1,729,430 research outputs found
Perancangan Fasilitas Kerja Untuk Perbaikan Postur Kerja Operator (Studi Kasus: Roti Winda dan Raffi di Balai Baru, Padang)
ABSTRAK
Di Indonesia saat ini berkembang pesat usaha masyarakat yang disebut Usaha Kecil Menengah (UKM). Industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang banyak dijadikan lapangan usaha oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari tiga belas sektor industri, industri pengolahan diposisi ketiga yang memiliki aktivitas tertinggi sebanyak 14.74% di Provinsi Sumatera Barat. Industri makanan jadi merupakan bagian dari sektor industri pengolahan. Sektor Industri makanan salah satunya yaitu industri roti (bakery). Industri bakery ini banyak diusahakan di Sumatera Barat khususnya di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan pada usaha Roti Winda & Raffi yang merupakan salah satu UKM di Kota Padang. Studi pendahuluan dilakukan dengan pengamataan secara langsung dan wawancara dengan pihak Roti Winda & Raffi. Hasil pengamatan yang dilakukan banyak permasalahan yang ditemui dan perlu segera diperbaiki seperti postur kerja yang tidak ergonomis, resiko kerja serta lingkungan kerja operator. Perbaikan postur kerja menggunakan pendekatan 10 Physical Ergonomics Principle berupa rekomendasi fasilitas kerja terdiri dari meja penggadukan, meja penggilingan, meja penggorengan, meja pengemasan, meja perkakas, pengaduk dan kursi untuk operator beristirahat. Usulan yang direkomendasikan yaitu penambahan lampu T8 Tube High lumen output sebanyak tiga buah di tiga titik dan penambahan earplug untuk lima orang operator. Hasil perancangan menggunakan teknik validasi kontekstual menggunakan REBA. Hasil yang didapatkan terjadinya penurunan level risiko dari level sangat tinggi menjadi level rendah. Perbaikan postur kerja yang dilakukan untuk menurunkan keluhan fisik operator dalam bekerja. Perbaikan postur kerja dilakukan pada stasiun kerja pengadukan, stasiun kerja penggilingan, stasiun kerja penggorengan dan stasiun kerja pengemasan sedangkan perancangan layout pada masing-masing stasiun kerja bertujuan untuk mempermudah operator bekerja.
Kata Kunci : Fasilitas Kerja, Layout, NBM, REBA, Sistem Kerj
PERANCANGAN SISTEM APLIKASI RENTAL PADA TAMAN BACAAN WINDA
TB. WINDA adalah salah satu usaha di bidang rental atau persewaan buku bacaan. TB. WINDA seperti taman bacaan pada umumnya, yang dimana menyewakan berbagai media baca seperti majalah, komik, novel dll. Taman Bacaan ini didirikan pada tahun 1990. Dengan didasari makin berkembangnya minat masyarakat Semarang terhadap buku bacaan, maka timbullah keinginan untuk mendirikan taman bacaan yang kebanyakan peminatnya adalah anak-anak dan remaja. Buku yang didapatkan merupakan dari koleksi pribadi dan hasil berburu buku di kios buku-buku bekas. Pada operasional hariannya, TB. WINDA masih menggunakan cara klasik, yaitu pulpen, buku catatan, kalkulator, dan kertas. Hal ini sudah menjadi tidak efektif dan efisien ketika jumlah buku dan member semakin banyak ditangani oleh satu orang saja. Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan bahwa untuk mengatasi dan memperbaiki permasalahan yang terjadi diperlukan perancangan program aplikasi baru yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi TB. WINDA dalam melakukan komputerisasi sistem. Penulis menawarkan membuatkan 1 unit komputer kerja dilengkapi dengan sistem aplikasi persewaan buku yang dibuat khusus untuk TB. WINDA. Harapan penulis adalah untuk memperkenalkan teknologi komputer ke lingkungan sekitar supaya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Hasil yang didapat setelah berhasil membangun sistem aplikasi tersebut adalah operasional TB. WINDA semakin lancar, cepat, dan efisien. Pemilik juga menjadi mengenal komputer dan manfaatnya. Dari sisi penulis, adalah berhasil memperkenalkan komputer dan membuktikan kemampuan pemrograman
Akibat hukum ditolaknya penyangkalan anak terhadap status nasab pada kasus penetapan pengadilan Nomor 629/Pdt.G/2010/PA.SMN menurut Undang-undang Perkawinan dan kompilasi hukum Islam / oleh Winda Feraneta
abstrak (A) Nama : Winda Feraneta; NIM: 205060033 (B) Judul Skripsi :
AKIBAT HUKUM DITOLAKNYA PENYANGKALAN ANAK TERHADAP
STATUS NASAB PADA KASUS PENETAPAN PENGADILAN NOMOR:
629/PDT.G/2010/PA.SMN MENURUT UNDANG-UNDANG
PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (C) Halaman : vii + 77
+ 4 daftar pustaka; 2011 (D) Kata Kunci : Penyangkalan anak, status
nasab (E) Isi : Manusia adalah makhluk sosial dan makhluk yang
berbudaya. Sebagai makhluk yang berbudaya dengan biologisnya
manusia mengenal adanya perkawinan. Melalui perkawinan inilah
manusia tercipta sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.
Keberadaan anak dalam keluarga merupakan sesuatu yang sangat
berarti karena anak merupakan penyambung keturunan, sebagai
investasi masa depan, dan sandaran atau tongkat hidup di usia lanjut.
Namun, adakalannya ada anak-anak yang tidak beruntung secara
hukum karena perbuatan orangtuanya sebagaimana dalam kasus
Penetapan Nomor 629/Pdt.G.2010/PA.Smn. Pada kasus ini Pemohon
mengajukan permohonan pelurusan nasab anak yang lahir dalam
perkawinan Pemohon dan Termohon, karena Pemohon merasa bukan
ayah biologis dari anak tersebut. Namun karena lampaunya waktu,
permohonan tersebut ditolak. Permasalahan dalam penelitian ini
adalah bagaimana akibat hukum ditolaknya penyangkalan anak
terhadap status nasab pada kasusPenetapan Pengadilan Nomor:
29/Pdt.G/2010/Pa.Smn menurut Undang-Undang Perkawinan dan
KHI.Metode penelitian dalam penulisan ini yaitu metode penelitian
hukum normatif dengan didukung wawancara. Data hasil penelitian
menunjukkan bahwa perkawinan antara Pemohon dan Termohon
dilangsungkan dalam kondisi Termohon hamil 3 (tiga) bulan, maka
status anak tersebut termasuk anak yang lahir dari hubungan zina
meskipun lahir dalam perkawinan yang sah dan mempunyai akibat
hukum tidak ada hubungan nasab dengan bapaknya. Anak itu hanya
mempunyai hubungan nasab dengan ibunya. Bapaknya tidak wajib
memebrikan nafkah kepada anak itu, namun secara manusiawi ia
tetap anaknya. Jadi hubungan yang timbul hanyalah secara
manusiawi, bukan secara hukum. Tidak ada saling mewaris dengan
bapaknya, karena hubungan nasab merupakan salah satu penyebab
kerwarisan. Bapak tidak dapat menjadi wali bagi anak diluar nikah.
Apabila anak diluar nikah itu kebetulan seorang perempuan dan
sudah dewasa lalu akan menikah, maka ia tidak berhak dinikahkan
oleh bapak biologisnya. Perihal lampau waktu mengajukannya maka
segala konsekuensi hal yang berkaitan dengan hubungan
keperdataan dinisbahkan pada ayah (laki-laki yang dinikahinya).Bagi
pria yang mengawini wanita hamil, hendaknya dilakukan dengan tulus
ikhlas dan juga harus menerima segala konsekuensi yang ada serta
tidak boleh ada rasa belas kasihan, karena pernikahan ini akan
menyangkut mengenai warisan dan nasab anak yang dilahirkan dalam
perkawinan. (F) Daftar acuan : 43 (1974-2011) (G) Dosen Pembimbing :
Hj. Prihatini Adnin, S.H., M.Hum. (H) Penulis : Winda Feranet
PROSPEK USAHA HOME INDUSTRY WINDA SNACK DI KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU MENURUT EKONOMI ISLAM
Penelitian ini berjudul “PROSPEK USAHA HOME INDUSTRY
WINDA SNACK DI KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA
PEKANBARU MENURUT EKONOMI ISLAM ”.
Penelitian ini di latar belakangi oleh terdapat banyaknya usaha home
industry yang berkembang. Usaha home industry Winda Snack merupakan salah
satu usaha yang dijadikan sebagai penopang hidup dan tidak merupakan usaha
musiman. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana prospek
usaha home industry Winda Snack di Kecamatan Marpoyan Damai Kota
Pekanbaru, dan bagaimana tinjauan ekonomi islam terhadap prospek usaha home
industry Winda Snack ini.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research. Adapun
lokasi penelitian ini dilakukan di home industry Winda Snack di Jalan Merak I
Kec.Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Populasi dan sampel dalam penelitian ini
adalah pemilik home industry Winda snack yaitu Bapak Ayani, Ibu Darnleni dan
karyawan home industry Winda snack yang berjumlah 8 orang Karena populasi
dan sampel sedikit maka penulis mengambil semua populasi dan sampel dijadikan
subjek penelitian dengan mengunakan metode Total Sampling.
Penulis mendapatkan data di lapangan mengunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Kemudian di klasifikasikan menurut jenis dan
sifatnya, kemudian diuraikan secara deskriptif yaitu menganalisis data yang
bersifat penjelasan atau pengurain data dan informasi yang kemudian dikaitkan
dengan teori dan konsep-konsep yang mendukung pembahasan yang relevan
dimana penjelasan ini mengunakan metode kualitatif.
Setelah mengadakan penelitian di usaha home industry Winda Snack ini,
penulis dapat menyimpulkan bahwa prospek usaha home industry Winda Snack
di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru cukup bagus penulis. Karena dari
tahun ke tahun usaha home industry Winda Snack ini meningkat, dari pemasukan
usaha, penambahan produk, hingga pendistribusian yang sudah meluas. Usaha
home industry Winda Snack ini memiliki prospek yang sangat baik untuk
meningkatkan perekonomian karena pemilik dan karyawan usaha home industry
Winda Snack menyatakan adanya peningkatan dari tahun ke tahun, dan sangat
membantu perekonomian keluarga.
Menurut Ekonomi Islam mengenai prospek usaha home industry Winda
Snack, Mengaju kepada firman Allah SWT dan Rasulullah. Dari segi modal, cara
mendapatkan tenaga kerja, telah sesuai dengan ekonomi Islam. Dan usaha ini
telah mendapatkan sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai
makanan halal
Winda Yulfani's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Winda Azhari's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Akibat hukum ditolaknya penyangkalan anak terhadap status nasab pada kasus penetapan pengadilan Nomor 629/Pdt.G/2010/PA.SMN menurut Undang-undang Perkawinan dan kompilasi hukum Islam / oleh Winda Feraneta
abstrak (A) Nama: Winda Feraneta; NIM: 205060033 (B) Judul Skripsi : AKIBAT HUKUM DITOLAKNYA PENYANGKALAN ANAK TERHADAP STATUS NASAB PADA KASUS PENETAPAN PENGADILAN NOMOR: 629/PDT.G/2010/PA.SMN MENURUT UNDANG-UNDANG PERKAWINAN DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM (C) Halaman: vii + 77 + 4 daftar pustaka; 2011 (D) Kata Kunci: Penyangkalan anak, status nasab (E) Isi: Manusia adalah makhluk sosial dan makhluk yang berbudaya. Sebagai makhluk yang berbudaya dengan biologisnya manusia mengenal adanya perkawinan. Melalui perkawinan inilah manusia tercipta sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Keberadaan anak dalam keluarga merupakan sesuatu yang sangat berarti karena anak merupakan penyambung keturunan, sebagai investasi masa depan, dan sandaran atau tongkat hidup di usia lanjut. Namun, adakalannya ada anak-anak yang tidak beruntung secara hukum karena perbuatan orangtuanya sebagaimana dalam kasus Penetapan Nomor 629/Pdt.G.2010/PA.Smn. Pada kasus ini Pemohon mengajukan permohonan pelurusan nasab anak yang lahir dalam perkawinan Pemohon dan Termohon, karena Pemohon merasa bukan ayah biologis dari anak tersebut. Namun karena lampaunya waktu, permohonan tersebut ditolak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana akibat hukum ditolaknya penyangkalan anak terhadap status nasab pada kasusPenetapan Pengadilan Nomor: 29/Pdt.G/2010/Pa.Smn menurut Undang-Undang Perkawinan dan KHI.Metode penelitian dalam penulisan ini yaitu metode penelitian hukum normatif dengan didukung wawancara. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antara Pemohon dan Termohon dilangsungkan dalam kondisi Termohon hamil 3 (tiga) bulan, maka status anak tersebut termasuk anak yang lahir dari hubungan zina meskipun lahir dalam perkawinan yang sah dan mempunyai akibat hukum tidak ada hubungan nasab dengan bapaknya. Anak itu hanya mempunyai hubungan nasab dengan ibunya. Bapaknya tidak wajib memebrikan nafkah kepada anak itu, namun secara manusiawi ia tetap anaknya. Jadi hubungan yang timbul hanyalah secara manusiawi, bukan secara hukum. Tidak ada saling mewaris dengan bapaknya, karena hubungan nasab merupakan salah satu penyebab kerwarisan. Bapak tidak dapat menjadi wali bagi anak diluar nikah. Apabila anak diluar nikah itu kebetulan seorang perempuan dan sudah dewasa lalu akan menikah, maka ia tidak berhak dinikahkan oleh bapak biologisnya. Perihal lampau waktu mengajukannya maka segala konsekuensi hal yang berkaitan dengan hubungan keperdataan dinisbahkan pada ayah (laki-laki yang dinikahinya).Bagi pria yang mengawini wanita hamil, hendaknya dilakukan dengan tulus ikhlas dan juga harus menerima segala konsekuensi yang ada serta tidak boleh ada rasa belas kasihan, karena pernikahan ini akan menyangkut mengenai warisan dan nasab anak yang dilahirkan dalam perkawinan. (F) Daftar acuan : 43 (1974-2011) (G) Dosen Pembimbing : Hj. Prihatini Adnin, S.H., M.Hum. (H) Penulis : Winda Feranet
- …
