498 research outputs found
Pemberantasan korupsi di Indonesia: menggali kekuatan pancasila sebagai landasan
Buku Sosial dan Politik yang berjudul Buku Pemberantasan Korupsi di Indonesia Menggali Kekuatan Pancasila sebagai Landasan merupakan karya Taufan Agung Prasetya. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa korupsi seolah telah menjelma menjadi sebuah penyakit kronis yang sukar disembuhkan di Indonesia. Sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime), korupsi yang terjadi pada satu bidang, dampaknya sangat luas dan dapat dirasakan secara domino pada banyak bidang yang lain. Di sisi yang lain, kita sebagai bangsa Indonesia telah sepakat mengikatkan diri pada perjanjian luhur, yaitu Pancasila, yang juga telah kita tetapkan bersama sebagai dasar negara Indonesia. Korupsi sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Sehingga apabila kita kembali mengulas lebih dalam, sebenarnya Pancasila merupakan salah satu solusi dalam menyelesaikan permasalahan korupsi di Indonesia
The Role of Work Environment on Improving Employee Well-Being and Work-Life Balance
Abstract. A company needs to create quality and high-performance employees in order to face the challenges of competitive business and understanding the importance of the work environment for employee welfare becomes deeper. The success of a company in developing its business is influenced by several main factors, one of which is improving employee welfare and the importance of work-life balance which is an inevitable aspect in the company's HR management strategy. This research is explanatory research that aims to analyze the influence of the work environment on employee well-being and work-life balance and the influence of work-life balance on employee well-being. The data used in this study were obtained from the results of an online questionnaire (google form) with a 7-likert scale for employees at PLN UIK Tanjung Jati B with a sample of 69 respondents. The data analysis technique for this study uses Partial Least Square (PLS) as an alternative method to Structural Equational Modeling (SEM) by evaluating the outer model and inner model and testing the hypothesis. The results of the analysis show that the work environment has a positive and significant effect on Employee well-being and Work-life balance and Work-life balance has a positive and significant effect on Employee well-being. Improving work-life balance can be done through a comfortable, safe and conducive work environment so that it can also improve overall well-being. And employee well-being can be improved, one of which is by developing competencies, training and improving employee quality and productivity
Pura Mandara Giri Semeru Agung
Pura Mandara Giri Semeru Agung dibangun pada tahun 1988 di Desa Senduro
Kabupaten Lumajang. Latar belakang pemilihan lokasi Pura Mandara Giri Semeru
Agung di kaki Gunung Semeru berkaitan dengan mite pemindahan puncak Gunung
Mahameru dari India ke Jawa dengan maksud agar Pulau Jawa tidak jungkat-jungkit,
sebagaimana dikisahkan dalam naskah Tantu Panggelaran. Dengan demikian
Gunung Semeru dianggap suci oleh masyarakat Jawa sejak dahulu. Keunikan Pura
Mandara Giri Semeru Agung kaitannya dengan budaya, perkembangan masyarakat
Senduro serta potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah melatarbelakangi
peneliti untuk mengkaji Pura Mandara Giri Semeru Agung (Suatu Kajian
Antropologis, Sosiologis, dan Edukatif). Permasalahan dalam penelitian ini
dirumuskan sebagai berikut: (1) bagaimana sejarah berdirinya pura Mandara Giri
Semeru Agung, (2) bagaimana nilai simbolik pura Mandara Giri Semeru Agung, (3)
bagaimana pengaruh pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap masyarakat
kecamatan Senduro, (4) bagaimana relevansi pura Mandara Giri Semeru Agung
terhadap pembelajaran sejarah. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian
ini adalah untuk: (1) mengkaji sejarah berdirinya pura Mandara Giri Semeru Agung,
(2) mengkaji nilai simbolik pura Mandara Giri Semeru Agung, (3) mengkaji
pengaruh pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap masyarakat kecamatan
Senduro, (4) mengkaji relevansi pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap
pembelajaran sejarah. Pura Mandara Giri Semeru Agung dibangun pada tahun 1988 di Desa Senduro
Kabupaten Lumajang. Latar belakang pemilihan lokasi Pura Mandara Giri Semeru
Agung di kaki Gunung Semeru berkaitan dengan mite pemindahan puncak Gunung
Mahameru dari India ke Jawa dengan maksud agar Pulau Jawa tidak jungkat-jungkit,
sebagaimana dikisahkan dalam naskah Tantu Panggelaran. Dengan demikian
Gunung Semeru dianggap suci oleh masyarakat Jawa sejak dahulu. Keunikan Pura
Mandara Giri Semeru Agung kaitannya dengan budaya, perkembangan masyarakat
Senduro serta potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah melatarbelakangi
peneliti untuk mengkaji Pura Mandara Giri Semeru Agung (Suatu Kajian
Antropologis, Sosiologis, dan Edukatif). Permasalahan dalam penelitian ini
dirumuskan sebagai berikut: (1) bagaimana sejarah berdirinya pura Mandara Giri
Semeru Agung, (2) bagaimana nilai simbolik pura Mandara Giri Semeru Agung, (3)
