42,778 research outputs found
Teologi Muhammad Zaini Abdul Ghani
Muhammad Zaini Abdul Ghani seorang tokoh ulama di Kalimatan Selatan
yang memiliki karisma sekaligus pengetahuan luas dan mendalam tentang ilmu
agama dalam menyampaikan ajaran-ajaran Islam termasuk teologi dan ajaran sifat
dua puluh. Muhammad Zaini Abdul Ghani mengkaitkan kajian tentang ketauhidan
dengan perilaku keberagaman, sehingga mudah diterima oleh masyarakat dalam
menyampaikan tentang ilmu ketauhidan. Pemahaman Muhammad Zaini Abdul
Ghani dapat dimasukan sebagai ulama pengikut al-Sanusi, karena melihat
pengajian dan pemahaman yang disampaikan sesuai kitab yang beliau bacakan
yaitu kitab “Sifat Dua Puluh” karangan Utsman bin Abdullah (Habib Utsman
Betawi). Figur Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan sosok ulama yang
memegang kuat akidah Ahlussunnah Wal Jama’ah. Ia mengajarkan prinsip-prinsip
dasar Islam yang mengedepankan pemahaman yang moderat dan menekankan
pentingnya persatuan umat.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui teologi Muhammad Zaini
Abdul Ghani dan ajaran sifat dua puluh yang disampaikan Muhammad Zaini Abdul
Ghani.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research)
dengan jenis penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk
menggambarkan fenomena secara detail. Teknik pengumpulan data yang
digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa
Teologi Muhammad Zaini Abdul Ghani lebih menekankan pengesaan Allah dalam
semua aspek kehidupan, termasuk af’al, asma’, sifat, dan Zat-Nya. Hal tersebut
dapat dilakukan dengan menuntut ilmu secara mendalam. Segala sesuatu yang
terjadi adalah kehendak Allah. Teologinya mengikuti Ahlusunnah Wal Jama’ah,
lebih condong kepada paham Asy’ariah, dengan dasar al-Quran, hadis, dan ijma’
ulama, tercermin dalam pembelajaran tentang tauhid dan sifat dua puluh. Adapun
ajaran sifat dua puluh Muhammad Zaini Abdul Ghani menekankan pemahaman
mendalam tentang sifat-sifat Allah yang wajib dan mustahil. Ia mengajarkan agar
jemaah selalu mengingat Allah dalam setiap aspek kehidupan, misalnya melalui
sholat dan berdoa
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (STUDI PENDIDIKAN AKHLAK DI MARTAPURA, KALIMANTAN SELATAN)
Abstract: This study uses qualitative method using biography approach which means the study of an individual by explaining the results of K.H Muhammad Zaini Abdul Ghani\u27s thoughts. Research findings about Islamic education thought. K. H. Muhammad Zaini Abdul Ghani include the purpose of Islamic education which means to really know Allah SWT, so always remembering Him in every situation. Then, educators mean people who change students to be better, the curriculum which is used related with experience outside of school as part of educational activities. Then the method used by K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani is an exemplary method, habituation, *bandongan*, demonstration, and question and answer method. While the works of KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani included Risalah al-Mubarakah, Manakib asy-syeikh Muhammad Samman al-Madani, Ar-risalat an nuraniyah fi syarh at-tawassulat as-sammaniyah, Nubzat min manaqib al imam al-masyhur bil ustadz al a \u27 zham Muhammad bin ali ba\u27alawi, Al-amdad fi Aurad Ahl Al-Widad, Manaqib Ash-Shaykh As-Sayyid Muhammad bin Abdul Qadir Al-Qadiri and Al-Fushul Al-Ilmiyah wa Al-Ushul Al-Hikamiyah.
Keywords: Thought, Islamic Education, K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani.Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan biografi yang berarti studi tentang seorang individual dengan memaparkan hasil pemikiran K.H.Muhammad Zaini Abdul Ghani. Temuan penelitian tentang pemikiran pendidikan Islam K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani meliputi tujuan pendidikan Islam yang berarti mengenal Allah SWT dengan sebenarnya, sehingga tidak lupa kepada-Nya pada setiap keadaan. Kemudian pendidik berarti orang yang merubah perilaku murid menjadi lebih baik, peserta didik, kurikulum yang digunakan adalah menyangkut pengalaman-pengalaman di luar sekolah sebagai bagian dari kegiatan pendidikan. Kemudian metode yang digunakan oleh K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani adalah metode keteladanan, pembiasaan, ceramah, bandongan demonstrasi, dan metode tanya jawab. Adapun karya-karya K.H.Muhammad Zaini Abdul Ghani antara lain Risalah al mubarakah, Manakib asy- syeikh Muhammad samman al-madani, Ar risalat an nuraniyah fi syarh at-tawassulat as-sammaniyah, Nubzat min manaqib al imam al-masyhur bil ustadz al a’zham Muhammad bin ali ba’alawi, Al-amdad fi Aurad Ahl Al-Widad, Manaqib Asy-Syaikh As-Sayyid Muhammad bin Abdul Qadir Al-Qadiri dan Al-Fushul Al-Ilmiyah wa Al-Ushul Al-Hikamiyah.
