Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Penerapan Teknik Morphing Sebagai Efek Dramatisasi Dalam Pembuatan Film Animasi 2D "Rise Again" Tentang Edukasi Panic Attack

    Get PDF
    Mental Health saat ini menjadi salah satu isu kesehatan yang sering dibahas dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh anak muda. Penelitian dari National Comorbidty Study menyebutkan, 1 dari 4 orang memenuhi kriteria serangan panik. Bahaya dari kesehatan mental ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan bernafas, otot menegang, rasa gemetar, tubuh menjadi berkeringat, mual, jantung berdebar kencang, penderita takut bersosialisasi, dan bisa menyebabkan keinginan untuk bunuh diri. Teknik morphing sendiri merupakan efek khusus dalam pembuatan animasi yang digunakan untuk mengubah (morph) satu gambar menjadi gambar lain dengan perubahan yang halus. Penelitian ini menggunakan metode Graham Wallas, pada pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara dan observasi. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dibuatlah film animasi 2D dengan judul “Rise Again” yang membahas tentang edukasi panic attack dengan menerapkan teknik morphing sebagai efek dramatisasi. Film animasi 2D berjudul “Rise Again” menceritakan tetang tokoh utama untuk sembuh dari serangan panik yang dideritanya. Kata Kunci: Teknik Morphing, Serangan Panik, Animasi 2

    Penerapan Ruang Multi-Iman Pada Interior Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta

    Get PDF
    Kelenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan Yogyakarta merupakan tempat ibadah tradisional Tionghoa yang digunakan oleh umat Tridharma, yaitu Buddha, Konghucu, dan Taoisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konsep multi-iman diwujudkan melalui tata ruang dan elemen interior kelenteng, serta peran simbol-simbol visual dalam menciptakan harmoni antartiga kepercayaan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, Dokumentasi, dan Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelenteng ini merupakan ruang multi-iman bertipe positif yang diisi oleh simbol-simbol keagamaan dari ketiga ajaran. Penempatan altar mengikuti hierarki kepercayaan, menyesuaikan posisi simbol utama seperti patung Lao Zi, Kongzi, dan Buddha Sakyamuni. Elemen interior seperti warna merah, simbol naga, serta ornamen tumbuhan mendukung nilai simbolik dan fengshui. Tata ruang dan simbol-simbol tersebut memperkuat sinkretisme dan pluralisme yang mencerminkan toleransi serta interaksi positif antar umat beragama. Kelenteng tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang sosial yang mendukung kohesi komunitas dan keberlanjutan nilai-nilai toleransi

    Membangun Kedalaman Ruang Sebagai Representasi Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Penyutradaraan Film Fiksi Pendek “Luruh”

    Get PDF
    Karya seni tugas akhir film fiksi pendek “Luruh” mengangkat tema konflik batin seorang remaja broken home yang harus menghadapi intimidasi dan tekanan di lingkungan sekolah. Fokus utama penciptaan ini terletak pada gaya penyutradaraan melalui pendekatan visual kedalaman ruang (depth of field) sebagai media representasi nonverbal dari gejolak emosional tokoh utama. Penerapan teknik ini diwujudkan dengan memanipulasi ruang visual; semakin sempit dan padat ruang yang diciptakan, semakin berat pula tekanan batin yang direpresentasikan. Gaya visual ini bertujuan untuk menerjemahkan perasaan-perasaan negatif yang kompleks, seperti rasa kesepian, sedih, tertekan, sakit hati, malu, dan tidak nyaman yang menekan kondisi batin tokoh. Melalui pendekatan ini, penonton diajak untuk turut merasakan konflik batin tokoh utama serta memperoleh sudut pandang baru terhadap kehidupan korban broken home. Hasilnya, penerapan kedalaman ruang terbukti menjadi simbol visual yang efektif dalam membangun empati dan pemahaman emosional penonton terhadap kondisi batin tokoh utama

    Pembentukan Choral Sound pada Lagu Folklore dalam Kompetisi Paduan Suara Internasional (Studi Kasus Vocalista Harmonic Choir)

    Get PDF
    Lagu Anging Mamiri aransemen Budi Susanto Yohanes merupakan lagu daerah yang telah diaransemen untuk format paduan suara. Lagu ini dibawakan oleh Vocalista Harmonic Choir di Malaysia Choral Eistedfodd International Choir Festival 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendefinisikan proses dan hasil penerapan choral sound, dalam konteks ini lagu Anging Mamiri, dalam kompetisi paduan suara internasional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan choral sound dilakukan dengan mempertimbangkan bentuk aransemen lagu yang mengarah ke aransemen musik Barat, serta dengan latihan yang dilakukan secara konsisten dengan memperhatikan aspek-aspek seperti intonasi, diksi, frase, blending, dan interpretasi. Pembentuk choral sound juga terdapat beberapa kendala, seperti kesenjangan teknik bernyanyi serta pengalaman anggota dalam berkompetisi. Sehingga, diperlukan penyesuaian teknik bernyanyi. Penerapan choral sound yang tepat, memberikan hasil yang positif bagi Vocalista Harmonic Choir pada kategori folklore dalam kompetisi internasional dengan berdasarkan penilaian dan komentar juri yang menempatkan Vocalista Harmonic Choir sebagai pemenang dalam kategori folklore. Penelitian ini memaparkan bahwa penerapan choral sound yang tepat tidak menghilangkan nilai lokalitas dalam lagu, melainkan justru membantu dalam memenuhi tuntutan kompetisi internasional serta memperkuat interpretasi artistik dalam kompetisi paduan suara internasional