bagaimana pengaruh pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap masyarakat
kecamatan Senduro, (4) bagaimana relevansi pura Mandara Giri Semeru Agung
terhadap pembelajaran sejarah. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian
ini adalah untuk: (1) mengkaji sejarah berdirinya pura Mandara Giri Semeru Agung,
(2) mengkaji nilai simbolik pura Mandara Giri Semeru Agung, (3) mengkaji
pengaruh pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap masyarakat kecamatan
Senduro, (4) mengkaji relevansi pura Mandara Giri Semeru Agung terhadap
pembelajaran sejara
Rehabilitation as a Form of Restorative Justice for Victims of Class I Narcotics Abuse
The widespread use and trafficking of illicit drugs can be traced back hundreds of years to the use of psychoactive drugs for religious and recreational purposes and the rise of chemistry and pharmacology in the late 19th century, when societies synthesized a variety of highly potent and highly addictive substances, such as coca and putau. It is difficult for drug addicts to stop using the drugs they use, so drug addicts continue to associate with drug dealers. Based on this view, addiction is a choice of the individual concerned therefore the most appropriate treatment is to rehabilitate the individual concerned. The second view is addicton as a disasse which views addiction as a disease like physical and mental (psychological) diseases. Addicts here are considered victims of their illness and therefore need to be given help in the form of treatment or care to overcome their addiction. To help the author in finding the purpose of this writing, it is necessary to use a research method. Research Methodology is the science of methods that will be used in conducting a study, in this case the author will use the Socio-Research research method. Sociological Research, research that is conducted directly by taking a social approach to society, research by providing questions to sources that are considered relevant and have the capacity to answer questions from researchers and are able to defend the arguments given to researchers. Narcotics are basically substances or drugs that are useful in the field of medicine and scientific development. However, their inappropriate or unsupervised use can cause dependency and have negative impacts on individuals and the wider community. Drug abuse is included in the criminal acts regulated in Law Number 35 of 2009, which distinguishes between addicts and victims of abuse, and encourages perpetrators to undergo rehabilitation as a form of recovery
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN MITIGASI BENCANA GUNUNG KELUD DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN KEDIRI
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN MITIGASI BENCANA GUNUNG KELUD DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN KEDIRI
Agung Prasetya
S1 Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya
email: [email protected]
Prasetyo Isbandono
S1 Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya
email: [email protected]
Abstrak
Peristiwa letusan Gunung Kelud tidak mungkin dihindari, tetapi yang dapat dilakukan adalah memperkecil terjadinya korban jiwa, harta maupun lingkungan. Banyaknya korban jiwa maupun harta benda dalam peristiwa bencana alam lebih sering disebabkan kurangnya kesadaran dan pemahaman pemerintah maupun masyarakat terhadap potensi kerentanan bencana. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan Implementasi Kebijakan Pengelolaan Mitigasi Bencana Gunung Kelud Di BPBD Kabupaten Kediri. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Ukuran dan Tujuan Kebijakan, Sumberdaya, Karakteristik Agen Pelaksana, Sikap Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi Terkait, Lingkungan (Ekonomi, Sosial, Politik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mitigasi bencana di Kabupaten Kediri masih ada ukuran kebijakan yang belum terpenuhi. Tujuan dari kegiatan mitigasi bancana Gunung Kelud adalah membantu warga bagaimana mengevakuasi diri sendiri, anak, keluarga dan hewan ternak sehingga dapat meminimalisir korban jiwa. Pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud di Kabupaten Kediri sudah didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten. Sumber daya manusia masih kurang. Pelaksanaan mitigasi bencana Gunung Kelud di Desa Ngancar mendapatkan respon positif dari para pelaksana yaitu BPBD Kabupaten Kediri. Respon positif tersebut ditunjukkan oleh para pelaksana dalam bentuk komitmen. Pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud sudah dikomunikasikan dengan baik oleh pelaksana kepada masyarakat dengan memberikan sosialisasi. Kondisi politik saat pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud tidak ada. Kondisi ekonomi yang ada pada pelaksanaan kegiatan pelatihan mitigasi bancana Gunung Kelud adalah dana dari BPBD Jawa Timur.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Mitigasi Bencana, BPB
MASJID AGUNG DI SAMARINDA
Samarinda merupakan salah satu Kota di Indonesia dengan jumlah penduduk muslim sebanyak 91.36%. Pusat Pemerintahan Kota Samarinda direncanakan dipindahkan ke Kecamatan Palaran Kelurahan Simpang Pasir dan Pusat Pemerintahan Kota Samarinda ini memerlukan beberapa bangunan penunjang yang salah satunya Masjid Agung. Sebagai kota dengan persentase penduduk muslim yang tinggi, banyak kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya yang dilakukan masyarakat Kota Samarinda, banyaknya kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan tersebut memerlukan sebuah wadah untuk kegiatan masyarakat tersebut. Oleh sebab itu, pembangunan Masjid Agung di Samarinda menjadi salah satu solusi yang tepat untuk memberikan wadah bagi masyarakat Kota Samarinda untuk melakukan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya. Arsitektur bangunan mengadopsi bentuk Arsitektur Nusantara dari Kalimantan Timur yaitu Rumah Lamin agar dapat mempromosikan Arsitektur Nusantara. Hal mengenai bagaimana merencanakan bentuk bangunan yang mengadopsi bentuk Arsitektur Nusantara, bagaimana penggunaan material bangunan yang khas dari Kalimantan Timur dan bagaimana mengungkapkan makna simbolik menggunakan Arsitektur Nusantara akan dikaji melalui penulisan landasan teori dan pemrograman ini untuk menjadi landasan tahap desain pembangunan Masjid Agung di Samarind
The Effect of Motivation on Human Resource Performance
Abstract: This study aims to determine the influence of the level of motivation on performance in the Inspectorate General (ITJEN) is the Government Internal Supervision Apparatus (APIP) within the Ministry of Education, Culture, Research and Technology (Kemendikbudristek).
ITJEN Kemendikbudristek has a vital role in realizing the quality and accountable management of state university (PTN) governance. For this reason, it is essential to conduct research related to the audit performance produced by ITJEN and how the level of motivation affects what has a causality relationship with the resulting audit performance. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the level of motivation and employee performance is not optimal. As for statistical analysis, it is known that the level of motivation has a positive and significant influence in carrying out its role in the organization.
Keywords: Motivation, Human Resource Performance, Motivation, ITJEN.
Title: The Effect of Motivation on Human Resource Performance
Author: Budi Agung Prasetya, Usep Suhud, Tuty Sariwulan, Siti Nurjannah
International Journal of Recent Research in Commerce Economics and Management (IJRRCEM)
ISSN 2349-7807
Vol. 9, Issue 2, April 2022 - June 2022
Page No: 78-88
Paper Publications
Website: www.paperpublications.org
Published Date: 31-May-2022
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.6597437
Paper Download Link (Source)
https://www.paperpublications.org/upload/book/The%20Effect%20of%20Motivation-31052022-1.pdfInternational Journal of Recent Research in Commerce Economics and Management (IJRRCEM), ISSN 2349-7807, Paper Publications, Website: www.paperpublications.or
BATAS – BATAS KEWAJIBAN MENJAGA KERAHASIAAN NOTARIS DALAM KAITANNYA HAK INGKAR NOTARIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TENTANG JABATAN NOTARIS
Penulis dalam tulisan ini mngambil judul diatas karena ingin mengetahui batasan kewenangan Notaris dalam menjaga kerahasiaan dalam kaitannya dengan Hak Ingkar Notaris, bagaimana proses pemanggilan Notaris sebagai saksi dan adakah akibat hukum bagi notaris yang membuka rahasia jabatannya serta bagaimana perlindungan hukum bagi Notaris itu sendiri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu pengumpulan data yang dilakukan melalui pendekatan yuridis normatif, dimana dilakukan penelusuran terhadap permasalahan yang telah dirumuskan dengan mempelajari ketentuan perundang- undangan yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas.Batas-batas kewenangan Notaris dalam menjaga kerahasiaan dalam kaitannya dengan hak ingkar yaitu seorang Notaris yang berkewajiban menjaga isi Akta dan segala sesuatu yang diperoleh guna pembuatan Aktanya dan hanya boleh membuka isi akta  kepada para pihak yang berkepentingan, ahli waris, atau orang yang dikehendaki para pihak diperbolehkan untuk mengetahui isi Akta tersebut.Prosedur pemanggilan Notaris harus berdasarkan persetujuan Majelis Kehormatan Notaris dan Notaris harus menggunakan hak ingkarnya sebagai cara untuk menjaga kerahasiaan akta yang dibuatnya.Akibat hukum seorang Notaris membuka isi akta tanpa persetujuan para pihak dapat dituntut baik secara pidana maupun perdata dan/atau sangsi yang diberikan Majelis Kehormatan Notaris. Notaris mendapat perlindungan hukum ketika membuka isi akta apabila notaris tersebut telah mendapat persetujauan dari para pihak yang berkepentingan.Kata Kunci : Notaris, Hak Ingkar, Perlindungan Hukum Notari
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI UNTUK MENDUKUNG PENJADWALAN PRODUKSI (STUDI KASUS PADA PT PANCA PRASETYA AGUNG)
ABSTRAKSI
Perkembangan perusahaan furniture di Indonesia cukup pesat. Kecenderungan
strategi perusahaan furniture adalah membuat produk berdasarkan jumlah pesanan yang
diterima. Pengiriman barang pesanan sesuai dengan waktu yang telah dijanjikan
merupakan salah satu ukuran prestasi perusahaan dalam melayani kebutuhan konsumen.
