1,720,982 research outputs found

    Sosiologi politik kontemporer : kajian tentang rasionalitas perilaku politik pemilih di era pemilihan Kepala daerah secara langsung

    No full text
    Buku ini memberikan ulasan yang kontekstual tentang sosiologi politik, khususnya yang mengkaji tentang rasionalitas perilaku politik pemilih di era pemilihan kepala daerah secara langsung. Buku ini terdiri dari empat bagian. bagian pertama, memaparkan pengenalan ruang kajian sosologi politik dan pentingnya kajian perilaku pemilih dalam sosiologi politik. Pada bagain kedua, memaparkan hiruk pikuk Pilkada yang merupakan bagain integral dari proses politik sebagai fokus penelitian. Pada bagain ketiga, memaparkan dimensi analisis sosiologi politik baik dari aspek teoritis maupun dalam aspek metodologisnya. bagian terakhir berupa analisis perilaku politik pemilih yang diperoleh dari proses penelitian ilmiah

    Tradisi aliran dalam sosiologi dari filosofi positivistik ke post positivistik

    No full text
    Sosiologi sebagai salah satu disiplin yang banyak mengkaji dinamika masyarakat, mengalami perkembangan pesat sejak tahun 1980-an mulai dari paradigma positivis hingga paradigma post positivis. Keragaman paradigma dapat terjadi karena adanya perbedaan pandangan yang mendasari pemikiran masing-masing komunitas sosiolog tentang persoalan apa yang semestinya dipelajari sosiologi. Akibatnya teori-teori yang dibangun dan dikembangkan oleh masing-masing komunitas ilmuwan menjadi berbeda, dan akhirnya metode yang dipakai untuk memahami dan menerapkan substansi disiplin sosiologi pun akan berbeda pula. Mengenali dan memahami aliran-aliran di dalam sosiologi, berarti juga memahami pandangan filsafat yang menjiwai aliran-aliran tersebut, mulai dari filosofi positivis hingga post positivis. Buku ini ditulis secara sistematik dengan menggunakan klasifikasi teori sosiologi, antara lain, sosiologi saintifik, sosiologi hermeneutik dan sosiologi kritik

    Asas-asas multiple researches : dari Norman K.Denzin hingga John W. Creswell dan penerapannya

    No full text
    buku ini tersaji ke dalam tiga bagian, yakni (i) klasifikasi penelitian, konsep-konsep dasar penelitian, dan prinsip-prinsip dasarnya; (ii) dasar filosofis dan paradigmatik dalam penelitian ilmu sosial yang menjadi dasar perdebatan; (iii) dimensi metodologis multiple researches yang merupakan sintesa dari perdebatan antara metode kuantitatif dan kualitatif

    MANAJEMEN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    Get PDF
    Perkembangan dunia pendidikan dewasa ini semakin membutuhkan manajemen atau pengelolaan yang baik. Demikian juga dalam hal pembelajaran baca tulis Al-Qur’an sangat diperlukan adanya penanganan yang serius baik dari segi ketepatan metode atau sistem, pendekatan atau perencanaan manajemen yang matang. Dalam meningkatkan kemampuan managerial dan kemampuan teknik masih mengalami berbagai hambatan yang mengakibatkan tidak terlaksana secara optimal. Berangkat dari berbagai permasalahan di atas, penulis berusaha mengadakan penelitian dengan judul Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir. Adapun rumusan masalah dalam tesis ini adalah bagaimana manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat terhadap pelaksanaan manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Usaha-usaha apa yang telah dilakukan dalam manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Taman Pendidikan al-Qur’an, upaya-upaya yang dilakukan oleh TPQ di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir. Mengetahui faktor penunjang dan penghambat terhadap pelaksanaan pendidikan Taman Pendidikan al-Qur’an, dan usaha-usaha yang dilakukan dalam manajemen Taman pendidikan al-Qur’an. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian deskriptif kualitaif. Informan penelitian ini adalah kepala TPQ, bagian kurikulum, dan ustaz-ustazah, serta data-data lain yang masih berkaitan erat dengan kajian ini. Hasil penelitian ini dapat disampaikan bahwasanya Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir sudah dilakukan tapi belum sempurna, dengan meningkatkan program pengajaran, santri, guru, keuangan TPQ, sarana, prasarana dan sumber daya manusia. Sedangkan hambatan-hambatan pelaksanaan Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir bersumber dari faktor internal dan eksternal. Dengan demikian, maka disarankan agar pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an terus berusaha menyempurnakan pelaksanaan manajemen pendidikannya

    PENGARUH CANGKANG KEMIRI SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON

    No full text
    Teknologi konstruksi beton diarahkan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan. Limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar campuran beton diketahui bahwa cangkang kemiri memiliki tekstur yang keras sehingga kemungkinan dapat digunakan sebagai pengganti agregat kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh limbah cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar terhadap sifat fisik (slump test, bleeding, segregation, berat isi) dan sifat mekanik (kuat tekan dan kuat tarik belah) beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai material pengganti agregat kasar. Variasi penelitian adalah variasi persentase cangkag kemiri pada campuran beton yakni sebesar 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% terhadap volume agregat kasar pada campuran beton. Jumlah benda uji masing-masing 5 buah setiap variasi. Pengujian sifat mekanik beton (kuat tekan dan kuat tarik belah) dilakukan pada umur 28 hari. untuk uji kuat tekan beton, dan 28 hari untuk kuat tarik belah beton serta berat isi beton. Beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar mengalami penurunan kuat tekan pada sampel BC-25, BC-50, BC-75, BC-100 berturut-turut sebesar 11,72 MPa (37,71%); 15,54 MPa (50,00%); 18,35 MPa (59,02%); dan 18,85 MPa (60,66%) dari kuat tekan BN sebesar 31,08 Mpa. Beton yang menggunakan cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar mengalami penurunan kuat tarik belah pada sampel BC-25, BC-50, BC-75, BC-100 berturut-turut sebesar 0,95 MPa (28,70%); 1,21 MPa (36,56%); 1,27 MPa (38,37%); dan 1,40 MPa (42,30%) dari kuat tarik belah BN sebesar 3,31 MPa. Menurunnya nilai berat isi, kuat tekan dan kuat tarik belah sangat dipengaruhi oleh bertambahnya persentase cangkang kemiri pada beton

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    The choice of a marketing channel to benefit corn producer’s welfare in Indonesia

    Get PDF
    This study aims to examine the marketing channel optionsavailable for corn producers in South Sulawesi, the production center in Indonesia, as well as impact of such a choice on their income level. The target group was corn producers and corn traders. The total sample comprised 150 people, consisting of 120 corn producers and 30 corn intermediary traders within South Sulawesi Province. The results showed that three marketing channels accessed by producers are zero-level, one-level, and two-level channels. The net profit margin obtained by intermediary traders per kg is different by types for each marketing channel due to different marketing activities leading to different costs spent. The most efficient marketing channel is the zero-level channel that conducts direct selling to breeders. It followed by the one-level channel (from farmers to collectors and consumers). Finally, the two-level channel (from producers to merchant traders) showed the lowest efficiency. It should be mentioned that the zero-level channel offers a slight price increase for producers compared to other channels. Its consumers only buy limited number of products so that it does not have a wide impact on producer’s welfare. The study also found high input costs spent to cultivate corn due to land rent, fertilizers, and pesticides. AcknowledgmentThe welfare of corn producers and marketing channel choice is part of an internal research grant project from Hasanuddin University. The research involves the regional government at village and sub-district level, and farmer groups in villages within the Province of South Sulawesi
    corecore