Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Imajinasi Keunikan Tanaman Pisang Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Grafis

    Get PDF
    Tanaman pisang masih dianggap sebagai sebuah tanaman yang tidak unik, meskipun memiliki berbagai manfaat dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dari pengamatan penulis, beragam keunikan dari tanaman pisang yang ditemui di kehidupan sehari-hari dapat menjadi inspirasi ide penciptaan karya seni grafis. Tugas akhir ini kemudian menggunakan tanaman pisang sebagai ide penciptaan sebagai sebuah usaha untuk menggambarkan keunikan tanaman pisang baik secara fisik, sifat, manfaat, serta peran dalam ekosistem. Tujuan lain dari tugas akhir ini adalah menjelaskan makna dari pengalaman dan hasil pengamatan terkait keunikan tanaman pisang melalui seni grafis. Tugas akhir ini menciptakan sebuah rangkaian karya seni grafis yang diwujudkan menggunakan teknik cetak Direct to Film (DTF). Kemudian, rangkaian karya seni grafis menggunakan kain kanvas sebagai media cetak. Karya seni grafis ini merepresentasikan keunikan tanaman pisang melalui karakter imajinatif sekelompok kurcaci. Karya seni grafis yang menampilkan keunikan tanaman pisang diharapkan dapat menjadi sebuah bentuk apresiasi kepada tanaman pisang yang selama ini dianggap sebagai hal sederhana meski memiliki peranan penting di kehidupan sehari-hari. Selain itu, karya seni grafis ini dapat menjadi salah satu media informasi tentang keunikan tanaman pisang bagi masyarakat luas

    Peran Permainan Teknik Flute Dalam Membangun Identitas Musik Keroncong Modern : Analisis Atas Lagu ”Senyawaku” Oleh Joharini Band

    Get PDF
    Musik keroncong sebagai salah satu identitas budaya Indonesia mengalami tantangan eksistensi di tengah dominasi musik populer modern. Joharini Band, grup musik asal Yogyakarta, menghadirkan pembaruan melalui perpaduan musik keroncong dengan unsur folk modern. Salah satu karya mereka, “Senyawaku”, menampilkan instrumen flute sebagai elemen utama pembentuk identitas musikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan flute dalam lagu tersebut serta mengkaji peranannya dalam membangun karakter musik keroncong modern yang tetap berpijak pada akar tradisi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan flute dalam lagu “Senyawaku” tidak hanya berperan sebagai pengisi melodi, tetapi menjadi struktur utama dalam menciptakan nuansa dan emosi musikal. Teknik yang digunakan meliputi improvisasi, trill, arpegio, slur, sixtuplet, dan dinamika yang bervariasi. Flute hadir dominan pada bagian intro, filler, interlude, hingga coda, dengan peran signifikan dalam menjembatani bagian lagu serta memperkuat warna dan karakter musikal Joharini Band. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa flute memainkan peran sentral dalam memperkuat identitas musik keroncong modern yang bersifat adaptif dan ekspresif

    Ikan Koi Kohaku Sebagai Ide Penciptaan Motif Pada Busana Muslim Ready to Wear Dengan Teknik Sulam Benang

    Get PDF
    Penciptaan karya busana muslim ready to wear ini terinspirasi dari ikan koi kohaku yang dikenal dengan perpaduan warna merah dan putih serta makna filosofis seperti keberuntungan dan harmoni. Motif ikan koi kohaku dipadukan dengan bunga teratai untuk menghadirkan kesan tenang dan elegan. Tujuan penciptaan adalah menghasilkan busana muslim yang memenuhi kaidah syariat sekaligus bernilai estetika dan keunikan melalui teknik sulam benang. Teknik ini dipilih untuk memberikan sentuhan eksklusif sekaligus melestarikan seni kriya tekstil. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan estetika menurut Djelantik, dan pendekatan ergonomi menurut Palgunadi. Sementara metode penciptaan mengacu pada metode tiga tahap enam langkah dari S.P. Gustami. Proses perwujudan karya meliputi tahapan desain, pembuatan pola, penjahitan, pewarnaan benang, pemindahan motif, penyulaman, dan tahapan akhir, dengan penerapan berbagai variasi tusuk hias dasar dalam teknik sulam benang. Hasil karya berjumlah enam busana muslim bertema ikan koi kohaku sebagai ide utama dalam penciptaan busana muslim ready to wear dengan teknik sulam benang. Seluruh karya diberi judul “Masayu” yang berarti cantik, dengan setiap huruf merujuk pada nama perempuan dalam bahasa Arab: Maysa, Aleena, Syaqilla, Aisha, Yumna, dan Umayma. Karya ini tidak hanya fungsional tetapi juga mengandung nilai artistik dan filosofis

    Representasi Jimat Kebal Di Kalangan Masyarakat Jawa Dalam Seni Patung

    Get PDF
    Seni patung menjadi media untuk menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tiga dimensi. Ide dan gagasan tersebut tentunya dipengaruhi oleh pengalaman dari masa lalu ketika penulis tumbuh besar di wilayah Kab. Magelang, Jawa Tengah. Banyak kenangan yang terjadi di masa kecil, Salah satunya adalah ketika mendengarkan cerita-cerita tentang kesaktian tokoh-tokoh legenda di sekitar penulis. Tokoh-tokoh tersebut dikatakan memiliki jimat kebal, hal tersebut begitu membekas dalam ingatan penulis. Keberadaan jimat kebal yang secara khusus diyakini dimiliki oleh sebagian masyarakat Jawa tersebut yang kemudian melatarbelakangi penciptaan karya Tugas Akhir ini

    Perancangan Komunikasi Visual Kampanye Media Sosial Mindful Adopt Untuk Kesejahteraan Kucing Liar

    Get PDF
    Tingkat kesejahteraan kucing liar di Indonesia masih rendah akibat penelantaran, kekerasan, dan overpopulasi, yang diperburuk oleh rendahnya kepedulian serta minimnya pemahaman masyarakat. Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum menyadari berbagai manfaat positif dari merawat dan mengadopsi kucing. Berdasarkan permasalahan tersebut, dirancang kampanye sosial Mindful Adopt untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap kesejahteraan kucing liar serta memperkenalkan manfaat mengadopsi melalui media sosial TikTok dan Instagram. Perancangan dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan analisis menggunakan pendekatan 5W+1H. Hasil dari perancangan ini berupa konten visual yang disusun dalam empat tahap konten, yaitu tahap manfaat, fakta, mindful adopt, dan testimoni. Konten dirancang menggunakan pendekatan storytelling dan dikemas secara edukatif, emosional, dan menghibur. Seluruh konten dipublikasikan melalui akun “MengBercerita” (@MengBercerita) di platform Tiktok dan Instagram. Kampanye juga dilengkapi dengan media pendukung template story Instagram, kartu interaktif, botol street feeding, dan sticker Whatsapp dan cetak untuk mendorong keterlibatan audience

    Representasi Kecantikan Dalam Film The Substance Melalui Perspektif Psikoanalisis Sinema

    Get PDF
    The Substance (2024) menyampaikan kritik terhadap standar kecantikan usia muda bagi perempuan dengan gaya satir. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar representasi kecantikan dalam film melalui elemen visual mise-en-scène dalam perspektif psikoanalisis sinema, dengan mengacu pada teori imaginary signifier, male gaze, dan fetisisme. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui proses analisis visual pada sampel-sampel adegan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecantikan direpresentasikan melalui mise-en-scène dengan mengacu pada fetisisme dan male gaze, yang mampu memengaruhi penerimaan dan identifikasi penonton (imaginary signifier). Kajian ini diharapkan mampu berkontribusi sebagai referensi dan bahan diskusi kajian media populer, film

    Perncangan Whiteboard Animation Sebagai Media Pengenalan Tantrum Anak Balita Untuk Orang Tua

    Get PDF
    Bagi sebagian orang dewasa tantrum anak tampak menyebalkan karena perilaku tersebut tidak terkendali dan tidak dapat ditebak. Namun, bagi anak-anak yang belum mampu mengutarakan keinginan dan tentunya tidak dapat berpendapat seperti halnya orang dewasa, perilaku seperti menangis dan memukul temannya saat marah adalah cara mereka membuat orang di sekitarnya memahami bahwa ada sesuatu yang tidak mereka sukai. Salah satu aspek yang berperan penting pada pertumbuhan anak adalah perkembangan emosi. Maka dari itu pengenalan tantrum anak balita diperlukan untuk mengedukasi orang tua. Data dalam perancangan ini dikumpulkan melalui kuisioner serta pengumpulan data melalui jurnal dan website untuk mengetahui kasus dan data yang sesuai. Hasil akhir perancangan berupa video Whiteboard Animation yang akan diunggah melalui sosial media. Whiteboard Animation yang dikemas dalam video vertikal berdurasi pendek menjadi salah satu cara yang tepat untuk mengenalkan topik kompleks seperti tantrum anak balita kepada orang tua

