1,721,615 research outputs found

    PUASA SUNAT PADA HARI SABTUMENURUT PANDANGAN ABU ABDILLAH MUHAMMAD BIN IDRIS ASY-SYAFI’I DAN MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI

    Full text link
    Skripsi ini berjudul: PUASA SUNAT PADA HARI SABTU MENURUT PANDANGAN ABU ABDILLAH MUHAMMAD BIN IDRIS ASY-SYAFI’I DAN MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI. Adapun latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan pendapat tentang puasa sunah pada hari Sabtu itu, Syaikh Nashiruddin Al-Alb ny rahimahull hu berpendapat bahwa puasa sunat pada hari Sabtu hukumnya haram secara mutlak, sedangkan Imam Syafi’i rohimahullahu berpendapat bahwa puasa sunat pada hari Sabtu hukumnya makruh. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan bagaimana pandangan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani tentang hukum puasa sunat pada hari Sabtu dan bagaimana metode istinbath hukum yang digunakan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Sedangkan yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani tentang hukum puasa sunat pada hari Sabtu dan bagaimana metode istinbath hukum yang digunakan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al-Albani tentang hukum puasa sunah pada hari Sabtu dan untuk mengetahui bagaimana metode istinbath hukum yang digunakan Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i dan Muhammad Nashiruddin Al- Albani. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah library research. Sebagai data primer yaitu data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date, Data ini bersumber dari kitab-kitab karya kedua ulama tersebut, yaitu Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy- Syafi’i Kitab Al-Umm, Mazhab Imam Asy-Syafi’i Fi al-Ibadat Wa Adillatihah , Al-Majmu’ Syarhul Muhadzab, Nashiruddin Albani Tamam al-Minnah Fi Ta’liq ‘Ala Fiqh Sunnah, Irwa’ al-Ghalil, Tuntunan Fiqh Islam Syaikh Albani dan data sekunder yaitu data yang mendukung dan memperkuat data primer, selanjutnya dilakukan proses analisa dan interpretasi terhadap data-data tersebut sesuai dengan tujuan penelitian. Data ini bersumber dari lliteratur-literatur yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas. Antara lain adalah Sunan Abu Daud, Sunan al-Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, Musnad Ahmad bin Hanbal dan Sunan al-Dārimi, al-Qur‘an al-Karīm, kitab Fiqh Islam Wa Adillatuhu karya Wahbah Az-Zuhaili, Jarh wa Ta‘dil, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Iqtidha’u Shirathil Mustaqim Mukhalafata ashhabil Jamil, karya Imam al-Hafiz Syihabuddin Ahmad Ibn Ali Ibn Hajar al-Asqalāni dan lain-lain. Setelah data terkumpul, maka penulis menganalisis data dengan metode analisis data komparatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode induktif, deduktif, dan komparatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Imam Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i menghukumi makruh berpuasa sunat pada hari Sabtu, jika ia tidak mengkhususkannya dengan keyakinan bahwa ia memiliki keistimewaan. Akan tetapi jika berpuasa sunat pada hari Sabtu itu karena mengistimewakan hari Sabtu maka ia dihukumi haram. Pendapat ini muncul karena Imam Syafi’i mengkompromikan antara kelompok hadits yang melarang dan yang membolehkan.Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menghukumi haram secara mutlak berpuasa pada hari Sabtu. Hadits At-Tirmidzi shahih dan hadits Juwairiyah, Ummu Salamah, Abu Hurairah tidak kuat untuk digunakan sebagai pengkontradiksi hadits larangan. Karena tujuan yang diperoleh dari ketiga hadits tersebut adalah kebolehan berpuasa hari Sabtu, jika disertai puasa hari Jum’at dan kebolehan ini adalah sebagai penyerta, tidak berdiri sendiri. Kedua ulama tersebut sama-sama menggunakan metode bayani. Dikarenakan adanya dua kelompok hadits yang mukhtalif, yaitu: hadits yang melarang berpuasa pada hari Sabtu dan hadits yang membolehkan berpuasa pada hari Sabtu, Maka mereka berbeda cara pandang dalam menilai hadits tersebut. Imam Syafi’i menggunakan al-jam’u wa at-taufiq dan Syaikh Albani menggunakan tarjih bain al-Nushush

    NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKIDAH AKHLAK DALAM KITAB BURDAH KARYA IMAM SYARIFUDIN ABU ABDILLAH MUHAMMAD AL BUSYIRI DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH

    No full text
    ABSTRAK Azizah, Mufika Zahrotun. 2023. Nilai-nilai Pendidikan Akidah Akhlak dalam Kitab Burdah Karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dan Relevansinya dengan Materi Akidah Akhlak di Madrasah. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Fata Asyrofi Yahya, M.Pd.I. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Akidah Akhlak, Burdah, Madrasah Mata pelajaran Akidah Akhlak di madrasah merupakan salah satu cara menanamkan nilai-nilai kebaikan agama kepada peserta didik meliputi nilai-nilai akidah Islamiyah dan akhlakul karimah serta membentuk karakter terhadap peserta didik tersebut. Tujuan dari pendidikan akidah akhlak ini adalah agar peserta didik dapat memiliki karakter baik menurut agama Islam, baik itu bersikap kepada Allah swt, kepada diri sendiri, kepada orang lain, kepada alam serta lingkungan sekitar, bahkan kepada bangsa dan tanah air. Oleh sebab itu, dengan mempelajari dan menggali nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terkandung di dalam kitab Burdah diharapkan mampu memberikan khazanah keilmuan terhadap materi-materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan nilai-nilai pendidikan akidah yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (2) menjelaskan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (3) Untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dengan materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kajian kepustakaan atau library research dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Analisis data yang dipakai adalah analisis isi (Content analysis). Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasikan data, menjabarkan, menyusun kedalam pola, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah terdiri dari: (1) pendidikan akidah: iman kepada malaikat, iman kepada kita-kitab Allah, iman kepada Rasul, iman kepada Malaikat, iman kepada hari kiamat, iman kepada qodo dan qodar. (2) pendidikan akhlak: taqwa, taubat, sabar, tawakal, syukur, ‘iffah, tawaḍu’, nafsu, akhlak yang baik, dermawan, ukhuwah, optimis. (3) Nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah relevan dengan materi Akidah Akhlak di Madrasah meliputi: Materi iman kepada malaikat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada kitab-kitab Allah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada Rasul kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada hari kiamat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi taqwa tidak ada di buku Madrasah Aliyah, materi taubat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi sabar kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawakal kelas 10 Madrasah Aliyah, materi syukur kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iffah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawadhu’ kelas 10 Madrasah Aliyah, materi ukhuwah kelas 12 Madrasah Aliyah, materi optimis kelas 10 Madrasah Aliyah, materi Berakhlak yang Baik kelas 10, 11, 12

    ..(FILE TDK DAPAT DIAKSES, UPLOAD ULANG)..NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKIDAH AKHLAK DALAM KITAB BURDAH KARYA IMAM SYARIFUDIN ABU ABDILLAH MUHAMMAD AL BUSYIRI DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH

    No full text
    ABSTRAK Azizah, Mufika Zahrotun. 2023. Nilai-nilai Pendidikan Akidah Akhlak dalam Kitab Burdah Karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dan Relevansinya dengan Materi Akidah Akhlak di Madrasah. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Fata Asyrofi Yahya, M.Pd.I. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Akidah Akhlak, Burdah, Madrasah Mata pelajaran Akidah Akhlak di madrasah merupakan salah satu cara menanamkan nilai-nilai kebaikan agama kepada peserta didik meliputi nilai-nilai akidah Islamiyah dan akhlakul karimah serta membentuk karakter terhadap peserta didik tersebut. Tujuan dari pendidikan akidah akhlak ini adalah agar peserta didik dapat memiliki karakter baik menurut agama Islam, baik itu bersikap kepada Allah swt, kepada diri sendiri, kepada orang lain, kepada alam serta lingkungan sekitar, bahkan kepada bangsa dan tanah air. Oleh sebab itu, dengan mempelajari dan menggali nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terkandung di dalam kitab Burdah diharapkan mampu memberikan khazanah keilmuan terhadap materi-materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan nilai-nilai pendidikan akidah yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (2) menjelaskan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (3) Untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dengan materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kajian kepustakaan atau library research dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Analisis data yang dipakai adalah analisis isi (Content analysis). Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasikan data, menjabarkan, menyusun kedalam pola, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah terdiri dari: (1) pendidikan akidah: iman kepada malaikat, iman kepada kita-kitab Allah, iman kepada Rasul, iman kepada Malaikat, iman kepada hari kiamat, iman kepada qodo dan qodar. (2) pendidikan akhlak: taqwa, taubat, sabar, tawakal, syukur, ‘iffah, tawaḍu’, nafsu, akhlak yang baik, dermawan, ukhuwah, optimis. (3) Nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah relevan dengan materi Akidah Akhlak di Madrasah meliputi: Materi iman kepada malaikat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada kitab-kitab Allah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada Rasul kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada hari kiamat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi taqwa tidak ada di buku Madrasah Aliyah, materi taubat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi sabar kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawakal kelas 10 Madrasah Aliyah, materi syukur kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iffah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawadhu’ kelas 10 Madrasah Aliyah, materi ukhuwah kelas 12 Madrasah Aliyah, materi optimis kelas 10 Madrasah Aliyah, materi Berakhlak yang Baik kelas 10, 11, 12

