42 research outputs found
EFEKTIVITAS BEBERAPA METODE PENDIDIKAN KESEHATAN PROGRAM PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN REMAJA TENTANG SADARI (Systematic Review)
PROGRAM STUDI S2 KEPERAWATAN
KEKHUSUSAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS
Tesis, April 2021
Andre Utama Saputra
Efektivitas Beberapa Metode Pendidikan Kesehatan Program Pencegahan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Remaja Tentang SADARI : Systematic Review
X + 105 hal + 5 tabel + 1 Skema + 2 lampiran
ABSTRAK
Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang memiliki persentase kematian yang cukup tinggi terutama pada wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan beberapa metode Pendidikan Kesehatan program pencegahan kanker payudara terhadap pengetahuan, sikdap dan Tindakan remaja tentang SADARI. Metode penelitian ini dimulai dari pencarian data menggunakan lima database yaitu Science Direct, Taylor & Francis Online (Tandfonline), PubMed, DOAJ dan SAGE dengan rentang tahun 2015-2020 dengan jumlah 1361 artikel. Artikel dicari dengan kata kunci “actions” and “attitudes” and “breast cancer” and “breast self-examination” and “Health Education” and “knowledge” and “Youth Adolescents” or “ Teenager” and “demonstrations” and “ lectures” and “seminars” and “peer education.”. Ditemukan 16 artikel memenuhi kriteria yang dinilai menggunakan the JBI critical appraisal tools. Keseluruhan artikel menyebutkan bahwa beberapa media efektif terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan dalam pencegahan kanker payudara terutama pada remaja putri. Penggunaan metode pendidikan kesehatan yang efektif digunakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan yaitu ceramah dan demonstrasi. Kesimpulan dari telaah artikel ini adalah metode Pendidikan Kesehatan terbukti efektif terhadap pencegahan kanker payudara dalam hal pengetahuan, sikap dan Tindakan remaja tentang sadari..
Kata Kunci : Kata kunci: metode pendidikan kesehatan; kanker payudara; pengetahuan; sikap;tindakan;remaja putri
Daftar pustaka : 110 (2003 – 2020
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PERAWATAN LANSIA DENGAN KEJADIAN STROKE DI RUMAH
Stroke masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Penyakit stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga di dunia. Stroke menurut World Health Organization adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vaskuler.Kondisi seperti ini yang menyebabkan penderita stroke memiliki ketergantungan yang tinggi dalam melakukan aktivitas sehari-hari pada orang lain. Permasalahan ini tidak hanya berdampak terhadap status kesehatan tetapi akan mempengaruhi kualitas hidup penderita tersebut dan menambah beban ekonomi keluarga maupun negara.Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan Pada keluarga dengan Lansia Stroke di Wilayah kelurahan 24 ilir Palembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Keluarga dalam Merawat lansia dengan kejadian Stroke. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang Keluarga. Berdasarkan hasil evaluasi peserta merasa antusias mengikuti kegiatan dan setelah diberikan penyuluhan mayoritas peserta telah mengetahui defenisi, penyebab, faktor resiko, pencegahan penyakit stroke, Serta Cara merawat Lansia dengan Kejadian Stroke. Diharapkan setelah pemberian edukasi kesehatan mengenai penyakit stroke, lansia dapat menerapkan perilaku gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya penyakit stroke
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO JATUH PADA PASIEN
Latar Belakang: Patient safety merupakan prioritas utama yang harus dilaksanakan di rumah sakit dan hal itu terkait dengan peningkatan issue mutu pelayanan dan citra suatu rumah sakit. Tujuan: diketahui ada hubungan antara Pengetahuan dan sikap perawat terhadap pencegahan resiko jatuh pada pasien di Ruang Rawat RSUD Kayuagung tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan tehnik Proportionate Stratified Random Sampling. Dari hasil analisa 59 orang sampling diperoleh bahwa ada hubungan signifikan antara Pengetahuan perawat (ρ-value=0,000), dan sikap perawat (ρ-value=0,001) terhadap pencegahan resiko jatuh pada pasien di Ruang Rawat RSUD Kayuagung tahun 2021. Saran: Perlunya sosialisasi kepada seluruh tenaga kesehatan terutama perawat tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan resiko jatuh pada pasien agar pelayanan kesehatan dirumah sakit semakin meningkat serta perlunya dilakukan evaluasi secara berkala terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) agar dapat dipakai secara optimal
