Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta

Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
Not a member yet
    16125 research outputs found

    Penerarapan Metode Solfegio Pada Ekstrakurikuler Vokal Di Smpn 16 Yogyakarta

    Get PDF
    Ekstrakurikuler adalah kegiatan di luar jam pelajaran formal di sekolah yang dirancang untuk mengembangkan minat, bakat, dan keterampilan siswa di berbagai bidang. SMP Negeri 16 juga melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu ekstrakurikuler di SMP Negeri 16 Yogyakarta adalah Ekstrakurikuler Vokal, yang beberapa kali mengikuti berbagai lomba. Salah satu prestasi yang berhasil dicapai dari ekstrakurikuler Vokal yaitu Juara I Vokal Grup pada lomba yang diadakan oleh SMA 1 PIRI Yogyakarta, dalam acara pentas seni SMA 1 PIRI Yogyakarta. Meskipun demikian, keaktifan Ekstrakurikuler Vokal ini bukan berarti tidak ada kendala. Permasalahan yang dialami adalah masih ada peserta ekstrakurikuler yang belum mampu mencapai ketepatan nada atau biasa disebut (fals) dan belum dapat menyanyikan nada sesuai dengan notasi. Dari permasalahan tersebut, solusi yang telah dilakukan yaitu dengan penerapan metode solfegio Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif. Objek penelitiannya penerapan metode solfegio pada ekstrakurikuler vokal. Subjek penelitiannya guru dan siswa yang mengikuti Ekstrakurikuler Vokal. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dan dokumnetasi. Teknik validasi menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meeliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solfegio merupakan latihan yang mengasah kemampuan pendengaran atau ketajaman bermusik. Adapun teknik-teknik yang terdapat dalam solfegio yaitu ear training, sight reading, dan sight singing. Metode solfegio digunakan pada Ekstrakurikuler Vokal di SMP Negeri 16 Yogyakarta dengan mengenalkan peserta ekstrakurikuler lagu yang sederhana. Dengan adanya ekstrakurikuler vokal, membantu siswa untuk mengembangkan bakat serta dengan adanya metode solfegio dalam pembelajaran vokal, siswa dapat bernyanyi dengan baik dan tepat

    Puan dan Pulih

    Get PDF
    Karya Puan dan Pulih berangkat dari pengalaman empiris dan pengamatan atas kondisi psikologis perempuan yang mengalami trauma relasional akibat pengkhianatan atau tekanan dalam hubungan dekat. Trauma ini termasuk kategori trauma kompleks yang sering kali menimbulkan gangguan seperti PTSD, ditandai dengan kecemasan, kilas balik, dan tekanan emosional mendalam. Puan dan Pulih bermakna perjalanan perempuan dari luka batin akibat trauma menuju pemulihan diri, menggambarkan keteguhan, penerimaan, dan kekuatan untuk bangkit. Berdasarkan teori Betrayal Trauma oleh Jennifer Freyd, perempuan cenderung lebih rentan karena keterikatan emosional yang tinggi terhadap sosok yang justru menyakiti mereka. Luka ini menciptakan sisi gelap dalam diri atau shadow (Jung), yang tersembunyi namun terus memengaruhi cara pandang dan relasi seseorang. Sebagai respon terhadap pengalaman batin tersebut, karya ini diolah melalui pendekatan dramaturgi tari yang dipadukan dengan simbolik serta teknik tubuh dari Limón Technique, yang menekankan dinamika fall and recovery, breath, dan suspension untuk menggambarkan ketegangan hingga pemulihan emosional. Simbol-simbol seperti topeng, kain putih, dan pecahan keramik digunakan untuk menyampaikan makna mendalam yang tidak diungkap secara verbal. Puan dan Pulih tidak hanya menghadirkan keindahan gerak, tetapi juga menjadi ruang refleksi, penyembuhan, dan penyampaian suara perempuan yang selama ini tersembunyi dalam luka

    Refleksi Diri Dalam Laku Hidup Sebagai Ide Penciptaan Seni Grafis

    Get PDF
    Refleksi diri sebagai proses menyikapi suatu perjalanan hidup secara mendalam dengan menilai diri sendiri dari berbagai aspek. Melibatkan mencari kedamaian batin diri sendiri. Refleksi diri ini merupakan suatu perjalanan penulis tentang bagaimana menyikapi atau menghadapi dinamika kehidupan yang sangat kompleks pada saat itu. Menyadari akan kehidupan yang berbeda dari sebelumnya dan pada akhirnya memaknai kembali arti dari kehidupan. Penafsiran akan Cinta Kasih, Pengorbanan dan Penebusan adalah bentuk sikap reflektif dari penulis dalam memaknai laku hidup. Dalam prosesnya, teknik photolithography dipilih untuk divisualisasikan dalam karya seni grafis. Hasil cetakan yang detail dan rinci diharapkan cukup mewakili makna dari perjalanan reflektif penulis. Kata Kunci: Refleksi diri, Laku hidup, Cinta kasih, Pengorbanan, Penebusan

