Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Pemurnian Kecemasan Mental Diri sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Grafis

    Get PDF
    Konflik dan perselisihan antar anggota keluarga secara tidak langsung mendatangkan emosi negatif bagi anggota lainnya. Penciptaan berjudul “Pemurnian Kecemasan Mental Diri Sebagai Ide Penciptaan Seni Grafis” ini mengeksplorasi penggunaan seni grafis, khususnya teknik cetak tinggi atau cukil kayu, sebagai metode terapi untuk mengatasi emosi negatif yang timbul dari konflik antar anggota keluarga. Penulis bertujuan memurnikan kecemasan mental yang diakibatkan oleh perkelahian dan pertengkaran melalui ekspresi peristiwa dan emosi negatif dalam bentuk karya seni grafis. Dalam prosesnya, penulis menggunakan teknik woodcut print sebagai media untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman negatif. Keterlibatan dalam aktivitas kreatif ini tidak hanya membantu dalam meredakan emosi negatif, tetapi juga memberikan penulis perasaan lega dan stabilitas emosional yang lebih baik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terapi seni, khususnya seni grafis dengan teknik woodcut print, efektif dalam memahami dan mengelola emosi negatif secara objektif dan mendalam. Selain itu, terapi seni ini membantu menjaga kestabilan mental dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Penciptaan ini menegaskan bahwa seni grafis dapat menjadi alat yang kuat dalam proses terapi untuk memurnikan kecemasan mental dan meningkatkan kesehatan emosional secara keseluruhan

    Representasi Kecantikan Inggit Garnasih dalam Motif Batik pada Busana Semi Formal

    Get PDF
    Kecantikan merupakan hal yang identik dengan keindahan rupa dimiliki wanita. Namun, standar kecantikan yang berlaku di masyarakat membuat mereka berlomba-lomba merubahnya tidak menjadi diri sendiri. Padahal cantik tidak hanya dari rupanya saja, tetapi juga dari dalam hatinya. Inggit Garnasih merupakan sosok yang dapat menjadi perwakilan kecantikan wanita Indonesia. Inggit Garnasih merupakan wanita yang menjaga kecantikan rupa dan hatinya. Inggit Garnasih pandai dalam membuat ramuan rempah-rempah untuk merawat tubuhnya, serta selalu mengupayakan diri untuk selalu bermanfaat bagi sekitarnya. Metode pendekatan yang digunakan adalah teori estetika menurut A.A.M. Djelantik dan teori ergonomi menurut Geot Poespo. Dalam penciptaan karya ini juga menggunakan metode penciptaan menurut S.P. Goestami. Yaitu tiga tahap enam langkah yang terdiri dari eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Pada proses pembuatan karya ini menggunakan batik kontemporer dengan teknik batik tulis, cracking parafin, dan pewarnaan celup napthol. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penciptaan karya ini dimulai dari pembuatan pola, pemotongan kain, pemindahan motif pada kain, pembatikan, pewarnaan, perebusan kain batik, penjaitan, hingga finishing. Karya yang dihasilkan pada tugas akhir ini berupa enam busana semi formal dengan warna yang seragam yaitu coklat dan oren. Setiap karya memiliki motif batik utama wajah Inggit Garnasih yang berbeda-beda dengan motif pendukung yang sama

    Kajian Visual Desain Karakter dan Representasi Emosi dalam Film Inside Out 2

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap film animasi. Film animasi Inside Out 2 menghadirkan sebuah karakter yang merepresentasikan berbagai emosi manusia, menjadikannya menarik untuk dianalisis dari sudut pandang visual dan psikologis. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen visual seperti warna, bentuk, atribut, dan ekspresi wajah digunakan untuk merepresentasikan emosi pada karakter film ini, dengan merujuk pada teori Wheel of Emotion dari Robert Plutchik. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual setiap karakter dirancang secara efektif untuk mendukung identitas emosionalnya. Seperti penggunaan warna pada setiap karakter digunakan untuk merepresentasikan perasaan tertentu, dan bentuk tubuh yang dirancang untuk mencerminkan sifat emosi masing-masing, selain itu, atribut seperti pakaian dan aksesori memperkuat gambaran emosional. Ekspresi wajah juga berperan penting dalam menyampaikan kepribadian dan respons emosi