    Basic

    Get PDF
    Karya tari yang berjudul ''Basic'' merupakan bentuk refleksi penata terhadap diri penata, bahwa penata merupakan penari tradisi Yogyakarta. Tari klasik gaya Yogyakarta terdapat falsafah tari yang saat ini masih relevan digunakan yaitu Kawruh Joged Mataram yang didalamnya terdapat tiga aspek mendasar dalam tari klasik gaya Yogyakarta yaitu wiraga, wirama, dan wirasa. Konsep Joged Mataram wiraga adalah raga atau tubuh dimana media utama seorang penari dalam menyampaikan pesan dan kesan kepada penonton, wirama adalah kepekaan penari terhadap irama musik untuk mengatur dinamika gerak, wirasa adalah kepekaan rasa penari untuk mengungkapkan ekspresinya. Ketiga aspek tersebut penata coba mengorelasikan terhadap empiris penata, dari proses refleksinya penata menemukan benang merah bahwa konsep wiraga penata dapatkan dari keahlian ibu sebagai seorang penari dan menuntun penata untuk belajar menari, pada konsep wirama penata mendapat kepekaan irama karena sosok bapak yang juga seorang musisi tradisi di Yogyakarta menyalurkan bakat musiknya pada penata sehingga penata sedikit paham mengenai musik untuk keperluan dalam kepenariannya, sedangkan wirasa merupakan capaian pribadi penata dalam berproses menemukan tingkat pengolahan rasa ketika menari. Karya Basic merupakan karya tari menggunakan tipe tari segmented dengan menggunakan tahapan dari metode Hawkins dalam buku yang berjudul “Mencipta Lewat Tari” terjemahan oleh Y. Sumandiyo hadi yaitu eksplorasi, improvisasi, komposisi. Akhir dari karya penata menghadirkan sosok bapak dan ibu penata sebagai tanda terimakasih penata untuk orangtuanya yang telah menuntun dan mengajarkan untuk selalu mengolah diri, selain itu peran orang tua penata juga menjadi salah satu inspirasi pada karya ''Basic'' ini. Kata Kunci: Basic, Kawruh Joged Mataram, Wiraga, Wirama, Wiras

    Perancangan Interior Museum Song Terus Pacitan Sebagai Ruang Edutainment Dengan Pendekatan Ecoculture

    Get PDF
    Penetapan kawasan Gunung Sewu sebagai Global Geopark oleh UNESCO menunjukkan pentingnya pelestarian warisan geologi, budaya, dan sejarah secara berkelanjutan. Keunikan kawasan karst ini, beserta temuan arkeologis di situs-situs seperti Song Terus, menjadi dasar pengembangan Museum Song Terus sebagai pusat edukasi dan pelestarian budaya. Penelitian arkeologi di kawasan ini mendukung implementasi Cultural Resource Management (CRM) yang mengintegrasikan pelestarian, pendidikan, ekonomi, dan pariwisata. Namun, keterbatasan aksesibilitas dan manajemen koleksi masih menjadi tantangan dalam fungsi museum sebagai sarana edukatif. Oleh karena itu, perancangan ulang interior Museum Song Terus dilakukan dengan metode Design Thinking dari Hasso Plattner, yang berpusat pada kebutuhan pengguna. Konsep edutainment diadopsi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif, sedangkan pendekatan ecoculture diterapkan untuk memperkuat identitas lokal melalui integrasi elemen alam dan budaya setempat. Implementasi desain memanfaatkan bentuk, material, warna, serta teknologi interaktif untuk menciptakan pengalaman imersif. Hasil perancangan ini diharapkan menjadikan Museum Song Terus tidak hanya sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai wahana rekreatif-edukatif yang inklusif, inovatif, dan berdaya tarik tinggi di kawasan Geopark Gunung Sewu

    Perancangan Celana Thermo-Therapy untuk Menunjang Produktivitas Wanita Penderita Dismenorea

    Get PDF
    Dismenorea atau nyeri haid merupakan kondisi umum yang dialami sebagian besar wanita usia produktif dan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas, kenyamanan, dan kualitas hidup mereka. Penelitian ini merancang produk celana thermo-therapy sebagai solusi fungsional, ergonomis, dan estetis untuk mendukung aktivitas harian wanita yang mengalami dismenorea. Celana ini mengintegrasikan teknologi thermo-therapy melalui elemen pemanas yang dapat digunakan kembali dan ditempatkan di area pusat rasa sakit seperti perut bagian bawah dan punggung. Metode desain yang digunakan adalah Double Diamond. Metode Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan wawancara terhadap wanita usia di bawah 30 tahun, yang rentan terhadap dismenorea. Hasil studi menunjukkan kebutuhan akan produk yang nyaman, fleksibel, dapat menyerap kelembapan, dan mendukung mobilitas tanpa mengorbankan estetika. Celana ini dirancang dengan bahan ramah lingkungan dan desain high-waist yang minim jahitan, praktis, serta mendukung gaya hidup aktif. Dengan demikian, celana thermo-therapy ini tidak hanya memberikan pereda nyeri secara non-farmakologis, tetapi juga menjadi solusi yang mendukung keberlanjutan dan gaya hidup modern wanita

    15,254

    full texts

    16,125

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