139 research outputs found
ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL RENTANG KISAH KARYA GITA SAVITRI DEVI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
ABSTRAK
Ayuningtyas, Dinda 2025. Karakter Tokoh Utama Pada Novel Rentang Kisah Karya Gita Savitri Devi dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing I : Dr. Tri Mulyono, M.Pd.
Pembimbing II : Afsun Aulia Nirmala, M.Pd.
Kata kunci: Karakter tokoh utama, novel, implikasi pembelajaran
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakter tokoh utama pada novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi dan implikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Sumber data pada penelitian ini adalah Novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi dengan tebal halaman 208.
Menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Wujud data berupa kalimat-kalimat atau kutipan yang menggambarkan karakter tokoh utama pada novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi literatur. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi peneliti menemukan 17 data jenis karakter dengan menggunakan teori karakter Santo Budiono dalam buku Karakter Menentukan Masa Depan Bangsa (2018:109-110). Dari data tabel dapat diketahui, bahwa setelah melihat data-data dari karakter tokoh utama novel Rentang Kisah yaitu memiliki karakter kejujuran, karakter keberanian, karakter tanggung jawab, karakter disiplin, dan karakter berbagi/sharing. Jika menggunakan angka dapat dipersentasekan karakter kejujuran 23%, karakter keberanian 30%, karakter tanggung jawab 18%, karakter disiplin 6%, dan karakter berbagi/sharing 23%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa karakter yang paling menonjol dari tokoh utama adalah karakter keberanian. Hasil penelitian diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XII yang divariasi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) pada KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel.
ABSTRACT
Ayuningtyas, Dinda 2025. Characters of the Main Characters in the Novel Range of Stories by Gita Savitri Devi and Their Implications for Indonesian Language Learning in High School Thesis, Indonesian Language and Literature Education Study Program. Faculty of Teacher Training and Education. Pancasakti University Tegal.
First Advisor : Dr. Tri Mulyono, M.Pd.
Second Advisor : Afsun Aulia Nirmala, M.Pd.
Keywords: Main characters, novel, learning implications
The aim of this research is to analyze the character of the main character in the novel Rentang Stories by Gita Savitri Devi and the implications for Indonesian language learning in high school. The data source in this research is the novel Rentang Tales by Gita Savitri Devi with a thickness of 208 pages.
Using a qualitative descriptive approach method. The data is in the form of sentences or quotes that describe the character of the main character in the novel Rentang Kisah by Gita Savitri Devi. The data collection technique uses literature study techniques. The data analysis technique uses content analysis techniques.
The results of the research show that in the novel Rentang Tales by Gita Savitri Devi, researchers found 17 data on character types using Santo Budiono's character theory in the book Character Determines the Nation's Future (2018:109-110). From the table data, it can be seen that after looking at the data on the characters of the main character of the novel Rentang Story, they have the character of honesty, the character of courage, the character of responsibility, the character of discipline, and the character of sharing. If you use numbers, the percentage of honesty character can be 23%, courage character 30%, responsibility character 18%, discipline character 6%, and sharing character 23%. The results of this research prove that the most prominent character of the main character is the character of courage. The research results have implications for class XII Indonesian language learning which are varied as teaching materials for the Merdeka Curriculum which are adapted to Learning Achievements (CP) in KD 3.9 Analyzing the content and language of the novel
Peran Budaya Populer sebagai Soft Power Bagi Negara di Asia Timur