    Fungsi Tari Silampari Kayangan Tinggi dalam Kebudayaan Masyarakat di Kota Lubuklinggau

    Get PDF
    Tari Silampari Kayangan Tinggi adalah tari tradisional yang berasal dari Kota Lubuklinggau dan berfungsi sebagai tarian penyambutan tamu kehormatan. Tarian ini mengandung makna tentang peri cantik yang menghilang ke kayangan tinggi, dan biasanya ditampilkan oleh enam hingga dua belas penari, tergantung pada kondisi tempat dan ruang pertunjukan. Dalam pertunjukannya, terdapat dua orang pembawa tepak yang merupakan sepasang Putra dan Putri daerah, dikenal sebagai Bujang Dere. Tepak berisi sekapur sirih digunakan sebagai simbol penghormatan kepada tamu, mencerminkan tradisi budaya masyarakat Lubuklinggau dalam menyambut kedatangan tamu. Proses penciptaan tari ini melalui perjalanan yang cukup panjang hingga akhirnya ditampilkan secara resmi pertama kali saat penyambutan Gubernur Sumatera Selatan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kota Lubuklinggau pada tahun 2003. Pentingnya mengetahui dan memahami fungsi-fungsi yang terkandung dalam Tari Silampari Kayangan Tinggi sebagai budaya tradisi yang hidup di masyarakat hingga saat ini, menjadi alasan utama penulis melakukan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi berdasarkan landasan teori Anya Peterson Royce yang mengupas teori antropologi tari melalui pengamatan indrawi. Sebagian besar pandangan dalam antropologi tari membicarakan tentang fungsi tari. Teori ini memasukan fungsionalisme berdasarkan kebutuhan sosial dan fungsionalisme yang berkenan dengan masyarakat. Menurut Royce, tari memiliki fungsi sebagai alat komunikasi, ekspresi, dan pendidikan bagi masyarakat. Makna dan fungsi dalam tarian, baik secara material maupun tekstual, akan dianalisis melalui pendekatan antropologis yang mengacu pada pemikiran Royce. Pemahaman fungsi yang terkandung di dalam Tari Silampari Kayangan Tinggi dilihat berdasarkan pandangan masyarakat Kota Lubuklinggau. Bagaimana tarian ini berfungsi sebagai representasi identitas budaya dan sosial serta identitas simbolik budaya Melayu, tari ini juga berfungsi sebagai media pendidikan, sebagai nilai estetis dalam pandangan masyarakat, dan sebagai seremoni dalam penyambutan tamu. Hal ini menjadi bagian yang saling terkait satu sama lain sehingga mampu menghasilkan sebuah jawaban bagaimana fungsi tarian tersebut dalam kebudayaan di masyarakat Kota Lubuklinggau

    Kajian Bentuk Dan Makna Lagu Kita Harus Membawa Berita Karya Henry Ernest Nichol Terjemahan E. L.Pohan Shn

    Get PDF
    Lagu kidung jemaat nomor 426 berjudul kita harus membawa berita dikenal sebagai lagu pembawa pesan missioner yang kuat. Lagu ini sering dinyanyikan dalam ibadah gereja liturgis umat Kristen protestan dengan tujuan sebagai pengingat kepada umat-umat bahwa mereka memiliki suatu misi khusus untuk membagikan injil kebenaran kepada orang-orang disekitar mereka. Lagu kita harus membawa berita adalah karya dari Henry Ernest Nichol yang berjudul we’ve a story to tell to the nations pada tahun 1895 dan di terjemahkan oleh E. L. Pohan Shn pada tahun 1970. Lagu ini memiliki 4 bait dan 1 reffrein serta biarama 4/4 dengan total 18 bar, dan dimulai dengan birama gantung dengan nada dasar E mayor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk lagu dan makna dari lagu kita hars membawa berita dan sebagai salah referensi bagi musisi gereja, jemaat maupun akademisi yang ingin mengetahui bentuk dan makna dari lagu ini. penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatan musikologis, dan teknik yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini juga berlandaskan pada teori bentuk musik Karl Edmund Prier dan semiotika Roland Berthes. Hasil dari penelitian ini adalah lagu kita harus membawa berita terdiri dari dua bentuk lagu yaitu periode A dan periode B dan dimana masing-masing periode memiliki frase anteseden dan konsekuen. pada lagu ini juga terdiri dari satu motif utama dan motif berulang (sekuens), motif figurasi serta jembatan nada. Makna dari lagu kita harus membawa berita tidak hanya sekedar ajakan untuk menyebarkan injil, tetapi juga mengandung dimensi religious yang dalam terkait pengharapan, pertobatan, dan keselamatan

