1,721,479 research outputs found
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN BERDASARKAN INDEKS IDX HIGH PADA MASA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 (TAHUN 2019 DAN 2020)
Arijal Adi Wibowo, 2021, Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Dan Struktur Kepemilikan Terhadap Kebijakan Deviden Berdasarkan Indeks Idx High Pada Masa Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 (Tahun 2019 Dan 2020).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan bukti empiris Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Dan Struktur Kepemilikan Terhadap Kebijakan Deviden Berdasarkan Indeks Idx High Pada Masa Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 (Tahun 2019 Dan 2020). Profitabilitas diukur menggunakan Return On Equity (ROE), Leverage menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) dan Stuktur Kepemilikan yang diukur dengan kepemilikan manajerial. Populasi dalam penelitian ini adalah Indeks Idx High Devidend 20 di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 dan 2020. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 22 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan program SPSS 22.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas berpengaruh terhadap Kebijakan Deviden dengan nilai signifikan 0,007, Leverage tidak berpengaruh terhadap Kebijakan Deviden dengan nilai signifikan 0,548, dan Stuktur Kepemilikan tidak berpengaruh terhadap Kebijakan Deviden dengan nilai signifikan 0,455. Hasil uji koefisien determinasi diperoleh Adjusted R Square sebesar 0,145 atau 14,5%. Dapat diartikan bahwa 14,5% kebijakan deviden dalam penelitian ini dipengaruhi oleh Profitabilitas, Leverage, dan Stuktur Kepemilikan. Sedangkan sisanya sebesar 85.5% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Kata Kunci : Profitabilitas, Leverage, dan Stuktur Kepemilikan, Kebijakan Devide
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP PENGUNGKAPAN CSR PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017
ADI WIBOWO. The Effect of Company Size and Profitability on Corporate Social Responsibility Disclosure in Manufacturing Companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017. Thesis. Jakarta. Economic Education Study Program, Accounting Education Concentration, Faculty of Economics, Jakarta State University, 2019.
This study aims to determine the effect of company size and profitability on corporate social responsibility on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2017 both partially and simultaneously. The method used in this study is a quantitative method with descriptive statistical analysis. Data collection uses documentation techniques in the form of financial statements and annual companies. Affordable population in this study were 108 companies that met the criteria with a sample of 84 companies. Data analysis techniques using test requirements analysis, classical assumption test, multiple regression equation test, and hypothesis testing consisting of F test and t test. The results of data analysis produced a regression equation CSR = -0,397 + 0,004LN + 0,031ROA. Based on the results of this study indicate that (1) the size of the company has an effect on corporate social responsibility with Thitung> T table (2.326> 1.98969) and a significance value of 0.876 (0.05 (2) Profitability does not influence corporate social responsibility with Thitung 0,05 (3) company size and profitability have a simultaneous effect on corporate social responsibility with Fcount> Ftable (3,373 ˃ 3,11) and significance value 0.039 ˂ 0,05, the correlation coefficient of 0.277 is relatively low and the coefficient of determination is 7.7%.
Keywords: CSR, Profitability, Firm Siz
LM_supplement_3.10.19 – Supplemental material for Self-presentation and impressions of personality through text-based online dating profiles: A lens model analysis
Supplemental material, LM_supplement_3.10.19 for Self-presentation and impressions of personality through text-based online dating profiles: A lens model analysis by Stephanie Tom Tong, Elena F Corriero, Kunto Adi Wibowo, Taj W Makki and Richard B Slatcher in New Media & Society</p
ANALISIS ENERGI UNTUK KANDANG AYAM BERBASIS ARDUINO MEGA 2560
TEGAR ADI WIBOWO. 2025. “Analisis Energi Untuk Kandang Ayam Berbasis Arduino Mega 2560”. Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer,Universitas Pancasakti Tegal 2025.
Kandang ayam adalah suatu tempat untuk perkembangan biakan atau pertumbuhan ayam dari mulai telur hingga dewasa. Kandang ayam di bagi menjadi beberapa bagian yaitu kandang yang digunakan untuk proses penetasan dan ada juga yang dijadikan sebagai ruang stater atau ruang pembesaran anak ayam. Tempat-tempat ini juga membutuhkan energi untuk menjaga kondisi lingkungannya agar stabil seperti control suhu dan kelembabannya.
Penggunaan energi di kandang ayam memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan suhu, kelembaban, dan kenyamanan ternak. Namun demikian, belum banyak peternak yang melakukan analisis konsumsi energi secara berkala. Analisis energi diperlukan agar sesuai untuk perkembangan ayam dari mulai telur hingga dewasa.
Metode Penelitian yang digunakan itu metode eksperimen dengan menggunakan Bahan : Arduino Mega 2569,Sensor DHT-22,Modul Relay 2 Channel,Modul sd card,RTC Ds3231,Sensor Ina219 dan Pzem004T,LCD 2 x 16,Kabel Jumper dan alat yang digunakan seperti Solder,Tang potong kabel, Pisau,Obeng. Proses pemanasan bermula dari ketika sensor membaca suhu dibawah setingan beban lampu pijar akan menyala dan setelah sensor membaca suhu sensor melebihi setingan beban akan mati dan untuk monitoring semua data dapat dilihat pada layar LCDnya.
Nilai efisiensi paling baik untuk suhu 37,3℃ – 38,3℃ yaitu pada ketinggian 20 cm karena memberikan pendistribusian panas yang merata dan efisiensi pemakaian daya listrik dan untuk suhu 32,5℃ – 35℃ efisiensi paling optimal itu terletak pada ketinggian 25 cm karena distribusi panas dan pemakaian daya listrik yang merata dalam taraf suhu yang telah ditentukan. Semakin tinggi ketinggian lampu semakin optimal nilai yang didapat dalam taraf seimbang dan tidak terlalu tinggi dan juga semakin tinggi ketinggian lampu semakin besar pemakaian energinya. Ini menandakan bahwa ketinggian lampu berpengaaruh dengan efisiensi pemakaian energy.
Kata Kunci : Arduino Mega 2560, Incubator, Total Enerrgi, Ketinggian Lamp
Tinjauan Hukum Ekonomi Islam Terhadap Akad Sewa Menyewa Ruko (Studi Kasus Di Pasar Cikijing Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka)
ADI WIBOWO, NIM: 1415202002, “TINJAUAN HUKUM EKONOMI
ISLAM TERHADAP AKAD SEWA-MENYEWA RUKO (Studi Kasus Di
Pasar Cikijing Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka)”, Skripsi 2020.
Pasar dapat diartikan sebagai tempat pertemuaan penjual dan pembeli
sehingga terjadi aktivitas transaksi jual beli guna mendapatkan barang atau jasa
sesuai kesepakatan yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Dalam aktivitasnya,
pasar dapat dipengaruhi oleh hukum ekonomi islam yaitu adanya seperangkat
aturan hukum yang mengatur bidang ekonomi (Muamalat) berdasarkan pada
syariat islam yaitu Al Quran dan hadist. Adanya peraturan ekonom islam ini
menjadi penting untuk mewujudkan kebutuhan bagi setiap individu, masyarakat
dan Negara. Salah satu bentuk hukum ekonomi islam yang ada di pasar adalah
akad sewa-menyewa (Ijarah) yaitu suau jenis perikatan atau perjanjian yang
bertujuan untuk mengambil manfaat suatu barang atau jasa yang diterima dari
orang lain dengan cara membayar upah sesuai perjanjian yang telah disepakati.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktek Sewa Kios atau Ruko di
Pasar Cikijing tentang Uang muka sewa menyewa menurut Prof. Dr. Wahbah
Zuhayli dalam Al-Fiqh wa Adilatuhu, bahwa jual beli sitem ‘urban’ sah dan halal
dilakukan berdasarkan ‘urf’ (tradisi yang berkembang) asalkan kedua belah pihak
menyetujuinya dan tidak ada yang dirugikan, akan tetapi Prakter yang terjadi di
Pasar Cikijing berbeda, karena ada beberapa pihak yang di rugikan karena lokasi
yang kurang strategis dan merugikan pihak penyewa dan Bagaimana pandangan
hukum Islam tentang sewa menyewa Ruko dipraktekan Pasar Cikijing Kecamatan
Cikijing Kabupaten Majalengka.
Hasil penelitian ini adalah Praktek sewa menyewa kios atau ruko di Pasar
Cikijing Kabupaten Majalengka berupa HGB (Hak Guna Bangunan) dengan cara
melakukan pembayaran uang sewa di awal, dalam pandangan Hukum Ekonomi
Islam hal tersebut dibolehkan karena tidak adanya unsur paksaan dan terjadi suka
sama suka antara dua belah pihak. Selanjutnya Hukum Ekonomi Islam
menanggapi pembayaran uang muka sebelum pembangunan kios atau ruko di
Pasar Cikijing. Berdasarkan hasil penelitian setelah wawancara dan observasi,
transaksi sewa menyewa dengan uang muka yang terjadi di Pasar Cikijing itu sah
hukumnya berdasarkan urf (tradisi yang berkembang). Prinsip-prinsip Hukum
Ekonomi Islam yang terjadi di Pasar Cikijing, prinsip kejujuran dan kebenaran
tercermin dalam setiap transaksi harus jelas, tegas, dan pasti baik barang maupun
harga, prinsip kebaikan (ihsan) dengan adanya uang muka sewa menyewa sangat
bermanfaat bagi para calon pedagang, prinsip keadilan adanya kebijakan uang
muka dengan jumlah yang sama dan berlaku untuk seluruh calon penyewa kios
atau ruko di Pasar Cikijing.
Kata Kunci: Pasar, Hukum Ekonomi Islam, Akad Sewa-Menyewa (Ijarah
PENGARUH SELF-SERVICE TECHNOLOGY QUALITY TERHADAP ATTITUDE TOWARDS USING DAN DAMPAKNYA PADA BEHAVIORAL INTENTION: Survei pada Followers Instagram Restoran Mie Gacoan dan Wizzmie
Rizky Nurbayani Muhari (2102051) “Pengaruh Self-Service Technology Quality
terhadap Attitude toward Using dan Dampaknya Behavioral Intetion (Survei
pada Followers Instagram Restoran Mie Gacoan dan Wizzmie)” di bawah
bimbingan Dr. Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., MM. dan Dr. Lisnawati, S.Pd., MM.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan pengaruh self-service
technology quality terhadap attitude toward using dan dampaknya pada behavioral
intention followers Instagram Mie Gacoan dan Wizzmie. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan ukuran sampel sebanyak 348
responden. Hasil pada penelitian ini menemukan bahwa gambaran self-service
technology quality berada pada kategori mudah, serta gambaran attitude toward
using dan gambaran behavioral intention berada pada kategori tinggi. Self-service
technology quality berpengaruh terhadap attitude toward using, terdapat pengaruh
antara attitude toward using terhadap behavioral intention, serta terdapat pula
pengaruh secara tidak langsung antara self-service technology quality terhadap
behavioral intention. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh self
service technology quality terhadap attitude toward using serta berdampak pada
behavioral intention yang dilakukan melalui survei pada followers Instagram Mie
Gacoan dan Wizzmie. Penulis juga merekomendasikan restoran Mie Gacoan dan
Wizzmie untuk mempertahankan serta meningkatkan performa self-service
technology melalui perceived ease of use, perceived reliability, perceived control,
dan perceived usefulness, sehingga diharapkan dapat meningkatkan sikap positif
konsumen yang berujung pada peningkatan minat konsumen untuk berkunjung
kembali ke restoran, menggunakan teknologi tersebut, serta membagikan perspektif
positif di berbagai platform. Implikasi dari behavioral intention pada penelitian ini
yaitu keputusan pembelian sehingga akan berdampak pada peningkatan pembelian
berulang di masa mendatang.
Rizky Nurbayani Muhari (2102051) "The Influence of Self-Service Technology
Quality on Attitude toward Using and Its Impact on Behavioral Intention (Survey
on Consumers of Local Noodle Restaurants in Indonesia)" under the supervision
of Dr. Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., MM. and Dr. Lisnawati, S.Pd., MM.