    Wahana Berdarah Katalog Anotasi Film Karya Kimo Stamboel 2004-2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah katalog anotasi yang mendokumentasikan secara komprehensif perjalanan karier dan karya-karya film Kimo Stamboel, seorang sutradara dan produser yang berkontribusi besar dalam genre horor dan thriller di industri perfilman Indonesia. Katalog ini tidak hanya memuat data filmografi, tetapi juga arsip dokumentasi, proses kreatif, hingga aspek estetika visual yang menjadi ciri khas Kimo Stamboel. Dalam penciptaan berbasis riset ini, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan biografi, estetika, dan arsip dokumentasi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur. Data yang dikumpulkan kemudian diklasifikasikan dan disusun secara kronologis, dengan penyajian visual yang memperkuat narasi dokumentatif. Hasil akhir berupa katalog anotasi dalam format cetak dan digital, berukuran A4 potret, yang memuat 14 film karya Kimo Stamboel, 12 penghargaan yang pernah diraihnya, serta dokumentasi arsip berupa foto adegan dan proses dibalik layar. Katalog ini diharapkan dapat menjadi kontribusi terhadap pengarsipan film di Indonesia, serta menjadi sumber informasi dan referensi akademik bagi mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum. Selain itu, katalog ini juga dapat menjadi model dokumentasi sineas yang dapat diaplikasikan pada tokoh perfilman lainnya di masa mendatang

    Perancangan Jersei Sepak Bola dengan Integrasi Teknologi Epts (Electronic Performance And Tracking System) Untuk Menunjang Performa Pemain

    Get PDF
    Penelitian ini membahas perancangan jersey sepak bola berbasis teknologi dengan pendekatan design thinking untuk mengintegrasikan sistem Electronic Performance and Tracking Systems (EPTS) pada pemain Liga 1 Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah mengembangkan jersey dengan fitur kompresi yang dapat menstabilkan sensor GPS tanpa mengurangi kenyamanan maupun performa atlet. Dalam proses perancangan, digunakan lima tahap design thinking; empathize, define, ideate, prototype, dan test untuk memahami kebutuhan pemain, terutama terhadap resistensi mereka dalam menggunakan rompi EPTS konvensional. Melalui studi lapangan dan penyebaran kuisioner kepada pemain profesional, ditemukan bahwa resistensi muncul karena gangguan mobilitas dan rasa tidak nyaman akibat penggunaan rompi tambahan. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah jersey berteknologi kompresi yang mampu mengintegrasikan sensor GPS secara ergonomis dan efisien. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif desain perlengkapan pertandingan yang adaptif terhadap kebutuhan pemain sekaligus mendukung pelacakan performa secara akurat di kompetisi profesional

    Tantangan dan Solusi Dalam Mempelajari Teknik Tremolo : Perspektif Mahasiswa Gitar Klasik Tingkat Lanjut Perguruan Tinggi Seni

    Get PDF
    Teknik tremolo merupakan salah satu teknik lanjutan dalam permainan gitar klasik yang melibatkan pola pengulangan nada secara cepat dan berkesinambungan menggunakan kombinasi jari p (ibu jari), a (jari manis), m (jari tengah), dan i (jari telunjuk). Teknik ini tidak hanya menuntut kecepatan dan koordinasi jari, tetapi juga ketelitian dalam menjaga konsistensi ritme, kestabilan dinamika, serta kualitas warna suara yang merata dan musikal. Bagi mahasiswa tingkat lanjut di perguruan tinggi seni, teknik tremolo sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam menguasai teknik tremolo, serta mengeksplorasi solusi dan pendekatan yang digunakan untuk mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi efektif yang diterapkan oleh mahasiswa meliputi latihan secara perlahan dan bertahap, penggunaan metronom untuk menjaga tempo yang stabil, serta latihan penguatan otot jari untuk meningkatkan kontrol dan ketahanan. Kata kunci: Teknik tremolo, gitar klasik, mahasiswa tingkat lanjut, tantangan, solusi

    Penggunaan Efek Suara Hyperreal untuk Membangun Naratif pada Penataan Suara Film “Hajar!!”

    Get PDF
    Film Hajar!!! merupakan film fiksi bergenre aksi drama yang bercerita tentang seorang Ibu muda yang harus melawan traumanya demi menyelamatkan anaknya yang diculik. Penciptaan film fiksi Hajar!!! ini berfokus pada eksplorasi peran efek suara dalam membangun konstruksi naratif, mengingat potensi suara sering kali belum dieksplorasi sebagai elemen pencerita yang aktif dalam produksi film fiksi. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana efek suara hyperreal dapat digunakan secara efektif untuk membangun naratif dalam film aksi-drama yang mengangkat tema trauma, ketahanan karakter, dan kasih sayang ibu. Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk menerapkan dan menganalisis penggunaan efek suara hyperreal melalui teknik layering, reverb, time stretching, panning, dan manipulasi frekuensi guna memperkuat emosi, mempertegas motif karakter, serta memperkaya atmosfer cerita, serta memanfaatkan konsep added value, point of audition, dan leitmotif untuk membangun kontinuitas naratif dan psikologis karakter utama, Hajar. Metode penelitian penciptaan ini meliputi studi referensi, analisis naskah, eksplorasi teknis, dan eksperimen artistik, yang dilaksanakan dalam tiga tahap produksi: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil utama penciptaan menunjukkan bahwa penggunaan efek suara hyperreal secara efektif mampu memperkaya motif karakter, membangun lapisan narasi baru, mempertegas kondisi batin tokoh, serta memperkaya dimensi dramatik adegan aksi dan drama. Dengan demikian, konsep penataan suara ini terbukti dapat menjadi alternatif pendekatan kreatif dalam pengembangan penataan suara film fiksi Indonesia, khususnya dalam menggabungkan intensitas aksi dan kedalaman emosional karakter

    Tari Kretek Sebagai Identitas Kabupaten Kudus Jawa Tengah

    Get PDF
    Tulisan ini mengupas Tari Kretek Sebagai Identitas Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Tari Kretek adalah salah satu tarian yang diciptakan oleh seniman Endang Tony dan Supriyadi yang kini menjadi tari Kretek sebagai identitas di kabupaten Kudus. Kata “Kretek” digunakan pertama kali oleh Haji Djamhari, seorang warga Kudus, pada tahun 1880. Haji Djamhari menemukan rokok Kretek saat mencoba mengatasi sesak napasnya dengan minyak cengkeh yang di oleskan ke dada nya. Ia kemudian bereksperimen dengan mencampur cengkeh dan tembakau, melintingnya dengan kulit jagung, dan membakarnya sehingga terdengar bunyi "Kretek" yang dihasilkan dari pembakaran lintingan tersebut menjadi asal usul nama Kretek. Penelitian ini ingin mengungkap identitas Kabupaten Kudus yang tidak hanya dipandang sebagai kota kretek, dengan tari Kretek sebagai ikonnya. Akan tetapi, akan mengupas kedalaman makna identitas yang terlabelkan dalam tari Kretek Kudus yang saat ini menjadi alasan utama penulis melakukan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teori identitas budaya berdasarkan pemikiran Stuart Hall. Teori identitas budaya yang sedikitnya dapat dilihat identitas ini tidak bersifat tetap, melainkan dinamis dan terus berkembang seiring dengan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam konteks masyarakat Kudus, Tari Kretek merupakan salah satu elemen budaya yang merepresentasikan identitas lokal. Tarian ini mencerminkan nilai-nilai budaya yang terkait dengan tradisi Kretek, seperti kerja keras, kebersamaan, dan kearifan lokal. Budaya Kretek juga menghasilkan jutaan kisah yang mengenai terjalinnya tali perkawanan, status sosial, hingga etika sosial. Kretek merupakan pemandangan yang kerap kali kita lihat dalam kehidupan masyarakat. Setelah hisapan pertama yang disusul seteguk teh atau kopi adalah fakta konkrit bahwa budaya Kretek menjelma menjadi ritus sehari-hari dan dimiliki oleh segala lapisan sosial. Budaya kretek menjadi salah satu aktivitas yang mewadahi guyubnya masyarakat. Dalam bahasa ilmu sosial, fenomena itu disebut sebagai kohesi sosial

    Alienasi dalam Lanskap Ruang Kota Sebagai Tema Karya Seni Lukis

    Get PDF
    Tugas Akhir ini membahas tema alienasi dalam lanskap ruang kota yang diungkapkan melalui karya seni lukis. Alienasi, sebagai pengalaman keterasingan individu dari lingkungan sosial dan fisik, dieksplorasi dalam konteks urbanisasi yang pesat dan perubahan struktur ruang kota yang cenderung mengabaikan kebutuhan emosional manusia. Melalui analisis visual, konsep alienasi dijabarkan menjadi tema dalam keseluruhan karya seni lukis Tugas Akhir. Tugas akhir ini representasi secara metaforik dari perasaan keterpisahan, kehampaan, dan keterasingan yang dialami penulis saat ini di tengah hiruk-pikuk kota modern. Dalam pengkaryaan seni lukis Tugas Akhir ini, menggunakan berbagai elemen visual seperti kekosongan ruang, keterpisahan antarfigur, serta pemilihan warna dan pengaturan komposisi sebagai metafora suasana batin yang terputus dari ritme kehidupan kota yang digarap dengan pendekatan realisme menggunakan cat akrilik. Tugas Akhir ini juga menunjukkan peran seni lukis sebagai medium reflektif atas dampak psikologis kehidupan urban terhadap individu-individu yang menghuninya

    15,254

    full texts

    16,125

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