Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Ekspresi Artistik Pelukis Dengan Skizofrenia Residual: Studi Kasus Dwi Putro Mulyono Jati

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji ekspresi artistik Dwi Putro Mulyono Jati, seorang seniman Art Brut Indonesia yang mengidap gangguan mental Skizofrenia Residual. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menelusuri peran seni lukis sebagai medium ekspresi dan terapi dalam permasalahan. Proses kreatif Dwi Putro dianalisis dengan teori Form and Feeling Susanne Langer, serta dikaitkan dengan kajian hubungan antara gangguan mental dan kreativitas artistik. Hasil temuan menunjukkan bahwa aktivitas melukis bagi Dwi Putro berfungsi sebagai mekanisme terapi seni yang memungkinkan regulasi emosional dan peningkatan kualitas hidup. Karya-karya yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan dunia batin yang kompleks, tetapi juga merepresentasikan simbol personal, memori, dan bentuk ekspresi yang khas. Peran pendampingan dari keluarga, khususnya adik kandungnya Nawa Tunggal, menjadi elemen penting dalam menjembatani proses kreatif dan interaksi sosial sang seniman. Penelitian ini menegaskan bahwa seni tidak sekadar menjadi media ekspresi, tetapi juga sarana terapeutik yang signifikan dalam konteks pemulihan psikologis penyandang gangguan jiwa. Kata kunci: Art Brut, Skizofrenia Residual, ekspresi artistik, terapi seni, simbolisme, Dwi Putro Mulyono Jat

    Bunga Mawar Sebagai Penggambaran Lirik Lagu "Ayah Ibu"Pada Kebaya Kontemporer

    Get PDF
    Karna Mereka kembali meluncurkan single barunya yang berjudul “Ayah Ibu”. Melalui musik, Karna Mereka menyampaikan alur dari sebuah cerita mengisahkan tentang perjuangan ayah yang telah merawat dan membimbing anak-anak mereka. Lirik yang mengharukan, dan makna lagu yang mendalam menjadikan lagu “Ayah Ibu” pada track ke empat sebuah inspirasi dalam penciptaan motif untuk koleksi busana kebaya. Hal ini patut diapresiasi dalam karya, karena untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada ayah dan ibu yang telah berjuang. Bunga Mawar dengan keindahannya menjadi inspirasi untuk menambahkan motif batik pada kebaya. Dimana seorang anak yang meyakinkan orang tuanya kelak dirinya akan berjuang dari kesulitan dan tumbuh menjadi pribadi yang sukses layaknya bunga mawar yang sudah mekar dengan menggambarkan kegembiraan dan keharuman. Metode pendekatan yang digunakan penulis dalam penciptaan karya tugas akhir ini adalah metode pendekatan estetika menurut Mukhsin Patriansah, dan metode pendekatan ergonomi. Serta metode penciptaan tiga tahap enam langkah dari SP. Gustami yang tahapanya meliputi eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Landasan teori yang digunakan penulis adalah teori estetika,dan teori ergonomi. Proses pewujudan karya ini menggunakan teknik batik tulis dan batik cap dengan pewarnaan teknik colet remasol. Tahapan yang dilakukan mulai dari pembuatan pola, pembatikan, pewarnaan, finishing batik, pemotongan kain, penjahitan, dan penghiasan busana. Karya yang dihasilkan dalam tugas akhir ini berupa enam buah karya busana kebaya kontemporer dengan warna merah maroon, pink, hitam dan ungu. Keseluruhan karya memiliki judul yang sama dan desain batik yang berbeda

    Penerapan Integrasi Skala jepang Dengan Teori Thesaurus of Scales ke Dalam Karya Musik "Mugen No Tabiji"