Kata Kunci : Pemikiran, Pendidikan Islam, K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani
K. H. Muhammad Zaini Abdul Ghani Martapura Kalimantan Selatan (telaah terhadap karisma dan peran sosial)
Disertasi ini menunjukkan bahwa K. H. Muhammad Zaini Abdul Gani adalah seorang ulama karismatik. Dia memiliki sejumlah kelebihan yang merupakan pemberian Tuhan. Seorang yang dikaruniai sifat adikodrati, adimanusiawi, serta mempunyai kualitas kepribadian yang luar biasa. Di samping sebagai pimpinan pengajian Sekumpul Martapura, sebagai guru tarikat Sammaniyyah, dia juga memiliki peran yang sangat luar biasa dalam mengembangkan sektor pendidikan, sosial dan ekonomi. Khusus di sektor ekonomi, dia berhasil mengembangkan usaha dengan membangun sebuah usaha yang dikenal dengan nama Al-Zahra. Selain itu, disertasi ini juga menunjukkan bahwa masyarakat di Martapura Kalimantan Selatan beragama Islam, dan hanya sedikit pemeluk agama lain. Kehidupan umat beragama baik intern dan antar umat sangat rukun. Masyarakat Martapura adalah masyarakat yang agamis, jumlah rumah ibadah masjid 315 buah, musala 29 buah, langgar 924 dan tempat ibadah agama lain 29 buah. Masjid terbesar adalah masjid Al-Karomah dan pesantren terbesar adalah Darussalam.xii, 271 hl
PERSUASI DALAM CERAMAH PENGAJIAN K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (PERSUASIVE IN ISLAMIC LECTURING KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI)
AbstractPersuasive In Islamic Lecturing KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani. The purpose of this study was to describe the use of form and persuasion techniques used in KH's recitation lectures. Zaini Abdul Ghani. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Data collection was carried out by interviewing the congregation and observing the recitation video. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the lectures of KH. Zaini Abdul Ghani applies forms and techniques of persuasion. KH. Zaini Abdul Ghani tries to attract, hope, and move the congregation as an application of persuasion. In the technique of persuasion KH. Zaini Abdul Ghani applies rationalization, knowing, suggestion, conformity, compensation, replacement, and estimation. The findings that the researchers found, KH. Zaini Abdul Ghani attracted the attention of the congregation who were dominated by presenting materials related to new or sensational things, presented in a simple language style, and always inserting humor. In addition, KH. Zaini Abdul Ghani also attracted the attention of the congregation by associating the material with actual, diverse sentence structures, using Banjar proverb quotes to explain the recitation material, including comparisons and examples, asking questions to the congregation, connecting with local events and figures, and teaching descriptions of events that will be happening. happen in the future. KH. Zaini Abdul Ghani in the recitation tries to make the congregation by presenting the material that is included with specific and concrete examples. The example given by KH. Zaini Abdul Ghani was not only conveyed through recitation, but also exemplified his practice in everyday life. In addition, in an effort to realize the congregation, KH. Zaini Abdul Ghani quotes books, hadiths, and interpretations of the holy verses of the Qur'an. In an effort to touch and move the congregation, KH. Zaini Abdul Ghani by finding and selecting material discussions that suit the wishes and needs of the congregation. The persuasion technique used is by conveying the material rationally, trying to direct the congregation, giving advice, positioning themselves such as, directing the congregation to act in accordance with the teachings of the Prophet, the congregation to prioritize and multiply worship, as well as describing future ideals.Keywords: persuasion, lecture, recitation. KH. Zaini Abdul Ghani, IslamicAbstrakPersuasi dalam Ceramah Pengajian KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penggunaan wujud dan teknik persuasi yang digunakan dalam ceramah pengajian KH. Zaini Abdul Ghani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara jamaah dan observasi video pengajian. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ceramah pengajian KH. Zaini Abdul Ghani menerapkan wujud dan teknik persuasi. KH. Zaini Abdul Ghani berusaha untuk menarik, meyakinkan, dan menggerakkan jamaah sebagai penerapan wujud persuasi. Pada teknik persuasi KH. Zaini Abdul Ghani menerapkan rasionalisasi, identifikasi, sugesti, konformitas, kompensasi, penggantian, dan proyeksi. Temuan yang peneliti temukan, KH. Zaini Abdul Ghani menarik perhatian jamaah didominasi dengan cara memaparkan materi-materi terkait hal-hal baru atau fakta sensasional, disajikan dengan gaya bahasa yang sederhana, dan selalu menyelipkan humor. Selain itu, KH. Zaini Abdul Ghani juga menarik perhatian jamaah dengan mengaitkan materi dengan peristiwa aktual, struktur kalimat yang beragam, menggunakan kutipan Peribahasa Banjar untuk menjelaskan materi pengajian, menyertakan perbandingan dan contoh, mengajukan rangkaian pertanyaan kepada jamaah, menghubungkan dengan peristiwa dan tokoh lokal, dan mengajarkan gambaran peristiwa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. KH. Zaini Abdul Ghani dalam pengajian berusaha untuk meyakinkan jamaah dengan cara memaparkan materi disertakan dengan contoh yang spesifik dan konkrit. Contoh yang diberikan KH. Zaini Abdul Ghani tak hanya disampaikan melalui pengajian, tetapi juga dicontohkan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dalam upaya untuk meyakinkan jamaah, KH. Zaini Abdul Ghani mengutip kitab, hadist, dan tafsir ayat suci Al-Qur’an.Sebagai upaya untuk menyentuh dan menggerakkan jamaah, KH. Zaini Abdul Ghani dengan cara menemukan dan memilih bahasan materi yang dikaitkan dengan keinginan dan kebutuhan jamaah. Teknik persuasi yang digunakan yakni dengan menyampaikan materi pengajian dengan rasional, berusaha mengaburkan konflik jamaah, memberikan nasihat, memposisikan diri seperti jamaah, mengarahkan jamaah untuk bertindak sesuai dengan ajaran Rasulullah, memotivasi jamaah untuk mengutamakan dan memperbanyak ibadah, serta memaparkan cita-cita untuk masa yang akan datang.Kata-kata kunci: persuasi, ceramah, pengajian. KH. Zaini Abdul Ghani, Isla
Pemahaman Akidah Menurut K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani : Telaah Terhadap Pengajian Sifat Dua Puluh
Masalah ini diangkat karena disinyalir sekarang ini orang banyak tidak mementingkan lagi nilai-nilai tauhid atau akidah.Selain itu juga banyak pengajian-pengajian yang menyimpang dari akidah Islam, karena lebih mementingkan nilai-nilai rohaniah hingga sampai kepaham yang menyimpang.Oleh sebab itu pentingnya masalah akidah diangkat kembali.
Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana pemahaman akidah menurut K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani terutama tentang kajian sifat dua puluh, dan bagaimana pemahaman kajian sifat dua puluh beliau dalam perspektif teologi Islam.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman akidah K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani terutama tentang kajian sifat dua puluh, dan untuk mengetahui pemahaman kajian sifat dua puluh beliau dalam perspektif teologi Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research).di mana yang sumber-sumber datanya diperoleh dari rekaman suara pengajian beliau, sejumlah bahan tulisan, buku-buku, dan lainnya.Kemudian data itu dianalisis dengan menggunakan metode deskriftif kualitatif.
K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani adalah seorang ulama kharismatik, yang dari segi keilmuan keagamaannya telah diakui oleh para ulama dan masyarakat khusunya di Kalimantan Selatan.Melihat dari silsilah, beliau merupakan salah satu keturunan dari seorang Ulama besar di Kalimantan Selatan yaitu Syekh Arsyad Al-Banjari.
Ajaran maupun pemahaman yang disampaikan oleh seorang ulama sangat berpengaruh terhadap keberagamaan masyarakat, apalagi jika ulama itu sudah diakui keilmuannya seperti K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani.Salah satu yang beliau ajarkan yaitu kajian tentang sifat dua puluh.Pemahaman kajian sifat dua puluh yang disampaikan beliau banyak dikaitkan dengan perilaku keberagamaan dan realitas kehidupan sehari-hari, sehingga mudah diterima oleh masyarakat, dalam menyampaikan pemahaman tentang sifat dua puluh tersebut.