    Fotografi Fesyen Sebagai Media Promosi Produk Lokal Setarra

    Get PDF
    Setarra merupakan produk lokal asal Yogyakarta yang bergerak di bidang fesyen berbahan kain tekstil dengan corak kontemporer. Produk-produk seperti tunik, camisole, rok lilit, obi belt, dan celana kain diproduksi oleh pengrajin perempuan melalui program pemberdayaan desa di Sragen, Jawa Tengah. Penciptaan karya ini bertujuan untuk memvisualisasikan identitas produk Setarra melalui pendekatan fotografi fesyen sebagai media promosi yang kuat dan profesional. Proses penciptaan dilakukan melalui tahapan perumusan ide, observasi, wawancara, serta eksperimentasi teknik pencahayaan mixligt dalam pemotretan di ruang terbuka. Teknik mixlight, yaitu perpaduan antara cahaya alami dan buatan, diterapkan guna menghasilkan tampilan visual yang natural namun tetap profesional. Hasil penciptaan menujukkan bahwa pendekatan fotografi fesyen mampu memperkuat karakter visual produk, meningkatkan bahwa fotografi fesyen dalam menjadi strategi promosi yang efektif bagi pelaku usaha di industri fesyen

    Analisis Struktur Bentuk Dan Gaya Musik The Elephant Karya Camille Saint-Saëns

    Get PDF
    The Elephant karya Camille Saint-Saëns merupakan sebuah karya musik pendek (piece) yang menggambarkan seekor gajah dengan menggunakan instrumen kontrabas, iringan piano yang berbentuk waltz terasa kontras dengan penggambaran seekor gajah yang terkesan lamban, Saint-Saëns yang merupakan komponis konservatif ditengarai masih mengedepankan gaya klasik. Hal tersebut menarik untuk dibedah melalui pembedahan struktur bentuk dan gaya musik pada karya ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta analisis deskriptif. Karya ini berhasil dianalisa dan ditemukan memiliki bentuk A-B-A’ (terneir) serta memiliki 3 periode pada tiap bagian musiknya. 8 buah frase dengan pembagian 2 buah frase pada bagian A, 3 buah frase pada bagian B dan satu buah frase sisipan, dan 2 buah frase pada bagian A’. 14 semifrase dengan pembagian 4 buah motif semifrase yang membentuk frase pada bagian A, 6 buah semifrase yang terdiri dari kumpulan bentuk figur yang membentuk frase pada bagian B, dan 4 buah semifrase yang membentuk frase pada bagian A’. 1 motif tematik ditemukan sebagai Gambaran besar dari karya The Elephant ini, dan 8 buah figur. Selain itu ditemukan bentuk pelemahan tonalitas pada karya ini dengan bentuk modulasi yang dianggap sebagai bentuk gaya neo diatonik Saint-Saëns. Penelitian ini diharapkan mampu membantu memperluas wawasan teoritis mengenai struktur bentuk musik dan membantu dalam proses penginterpretasian karya musik The Elephant

    Perancangan Kampanye Latihan Beban sebagai Upaya Pencegahan Sarkopenia untuk Perempuan Usia 19-25 Tahun

    Get PDF
    Sarkopenia, penyakit atau sindrom geriatri yang umumnya menyerang saat usia lanjut disebabkan karena penurunan massa dan kekuatan otot. Prevalensi sarkopenia lebih tinggi pada perempuan daripada laki-laki, sehingga perlu adanya tindakan dari perempuan muda sebagai upaya pencegahan dini sarkopenia, yaitu dengan latihan beban. Sayangnya, banyak perempuan muda belum melakukannya karena kurang pengetahuan tentang latihan beban. Kurangnya kesadaran terhadap sarkopenia juga menjadi alasan pendukung perempuan tidak melakukan latihan beban dan cenderung memilih olahraga kardiovaskular. Perlu adanya sebuah kampanye edukatif mengenai latihan beban dan juga fenomena penurunan massa otot kepada perempuan sebagai upaya pencegahan sarkopenia saat usia lanjut nanti. Data perancangan dikumpulkan secara kualitatif, dari hasil penyebaran kuesioner, wawancara ahli, dan kajian literatur, kemudian diolah menggunakan 5W+1H. Penyajian pesan mengacu pada model komunikasi AISAS yang dibagi ke dalam tiga segmentasi konten dengan konsep kreatif menggunakan strategi pendekatan scrapbook. Media dari perancangan adalah postingan infografis yang akan diunggah pada instagram sebagai media utama, ambient media tangga, serta media pendukung berupa stiker, memopad, botol minum, dan totebag. Dari perancangan ini penulis berharap adanya peningkatan kesadaran dari perempuan muda terhadap sarkopenia dan mencoba untuk melakukan latihan beban di usia saat ini

