1,721,391 research outputs found

    MOTIVASI PEMBELIAN PRODUK SATE SAPI PAK PRAPTO DI KOTAGEDE YOGYAKARTA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah profil konsumen di sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta. 2) Untuk mengetahui faktor motivasi rasional pada pembelian produk sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta. 3) Untuk mengetahui faktor motivasi emosional pada pembelian produk sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta. 4) Untuk mengetahui adakah perbedaan yang signifikan antara motivasi rasional dan emosional terhadap pembelian produk sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta. Penelitian termasuk pada jenis penelitian survey dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian seluruh konsumen sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta sebanyak 446 orang. Sampel penelitian diambil sebanyak 82 orang di tentukan dengan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 10%. Penelitian ini di lakukan di sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta penelitian dilakukan September 2018. Hasil penelitian di ketahui bahwa: (1) profil konsumen di sate sapi Pak Prapto lebih di dominasi laki-laki dengan umur 18-26 tahun dan pendidikan terakhir sarjana dengan pekerjaan swasta dan frekuensi kunjungan 6-10 kali. 2) Faktor motivasi rasional terhadap pembelian sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta dalam katagori tinggi dan indikator tertinggi yaitu indikator kualitas produk. 3) Faktor motivasi emosional terhadap pembelian sate sapi Pak Prapto di Kotagede Yogyakarta dalam katagori sangat tinggi dan indikator peranan merk dalam katagori tertinggi dalam aspek motivasi emosional. 4) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara motivasi rasional dan motivasi emosional dalam pembelian produk sate sapi Pak Prapto di kotagede Yogyakarta dengan melalui perhitungan uji T

    Jerman dan Indonesia di Indo-Pasifik : apa yang diharapkan dalam hal keamanan maritim dan pertumbuhan ekonomi?

    No full text
    Dinna Prapto Raharja, Ph.D ; Friedrich-Ebert-Stiftung Kantor Perwakilan Indonesi

    Germany and Indonesia in Indo-Pacific : what to expect in maritime security and economic growth?

    No full text
    Dinna Prapto Raharja, Ph.D ; Friedrich-Ebert-Stiftung Indonesia Offic

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Tindak Pidana Penipuan Yang Dimulai Dengan Adanya Wanprestasi Yang Dibayar Oleh Cek Yang Tidak Ada Dana Dalam Perjanjian Jual Beli (Studi kasus Sri Handayani Dan Prapto Hadi) / oleh Lenny Diana

    No full text
    Fokus dari Penulisan skripsi ini berawal dari suatu peristiwa tentang tindak pidana penipuan yang dimulai dengan adanya wanprestasi yang dibayar oleh cek yang tidak ada dana dalam perjanjian jual beli mobil. Perbuatan wanprestasi yang dibayar oleh cek yang tidak ada dana yang dilakukan oleh Sri Handayani dikategorikan sebagai tindak pidana penipuan. Mengenai BPKB mobil yang dijaminkan kepada PT. SMAC (pihak ketiga), Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 2292/Pid.B/2009/JKT.PST Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No. 61/PID/2010/PT. DKI Jo. Putusan Mahkamah Agung No. 1881 K/PID/2010 dapat dijadikan dasar bagi Prapto Hadi, SH., MH untuk menuntut Pihak Ketiga menyerahkan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil tersebut. Metode yang digunakan penulis dalam penulisan ini adalah metode deskriptif dan normatif. Dari analisis penulisan ini diketahui bahwa perbuatan Sri Handayani tidak dapat dikategorikan sebagai suatu wanprestasi. Hal ini dikarenakan Sri Handayani selaku debitur telah melakukan perbuatan secara melawan hukum dalam lingkup hukum perdata, yang kemudian dikarenakan adanya kebohongan-kebohongan, pemberian sebuah cek kosong, dan adanya penyerahan kendaraan yang tanpa BPKB-nya, sehingga menimbulkan kerugian pada Prapto Hadi, sehingga perbuatan melawan hukum yang semula dalam lingkup hukum perdata menjadi lingkup hukum pidana yaitu tindak pidana penipuan. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 2292/Pid.B/2009/JKT.PST Jo. Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta No. 61/PID/2010/PT. DKI Jo. Putusan Mahkamah Agung No. 1881 K/PID/2010 menyatakan bahwa mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi B 2410 DN milik Sri Handayani diserahkan kepada Prapto Hadi. Putusan Hakim ini dapat menjadi dasar bagi Prapto Hadi untuk menggugat Sri Handayani dan PT. SMAC (pihak ketiga) secara bersamaan dalam satu gugatan untuk menghukum Sri Handayani dan PT. SMAC untuk menyerahkan BPKB mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi B 2410 DN, dan apabila Sri Handayani dan PT. SMAC tidak bisa menyerahkan BPKB tersebut maka Sri Handayani dihukum untuk membayar ganti rugi kepada Prapto Hadi

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    RISET PEMASARAN USULAN STRATEGI BUNDLING TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL YANGKO DI IKM YANGKO PAK PRAPTO

    Get PDF
    Yangko merupakan salah satu makanan tradisional khas Yogyakarta yang diproduksi dan dijual di IKM Yangko Pak Prapto. Makanan ini kurang populer dan kurang diminati terutama dikalangan pendatang dari luar Yogyakarta karena berdasarkan survei dari 173 pendatang dari luar Yogyakarta hanya 40% yang mengetahui yangko dan 27% yang pernah membeli yangko. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan riset pemasaran pada IKM Yangko Pak Prapto yang bertujuan meningkatkan minat beli konsumen terhadap yangko dengan melakukan usulan strategi bunlding produk terhadap makanan yangko. Data sekunder yang didapatkan mendukung usulan bundling produk makanan yangko yaitu menggabungkan makanan tradisional yangko dan bakpia ke dalam satu kemasan dengan nama bakpia yangko dapat meningkatkan minat beli konsumen terhadap yangko. Sedangkan data primer yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner dengan teknik purpsive sampling di gerai makanan tradisional Yogyakarta berjumlah 342 responden. Analisis yang digunakan pada riset ini yaitu analisis tren, similaritas, kontradiksi, dan odd grouping dengan penyajian data menggunakan pie chart dan diagram batang. Hasil data menunjukkan pembeli makanan tradisional didominasi oleh wisatawan dengan persentase 47,5%, penduduk asli Yogyakarta 24,2%, dan penduduk luar Yogyakarta yang berdomisili di Yogyakarta 28,3%. Hasil analisis minat beli konsumen menunjukkan 89% responden tertarik untuk membeli makanan bakpia yangko. Tahap akhir dari hasil analisis ini yaitu berupa action plan berdasarkan data yang didapatkan

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore