonesia Stock Exchange.
The object of this study using the Manufacturing Companies Sector of Consumer Goods Industry Listed on the Indonesia Stock Exchange Year 2013-2015 samples used amounted to 21 Manufacturing companies Sector of Consumer Goods Industry. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The data analysis was using classic assumption test and multiple linear regression assisted with SPSS version 16 for Windows.
Based on the results of hypothesis testing, variable research consisting of an Executive Character, profitability, Leverage and tax system simultaneously (simultaneous) has a significant effect against tax avoidance. This is evident from the truth value of the adjusted R square of 0.139 with F-test countdown of 3.502 > Ftabel of 2.17, then his decision H0 is rejected and the Ha are received. Partially, variable Executive character and Leverage effect on tax avoidance. This is indicated by the value of each varaibel is free, i.e. test t calculate > t table with significance 0.05, then H0 is accepted and Ha was rejected
Pola komunikasi antar pimpinan dan karyawan Taman Kanak-kanak (TK) Harapan Bunda Surabaya
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dekskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi antara pimpinan dan karyawan Taman Kanak-kanak (TK) Harapan Bunda Surabaya. Penelitian ini dalam penggalian data menggunakan interview langsung oleh beberapa narasumber yang telah peneliti tunjuk, dan juga dilakukan secara pengamatan. Untuk memperkarya analisis dan impretasi data, penelitian ini di dukung dengan kajian teori-teori komunikasi yang berkaitan dengan penelitian. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa (1 ) pola komunikasi antara pimpinan dan karyawan Taman Kanak-kanak (TK) Harapan Bunda Surabaya. Pola komunikasi yang diterapkan di Taman- Kanak (TK) Harapan Bunda Surabaya meliputi komunikasi downword (ke bawah) dan komunikasi upword (ke atas). Dimat;ta komnikasi downword (ke bawah) meliputi informasi yang mengalir dari atasan bawahan dan komunikasi upword (ke atas) berupa informasi dari bawahan ke atasan. (2) dalam proses komunikasi antara pimpinan dan karyawan Taman Kanak-kanak (TK) Harapan Bunda Surabaya, pimpinan disini sebagai pemegang kunci dalam organisasi. Sehinggap segala bentuk informasi disampaikan langsung oleh pimpinan baik itu secara lisan maupun non lisan. Sehingga meminimalisir terjadinya miss communication (ke gagalan berkomunikasi) Jika komunikasi tersebut berlangsung dengan baik, maka kinerja dari karyawan dalam perusahaan akan meningkat. Dengan meningkatnya kinerja tersebut, pada akhirnya akan berpengaruh pada tercapainya produktivitas organisai dan keefektifan lingkungan kerja
PERENCANAAN PROTOTYPE PEMBATAS ARUS LISRTIK PADA USAHA TEMPAT KOS BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S52
ABSTRAK  Syaifullah, Agus. 2013. Perancangan Prototype Pembatas Arus Listrik Pada Usaha Tempat Kos berbasis Mikrokontroller AT89S52. Skripsi. Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kanjuruhan Malang. Pembimbing: F. Agus Priambodo, S.T, M.T. Kata Kunci : Mikrokontroller AT89S52, Pembatas Arus Listrik, Keypad, Buzzer, Relay. Penyewa kamar kos, dalam menjalankan aktifitasnya terkadang dapat mengakibatkan listrik pada rumah tersebut padam. Hal ini disebabkan karena arus listrik yang mengalir melebihi batas maksimal, sehingga MCB ( Miniature Circuit Breaker ) pada rumah tersebut mengalami trip. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis memberikan solusi dengan merancang prototype alat pembatas arus listrik pada masing - masing kamar yang berfungsi untuk memberikan batas arus maksimal yang masuk pada masing – masing kamar, sehingga dapat meminimalkan terjadinya trip pada rumah tersebut.Pada penelitian ini dilakukan, mikrokontroller yang digunakan adalah AT89S52 yang berfungsi untuk memproses data yang diinputkan lewat keypad. Buzzer akan memberikan peringatan apabila arus yang dipakai hampir melebihi batas arus listrik maksimal, dan relay akan memutus aliran listrik ke dalam kamar apabila arus yang dipakai melebihi batas arus maksimal. Sehingga perancangan prototype ini dapat meminimalkan terjadinya trip pada tempat kos. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa prototype dapat membaca arus yang mengalir dengan akurat pada rentang arus 1,2 Ampere sampai 3 Ampere. Sistem membuktikan bahwa alat pembatas arus listrik pada usaha tempat kos dengan berbasis mikrokontroler AT89S52 dapat memberikan peringatan dan memutus aliran listrik, apabila arus yang dipakai hampir melebihi batas arus maksimal.ABSTRACT The Tenant in doing their activities sometimes using electricity and it can lead to power outages in the house. This is because the electric current that flows exceeds the maximum limit, so the MCB (Miniature Circuit Breaker) on the experienced trip home. Based on these problems, the author provide a solution by designing a prototype electric current limiting devices on each room which serves to provide maximum current limit is entered on each room, so as to minimize the occurrence of the trip at home.In this research, the microcontroller that is used is AT89S52 to process the data entered