This study aims to obtain an overview and influence of self-service technology
quality on attitude towards using and its impact on the behavioral intention of
Instagram followers of Mie Gacoan and Wizzmie. This study uses quantitative
research methods with a sample size of 348 respondents. The results in this study
found that the description of self-service technology quality is in the easy category,
as well as the description of attitude towards using and the description of
behavioral intention is in the high category. Self-service technology quality has an
effect on attitude toward using, there is an influence between attitude toward using
on behavioral intention, and there is also an indirect influence between self-service
technology quality on behavioral intention. The conclusion of this study is that there
is an effect of self-service technology quality on attitude towards using and has an
impact on behavioral intention which is carried out through a survey of Instagram
followers of Mie Gacoan and Wizzmie. The author also recommends Mie Gacoan
and Wizzmie restaurants to maintain and improve the performance of self-service
technology through perceived ease of use, perceived reliability, perceived control,
and perceived usefulness, so that it is expected to increase positive consumer
attitudes which lead to increased consumer interest in visiting the restaurant again,
using the technology, and sharing positive perspectives on various platforms. The
implication of behavioral intention in this study is a purchase decision so that it
will have an impact on increasing repeat purchases in the future
PENGARUH VISUAL MERCHANDISING DAN STORE ATMOSPHERE TERHADAP IMPULSE BUYING PADA KONSUMEN ICE CREAM & TEA: Survei pada Komunitas Minuman Trend Indonesia
Karla Annisa Damayanti (2008932) “Pengaruh Visual Merchandising dan Store
Atmosphere terhadap Impulse Buying Pada Konsumen Ice Cream & Tea
(Survei pada Komunitas Minuman Trend Indonesia)” di bawah bimbingan Dr.
Lili Adi Wibowo, S.Pd., S.Sos., MM. dan Drs. Girang Razati, M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan pengaruh visual
merchandising dan store atmosphere terhadap impulse buying pada konsumen ice
cream & tea. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif
dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah
simple random sampling dengan ukuran sampel sebanyak 132 responden. Data
diolah secara statistik menggunakan metode analisis jalur (path analysis) dengan
menggunakan program SPSS for Windows. Hasil penelitian ini menemukan bahwa
gambaran visual merchandising, store atmosphere, impulse buying berada pada
kategori tinggi. Visual merchandising dan store atmosphere memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap impulse buying. Temuan ini menunjukkan bahwa
pengaruh tidak langsung visual merchandising dan store atmosphere memperoleh
besaran pengaruh yang lebih rendah terhadap impulse buying, dibandingkan
pengaruh langsung. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti merekomendasikan agar
Perusahaan Ice Cream & Tea (Mixue, Momoyo, Wedrink) mempertahankan dan
meningkatkan performa visual merchandising dan store atmosphere agar dapat
meningkatkan jumlah impulse buying dari konsumen.
Karla Annisa Damayanti (2008932) "The Visual Merchandising and Store
Atmosphere on Impulse Buying in Ice Cream & Tea Consumers (Survey of
Komunitas Minuman Trend Indonesia)" under the guidance of Dr. Lili Adi
Wibowo, S.Pd., S.Sos., MM. and Drs.Girang Razati, M.Si
This research aims to obtain an overview and influence of visual merchandising
and store atmosphere on impulse buying among Ice Cream & Tea consumers. This
research uses descriptive and verification research with a quantitative approach.
The method used in this research was simple random sampling with a sample size
of 132 respondents. The data was processed statistically using the Path Analysis
method using the SPSS for Windows program. The results of this research found
that the image of visual merchandising, store atmosphere, and impulse buying were
in the high category. Visual merchandising and store atmosphere has a positive and
significant influence on impulse buying. This finding shows that the indirect
influence of visual merchandising and store atmosphere has a lower influence on
impulse buying, compared to the direct influence. Based on the research results,
researchers recommend that Ice Cream & Tea Companies (such as Mixue,
Momoyo, Wedrink) maintan and improve the performance of visual merchandising
and store atmosphere strategies to increase consumer impulse buying
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Sound pollution and fog smoke handling situation in airport and its implication on airport service quality
Aircraft noise and fog still become the problem at many airports affecting the comfort of passengers and those living at its vicinity. Further, it causes many accidents or crashes due to decreased of the visibility. The purpose of this research is to analyse how noise and smog can be managed for the safety and comfort of passengers and residents living near the airports. The case study is International Airport Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang and 90 passengers were interviewed through a questionnaire in order to understand how the airport manages smog and noise pollution
- …