Seiring berkembangnya zaman, setiap negara tidak hanya mengandalkan kekuatan militer dan ekonominya saja untuk mencapai kepentingan nasionalnya, melainkan budaya pun kemudian menjadi kekuatan baru untuk setiap negara, termasuk negara-negara di wilayah Asia Timur. Kemunculan budaya sebagai soft power ini kemudian menjadi penanda terhadap adanya optimalisasi diplomasi sebagai upaya dalam mencegah terjadinya konflik. Sehingga tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai bagaimana budaya populer dari Asia Timur berperan sebagai soft power bagi setiap negara asalnya. Interaksi masyarakat dunia yang semakin mudah pun membuat proses transmisi budaya dari Asia Timur ini kemudian menjadi lebih mudah diterima oleh masyarakat dunia. Dan dalam tulisan ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif yang mampu menggambarkan suatu peristiwa secara detail dan mampu menjawab rumusan masalah yang meminta eksplanasi. Karena kemudian ditemukan kenyataan bahwa budaya merupakan konsep yang terekonstruksi. Hal ini dikarenakan budaya telah memberikan citra yang positif bagi negara-negara di Asia Timur di mata dunia. Sehingga kemudian tidak mengherankan apabila berbagai budaya populer menjadi bagian dari globalisasi yang muncul sebagai kekuatan baru bagi negara-negara di kawasan Asia Timur
Proses Kerja Fotografer di Media Online CNNIndonesia.com
Survei membuktikan 94% dari total rata-rata view tertarik pada konten yang berisikan kompilasi gambar. Hal tersebut membuktikan bahwa karya foto lebih mudah memikat perhatian dibandingkan dengan teks. Di dalam portal berita online seperti CNNIndonesia.com, peran foto jurnalistik menjadi lebih penting, terutama dengan adanya konten yang disajikan secara khusus untuk foto jurnalistik yaitu kanal âFOTOâ dan konten artikel yang selalu dilengkapi foto sebagai gambaran visual yang hendak disampaikan penulis. Di sini pentingnya peran fotografer sebagai penghasil foto khususnya foto jurnalistik di dalam media online. CNNIndonesia.com hadir sebagai salah satu media online yang terus memberikan kabar terkini lewat 11 rubrikasi yang beragam dan dapat diakses dimana saja, kapan saja. Grafis, foto, dan video menjadi media penyampaian sekaligus pelengkap berita. Melalui praktek kerja magang penulis mendapatkan banyak pengalaman dan tentunya ilmu yang dapat membantu penulis dalam bersaing di dunia kerja. Seperti bagaimana menghasilkan foto jurnalistik yang sesuai dengan kaidah-kaidah fotografi, cara meliput yang efisien, hingga cara mengolah foto agar layak dipublikasikan. Hal ini menjadi ilmu yang penulis dapat dalam mempelajari peran seorang fotografer di dalam sebuah media online CNNIndonesia.com
Pengelolaan Arsip Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan
Perkembangan teknologi semakin menuntut pentingnya informasi bagi setiap organisasi, baik organisasi pemerintah atau pun organisasi swasta. Karena pada dasarnya seluruh kegiatan organisasi membutuhkan informasi sebagai pendukung proses kerja administrasi dan pelaksanaan fungsi manajemen. Salah satu sumber informasi yang dapat menunjang kegiatan administrasi adalah arsip. Sebagai rekaman dari seluruh informasi aktivitas organisasi, arsip bukan hanya sekedar hasil dari kegiatan organisasi, arsip diterima dan diciptakan oleh organisasi dalam rangka pelaksanaan kegiatan dan disimpan sebagai bukti dalam kebijakan aktivitasnya (Sedarmayanti, 2003:20).
Barthos (2007:1) menyatakan bahwa: Arsip (record) yang dalam istilah bahasa Indonesia ada yang menyebutkan sebagai “warkat”, pada pokoknya dapat diberikan pengertian sebagai setiap catatan tertulis baik dalam bentuk ataupun gambar bagan yang memuat keterangan-keterangan mengenai sesuatu subyek (pokok persoalan) ataupun peristiwa yang dibuat orang untuk membantu daya ingatan orang itu pula.Kertas Karya Diplom
Evaluasi Pelaksanaan Proyek Konstruksi Hotel Swissbell Express Cilegon Menggunakan Metode Critical Path Method (CPM) Berbantu Python
Analisis Kesulitan Belajar Menulis Permulaan Pada Siswa Kelas III C SDN Harapan Baru 02
Tujuan pendidikan nasional bisa tercapai melalui peningkatan mutu,
pemerataan, efisiensi penyelenggaraan pendidikan, dan demokratisasi pendidikan.
Kegiatan belajar mengajar di sekolah sedikit terganggu dengan adanya virus covid-
19, bagi seluruh warga Indonesia penutupan sekolah tidak bisa dihindari. Tetapi
semua tidak berjalan dengan apa yang diharapkan. Peneliti ingin mengetahui dan
mengidentifikasi apa saja kesulitan menulis permulaan pada siswa kelas III C SDN
Harapan Baru 02 dan apa saja faktor penghambat menulis permulaan, maka peneliti
menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus terhadap
siswa kelas III C SDN Harapan Baru 02.