Implications of Whatsapp Group-Based Health Education on the Behavior of Elderly Caregivers in Preventing Covid-19 Infection in Palembang City
Deployment Coronavirus Disease (COVID-19) increases the risk of infection in the elderly, especially elderly people who have the diseasecomorbid if infected it will worsen the condition of the elderly. Due to this pandemic. The aim of the research is to determine the influence of health-based education WhatsApp Group to knowledge, attitudes and actions caregiver elderly withcomorbid in preventing COVID-19 infection. Research design Quasi Eksperimen Pre Posttest With Non Equivalent Control Group. The total sample was 76 people consisting of 38 intervention groups and 38 control groups. Sampling method probability sampling by using techniques Sample Random Sampling. The research results showed that there was a significant influence on the knowledge, attitudes and actions obtained (p < α = 0.05). Conclusion based health education WhatsApp Group effectively improve knowledge, attitudes and actions caregiver elderly with comorbid in preventing COVID-19 infection
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENANGANAN CHOKING DI LINGKUNGAN SEKOLAH SDN 31 PASIE KANDANG KOTA PADANG
Kejadian Kegawatdaruratan ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan menimpa siapa saja termaksuk di sekolahan. Angka kejadian cedera di sekolah secara nasional sebesar 6,5% sedangkan cedera usia 5-14 tahun sebesar 1,2%. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO) sekitar 1.737 anak berusia sekolah dirawat karena tersedak (Choking) sebesar 59,5% terkait makanan, 31,4% benda asing. Guru adalah orang yang terdekat sebagai pendidik, pendamping anak disekolah menjadi bagian penolong pertama bagi mereka. Sehingga penting untuk guru mengetahui dan mampu melakukan cara penanganan jika terjadi Choking pada anak di sekolah. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan dilakukan agar para guru memiliki dasar pengetahuan yang cukup serta mampu dalam melakukan penanganan. Untuk membantu dan sebagai pengingat guru akan diberikan modul panduan dalam melakukan penaganan Choking pada anak. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasi akhir dengan menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, sebagian besar guru cukup paham akan cara penaganan Choking sebesar 53,2%. Dari hasil post-test menunjukan adanya peningkatan guru memiliki pengetahuan dan paham tentang penaganan Choking sebesar 69,3%. Simpulan, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru cara penaganan awal kejadian Choking di lingkungan sekolah SDN 31 Pasie Kandang Kelurahan Pasie Nantigo Kota Padang
PENYULUHAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS 23 ILIR KOTA PALEMBANG 2022
Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat didunia termasuk indonesia.Angka kepatuhan minum obat pada penderita TBC dipuskesmas Opi belum memenuhi target nasional dan cenderung menurun setiap tahun.pengobatan penderita TBC dapat dilakukan beberapa kombinasi obat yang memang ditujukan untuk membasmi kuman.WHO merekomendasikan strategis pengobatan DOTS,yaitu penderita minum obat dengan diawasi pengawas menelan obat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan Dukungan Keluarga Dalam Pemberian Pada Pasien TB Paru guna mengurangi risiko Putus Obat pada Pasien di Puskesmas 23 Ilir Kota Palembang. Hal ini di harapkan dapat membantu dan mencegah serta mengurangi resiko terjadinya Putus Obat yang sering terjadi pada Pasien Di Puskesmas 23 Ilir. Edukasi disampaikan dengan metode ceramah melalui presentasi materi, dan pembagian pamleat. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan pada para Keluarga tentang resiko Putus Obat yaitu sebanyak 26 Keluarga mengetahui resiko Putus Obat dengan baik, lalu Keluarga dengan pengetahuan sedang 2 Keluarga . Seluruh peserta mampu melakukan Penjelasan baik secara mandiri tanpa bantuan dari orang lain
