Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta
Indonesian Institute of the Art YogyakartaNot a member yet
16125 research outputs found
Sort by
Perancangan Buku Ilustrasi Sejarah Bakpia Yogyakarta Sebagai Media Edukasi Untuk Remaja
Bakpia merupakan salah satu simbol kuliner yang melekat dengan identitas Kota Yogyakarta. Seiring perkembangan zaman, varian bakpia terus berkembang dengan berbagai rasa dan bentuk, namun generasi muda kini cenderung kurang mengetahui sejarah awal mula makanan ini. Minimnya media edukasi yang dikemas dengan pendekatan visual yang sesuai dengan minat remaja menjadi tantangan dalam upaya pelestarian budaya kuliner tersebut. Tugas akhir ini merancang sebuah buku ilustrasi bertema sejarah bakpia Yogyakarta yang disampaikan melalui cerita fantasi. Metode perancangan menggunakan pendekatan Design Thinking dengan data yang dianalisis menggunakan metode 5W+1H (Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Kenapa dan Bagaimana). Harapannya, buku ini dapat menjadi media alternatif yang mengedukasi remaja mengenai pentingnya mengenal dan melestarikan sejarah kuliner lokal
Kajian Makna Konotasi Konsep Fatherless Dalam Video Musik "Chill Kill" Red Velvet Dengan Pendekatan Semiotika Roland Barthes
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap interpretasi dari konsep fatherless dalam video musik “Chill Kill” Red Velvet melalui tanda-tanda secara simbolis di dalamnya. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori semiotika Roland Barthes yang dibatasi oleh 2 tingkat pemaknaan, yaitu denotasi dan konotasi. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis beberapa adegan spesifik yang menggambarkan fatherless di video musik tersebut, dengan memahami bagaimana elemen-elemen visual dan naratif dalam video musik yang membentuk makna denotasi (makna literal) dan makna konotasi (makna tersirat).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fatherless yang digambarkan dalam video musik “Chill Kill” Red Velvet berdasarkan sudut pandang dari seorang anak yang kehilangan figur seorang ayah disebabkan oleh kematian. Kematian yang dialami oleh ayahnya dilakukan oleh anak mereka sendiri untuk membela diri dari kekerasan yang dialami sebelumnya. Kejadian ini menyebabkan jungkir baliknya kehidupan mereka yang bermula bahagia hingga menjadi mimpi buruk yang terus membayangi. Hingga akhirnya mereka berjuang untuk lepas dari kenangan buruk dan menemukan kebebasan dari masa lalu yang kelam.
Temuan data ini penting dalam membentuk persepsi positif bagi penonton yang memiliki kondisi fatherless agar terus bersemangat dan tetap memiliki tujuan hidup meskipun kurang mendapat figur seorang ayah, khususnya disebabkan oleh kematian. Selain itu, gambaran tanda-tanda simbolis dari bentuk keterpurukan, kesepian dan kehampaan yang dialami anggota Red Velvet saat kehilangan figur ayah dapat menjadi refleksi bahwa dampak dari ketiadaan figur seorang ayah dapat mempengaruhi psikologis anak, khususnya dalam kehidupan anak perempuan. Penelitian ini penting bagi keilmuan desain komunikasi visual yang berkaitan dengan teori semiotika dalam mengkaji karya video musik guna menghasilkan interpretasi makna melalui tanda visual dan tanda verbal didalamnya
Perancangan Buku Ilustrasi Untuk Orang Tua Tentang Gagal Ginjal Akut Pada Anak
Gagal ginjal akut merupakan gangguan pada ginjal yang membuat ginjal tidak dapat berfungsi secara mendadak. Gagal ginjal akut menyebabkan zat-zat kotor dalam darah yang seharusnya dibuang keluar dari tubuh menjadi tersebar kembali ke seluruh tubuh. Hal ini mengakibatkan pasien yang terkena gagal ginjal akut harus menjalani serangkaian pengobatan supaya ginjalnya dapat kembali berfungsi dengan normal, salah satunya adalah melakukan cuci darah. Gagal ginjal akut pada anak yang tidak segera ditangani sangat berpotensi untuk memunculkan komplikasi lainnya, seperti gagal ginjal kronis bahkan kematian. Naiknya kasus gagal ginjal akut pada anak membuat edukasi tentang gangguan ginjal akut kepada para orang tua sangat penting untuk diberikan. Buku ilustrasi edukatif ini dirancang untuk orang tua sebagai bentuk pencegahan terjadinya gagal ginjal akut pada anak. Buku ini berisi materi yang membahas seputar gagal ginjal akut yang dilengkapi dengan ilustrasi serta bahasa medis yang dialihkan ke bahasa yang lebih sederhana sehingga para pembaca dapat lebih mudah untuk memahami isinya. Dalam merancang buku ini, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh penulis, seperti menyederhanakan gambar ginjal yang terkena gangguan ke dalam bentuk ilustrasi yang lebih mudah dimengerti oleh masyarakat awam agar materi edukasi dapat tersampaikan dengan baik
Perancangan Buku Ilustrasi Anak 3d Low Poly Art Sebagai Media Edukasi Sampah