Dalam perspektif teologi Islam, ajaran dan pemahaman yang beliau sampaikan mengenai sifat-sifat Tuhan, ini menyatakan bahwa beliau adalah seorang penganut aliran Asy’ariyah dan Maturidiyah. Namun, dengan melihat pembagian-pembagian sifat-sifat Tuhan dan sifat-sifat rasul yang beliau sampaikan, membuktikan bahwa beliau lebih kearah Al-Sanusi dan ulama pengikut Al-Sanusi, tetapi penjelasan yang beliau sampaikan juga banyak bermuatan nilai-nilai ilmu tasawuf, terutaman tasawuf akhlaqi dan tasawuf amali
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM K.H. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI (STUDI PENDIDIKAN AKHLAK DI MARTAPURA, KALIMANTAN SELATAN)
Abstract: This study uses qualitative method using biography approach which means the study of an individual by explaining the results of K.H Muhammad Zaini Abdul Ghani's thoughts. Research findings about Islamic education thought. K. H. Muhammad Zaini Abdul Ghani include the purpose of Islamic education which means to really know Allah SWT, so always remembering Him in every situation. Then, educators mean people who change students to be better, the curriculum which is used related with experience outside of school as part of educational activities. Then the method used by K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani is an exemplary method, habituation, *bandongan*, demonstration, and question and answer method. While the works of KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani included Risalah al-Mubarakah, Manakib asy-syeikh Muhammad Samman al-Madani, Ar-risalat an nuraniyah fi syarh at-tawassulat as-sammaniyah, Nubzat min manaqib al imam al-masyhur bil ustadz al a ' zham Muhammad bin ali ba'alawi, Al-amdad fi Aurad Ahl Al-Widad, Manaqib Ash-Shaykh As-Sayyid Muhammad bin Abdul Qadir Al-Qadiri and Al-Fushul Al-Ilmiyah wa Al-Ushul Al-Hikamiyah.
Keywords: Thought, Islamic Education, K.H. Muhammad Zaini Abdul Ghani
Kepercayaan Dan Perilaku Masyarakat Pejambuan Kecamatan Sungai Tabuk Berziarah Ke Makam K.H Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani
K.H Muhammad zaini bin Abdul Ghani merupakan salah satu ulama yang
terkenal dan memiliki pengaruh kuat di kalimantan selatan. Pada tahun 2005 bulan
7 tanggal 10 beliau wafat di sekumpul martapura, dan di makamkan didekat
mushalla Ar- Raudah, kelurahan sekumpul, kecamatan martapura kota. dimana
Saat beliau wafat banyak sekali orang yang ikut hadir di acara pemakaman beliau,
dan makam beliau sampai sekarang masih ramai dikunjingi orang banyak.
Oleh karena itu maka di buatlah penelitian ini dengan tujuan untuk
mengetahui Bagaimana kepercayaan berziarah ke makam K.H Muhammad Zaini
Bin Abdul Ghani dan Bagaimana perilaku pengunjung terhadap makam K.H
Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani.
Penelitian ini merupakan penelitian budaya dalam memahami peristiwa
yang terjadi pada masyarakat dengan menggunakan metode deskriptif yang
dilakukan penulis dalam mengumpulkan informasi lisan dan beberapa orang yang
mengetahui perilaku objek yang diamati secara langsung oleh penulis. Data yang
digunakan berupa data kualitatif dan diperoleh melalui studi lapangan. Adapun
pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Antropologi Agama.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa perilaku berziarah
ke makam K.H Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani yaitu membaca yasin, membaca
sholawat atau berdoa dan meletakkan kembang. Para pengunjung berperilaku
seperti ini karena adanya sebuah kepercayaan yakni menganggap makam K.H
Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani keramat dan mempunyai banyak keberkahan
di dalamnya. Masyarakat Pejambuan mempercayai berziarah ke makam K.H
Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani untuk melepas nazar, sebagai perantara agar
terkabulnya berbagai permohonan, sekedar berziarah biasa dan mengenal sejarah.
Adapun kepercayaan tersebut didorong oleh harapan akan terkabulnya hajat jika
berkunjung ke makam K.H Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani, berdasarkan saran
dari orang-orang terdahulu
Manajemen Penyelenggaraan Haul KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) Martapura Tahun 2020
Latar Belakang masalah ini bertolak dari adanya penyelenggaraan haul KH.
Muhammad Zaini Abdul Ghani yang pastinya dibutuhkan suatu pengaplikasian ilmu
manajemen yang tepat pada acara tersebut, mengingat antusiasme masyarakat yang
ikut serta dalam acara itu sangatlah banyak. Tujuan penelitian untuk mengetahui
manajemen penyelenggaraan haul KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani pada tahun
2020 dan faktor penunjang serta kendala yang ada pada penyelenggaraan tersebut.
Penelitian ini berfokus pada permasalahan manajemen penyelenggaraan haul KH.
Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) Martapura tahun 2020. Dalam
penelitian ini juga membahas faktor penunjang dan kendala yang dihadapi dalam
penyelenggaraan haul KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul)
Martapura tahun 2020. Jenis penelitian ialah penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, manajemen penyelenggaraan haul KH. Muhammad
Zaini Abdul Ghani tahun 2020 sudah cukup baik dan telah mengaplikasikan fungsi�fungsi manajemen yaitu adanya perencanaan yang matang, pengorganisasian yang
sesuai dalam pembagian tugas masing-masing, pelaksanaan dan pengawasan yang
tepat oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dalam penyelenggaraan haul Abah
Guru Sakumpul di Kota Martapura tersebut.. Ditemukan faktor pendukung manajemen
haul Abah Guru Sekumpul seperti faktor pendukung perencanaan; tersedianya
pasokan air dan listrik, keamanan, lahan parkir, penerangan, konsumsi, dan
perlengkapan medis. Pendukung pengorganisasian; pembagian tugas telah sesuai
dengan keahliannya. Pendukung pelaksanaan; berhasil menggerakkan organisasi
sesuai dengan rencana dan pembagian kerjanya masing-masing. Pendukung
pengawasan; pengawasan sudah sesuai dengan rencana sebelumnya, sumber daya
manusia digunakan secara efektif dan efisien. Kendala pada manajemen
penyelenggaraan haul diantaranya kendala perencanaan terdapat relawan berbeda
disetiap tahunnya yang baru melengkapi datanya ketika mendekati kegiatan haul,
kendala pengorganisasian tidak ada organisasi terstruktur acara haul, kendala
pelaksanaan ditemukan kemacetan dan rawan kecelakaan, dan kendala pengawasan
seperti kurangnya penginapan, serta sampah berserakan setelah acara selesa
Biografi dan peran KH.Muhammad Zaini Abdul Ghani tahun 1942-2005
Ulama merupakan tokoh yang begitu dihormati di masyarakat Martapura, Kalimantan Selatan. Salah satu tokoh ulama berpengaruh di kota dengan julukan Serambi Mekkah ini yaitu KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru) yang lahir sebagai penerus ke-8 dari Syeikh Muhammad Arsyad al-Banjari. Sebagai ulama besar, kehadiran beliau dalam dakwah Islam di wilayah Kalimantan Selatan turut memegang peran penting. Bahkan setelah kepergian beliau pengajian serta kegiatan keagamaan di Musholla ar-Raudah Sekumpul masih rutin dihadiri oleh umat muslim hingga saat ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan biografi KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani (1942-1988) serta untuk Menjelaskan peran KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani di masyarakat Martapura Kalimantan Selatan (1988-2005).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Sejarah, yang terbagi menjadi empat tahapan. Pertama, heuristik atau proses mencari sumber dan data; Kedua, kritik yaitu menyeleksi sumber berdasarkan keaslian dan kredibilitasnya baik secara internal maupun eksternal; Ketiga, interpretasi yaitu menafsirkan data yang diperoleh sehingga menjadi sebuah fakta sejarah; dan Keempat, historiografi yaitu penulisan ulang fakta-fakta yang didapat secara kronologis.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan salah satu ulama besar dari Martapura Kalimantan Selatan yang lahir pada 27 Muharram 1361 H. Ayahnya bernama Abdul Ghani dan ibunya Masliah. Latar belakang dan turunan keluarga KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani memiliki nasab langsung dengan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Sejak kecil beliau mendapatkan pendidikan agama dari keluarga, dilanjutkan dalam madrasah formal maupun menghadiri pengajian - pengajian. Sebagai ulama beliau memiliki peranan penting di masyarakat, terutama dalam membimbing masyarakat dalam ajaran Islam. Beliau melakukan aktivitas dakwah dimulai dari umur 25 tahun dan membangun tempat pengajian di Sekumpul yang diberi nama komplek ar – Raudhah. Seiring waktu pengajian yang diadakan beliau mulai meningkat pesat jam’ahnya, bahkan masih aktif berjalan dan ramai didatangi sampai saat ini
- …