The Relationship of Mother\u27s Nutritional Knowledge and Feeding Patterns with Events Stunting in Toddler Ages 12-59 Months In the Working Area of Sijunjung Health Center
Indonesia is the third country with the highest prevalence in Southeast Asia with the number of stunting at 30.8% above the limit set by WHO, namely 20%. West Sumatra Province in 2021 the incidence of stunting was 25.6%. One area with a proportion of stunted toddlers is Sijunjung at 30.1%. The aim of this research is to determine the relationship between maternal knowledge about nutrition and feeding patterns and the incidence of stunting in toddlers aged 12-59 months in the Sijunjung health center working area. This research is a descriptive study with an analytical survey, and the design is cross sectional. The population of this study were all mothers with children under five who were in the working area of the Sijunjung Community Health Center. Purposive sampling was used to select 30 mothers and toddlers aged 12-59 months. This research uses a questionnaire as a research instrument. The research results show that there is a relationship between maternal nutritional knowledge and stunting with a p-value of 0.005 > 0.05, and there is a relationship between feeding patterns and stunting with a p-value of 0.001 > 0.05. And to the community health center
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peran Keluarga Dalam Pengawasan Menelan Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru
Tuberculosis is one of infectious chronic disease which still becomes society healt problem inthe word ,includes indonesia.drinking medicine obedience number of tuberculosis patient in Opi Healt center has not fulfilled the national target yet,and tends to dectease ever year .the medication to Tuberculosis patient can be done using some medicine combination that intended to exaterminate the germ.WHO recommends medication strategy,DOTS.that patient drink medicine supervised by drinking medicine supervisor.the research is aimed to know the relation of DMS (Drinking Medicine Supervisor) to drinking medicine obedience of Tuberculosis. The purpose of this study has been known factors related to the incidence of typoid fever. in Poli Rawat patient can be doneand Inpatient Room Kayuagung Hospital. This research is quantitative using analytical survey methods, and accidental sampling techniques.while the reseach place was conducted in the Opi Palembang health center on agust 21-28,2021.the population in the study was all patient who experienced Tuberculosis 2020some 40 people,and for the sample of 40 respondents. The results of the study were obtained based on the Chi-Square test have a relationship between educationand the role of families inthe supervision of swallowing drugs in the Tuberculosis education with a p-value of 0.001, there is a link between work and the role of families in drug swallowing supervision in high health Tuberculosis patient with a p-value of 0.001, there was a correlation between the level of knowledge was with the role of family supervisory draught swallow drugs on Tuberculosis patent with a p-value of 0.003Penyakit tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis yang menular yang masih tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat didunia termasuk indonesia.Angka kepatuhan minum obat pada penderita TBC dipuskesmas Opi belum memenuhi target nasional dan cenderung menurun setiap tahun.Pengobatan penderita TBC dapat dilakukan beberapa kombinasi obat yang memang ditujukan untuk membasmi kuman.WHO merekomendasikan strategi pengobatan DOTS,yaitu penderita minum obat dengan pengawasan pengawas menelan obat.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan PMO (Pengawas Menelan Obat)dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis Paru. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode Survei Analitik, dan tehnik accidental sampling. Sedangkan tempat penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Opi Palembang pada tanggal 21- 28 Agustus 2021.