Kesulitan yang sering dialami oleh yaitu seperti penggunaan huruf besar,
kesulitan yang selanjutnya yaitu antara huruf satu dengan huruf yang lain masih
terdapat jarak, kesulitan selanjutnya siswa sering sekali menulis dengan huruf yang
sering kali hilang/ terbalik (tidak lengkap). Kesulitan siswa selanjutnya yaitu pada
tulisan siswa tidak ada jarak antar kata. Selanjutnya yaitu ukuran tulisan yang
proposional. Faktor siswa menjadi kesulitan dalam menulis seperti proses
pembelajaran daring faktor orang tua yang sibuk bekerja, orang tua yang
mempunyai pendidikan rendah dan faktor ekonomi yang rendah. Kesulitan siswa
dalam menulis permulaan akan membawa pengaruh ke setiap pelajaran.
Berdasarkan hasil wawancara dokumentasi dan observasi diketahui bahwa 3
siswa kelas III C mengalami kesulitan menulis permulaan, faktor yang
menyebabkan kesulitan menulis permulaan yang paling berpengaruh adalah proses
pembelajaran daring, kesulitan menulis permulaan juga dapat berpengaruh terhadap
nilai keseluruhan siswa kelas III C
Kata kunci, kesulitan menulis permulaan, faktor pengambat menulis permul
INDONESIA’S RESPONSES TOWARDS ROHINGYA REFUGEES: POLITICAL PERSPECTIVE
Rohingya refugees, originating from Myanmar, face significant challenges in Southeast Asia due to official non-recognition and systemic discrimination. Many seek refuge in neighboring countries like Indonesia. Employing qualitative research methods and an extensive literature review, this study investigates Indonesia’s responses to the Rohingya crisis from a political perspective. Additionally, building upon conflict resolution theory, it emphasizes the importance of dialogue, mediation, and compromise in addressing intricate crises. Furthermore, it explores concepts such as humanitarian diplomacy and regionalism, elucidating Indonesia’s role within ASEAN-led mechanisms. The research reveals key findings, showing Indonesia’s active participation in diplomatic initiatives addressing the Rohingya crisis, both bilaterally and within multilateral forums. Indonesia’s policy stances reflect a commitment to humanitarian principles and regional stability, emphasizing the protection of Rohingya rights. As a prominent member of ASEAN, Indonesia has leveraged regional platforms to advocate for collective action and effectively address the Rohingya crisis. This research sheds light on Indonesia’s role in addressing one of Southeast Asia’s most pressing humanitarian challenges, underscoring the importance of regional cooperation in finding sustainable solutions
Pengungsi
Karya dalam bentuk buku foto dengan judul �Pengungsi� berangkat dari fenomena sosial terkait adanya pengungsi dan pencari suaka yang singgah di Indonesia. Adanya pengungsi yang menetap saat ini tidak sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Buku foto ini menggambarkan apa yang terjadi kepada para pengungsi maupun pencari suaka dan bagaimana pentingnya pendidikan dijunjung tinggi saat mereka menunggu status hukumnya. Melalui cerita yang disajikan, buku foto ini menggambarkan situasi kemanusiaan yang terjadi. Produksi liputan ini memakan waktu selama dua bulan di daerah Cisarua, Jawa Barat. Proses peliputan berfokus pada isu pendidikan sebagai Hak Asasi Manusia, sekalipun mereka pengungsi ataupun pencari suaka. Hasil peliputan dibuat dengan konsep buku foto karena belum ada buku foto berbahasa Indonesia yang secara khusus merekam perisitwa kemanusiaan salah satunya tentang pendidikan untuk pengungsi. Buku foto ini juga menerapkan konsep Foto Cerita dengan bentuk naratif, dimana foto disusun secara runtut dan menciptakan sebuah cerita sesuai dengan kronologis. Karya ini memiliki nilai human interest karena membahas tentang isu kemanusiaan. Buku ini juga dilengkapi dengan penataan letak yang sederhana dan efektif. Dan nilai kebaruan yang diterapkan dalam bentuk produksi liputan. Oleh karena itu, karya buku foto ini menganut nilai kebaruan dan human interest
AKTIVITAS PERSONAL SELLING PRODUK PERBANKAN BTPN JENIUS DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH
Personal selling dalam dunia perbankan memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan jumlah nasabah. Personal selling adalah kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan secara langsung antara tenaga penjual dengan konsumen yang bertujuan untuk memberikan informasi terkait produknya, sehingga konsumen tertarik untuk menggunakan produk tersebut. Keberhasilan ini ditentukan pada pesan yang efektif dan daya tarik pesan yang kredibilitas dalam penyampain pesan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas personal selling yang dilakukan produk Perbankan BTPN Jenius dalam meningkatkan jumlah nasabah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pelaksanaan personal selling menurut (Hermawan, 2012). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma post positivisme. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk Jenius dalam perencanaan aktivitas personal selling menentukan lokasi wilayah personal selling terlebih dahulu. Adapun sebelum menjalankan personal selling, Jenius selalu mencari tau kekurangan dan kelebihan dari perbankan lain. Kemudian dalam pelaksanaan Jenius melakukan semua dari aktivitas personal selling menurut teori yang digunakan dalam penelitian ini. Aktivitas tersebut dilakukan dengan agresif dan aktif. Sedangkan pada evaluasi, Jenius selalu melakukan check on daily basis dan selalu menggunakan dua cara yang ditunjukkan untuk target yang berbeda, yang mana nantinya akan dipilih dari dua cara tersebut yang paling attraction.
Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Nasabah, Perbankan, Personal Sellin
STUDI LITERATUR ANALISIS PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN FUTSAL TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING
ABSTRAK
Alviyan Dinda Kartika (1600089) Skripsi: Studi Literatur Analisis Penerapan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Permainan Futsal terhadap Kemampuan Problem Solving. Skripsi ini dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Tite Juliantine, M,Pd dan Bapak Asep Sumpena, M.Pd Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia 2020.
Kemampuan memecahkan masalah (Problem Solving) pada siswa seringkali menjadi sebuah hal yang krusial dalam pembelajaran, untuk kembali mengasah kemampuan Problem Solving hendaknya seorang guru harus pandai dalam menggunakan model dan media pembelajaran yang tepat. Penerapan model cooperative learning merupakan model yang menitik beratkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, model cooperative learning akan menempatkan siswa pada situasi harus bekerja sama untuk berfikir kritis dalam setiap permasalahan yang diberikan. Pendidikan jasmani tentunya tidak akan terlepas dari materi yang akan di ajarkan, materi pembelajaran permainan futsal merupakan salah satu materi yang cukup sistematis dalam menunjang model cooperative learning dalam menjadikan pembelajaran yang lebih efektif. penerapan Model cooperative learning dalam pembelajaran permainan futsal bisa digunakan bisa mengarahkan kepada situasi permasalahan yang sistematis untuk melihat kemampuan pemecahan masalah (Problem Solving) dengan meneliti melalui studi literatur menggunakan literatur dari sumber jurnal yang ditemukan dari situs jurnal internasional dan nasional, setelah menemukan jurnal yang mencakup dan sesuai kriteria inklusi dengan penelitian penulis, lalu dibuat sebuah matriks yang meliputi nama dan tahun penulis, hasil penelitian, dan hasil penting yang dapat dipakai penulis.setelah itu hasil dari studi literatur akan di analisis oleh penulis dan disesuaikan dengan indikator yang ada dalam kemampuan Problem Solving.
Kata Kunci : Cooperative Learning, Problem Solving, Pembelajaran Permainan Futsal.
ABSTRACT
Alviyan Dinda Kartika (1600089) Literature Study Analysis of Cooperative Learning Model Application in Learning Futsal Game on Problem Solving. Under the guidance of Hj. Tite Juliantine, M,Pd and Bapak Asep Sumpena, M.Pd Health and Recreation Physical Education Study Program, Faculty of Sports and Health Education, Indonesian University of Education, 2020.
The ability to solve problems (Problem Solving) on students is often a crucial thing in learning, to re-hone the ability of Problem Solving should a teacher must be clever in using the appropriate learning models and media. The application of the cooperative learning model is a model that emphasizes student-centered learning, the cooperative learning model will place students in situations that they have to work together to think critically in any given problem. Physical education certainly will not be separated from the material to be taught, futsal game learning material is one of the material that is quite systematic in supporting cooperative learning model in making learning for making effective. The application of cooperative learning model in futsal game learning can be used to lead to systematic problem situations to see the problem solving ability (Problem Solving) by researching through literature studies from journal sources found from international and national journal sites, after finding journals that are cover and relevant with the author's research, then a matrix is made which includes the name and year of the author, the results of the study, and important results that can be used by the author. After that, the results of the literature study will be analyzed by the author and adjusted to the indicators that exist in the ability of Problem Solving .
Keyword: Problem Solving, Cooperative Learning, Futsal game learnin
- …