    Get PDF
    Musik tradisional Jepang mengalami perubahan akibat masuknya unsur musik Barat. Skala pentatonik yang merupakan ciri khas musik tradisional Jepang dikembangkan ke dalam berbagai bentuk komposisi musik. Eksplorasi dilakukan dengan berbagai konsep atau teori pengolahan skala. Pada penelitian ini, tiga macam skala Jepang, yaitu Ryo, Miyako-Bushi, dan Kumoi, diintegrasi dengan teori pengolahan nada yang bernama Thesaurus of Scales ke dalam karya musik “Mugen no Tabiji”. Skala Jepang menggantikan konsep pembagian oktaf simetris Slonimsky yang berperan sebagai sistem nada dasar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dan menerapkan hasil dari pola integrasi ke dalam karya “Mugen no Tabiji”. Metode eksploratif diterapkan pada penelitian ini untuk menemukan sesuatu yang belum pernah dikembangkan sebelumnya, yaitu integrasi antara kedua konsep skala. Ide integrasi dan judul karya ditentukan pada tahap awal. Penulis selanjutnya melakukan observasi terhadap data pustaka dan data karya yang akan digunakan. Setelah observasi, perancangan konsep karya dilakukan, mulai dari konsep melodi, harmoni, dan bentuk. Format instrumen kemudian ditentukan. Pada saat proses pembuatan karya, penulis melakukan penulisan notasi dan penggunaan DAW. Integrasi skala Jepang diawali dengan eksplorasi terhadap Thesaurus of Scales. Eksplorasi ini menghasilkan beragam skala baru yang disebut dengan pattern. Pola integrasi tersebut diterapkan ke dalam karya “Mugen no Tabiji” dengan cara penyusunan yang beragam. Pola integrasi bisa berfungsi sebagai melodi maupun harmoni. Hasil penelitian ini memberikan tawaran baru sebagai alternatif penerapan Thesaurus of Scales dengan mengintegrasikan skala Jepang dalam prosedur komposisi musik Barat

    Edukasi Objek Astronomi Dalam Busana Batik Untuk Anak-Anak

    Get PDF
    Karya ini dibuat dengan tujuan sebagai median edukasi untuk anak – anak mengenai objek astronomi, melalui media yang melekat pada mereka yaitu busana anak dengan motif batik objek astronomi dan agar masyarakat Indonesia mengetahui, sejarah ataupun kebudayaan yang dimiliki terutama dalam bidang tekstil. Di sisi lain, pendidikan astronomi merupakan salah satu aspek penting dalam ilmu pengetahuan alam yang dapat membantu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap alam semesta dan fenomena alam. Keseluruhan karya memiliki judul yang berbeda dengan penggambaran sederhana dari objek astronomi yang diterapkan menjadi motif batik, serta diaplikasikan ke dalam desain busana anak. Pada proses pembuatan karya menggunakan metode penciptaan dari Gustami Sp. (2007) yang dapat membantu proses pengerjaan. Metode penciptaan meliputi metode pengumpulan data, analisis data, perancangan karya, dan perwujudan karya. Penerapan metode penciptaan digunakan untuk memperkuat konsep mulai dari observasi hingga perwujudan karya. Pembuatan karya ini juga menggunakan landasan teori yang memperkuat proses penciptaan karya dengan menggunakan teori Astronomi, teori estetika dan teori ergonomi. Dalam penyelesaian tugas akhir ini membuat dua belas desain dan yang diwujudkan menjadi karya busana sejumlah enam yang telah disetujui oleh dosen pembimbing. Ke enam desain berhasil diujutkan dalam karya berjudul “COSMIC CUTIES 2025” setiap karya memiliki motif batik objek astronomi yang berbeda beda dan mempunyai keunikkan disetiap karyanya. Keseluruhan karya memiliki judul yang berbeda dengan penggambaran sederhana dari objek astronomi yang diterapkan menjadi motif batik, serta diaplikasikan ke dalam desain busana anak

    Visualisasi Kontemplasi Tokoh Utama Menggunakan Staging Character Pada Penyutradaraan Film Fiksi “Tardiness”