Isu sampah yang semakin mengkhawatirkan lingkungan hidup membutuhkan penanganan yang terus diperbarui, baik untuk mengurangi dampak negatifnya maupun untuk menyelesaikan permasalahan secara menyeluruh. Jumlah produksi sampah harian yang tidak kunjung berkurang berpotensi merugikan lingkungan di masa mendatang, terutama karena rendahnya kesadaran akan tanggung jawab terhadap sampah pribadi dan kurangnya pemahaman dalam pengelolaannya. Meskipun informasi dan imbauan telah banyak disampaikan, implementasi praktik pengelolaan sampah masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan generasi muda sejak dini agar memiliki kesadaran yang kuat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kelompok usia anak Sekolah Dasar kelas 1–3 dipilih sebagai sasaran edukasi karena pada usia ini pembentukan kebiasaan positif lebih mudah dilakukan. Perancangan buku ilustrasi dengan pendekatan visual 3D Low Poly digunakan sebagai media edukatif yang menarik dan sesuai dengan karakteristik literasi anak-anak. Dengan metode analisis dan pengumpulan data kualitatif, perancangan ini diharapkan dapat membantu anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui cara yang menyenangkan dan komunikatif
Pengkajian Representasi Pola Asuh Dalam Film Animasi My Father's Dragon
Penelitian ini mengkaji makna denotasi dan konotasi elemen-elemen visual dan narasi pada adegan interaksi antara ibu dan anak di dalam film animasi My Father’s Dragon. Film berfungsi sebagai media yang tidak hanya bersifat menghibur tetapi juga komunikatif dalam menyampaikan isu sosial dan budaya. Umum ditemukan representasi peran ibu, ayah, dan anak dalam sistem keluarga yang dikonstruksikan secara normatif dan ideal pada film animasi anak-anak.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Roland Barthes yang berdasarkan dua tingkat pemaknaan yaitu denotasi dan konotasi. Analisis menemukan bahwa secara eksplisit adegan-adegan film menggambarkan bentuk pola asuh secara otoritatif dan otoriter. Sedangkan makna implisit dari film menunjukkan adanya gambaran representasi pola asuh transformatif yang berkaitan erat dengan otonomi anak, ikatan maternal, dan pengaruh lingkungan tempat tinggal. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi My Father’s Dragon masih bergantung pada simbol-simbol stereotipe seperti makna pengorbanan orang tua namun dengan melepas kemasan romantisasinya
Amorfati Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis
Laporan Tugas Akhir ini membahas amorfati, sebuah konsep filsafat dari Friedrich Nietzsche yang berarti “mencintai takdir” sebagai ide utama dalam penciptaan karya seni lukis. Pengalaman pribadi penulis yang dipenuhi dengan konflik batin, tekanan sosial, kegagalan, dan krisis eksistensial menjadi fondasi bagi eksplorasi konsep amorfati. Dalam konteks ini, amorfati bukanlah penerimaan pasif, melainkan penerimaan aktif terhadap seluruh pengalaman hidup, termasuk penderitaan, sebagai bagian dari pertumbuhan diri. Sebanyak 15 karya seni lukis dua dimensi diciptakan menggunakan teknik realistik dan surrealis, yang merepresentasikan refleksi eksistensial penulis terhadap hidup, tubuh, dan kebebasan berpikir. Visualisasi yang dihadirkan dipenuhi dengan simbol-simbol subjektif, tubuh manusia, serta narasi visual yang menantang dikotomi nilai moral tradisional. Melalui penciptaan ini, penulis tidak hanya melakukan proses katarsis, tetapi juga mengajak audiens untuk berefleksi dan menemukan kembali makna hidup dalam menghadapi kenyataan yang brutal namun indah
Perancangan Interior SD Muhammadiyah Program Plus Pandes
Pendidikan dasar membutuhkan lingkungan yang mendukung proses belajar sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis. Perancangan ini bertujuan mendesain interior SD Muhammadiyah Program Plus Pandes dengan pendekatan biophilic design dan konsep Growing and Learning in Harmony with Nature, menciptakan ruang belajar yang berkelanjutan dan terhubung dengan alam. Metode perancangan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, studi literatur, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasilnya berupa penerapan elemen biophilic (cahaya alami, vegetasi, material organik, dan pola alam) dalam zonasi ruang kelas, area interaktif, dan ruang publik sekolah. Desain ini mengintegrasikan prinsip sekolah hijau (green school) dengan sirkulasi udara alami, pencahayaan efisien, serta furnitur ramah lingkungan. Diharapkan, rancangan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kreativitas siswa, tetapi juga menjadi model desain pendidikan yang berkelanjutan
Perjalanan Menuju Penerimaan : Transformasi Emosional dalam Seni Grafis
Memori dan pengalaman traumatis memiliki dampak mendalam terhadap kesehatan mental dan psikologis, membentuk pola pikir, emosi, serta perilaku di masa dewasa. Kesadaran akan dampak ini penting untuk membantu dalam merespons pengalaman hidup secara lebih sehat. Karya ini mengeksplorasi pengaruh trauma masa kecil dan kegagalan komunikasi antara anak dan orang tua terhadap perkembangan emosional, dengan menjadikan seni sebagai media art healing.
Pendekatan psikologi ekspresif dari Shaun McNiff, yang menekankan peran seni dalam proses penyembuhan, serta teori psikoanalisis Sigmund Freud mengenai mekanisme bawah sadar dalam pembentukan trauma dan ekspresi emosional, menjadi dasar pemikiran dalam penciptaan karya ini sebagai bentuk transformasi emosional.
Melalui metode practice led research, proses artistik digunakan sebagai sarana eksplorasi. Teknik cyanotype dipilih sebagai medium utama yang merepresentasikan perjalanan emosional dari resistensi menuju penerimaan, sedangkan photolithography digunakan sebagai penegasan visual atas proses penyembuhan yang dialami, dan memperkuat narasi yang telah dibangun melalui cyanotype.
Perjalanan penciptaan dari tahap konseptual hingga teknis merefleksikan dinamika emosi dan menjadi bagian dari proses pemulihan itu sendiri. Teknik seni cetak grafis dalam karya ini memperlihatkan potensi besar sebagai media yang mampu membantu dalam mengungkapkan, memproses, serta menerima luka emosional yang selama ini tersembunyi
Proses Rekrutmen dan Seleksi Dalam Pemenuhan Sumber Daya Manusia Wayang Orang Sriwedari Surakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tata kelola pertunjukan serta proses rekrutmen dan seleksi dalam pemenuhan sumber daya manusia di Wayang Orang
Sriwedari Surakarta (WOSS). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional dalam menjaga keberlanjutan seni pertunjukan tradisional di tengah dinamika sosial budaya yang terus berkembang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola WOSS dijalankan
dalam struktur organisasi yang belum sepenuhnya terdokumentasi secara formal, dengan pola kepemimpinan yang bersifat hierarkis. Meskipun demikian, terdapat inisiatif perbaikan internal melalui mekanisme kerja kolektif dan pembagian peran yang disesuaikan dengan kebutuhan produksi pertunjukan. Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan mencakup tahapan seleksi administratif, uji kompetensi,serta wawancara untuk menilai motivasi, kerja sama, dan pemahaman
nilai budaya. Pola seleksi ini terbukti berdampak positif terhadap kualitas pertunjukan, regenerasi pelaku seni, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap eksistensi WOSS. Oleh karena itu, rekrutmen dan seleksi tidak hanya berfungsi sebagai prosedur administratif, tetapi juga sebagai strategi kelembagaan dalam memperkuat identitas dan keberlanjutan warisan budaya melalui pengelolaan SDM yang unggul
Peran Komunitas Jazz Mben Senen dalam Mendukung Kenyamanan Proses Kreatif Musisi di Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunitas musik Jazz Mben Senen di Yogyakarta membentuk ekosistem yang mendukung kenyamanan holistik dan proses kreatif anggotanya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh narasumber, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik berdasarkan teori kenyamanan Kolcaba, manajemen seni menurut Derrick Chong, dan teori modal sosial Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan komunitas yang bersifat informal, non-hierarkis, dan berbasis partisipasi memungkinkan terciptanya ruang seni alternatif yang inklusif. Kenyamanan yang dirasakan anggota komunitas mencakup dimensi fisik (kecukupan sarana), emosional (rasa aman dan percaya diri), sosial (dukungan dan keterbukaan), serta psiko-spiritual (makna dan identitas diri sebagai musisi). Kondisi ini mendorong perilaku kreatif yang berkelanjutan dan meningkatkan rasa memiliki terhadap komunitas.
Penelitian ini juga menyoroti tantangan regenerasi sebagai temuan. Pergeseran budaya generasi, perubahan preferensi belajar, serta minimnya kepemimpinan regeneratif menyebabkan menurunnya partisipasi anggota baru. Dalam konteks ini, kenyamanan yang terlalu stabil tanpa mekanisme pembaruan justru berisiko menimbulkan stagnasi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunitas seni dan tata kelola budaya dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara kenyamanan dan tantangan dalam menjaga keberlanjutan ruang seni alternatif. Jazz Mben Senen menjadi contoh nyata bagaimana komunitas musik dapat berfungsi sebagai rumah kreatif yang hidup, namun tetap memerlukan refleksi dan adaptasi untuk menjawab dinamika zaman