    Perancangan Komik Digital Pengenalan Nilai-Nilai Dalam Permainan Tradisional Terhadap Anak-Anak

    Get PDF
    Permainan tradisional merupakan jenis permainan yang menyebar dan diwarisi secara turun-temurun. Namun pada era modern ini, permainan tradisional mulai ditinggalkan dikarenakan pandemi covid-19 dan hadirnya gadget serta hiburan digital seperti game online dan hiburan lainnya yang lebih diminati oleh anak khususnya Gen Z dan Alpha. Permainan tradisional sendiri memiliki banyak nilai dan berguna untuk membantu pertumbuhan anak, mulai dari perkembangan jasmani, moral, emosional, sampai sosial anak, di mana hal-hal tersebut dibutuhkan oleh anak. Melalui metode analisis 5W+1H, komik digital sebagai media diharapkan dapat membuat anak menjadi lebih tertarik untuk mengetahui nilai-nilai permainan tradisional. Komik adalah sebuah media penyampaian informasi visual yang menggabungkan teks dan gambar. Informasi pada komik lebih mudah diserap karena penyampaiannya dibantu dengan gambar. Selain itu, informasi pada komik dapat diolah menjadi sebuah cerita dengan berbagai genre dan membuatnya menjadi lebih menarik untuk dibaca. Komik pada perancangan ini akan mengangkat permainan galasin, bentengan, dan lompat karet. Nilai-nilai dari permainan tersebut akan digambarkan melalui hasil refleksi dari rintangan yang dihadapi tokoh saat bermain dengan rintangan yang terjadi di kehidupan sehari-harinya. Hasil dari uji pembaca pada perancangan ini menunjukkan bahwa pembaca anak-anak menyukai serta dapat memahami tema dan cerita yang diangkat. Selain itu juga terdapat pembaca umum yang menganggap komik pada perancangan ini cukup relevan, baik terhadap masa kecil mereka maupun anak-anak sekarang

    Perancangan Buku Ilustrasi Resep Sederhana untuk Mahasiswa

    Get PDF
    Jadwal padat mahasiswa menyebabkan adanya kecenderungan dalam memilih jenis makanan yaitu fast food pada aplikasi jasa antar makanan.yang terkadang cukup mahal serta tidak terjamin kualitas dan kebersihannya. Tanpa disadari situasi tersebut menyebabkan mahasiswa tidak peka terhadap kondisi keuangan dan apa yang mereka konsumsi. Hal ini meningkatkan potensi gangguan kesehatan. Diperlukan perubahan dalam pola makan, yaitu mengonsumsi makanan bernutrisi. Makanan dengan label sehat cenderung membutuhkan biaya tinggi. Dibutuhkan cara lain agar dapat menyesuaikan kantong mahasiswa, yaitu memasak. Dengan memasak, mahasiswa dapat menghindari pemborosan serta membangun kebiasaan untuk berhemat. Salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan memasak yaitu dengan membaca buku resep. Perancangan ini membahas bagaimana merancang buku resep sederhana yang secara visual mampu membantu mahasiswa belajar memasak menggunakan bahan-bahan sehat dan terjangkau dengan waktu yang cukup singkat. Pendekatan design thinking oleh Hasso-Plattner digunakan sebagai metode perancangan buku ini. Hasil dari perancangan ini yaitu berupa buku ilustrasi resep sederhana berjudul “Easy-Peasy!: Resep Simpel Ala Anak Kos”. Isi konten berupa ilustrasi 14 menu masakan sederhana beserta resepnya yang telah dirangkai berdasarkan hasil pengamatan melalui internet serta uji coba resep, menyesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa yaitu mudah, murah, sehat, dan cepat menggunakan prinsip Chef Yotam Ottolenghi yaitu SIMPLE. Keunikan media perancangan terletak pada keterangan durasi memasak, kandungan resep yang berfokus menggunakan makanan berserat seperti sayuran, dan visualisasi resep dengan gaya ilustrasi realis agar tahapan memasak dapat mudah dipahami. Format buku juga didesain dengan pemilihan sampul hard cover, dan kertas art paper yang dikemas menggunakan teknik jahit benang, Hal tersebut dilakukan karena belum banyak implementasi format buku resep seperti ini di Indonesia