    Perancangan Coffee Table Seturban Style Pada Coffee Shop Dengan Memanfaatkan Limbah Batang Tembakau (Nicotiana Tobacum)

    Get PDF
    Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan mendorong perlunya eksplorasi material alternatif dalam industri furnitur. Menyusul dinamika tren furnitur dan dekorasi yang beraneka ragam, pendekatan desain produk kini berupaya menghadirkan atmosfer yang lebih autentik dan bermakna, baik secara estetika maupun nilai fungsional. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah batang tembakau, yang mengandung serat selulosa tinggi dan dapat diolah menjadi papan partikel (particle board). Perancangan ini bertujuan untuk merancang produk Coffee table set dengan memanfaatkan limbah batang tembakau sebagai material alternatif layak, sekaligus menjawab permasalahan limbah pertanian yang tidak terkelola. Metode perancangan menggunakan pendekatan Design Thinking, yang meliputi tahapan (Emphatize,) (Define,) (Ideate,) (Prototype,) hingga (Test). Empathize pada Tahapan ini dilakukan dengan mencari sumber perkembangan furnitur yang berkaitan, mencari material furnitur, isu sosial tentang limbah khususnya limbah batang tembakau di kabupaten Temanggung. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah Coffee table set berisi satu table dan tiga stools dengan konsep wabi-sabi, mengedepankan estetika alami dan kesederhanaan material. Produk ini diharapkan menjadi alternatif furnitur ramah lingkungan yang fungsional dan estetis, serta memberikan nilai tambah pada limbah tembakau. Perancangan ini menunjukkan bahwa limbah pertanian memiliki potensi besar sebagai material desain berkelanjutan dalam konteks urban

    "Time in Life" Karya Tema Variasi Berbasis Negative Harmony

    No full text
    Karya tulis ini membahas eksplorasi teknik Negative Harmony dalam konteks gaya musik Tema Variasi. Tema Variasi merupakan salah satu bentuk komposisi penting dalam sejarah musik Barat. Meskipun demikian namun berbagai kritik telah muncul terkait keterbatasan gaya musik ini. Di sisi lain, Negative Harmony merupakan sebuah pendekatan alternatif dalam struktur harmoni yang diperkenalkan oleh Ernst Levy dan dipopulerkan oleh Jacob Collier menawarkan sudut pandang baru dalam membentuk harmoni melalui prinsip refleksi simetris. Penulis mencoba menggabungkan dua pendekatan ini dengan menciptakan sebuah komposisi yang berjudul: “Time in Life”, yang disusun dalam format musik piano quintet. Komposisi ini memanfaatkan teknik Negative Harmony sebagai dasar dalam mengembangkan variasi tema, dengan tujuan menciptakan nuansa dan warna harmoni baru dalam gaya Tema Variasi. Proses penciptaan diawali dengan inventarisasi material musikal berupa progresi akord dan melodi sebagai kerangka tema. Pemilihan materi dilakukan berdasarkan kesadaran interpretatif dan preferensi estetis penulis terhadap nuansa harmoni yang stabil, terang, serta emosional. Pendekatan Negative Harmony diaplikasikan dengan dua metode pengkutuban, yaitu pengkutuban penuh dan pengkutuban parsial, yang masing-masing menghasilkan transformasi harmonik dan melodik dengan nuansa kontras, dramatik, dan gelap. Keduanya digunakan sebagai alat konseptual untuk menciptakan sembilan variasi tematik, dengan kombinasi pengkutuban terhadap harmoni dan/atau melodi. Tahap akhir dari proses penciptaan dilakukan melalui penulisan notasi musik menggunakan aplikasi Sibelius, dilanjutkan dengan pengembangan tekstur, dinamika, dan interaksi instrumen untuk memperkuat ekspresi musikal dari karya. Skripsi ini menunjukkan bahwa pendekatan Negative Harmony tidak hanya memperkaya eksplorasi harmoni dalam komposisi, tetapi juga membuka ruang interpretasi estetis yang lebih luas terhadap bentuk tema dan variasi

    15,254

    full texts

    16,125

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Indonesian Institute of the Art Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