via the keypad. Buzzer will give a warning if the current exceeds the limit used nearly the maximum electrical current, and the relay will cut off the electricity to the room that is used when the current exceeds the maximum current. So this prototype design can minimize the occurrence of trip on a boarding house.Based on the test results it can be concluded that the prototype can be read accurately the current flowing in the current range of 1.2 to 3 Ampere. The system proves that the electric current limiting withAT89S52 microcontroller-based devises can provide warning and cut off the electricity for boarding house, if the current which is used almost exceeds the maximum current. Keywords               : Microcontroller AT89S52, Limiting electric current, Keypad, Buzzer, Relay
PENGUKURAN KUALITAS PERANGKAT LUNAK MENGGUNAKAN METODE MCCALL PADA WEBSITE E-PROCUREMENT (STUDI KASUS PT.WAKABE INDONESIA GRESIK)
Perangkat lunak telah jadi kebutuhan pada tiap perusahaan pada masa kini. Kebutuhan perangkat lunak juga membantu proses kerja semakin mudah dan cepat namun dalam menguji perangkat lunak menjadi sebuah perihal signifikan pada penentuan kualitas software. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pengembangan fungsi perangkat lunak dan menguji kualitas perangkat lunak website e-procurement di PT.Wakabe Indonesia. Pengujian ini mempergunakan metode McCall yang mana perihal pengujiannya ialah faktor usability, integrity, efficiency, reliability, juga correctness. Penggunaan metode penelitian ini yakni melalui penyebaran kuesioner terhadap pengguna website e-procurement dengan muatan faktor yang menentukan kualitasnya perangkat lunak yang hendak dipergunakan. Sesuai dengan perolehan hasil kuesionernya melalui jawaban pengguna website e-procurement, masihlah ada sejumlah persentase sesudah diuji mencakup faktor correctness senilai 57,4%, faktor usability senilai 52,8%, faktor integrity senilai 46,2%, faktor reliability senilai 76,2%, faktor efficiemcy sebesar 74%. Dan keseluruhan hasil pengujian website e-procurement PT.Wakabe Indonesia mendapat hasil hasil sebesar 61% yang dimana website e-procurment termasuk dalam kategori baik
Pengaruh Analisis Jabatan, Tunjangan Kinerja dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai (pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang)
Tujuan penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui Dan Menganalisis analisis jabatan, tunjangan kinerja, dan kepemimpinan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 163 dan sampel yang diambil berjumlah 41 responden. Pengumpulan data melalui sebaran angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS Versi 16. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengujian pengujian data yang digunakan yaitu Uji validitas, uji reliabilitas uji asumsi kelasik, uji regresi linier berganda dan uji hipotesis.
Hasil analisis menunjukkan bahwa analisis jabatan, tunjangan kinerja dan kepemimpinan secara simultan memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai, secara parsial kepemimpinan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, akan tetapi analisis jabatan dan tunjangan kinerja memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai Kantor Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang.
Kata Kunci: Analisis jabatan, Tunjangan kinerja, Kepemimpinan dan Kinerja Pegawai
Perjanjian Jual Beli Kendaraan Bermotor Tanpa Adanya BPKB Karena Force Majeure
Pada saat ini kebutuhan masyarakat akan teknologi semakin meningkat.salah satu hal
yang paling terlihat adalah kebutuhan masyarakat dalam sektor alat transportasi.hampir
semua orang saat ini minimal memiliki satu kendaraan bermotor,ini membuktikan bahwa
kebutuhan masyarakat terhadap transportasi masih begitu tinggi.kendaraan bermotor juga
sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan aktifitas dan kendaraan bermotor juga
menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.dengan mempunyai kendaraan bermotor
sendiri,kebutuhan kendaraan bermotor yang semakin meningkat ini membuat banyak
masyarakat rela membeli kendaraan bermotor bekas atau membeli kendaraan bermotor
tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang disebut juga BPKB.
BPKB merupakan syarat terpenting untuk mengajukan kepemilikan suatu
kendaraan,sesuai UU No.22 1458Bermotor yang di terbitkan oleh kepolisian1.Di pasaran
banyak di jual kendaraan bermotor tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)
yang harganya lebih terjangkau,tetapi resikonya sangat besar.kendaraan bermotor tanpa
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) bisa jadi adalah kendaraan bermotor curian
atau kendaraan bermotor yang bermasalah, bisa juga kendaraan bermotor yang hilang
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dikarenakan hal yang tidak disengaja,
misalnya Banjir,kebakaran rumah (force majeure). Yang dimaksud force majeure adalah
suatu peristiwa yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan
sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pada klausa
force majeure memberikan perlindungan dan diberikan dari terhadap kerugian yang
disebabkan oleh kebakaran,banjir,gempa atau bencana alam lainnya