    Perancangan Interior Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Higlob (Japan International Education) di Yogyakarta

    Get PDF
    Penyimpangan antara penurunan jumlah angka kelahiran dan pertumbuhan lansia menyebabkan menurunnya jumlah tenaga kerja di Jepang. Hal ini mendorong pemerintah Jepang untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara berkembang, khususnya Indonesia. melalui program Tokutei Ginou atau program kerja berketerampilan spesifik dengan berbagai bidang ketenagakerjaan (Tombalisa et al., 2022). LPK Higlob hadir untuk mewadahi para pelaku bisnis dan calon tenaga kerja yang ingin magang ke Jepang dengan program pelatihan bahasa, mental dan kekuatan fisik. Proses desain menggunakan Design Thinking dari Triatmodjo, 2020 yang diadaptasi dari kerangka pikir metode double diamonds. Tujuan dari perancangan LPK ini untuk memberikan pengalaman yang berbeda dari LPK pada umumnya dengan menghadirkan suasana ruang yang mampu menstimulasi atau memotivasi para pengguna LPK secara holistik dengan menggunakan pendekatan Arsitektur Humanisme yang berfokus pada kebutuhan emosional, sosial dan budaya manusia. Pendekatan ini nantinya akan beriringan dengan konsep LPK Higlob itu sendiri, yaitu konsep “One Stop Learning” yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna ruang di dalam satu lokasi, namun LPK Higlob belum mencerminkan konsep ini kedalam Interior Lembaga. Maka dari itu, penulis ingin mengutamakan penggunaan furnitur fungsional dan fleksibel, mampu mengakomodasi ruang untuk bersantai, mini library, ruang multifungsi serta teknologi modern yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pengguna, interaksi sosial dan menstimulus kreativitas

    Aktivitas Masyarakat Gresik dalam Damar Kurung sebagai Acuan Penciptaan Kain Panjang

    Get PDF
    Penciptaan karya Tugas Akhir ini didasari karena timbulnya kesadaran akan pelestarian karya seni khas dari daerah, utamanya adalah daerah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Sebab, disamping kepopuleran Gresik sebagai kota industri, Gresik juga menyimpan banyak karya seni yang perlu dilestarikan, salah satunya adalah damar kurung. Dengan terwujudnya karya Tugas Akhir ini, diharapkan dapat membantu dalam melestarikan damar kurung, sehingga eksistensinya akan terus ada. Tugas Akhir ini menggunakan metode penciptaan mimesis oleh Aristoteles dengan pendekatan estetika milik Djelantik. Metode mimesis adalah Metode penciptaan yang berfokus pada peniruan atau reproduksi terhadap sesuatu berupa bentuk, sifat, atau proses. Damar kurung dipotret, ditiru, dan digayakan sebagai motif batik yang diterapkan pada kain panjang. Pada pembuatan motif, pendekatan estetika Djelantik diterapkan supaya karya yang dihasilkan tetap memiliki nilai estetis. Dalam proses perwujudannya, karya ini dikerjakan dengan teknik batik tulis dan teknik pewarnaan colet. Hasil yang terwujud pada karya ini adalah enam lembar kain batik dengan motif aktivitas masyarakat Gresik dalam damar kurung. Enam lembar kain ini dijadikan ke dalam satu koleksi yang berjudul “Sang Kain”. Damar kurung dibentuk menjadi motif utama sekaligus poin penting dalam penciptaan karya, sedangkan aktivitas masyarakat Gresik juga diterapkan sebagai motif pendukung untuk bentuk damar kurung. Sebagai pengisi, diterapkan teknik isen-isen batik. Motif batik ini diaplikasikan pada kain panjang dengan jenis kain primissima berukuran 210-250 cm x 115 cm, sedangkan pewarna yang digunakan adalah remasol dengan pengunci waterglass. Warna yang diaplikasikan cenderung warna-warna cerah, menyesuaikan dari karakter damar kurung

    Perancangan Interior Gedung Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Kebumen

