1,725,000 research outputs found

    IBRAHIM HUSEN FIQIH INDONESIA

    Full text link
    Ibrahim Husen sesosok ulama terkemuka Indonesia yang mendapat tempat terhormat di ruang hati umat Islam Indonesia, teristimewa kalangan terpelajar Islam. Ia seorang Profesor fiqih yang cukup raj in dan cerdas mere spons fenomena kefiqihan di Indonesia. Dari dirinya (melalui keduduk-annya sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat pada masa kepemimpinan K. H. Hasan Basri) lahir banyak fatwa kefiqihan. Ibrahim Husen sangat concern terhadap pengassimilasian antara hukum nasional dengan hukum syar'i. Menurut Ibrahim Husen, hukum nasional Produk pemerintah berupa peraturan perudang-undangan yang tidak bertentangan atau sejiwa dengan hukum syar'i dapat dinilai sebagai hukum Islam. Tulisan ini akan melacak pokok pikiran Ibrahim Husen tentang upaya pendinamisasian hukum Islam agar selalu dapat berfungsi sebagai pedoman hidup bagi umat Islam dalam segala tempat dan masa ke depan.</jats:p

    0812-9869-9940 (WA), Jual Keranda Mayat Husen Sastranegara

    No full text
    &lt;p&gt;0812-9869-9940 (WA), Jual Keranda Mayat Husen Sastranegara@@Jual Keranda Mayat Husen Sastranegara, Jual Keranda Mayat Kebayoran Lama, Jual Keranda Mayat Karet Semanggi, Jual Keranda Mayat Kuningan Timur, Jual Keranda Mayat Menteng Atas, Jual Keranda Mayat Pasar Manggis, Jual Keranda Mayat Bukit Duri, Jual Keranda Mayat Kebon Baru, Jual Keranda Mayat Manggarai@@keranda jenazah 1 set promo @keranda mayat dan pemandian sepaket@keranda awet kokoh anti karat@paket keranda murah@paket keranda jenazah dan pemandian 1 paket@keranda paket@paket pemandian jenazah dan keranda@pemandian jenazah@GRATIS KAIN PENUTUP KERANDA@Menyediakan berbagai kebutuhan kepengurusan jenazah@@Dengan material stainless steel, kami memproduksi KERANDA JENAZAH dan PEMANDIAN JENAZAH yang mana ANTI KARAT, KOKOH, dan JELAS KEAWETANNYA.@@Memudahkan bagi jamaah sekalian dalam kepengurusan jenazah@Dibuat dari STAINLESS STEEL sehingga tahan karat dan aman disimpan dalam ruangan@Desain yang KOKOH mampu menahan berat hingga 300kg @@Spesifikasi Singkat:@-KERANDA@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 200 cm � Lebar 65 cm -Tinggi kurungan 64cm@Beban Maximum 300 kg@@-PEMANDIAN JENAZAH@Bahan : Stainless Steel 201@Dimensi : Panjang 205cm - Lebar 75cm - Tinggi 80cm@Beban MAX : 300KG@@@#JualKerandaMayatHusenSastranegara, #JualKerandaMayatKebayoranLama, #JualKerandaMayatKaretSemanggi, #JualKerandaMayatKuninganTimur, #JualKerandaMayatMentengAtas, #JualKerandaMayatPasarManggis, #JualKerandaMayatBukitDuri, #JualKerandaMayatKebonBaru, #JualKerandaMayatManggarai&lt;/p&gt

    Ibrahim Husen Fiqih Indonesia

    Full text link
    Ibrahim Husen sesosok ulama terkemuka Indonesia yang mendapat tempat terhormat di ruang hati umat Islam Indonesia, teristimewa kalangan terpelajar Islam. Ia seorang Profesor fiqih yang cukup raj in dan cerdas mere spons fenomena kefiqihan di Indonesia. Dari dirinya (melalui keduduk-annya sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat pada masa kepemimpinan K. H. Hasan Basri) lahir banyak fatwa kefiqihan. Ibrahim Husen sangat concern terhadap pengassimilasian antara hukum nasional dengan hukum syar'i. Menurut Ibrahim Husen, hukum nasional Produk pemerintah berupa peraturan Perudang-undangan yang tidak bertentangan atau sejiwa dengan hukum syar'i dapat dinilai sebagai hukum Islam. Tulisan ini akan melacak pokok pikiran Ibrahim Husen tentang upaya pendinamisasian hukum Islam agar selalu dapat berfungsi sebagai pedoman hidup bagi umat Islam dalam segala tempat dan masa ke depan

    Geheime Papiere der Gräfin von Lichtenau (vulgo Minchen Encken.)

    No full text
    [Heinrich Husen]Verfasser dem Vorwort entnommen: "Heinrich Husen aus Danzig"Vorlageform der Veröffentlichungsangabe: "Charlottenburg, im Rietzischen Schlosse. 1798.

    Interview with Carl Van Husen

    No full text
    Van Husen describes Scott\u27s logging operations in the Bingham area. Van Husen was responsible for company-hired loggers known as company crews of loggers, as opposed to independent contractors. Scott owned about 500,000 acres of woodlands in central Maine. Two key themes: 1. the use of Canadian guest workers, some of whom had an informal wildcat strike in 1966, and 2. the early experiment of Scott\u27s to use 4 Beloit mechanized harvester machines.https://digitalcommons.usm.maine.edu/maine-woodsmans-strike/1003/thumbnail.jp

    Husen, St. Maria Magdalena

    No full text
    Riedel P. Husen, St. Maria Magdalena. In: Riedel P, Wemhoff M, eds. Kunstschätze aus Kloster Dalheim in Kirchen des Paderborner Landes. 2003: 6-7

    Kepemimpinan Perempuan Menurut Masdar Farid Mas'udi dan Kiai Husen Muhammad

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini mengkaji pemikiran Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad tentang kepemimpinan perempuan. Kepemimpinan perempuan menurut Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad, tidak bertentangan dalam Islam. Karena menurut Masdar dan Kiai Husen Muhammad, tidak hanya kaum laki-laki yang berhak menjadi pemimpin, perempuanpun juga berhak sebagaimana peran laki-laki. Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad adalah tokoh pembela perempuan yang konsisten dalam memperjuangkan dan membela hak-hak perempuan. Sehingga ia termasuk salah-satu kiai yang membolehkan perempuan jadi pemimpin sebagaimana yang dilakukan oleh kaum laki-laki. Karena menurut Masdar dan Kiai Husen Muhammad dibolehkannya bukan terletak pada jenis kelamin, melainkan karena potensi kemampuannya. Jadi menurut keduanya tidak ada larangan dan batasan bagi perempuan menjadi pemimpin. Pandangan dan gagasan Masdar dan Kiai Husen tentang kepemimimpinan perempuan terletak pada kontekstualisasi teks (kritik teks).  Bedanya kalau Masdar menafsirkan teks tidak terlepas dengan konsep fikihnya, sedangkan Kiai Husen menafsirkan teks tidak terlepas dari sejarah dan fiqihnya.Kata Kunci: Kepemimpinan perempuan, Masdar Farid Mas’udi, Kiai Husen Muhammad</jats:p

    Husen Sarujin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses implementasi manajemen Pendidikan Islam pada Panti Asuhan di Kota Makassar, mengetahui faktor penghambat dan pendukung implementasi manajemen Pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak mulia bagi anak Panti Asuhan di Kota Makassar, mendeskripsikan hasil implementasi manajemen Pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak mulia bagi anak Panti Asuhan di Kota Makassar Penelitian ini kualitatuf yang mengacu pada grand theory manajemen pendidikan Islam. Pelaksanaan penelitiannya mencakup metode penentuan lokasi dan jenis penelitian, pendekatan penelitian lebih mengutamakan grand theori manajemen dan disiplin ilmu lainnya. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas dua, yakni data primer dan skunder. Pengumpulkan data melalui survey, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitiannya adalah pengujian data. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menata secara sistematis catatan hasil pengamatan data tertulis dan data tidak tertulis, serta memprediksi hasil wawancara sebagai data pendukung. Penelitian ini merumuskan kesimpulan bahwa proses implementasi manajemen pendidikan Islam pada panti asuhan di Kota Makassar, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, dan pengawasan, ternyata tidak terwujud. Faktor penghambatnya, adalah ketersediaan dana yang sangat minim, sarana dan prasarana pendidikan terbatas, mentalitas anak panti asuhan yang berbeda-beda, pengasuh panti dengan disiplin ilmu non kependidikan Islam. Faktor pendukungnya, adalah keikhlasan pengasuh panti menjalankan tugasnya dan komitmen yang tinggi, pembinaan berjalan fulltime karena antara pengasuh sebagai pendidik. Hasil implementasi manajemen Pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak mulia bagi anak panti asuhan di Kota Makassar, adalah tercapainya ouput berupa akhlak mulia bagi anak Panti Asuhan, berbeda dengan anak lain yang ada di luar Panti Asuhan. Penelitian ini berimplikasi pada urgennya implementasi manajemen pendidikan Islam pada panti asuhan, dan diupayakan secara bertahap agar anak panti asuhan benar-benar berakhlak mulia. Implementasi pendidikan Islam harus menjadi prioritas utama pada panti asuhan. Dalam rangka pembentukan akhlak mulia, disertasi ini telah merumuskan kurikulum pendidikan yang bersentuhan langsung dengan rutinitas panti asuhan

    Kepemimpinan Perempuan Menurut Masdar Farid Mas'udi dan Kiai Husen Muhammad

    Full text link
    Abstrak: Penelitian ini mengkaji pemikiran Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad tentang kepemimpinan perempuan. Kepemimpinan perempuan menurut Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad, tidak bertentangan dalam Islam. Karena menurut Masdar dan Kiai Husen Muhammad, tidak hanya kaum laki-laki yang berhak menjadi pemimpin, perempuanpun juga berhak sebagaimana peran laki-laki. Masdar Farid Mas’udi dan Kiai Husen Muhammad adalah tokoh pembela perempuan yang konsisten dalam memperjuangkan dan membela hak-hak perempuan. Sehingga ia termasuk salah-satu kiai yang membolehkan perempuan jadi pemimpin sebagaimana yang dilakukan oleh kaum laki-laki. Karena menurut Masdar dan Kiai Husen Muhammad dibolehkannya bukan terletak pada jenis kelamin, melainkan karena potensi kemampuannya. Jadi menurut keduanya tidak ada larangan dan batasan bagi perempuan menjadi pemimpin. Pandangan dan gagasan Masdar dan Kiai Husen tentang kepemimimpinan perempuan terletak pada kontekstualisasi teks (kritik teks).Â&nbsp; Bedanya kalau Masdar menafsirkan teks tidak terlepas dengan konsep fikihnya, sedangkan Kiai Husen menafsirkan teks tidak terlepas dari sejarah dan fiqihnya. &nbsp

    Riksdagen i tid och rum : Historien, husen och arbetsplatsen

    No full text
    Under 2023 uppmärksammar Sveriges Riksdag 500 år av riksdagshistoria, samt att det är 40 år sedan riksdagen flyttade tillbaka till husen på Helgeandsholmen efter tolv år i Kulturhuset vid Sergels Torg.  Därför släpper riksdagen nu boken Riksdagen i tid och rum – historien, husen och arbetsplatsen. I denna rikt illustrerade volym görs spännande nedslag i riksdagens historia. Människorna, husen – och den samtida politiken skildras på ett lättillgängligt sätt.  Läsaren tas med till olika nutida riksdagsmiljöer och får inblick i det maskineri som får dagens riksdag att fungera. Dessutom skildras riksdagsjournalisternas vardag och beslutet om att bygga om husen på Helgeandsholmen – trots att ett förslag om nybygge segrade i en arkitekttävling 1970. Därtill presenteras rika smakprov på den varierade konst som ryms såväl inne i riksdagens hus som på dess väggar
    corecore