    Get PDF
    Film fiksi merupakan karya seni visual yang merepresentasikan gagasan, emosi, dan refleksi pembuatnya melalui rangkaian gambar bergerak yang membentuk narasi atau menyampaikan pesan tertentu. Penyutradaraan film fiksi Tardiness bertujuan untuk menyoroti kehidupan seorang anak SMA di masa pandemi, masa yang dipenuhi kebimbangan, kesepian, dan ketidakpastian akan masa depan. Melalui pendekatan visual yang kontemplatif, film ini merekam proses pencarian makna dari pengalaman remaja yang terhenti di tengah perubahan besar yang tak terduga. Di dalam staging character, penekanan utama adalah pada pengaturan kamera dan adegan untuk membawa penonton pada satu persepsi atau makna yang ingin disampaikan. Pendekatan ini memanfaatkan elemen visual untuk membentuk relasi antar karakter, mengarahkan perhatian penonton, serta merefleksikan proses kontemplasi tokoh melalui tata letak ruang, gestur tubuh, dan pergerakan di dalam frame. Hasilnya teknik staging character dalam film Tardiness efektif digunakan sebagai metode visual untuk mengeksternalisasi kontemplasi tokoh utama, dengan mengandalkan pengambilan gambar dan pengadeganan yang tertata dengan baik. Melalui pengaturan ruang, gestur, dan durasi, teknik ini membuka ruang bagi penonton untuk turut mengalami proses perenungan yang dialami karakter. Meski demikian, penerapan staging character menuntut kepekaan artistik dan kecekatan dalam memilih ruang serta mengelola tempo, agar kedalaman kontemplatif dapat tersampaikan secara utuh dan tidak kehilangan intensitas makna

    Restorasi Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro Karya Raden Saleh Sjarif Boestaman Melalui Pendekatan Fungsi Manajemen

    Get PDF
    Penelitian ini memaparkan proses restorasi lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro (1857) karya Raden Saleh Sjarif Boestaman dengan menggunakan pendekatan fungsi manajemen (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling). Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro merupakan salah satu karya seni penting dan bersejarah bagi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana setiap fungsi manajemen yang diterapkan dalam kegiatan restorasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumen proses restorasi yang dilakukan pada 2012 & 2013 dari Susanne Erhards dan Adek Wahyuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fungsi manajemen telah diimplementasikan secara efektif. Meski demikian, aspek pelestarian jangka panjang masih memerlukan perencanaan lebih lanjut agar keberlangsungan konservasi tetap terjaga. Kata kunci: Fungsi manajemen, restorasi lukisan, Raden Saleh Sjarif Boestaman, konservasi seni

    Fotografi Fashion Busana Mozaik

    Get PDF
    Penciptaan karya fotografi ini menampilkan pada penggunaan busana mozaik rancangan Alalea Mode sebagai busana kasual yang unik dan inovatif. Ide awal penciptaan karya fotografi ini berasal dari pengamatan bahwa pakaian yang sering dijumpai di ruang publik cenderung seragam, sehingga banyak individu tampil dengan gaya berpakaian yang hampir sama. Melalui eksplorasi ide tersebut, muncul konsep untuk menghadirkan busana mozaik ke dalam karya fotografi yang berfokus pada ruang publik dengan latar yang berwarna. Tujuan penelitian adalah menampilkan busana mozaik sebagai busana kasual dengan pendekatan fotografi fashion di ruang publik. Metode yang digunakan meliputi observasi untuk menentukan latar belakang yang sesuai, wawancara dengan desainer busana, eksperimentasi terhadap pencahayaan dan komposisi, serta perwujudan konsep melalui pemotretan langsung di ruang publik. Hasil dari penciptaan karya-karya fotografi ini menampilkan busana kasual dengan pendekatan yang realistis dalam konteks ruang publik, sehingga mendukung komposisi visual dan memperkuat ciri khas dari busana mozaik

    Perancangan Interior Restoran Alire Jakarta Timur dengan Pendekatan Multisensori Desain

    Get PDF
    Restoran ALIRE Lake dirancang sebagai destinasi kuliner di Jakarta Timur dengan pendekatan multisensori dan konsep Tropical Nusantara. Perancangan interior ini bertujuan menciptakan ruang yang tidak hanya estetis dan fungsional, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman ruang yang imersif melalui aktivasi lima indera. Metode desain mengacu pada tahapan Kilmer & Kilmer, meliputi analisis data, pengembangan ide, hingga evaluasi desain. Hasil rancangan menunjukkan bahwa integrasi elemen visual, auditori, olfaktori, taktil, dan gustatori mampu memperkuat identitas ruang serta meningkatkan kenyamanan pengunjung. ALIRE diharapkan menjadi ruang komersial yang modern, ramah lingkungan, dan representatif terhadap kekayaan alam serta budaya Indonesia. Kata kunci: desain interior, restoran, multisensori, tropical nusantara, pengalaman ruan