    Get PDF
    Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Kebumen, yang didirikan pada tahun 1976 dan direnovasi pada tahun 2008, berfungsi sebagai pusat informasi dan pelestarian budaya daerah. Dengan keterbatasan lahan dan fasilitas, gedung ini berupaya menjadi pusat pembelajaran budaya yang menarik dan inklusif. Desain interiornya mencerminkan kekayaan alam serta budaya lokal, dengan ruang fleksibel dan fungsional untuk mendukung pembelajaran budaya. Permasalahan utama dalam perancangan adalah menciptakan gedung yang mampu mendukung berbagai kegiatan pengguna dengan kondisi ruang yang terbatas, serta menarik minat baca dan efektif mempublikasikan informasi budaya Kebumen. Pendekatan Rosemary Killmer digunakan untuk desain, menggabungkan elemen budaya, geografis, dan teknologi sesuai konteks lokal. Hasilnya adalah ruang tematik yang menarik, menyenangkan, dan edukatif. Target utama perancangan termasuk meningkatkan minat baca, kreativitas, kualitas sumber daya manusia, serta melestarikan kekayaan budaya Kebumen. Adopsi konsep Cultural Nexus menghadirkan lingkungan yang dinamis, inklusif, dan interaktif

    Mengenalkan Pohon Gayam melalui Penciptaan Busana Modest Wear Batik

    Get PDF
    Ide dasar penciptaan ini yaitu pohon gayam. Penulis ingin memperkenalkan pohon gayam kepada khalayak umum. Pohon gayam memiliki makna nggayuh/meraih sesuatu. Tugas akhir ini berjudul Mengenalkan Pohon Gayam melalui Penciptaan Busana Modest Wear Batik Metode pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan estetika dan pendekatan ergonomi. Metode penciptaannya yaitu Practice-led Reserch. Landasan teori yang digunakan yaitu teori estetika dan teori ergonomi. Penciptaan busana ini menggunakan teknik batik tulis dan pewarnaan teknik colet remasol. Motif batik berupa batang, bunga, buah dan daun pohon gayam. Motif batik yang diciptakan diaplikasikan pada busana modest wear. Langkah yang dilakukan yaitu pembuatan pola busana, motif batik, penjiplakan pada kain, mencanting, pewarnaan, penguncian warna, pelorodan, pemotongan bahan, penjahitan busana, dan finishing. Tugas akhir ini menghasilkan enam karya yang masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Karya busana ini memadukan warna cokelat, oranye, kuning hijau dan putih. Setiap karya dari busana ini berjudul sama yaitu “Ayem”

    Gaya Musik Campursari Sebagai Kreativitas Grup Irama Manunggal Dalam Peribadahan Di Gereja Stasi Maria Assumpta Bawen

    Get PDF
    Musik berperan kuat selaku penghantar yang membangun penghayatan umat Katolik dalam memuliakan nama Tuhan pada momen ibadah. Penerimaan gereja terhadap segala unsur lokalitas semakin menguat dari masa ke masa. Grup bernama Irama Manunggal hadir dengan musik bergaya campursari dalam peribadatan Gereja Stasi Maria Assumpta Bawen, Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas dan bentuk penyajian musik campursari yang dihadirkan oleh Grup Irama Manunggal dalam peribadatan di Gereja Stasi Maria Assumpta, Bawen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan anggota grup, pengurus gereja, dan jemaat serta dokumentasi penampilan musik dalam ibadah. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi dan penyajian data untuk memahami peran musik dalam menciptakan suasana ibadah yang sakral dan relevan dengan budaya lokal. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Grup Irama Manunggal berhasil memadukan elemen-elemen musik campursari dengan lagu-lagu rohani, menciptakan bentuk liturgi yang inklusif dan berakar pada budaya setempat tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah. Penyajian musik campursari yang mereka terapkan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana penghayatan spiritual yang lebih mendalam bagi jemaat. Musik ini membawa suasana ibadah yang lebih khidmat dan dekat dengan masyarakat lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas Grup irama Manunggal dalam menggunakan musik campursari dapat menjadi contoh bagi kelompok-kelompok musik liturgi lainya, terutama dalam mengintegrasikan musik tradisional dengan kebutuhan peribadatan modern di gereja

    15,254

    full texts

    16,125

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