    Konsep Etika Guru Perspektif Al-Bukhari; Studi Atas Kitab Sahih Al-Bukhari Karya Abu ‘Abdillah Muhammad Bin Ismail Al-Bukhari

    No full text
    The Concept of Teacher Ethics in Al-Bukhari's Perspective; Study of the Book of Sahih al-Bukhari by Abu 'Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari. This paper aims to discuss study of hadist about the concept of ideal teacher offered by Muhammad bin Ismail al-Bukhari in his book, Shahih al-Bukhari, and also relevant to the professionalism of Islamic Education Teacher in basic constitusion about teacher and lecturer No. 14 Tahun 2005. The method used is library research by applying content analysis technique in discussion of teacher's etihc in al-Bukhari's perspective. And the conclusion in this paper tahat is a teacher must have nature of sincerity, knowledge, concern, compassion, pay attention to student, patient, fair, no discriminating and responsible. Ant this relevant to the professionalism of Islamic education teacher

    ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, PERBAIKI LAYOUT DAFTAR PUSTAKA SEHINGGA TIDAK JADI SATU DENGAN RIWAYAT HIDUP, TIDAK DIPERKENANKAN MENAMBAHKAN WATERMARK WPS OFFICE PADA FILE SKRIPSI, UPLOAD ULANG)..NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKIDAH AKHLAK DALAM KITAB BURDAH KARYA IMAM SYARIFUDIN ABU ABDILLAH MUHAMMAD AL BUSYIRI DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH

    No full text
    ABSTRAK Azizah, Mufika Zahrotun. 2023. Nilai-nilai Pendidikan Akidah Akhlak dalam Kitab Burdah Karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dan Relevansinya dengan Materi Akidah Akhlak di Madrasah. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Fata Asyrofi Yahya, M.Pd.I. Kata Kunci: Nilai Pendidikan Akidah Akhlak, Burdah, Madrasah Mata pelajaran Akidah Akhlak di madrasah merupakan salah satu cara menanamkan nilai-nilai kebaikan agama kepada peserta didik meliputi nilai-nilai akidah Islamiyah dan akhlakul karimah serta membentuk karakter terhadap peserta didik tersebut. Tujuan dari pendidikan akidah akhlak ini adalah agar peserta didik dapat memiliki karakter baik menurut agama Islam, baik itu bersikap kepada Allah swt, kepada diri sendiri, kepada orang lain, kepada alam serta lingkungan sekitar, bahkan kepada bangsa dan tanah air. Oleh sebab itu, dengan mempelajari dan menggali nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terkandung di dalam kitab Burdah diharapkan mampu memberikan khazanah keilmuan terhadap materi-materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan nilai-nilai pendidikan akidah yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (2) menjelaskan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri, (3) Untuk mengetahui relevansi nilai-nilai pendidikan akidah akhlak yang terdapat dalam kitab Burdah karya Imam Syarifudin Abu Abdillah Muhammad Al Busyiri dengan materi Akidah Akhlak di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kajian kepustakaan atau library research dengan menggunakan teknik pengumpulan data dokumentasi. Analisis data yang dipakai adalah analisis isi (Content analysis). Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasikan data, menjabarkan, menyusun kedalam pola, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah terdiri dari: (1) pendidikan akidah: iman kepada malaikat, iman kepada kita-kitab Allah, iman kepada Rasul, iman kepada Malaikat, iman kepada hari kiamat, iman kepada qodo dan qodar. (2) pendidikan akhlak: taqwa, taubat, sabar, tawakal, syukur, ‘iffah, tawaḍu’, nafsu, akhlak yang baik, dermawan, ukhuwah, optimis. (3) Nilai-nilai pendidikan akidah akhlak dalam kitab Burdah relevan dengan materi Akidah Akhlak di Madrasah meliputi: Materi iman kepada malaikat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada kitab-kitab Allah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada Rasul kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iman kepada hari kiamat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi taqwa tidak ada di buku Madrasah Aliyah, materi taubat kelas 10 Madrasah Aliyah, materi sabar kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawakal kelas 10 Madrasah Aliyah, materi syukur kelas 10 Madrasah Aliyah, materi iffah kelas 10 Madrasah Aliyah, materi tawadhu’ kelas 10 Madrasah Aliyah, materi ukhuwah kelas 12 Madrasah Aliyah, materi optimis kelas 10 Madrasah Aliyah, materi Berakhlak yang Baik kelas 10, 11, 12
    corecore