    "Rock Concerto In D For Orchestra" Penerapan Integrasi Elemen Sub-Genre Symphonic Rock dengan Konsep Concerto for Orchestra dalam Komposisi Format Mix Ensemble

    Get PDF
    “Rock Concerto in D for Orchestra” merupakan komposisi musik absolut yang dibuat dengan menerapkan elemen dari sub-genre symphonic rock. Komposisi musik tersebut dibuat menggunakan bentuk musik concerto dengan format mix ensemble. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan suatu penemuan oleh Paul Hindemith yang disebut ‘concerto for orchestra’. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk komposisi concerto melalui penggabungan konsep elemen dari sub-genre symphonic rock dengan penerapan bagian cadenza. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi untuk menyusun komposisi “Rock Concerto in D for Orchestra”. Pembuatan komposisi ini dilakukan melalui berbagai tahapan. Penulis membuat komposisi ini dengan menentukan ide penciptaan dan judul komposisi dalam waktu yang bersamaan, observasi, eksplorasi, penyusunan konsep komposisi, penyusunan instrumen, penggarapan detail komposisi, dan penulisan notasi menggunakan program Sibelius. Eksplorasi dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan observasi yang didapatkan terkait elemen-elemen yang diterapkan dalam komposisi tersebut. Penerapan elemen sub-genre symphonic rock yang penulis integrasikan dengan temuan oleh Paul Hindemith memberikan kombinasi yang cukup variatif dalam pembuatan komposisi “Rock Concerto in D for Orchestra”. Penulis menemukan bahwa penerapan elemen sub-genre symphonic rock dapat dilakukan dengan mengintegrasikan beberapa komponen musik lainnya. Beberapa komponen tersebut yaitu teknik dalam musik avant-garde, musik abad ke-20, serta beberapa karya musik di luar sub-genre symphonic rock. Penelitian melalui penggabungan komponen-komponen tersebut memberi pemahaman kepada penulis bahwa teknik dalam musik klasik dapat menjadi sumber penciptaan dalam dunia musik rock

    Hewan Sebagai Objek Deformasi Dalam Karya Seni Lukis

    Get PDF
    Kebiasaan digital dalam kehidupan modern sering kali menciptakan jarak antara manusia dengan alam. Hal tersebut memanggil memori masa kecil penulis di rentang usia 8-10 tahun ketika internet belum semarak saat ini. Belum maraknya internet di waktu itu memberi ruang untuk lebih dekat dengan alam dan berinteraksi dengan hewan. Pengalaman memelihara hewan sewaktu kecil hingga saat ini juga memberi kedekatan tersendiri antara penulis dengan hewan. Di waktu sekarang, mengamati kehidupan hewan bisa disaksikan melalui berbagai kanal YouTube. Hasil dari pengalaman dan pengamatan terhadap hewan menginspirasi penulis untuk menjadikan hewan sebagai objek estetis dalam karya seni lukis. Hal tersebut juga tidak lepas karena keunikan, bentuk dinamis dan warna pada tiap-tiap hewan. Menghadirkan hewan sebagai objek estetis pada lukisan divisualisasikan dengan cara deformasi. Secara harfiah deformasi merupakan perubahan bentuk yang dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya stilisasi, distorsi, simplifikasi, destruksi dan transformasi. Deformasi menjadi cara yang dipilih untuk menghadirkan visual yang imajinatif, serta menyampaikan gagasan penulis yaitu chaos atau ketidaktertataan. Tujuan menyampaikan gagasan ini adalah menghadirkan visual yang dramatis, imajinatif, serta narasi yang berkaitan dengan karakteristik dan interaksi antar hewan. Kombinasi gaya realisi dan dekoratif yang dipilih telah menghasilkan karya-karya dengan nuansa yang hidup, tidak monoton dan artistik. Pemilihan warna yang beracuan pada warna komplementer menjadi salah satu cara supaya objek utama menjadi pusat perhatian

    15,254

    full texts

    16,125

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