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mengalami TBC di wilayah puskesmas Opi palembang.populasi pasien yang mengalami TBC pada tahun 2020 sebanyak 40 kasus.Dan untuk sampelnya sejumlah 40 responden orang. Hasil penelitian didapatkan berdasarkan uji Chi-Squareada hubungan antara pendidikan terhadap peran keluarga dalam pengawasan menelan obat pada pasien TBC dengan nilai p-value sebesar 0,001, ada hubungan antara pekerjaan terhadap peran keluarga dalam pengawasan menelan obat pada pasien TBC dengan nilai p-value sebesar 0,001, ada hubungan antara tingkat pengetahuan responden dengan peran keluarga dalam pengawas menelan obat pada pasien TBC dengan nil ai p-value 0,003
Rancang Bangun Modul SCM Berbasis Web pada CV Imco Silica Jaya
Optimalisasi Supply Chain Management (SCM) melibatkan modul persediaan produk, yang berfungsi untuk mengorganisir, memproses, dan mengelola data persediaan produk di gudang serta yang akan diproduksi. CV Imco Silica Jaya menghadapi kendala dalam modul SCM ini, dimana modul yang digunakan masih belum optimal dalam mengelola data persediaan. Hal ini dikarenakan belum adanya implementasi modul SCM untuk mengelola data persediaaan tersebut. Oleh karena itu, implementasi sistem manajemen yang efektif menjadi sangat penting untuk mempermudah pemantauan sisa persediaan produk. Metode penelitian yang diterapkan adalah Prototipe, metode ini menjadi landasan dalam penelitian ini dengan penyesuaiannya pada topik pengembangan sistem data penjualan CV Imco Silica Jaya melalui modul SCM. Metode prototipe terbagi menjadi tiga bagian utama: evaluasi, penyempurnaan, dan pemeliharaan. Ketiga fungsi ini mendukung kelancaran proses penelitian. Hasil akhir penelitian mencakup rancang bangun model dengan menu yang terbagi atas master data dan transaksi. Master data berisikan data-data penting dalam pengelolaan SCM ini seperti data supplier, data customer, data stok, dan lain- lain, sedangkan Transaksi merupakan menu yang berisikan data-data terkait pembelian dan penjualan barang. Website dapat diakses oleh admin dan pengguna. Admin memiliki kuasa untuk mengubah, menambahkan, dan menghapus setiap data yang ada pada website ini, sedangkan pengguna terbagi menjadi dua yakni staff beli dan staff jual. Kedua pengguna ini merupakan aktor yang hanya memiliki kuasa dalam menambah, mengubah, serta menghapus data tertentu saja
ANALISIS AKUNTANSI AKTIVA TETAP MENURUT PSAK NO. 16 TAHUN 2009 PADA KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH MAMBAUL HIDAYAH DI KECAMATAN SABAK AUH KABUPATEN SIAK
operasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Mambaul Hidayah, yang berlokasi
pada Jalan Utama Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak merupakan
wadah kegiatan ekonomi rakyat yang diarahkan agar makin memiliki kemampuan
menjadi badan usaha yang efisien dan menjadi gerakan ekonomi rakyat yang
tangguh dan mandiri yang berakar dalam masyarakat serta mampu memajukan
ekonomi anggotanya. Adapun tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah kebijakan akuntansi aktiva tetap yang dijalankan oleh
perusahaan ini telah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Aktiva Tetap No.
16.
Dalam melakukan penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode
deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data
sekunder dengan tekhnik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan
dokumentasi.
Berdasarkan data – data yang diperoleh maka ditemukan kesalahan–
kesalahan akuntansi aktiva tetap pada perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari:
pencatatan tanah dan bangunan yang tidak sesuai dengan PSAK No. 16 karena tidak
dipisahkan, akumulasi penyusutan aktiva tetap, pembebanan penyusutan aktiva tetap
yang tidak melihat bulan berapa aktiva tetap diperoleh.
Setelah melakukan penelitian dan pembahasan maka dapat diperoleh
kesimpulan bahwa dalam penerapan kebijakan akuntansi aktiva tetap pada Koperasi
Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Mambaul Hidayah belum sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan, karena masih ditemukan kekurangan – kekurangan pada
penelitian yang dilakukan penulis