Oleh karena itu diperlukan sistem basis data yang terintegrasi agar proses penjadwalan
produksi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Penentuan saat penyelesaian pesanan yang tidak tepat akan menimbulkan
kerugian seperti penalty dan hilangnya kepercayaan konsumen terhadap perusahaan,
sebagaimana dialami oleh PT Panca Prasetya Agung. Proses penjadwalan produksi di PT
PPA selama ini dilakukan secara manual, khususnya dalam penentuan waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pesanan (makespan). Untuk menentukan waktu
penyelesaian suatu pesanan, PT PPA hanya mengandalkan pengalaman dari seorang
manager produksi. Penentuan makespan dengan metode ini seringkali tidak akurat
sehingga pengiriman pesanan seringkali tidak tepat waktu. Pengiriman pesanan yang
seringkali tidak sesuai dengan due date yang telah ditentukan telah mengakibatkan PT
PPA kehilangan kepercayaan konsumen.
Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistam yang dapat memberikan informasi saat
penyelesaian pesanan yang cepat dan akurat. Yaitu sistem informasi yang dapat
membantu pihak manajemen dalam menentukan waktu penyelesaian suatu pesanan
(makespan) dengan lebih akurat. Sistem informasi yang dibangun juga diharapkan
mampu dengan cepat melakukan pengurutan proses produksi dari komponen-komponen
produk yang bahkan dapat mencapai ratusan unit komponen
Perancangan Perangkat Lunak Product Data Management (PDM) Study kasus Di PT Panca Prasetya Agung Furnitur Semarang.
PT. Panca Prasetya Agung furnitur Semarang, sebuah perusahaan mebel
di Semarang, sudah memiliki sistem komputerisasi tetapi masih bersifat personal
dan tidak saling berkordinasi secara virtual antara departemen yang ada,
pesatnya peningkatan jumlah dokumen rekayasa(elektronik) dan tersebarnya
letak dokumen tersebut, sementara aliran kerja rekayasa(elektronik) tidak
terkontrol (sulit terlacak dan tidak terdokumentasikan).
PT. PPA menggunakan tools file transfer protocol (ftp) untuk membantu
proses penyimpanan, pencarian dan pengambilan kembali dokumen
rekayasa(elektronik). Perangkat lunak tersebut tidak mencukupi, karena tidak
dapat melakukan dokumentasi data produk dan dokumentasi aktivitas
rekayasa(elektronik) (misal: memberikan keterangan perubahan yang telah
dilakukan terhadap dokumen file, memberikan keterangan 'siapa' karyawan
yang telah melakukan perubahan, alasan perubahan dokumen file, versi dokumen,
dll). PT. PPA membutuhkan perangkat lunak yang mempermudah proses
menyimpan, mencari, dan mengambil dokumen file, sekaligus mampu
mendokumentasikan data produk dan aktivitas rekayasa(elektronik).
Perangkat lunak Engineering Data Management/Product Data
Management (EDMIPDM) menawarkan solusi pengelolaan data rekayasa dan
penge/olaan proses rekayasa. Fungsi pengelolaan data rekayasa terdiri atas
fungsi pengklasifikasian dokumen, pengelolaan struktur produk, pengklasifikasian
komponen, dan query data. Dan fungsi pengelolaan proses rekayasa terdiri atas
fungsi work management, workflow management, dan work history management.
Hasil penelitian adalah sebuah perangkat /unak dengan karakteristik
sebagai perangkat lunak EDMIPDM. Perangkat lunak rancangan memiliki fitur
fungsi : pengelolaan data produk (menyimpan data produk dan struktur produk),
pengelolaan file (upload, download, query dan klasifikasi file), pengelolaan
penga/iran file, pengelolaan perubahan terhadap dokumen file, dan komunikasi
teks.
Kata kunci : Perancangan perangkat lunak, Product Data Managent ( PDM
- …
