1,720,963 research outputs found

    OCCULT INFECTION PADA ANAK SETELAH 10 TAHUN MENDAPAT IMUNISASI HEPATITIS B

    No full text
    Latar belakang Occult hepatitis B infection (OBI) adalah suatu keadaan ditemukannya deoxyribose-nucleic acid (DNA) VHB pada pemeriksaan HBsAg negatif. OBI sering diartikan sebagai replikasi virus yang rendah atau ditemukannya mutasi pada epitop α gen S pada asam amino 124-147. Mutasi pada gen S dapat terjadi pada preS1/preS2/S. Mutasi pada preS2/S menyebabkan sekresi HBsAg menurun sehingga kadar HBsAg dalam serum terlalu rendah sehingga hal ini merupakan penyebab tidak terdeteksinya HBsAg. Virus hepatitis B cenderung mengalami mutasi karena tidak memiliki sistem koreksi saat replikasi karena tidak adanya 3’,5’exonuclease untuk mengkoreksi kesalahan insersi nukleotida saat transkripsi balik. Mutasi pada gen VHB dapat terjadi pada gen S, gen precore, gen core, dan gen polymerase. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis occult infection setelah 10 tahun imunisasi hepatitis B. Metode Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan desain cross sectional study, pada anak sekolah dasar di Kota Padang dengan jumlah subjek penelitian 40 orang. Hasil Karakteristik subjek penelitian adalah jenis kelamin perempuan lebih banyak dari laki-laki dan status gizi baik lebih banyak dari status kurang. Insiden occult infection ditemukan 10% pada anak setelah 10 tahun mendapat imunisasi hepatitis B. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara AntiHbs dengan occult infection. Variasi genetik pada occult infection adalah genotip C, subtipe adrq+ dengan point mutasi pada posisi C505T ditemukan pada ke empat isolat, sedangkan G481A ditemukan pada 3 isolat, serta pola mutasi asam amino lysin oleh arginine pada posisi 296 (K296R atau Lys/Arg 296) pada gen S. Kesimpulan Occult infection ditemukan 10 % dengan variant mutant K296R pada gen S. Kata kunci : occult infection, hepatitis B, ana

    Language Style Used in "Elysium" Movie by Neill Blomkamp

    Full text link
    This research discuss the language style and aims to find out the types of language style expressed in the "Elysium" movie by Neill Blomkamp. This research is based on the theory of Martin Joos, where the researcher applied the qualitative descriptive method to get the data. The researcher used note taking sheets as the instrument. The finding show that there are five language styles in" Elysium" movie, such as frozen style, formal style, consultative style, casual style and intimate style. The researcher also found 92 utterances which appropriate with the characteristics of language style in movie. They are 8 extracts of frozen style, 10 extract of formal style, 15 extract pf consultative style, 44 extracts of casual style, and 15 extract of intimate style. The finding reveal that causal style is the most commonly used than the other styles because the event in the movie was frequently took place in an informal situation

    Asuhan Keperawatan pada Tn. B dengan Diagnosa Fraktur 1/3 Tibia Et Fibula dengan Pemeberian Teknik Relaksasi Nafas dalam dan Terapi Murottal dalam Manajemen Nyeri

    Full text link
    Latar Belakang: Fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang baik total, partial yang dapat mengenai tulang panjang dan sendi jaringan otot dan pembuluh darah yang disebabkan oleh trauma langsung ataupun tidak langsung. Fraktur yang terjadi dapat menimbulkan gejala nyeri atau rasa sakit bahkan sampai selesai dilakukan tindakan pembedahan/ operasi. Salah satu terapi non farmakologi yang digunakan yaitu teknik relaksasi dan terapi murottal. Tujuan Penulisan: Untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan rasa nyaman (nyeri) pada Tn.B dengan diagnosa fraktur 1/3 tibia et fibula di ruang Baji Kamase RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Teknik relaksasi nafas dalam dan terapi murottal dilakukan sebelum dan setelah dilakukan operasi. Metode: Pengkajian nyeri menggunakan skala deskriptif verbal atau Verbal Descriptor Scale (VDS) sebelum dan sesudah intervensi dilanjutkan pemberian teknik relaksasi nafas dalam dan terapi murottal surat Ar-Rahman 78 Ayat dengan durasi selama ± 25 menit beserta evaluasi dan secara mandiri oleh klien apabila nyeri timbul. Terapi diberikan setelah 2 jam setelah klien minum obat nyeri. Hasil: Hasil studi menunjukkan bahwa klien mengalami penurunan nyeri dari skala 6 menjadi skala 3. Terapi murottal dan teknik relaksasi nafas dalam mampu menurunkan skala nyeri klien pre op fraktur. Namun hasil yang berbeda saat intervensi diberikan post op fraktur dengan skala nyeri 8 (berat), menunjukkan tidak adanya pengaruh terhadap penurunan nyeri. Nyeri hebat yang dirasakan klien menurun setelah dikolaborasikan pemberian obat analgetik. Diharapkan dalam manajemen nyeri tidak hanya berfokus dalam pemberian terapi farmakologi, akan tetapi terapi non farmakalogi diberikan untuk membantu mengurangi rasa nyeri

    Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Menstruasi di SMP Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa

    Full text link
    Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa remaja putri yang duduk di kelas VIII, cara pengambilan sampelnya secara stratifed random sampling yang berjumlah 125 orang. Pengolahan data dilakukan dengan cara manual dengan menggunakan kalkulator dan analisa data dengan rumus P= f/n x 100%. hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri yang mengetahui pengertian menstruasi sebanyak 86,4% dan remaja putri yang tidak mengetahui pengertian menstruasi sebanyak 13,6%. Remaja putri yang mengetahui siklus menstruasi sebanyak 71,2% dan yang tidak mengetahui siklus menstruasi sebanyak 28,8% sedangkan remaja putri yang mengetahui gangguan menstruasi sebanyak 48,8% dan remaja putri yang tidak mengetahui gangguan menstruasi sebanyak 51,2

    Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Post Partum Tentang Manfaat Pemberian Kolostrum di RSIA Siti Fatimah Makassar Mei Tahun 2011

    Full text link
    Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh,dapat disimpulkan bahwa 1) Pengetahuan ibu post partum tentang manfaat kolostrum kurang dengan persentase (63%), 2)Sikap ibu post partum tentang manfaat pemberian kolostrum kurang denagn persentase (57%), 3)Tindakan ibu post partum tentang pemberian kolostrum tepat / baik dengan persentase (69%

    Analisis Pendapatan Usahatani Cengkeh Di Desa Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani cengkeh di Desa Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Penelitian dilaksanakan di Desa Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala pada Bulan Oktober sampai November 2016. Responden sebanyak 60 dengan jumlah populasi petani cengkeh sebanyak 150 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah produksi Rp. 228Kg/ha/tahun dengan harga Rp. 90.000/kg, Rata-rata total biaya Rp. 6.100.118/ha/tahun atau Rp. 5.258.772/ha/tahun, Rata-rata penerimaan Rp. 35.145.000/ha/tahun atau Rp. 30.297.413/ha/tahun dan Rata-rata pendapatan petani cengkeh adalah Rp. 29.047.881/ha atau Rp. 25.041.276/ha/tahun. Nilai tersebut menunjukkan total penerimaan lebih besar dari biaya yang dikeluarkan oleh petani cengkeh di Desa Talaga

    Occult Infection pada Anak Setelah 10 Tahun Mendapat Imunisasi Hepatitis B

    No full text
    Latar belakang. Occult hepatitis B infection (OBI) adalah suatu keadaan ditemukannya deoxyribose-nucleic acid (DNA) virus Hepatitis B (VHB) pada pemeriksaan HBsAg negatif. Mutasi pada preS2/S menyebabkan sekresi HBsAg menurun sehingga kadar HBsAg dalam serum terlalu rendah yang menyebabkan HBsAg tidak terdeteksi. Virus hepatitis B cenderung mengalami mutasi sebab tidak memiliki sistem koreksi selama replikasi karena tidak adanya 3’,5’exonuclease untuk mengkoreksi kesalahan insersi nukleotida saat transkripsi balik. Tujuan. Mengetahui insiden occult infection setelah 10 tahun mendapat imunisasi hepatitis B. Metode. Penelitian observasional dengan menggunakan desain cross sectional study pada anak sekolah dasar di Kota Padang dengan jumlah subjek penelitian 40 anak. Hasil. Jenis kelamin perempuan lebih banyak daripada laki-laki dan status gizi baik lebih banyak dari status gizi kurang. Insiden occult infection ditemukan 10% pada anak setelah 10 tahun mendapat imunisasi hepatitis B. Tidak terdapat hubungan antara antiHBs dengan occult infection. Kesimpulan. Occult infection pada anak setelah 10 tahun mendapat imunisasi hepatitis B adalah 10 %

    Pengamatan Jangka Panjang dan Intervensi Anak dengan Rakhitis dan Hipovitaminosis D

    Full text link
    Rickets is associated with impaired calcium and phosphate homeostasis, which can lead to short stature and joint deformities. Nutritional rickets results from deficiencies of vitamin D, calcium and phosphate. Vitamin D regulates calcium and phosphorus in the blood, if there is a deficiency of vitamin D it results in inadequate mineralization of osteoid produced by osteoblasts. It is important to ensure adequate vitamin D supplementation in nutritional rickets and rule out vitamin D deficiency in other forms of rickets, which may hinder healing of rickets. Medical rehabilitation can improve functional independence by reducing pain and improving joint mobility, muscle strength, endurance, and gait in rickets patients

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore