BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MELALUI MIND MAPPING DI MAN 1 ACEH TIMUR
Menulis teks eksposisi belum memperoleh nilai yang maksimal sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal sekolah. Sehingga diperlukan suatu metode untuk memudahkan siswa yaitu dengan mind mapping. Memperoleh hasil peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi melalui mind mapping merupakan tujuan dari penelitian. MAN 1 Aceh Timur menjadi tempat penelitian. Sebanyak 18 siswa kelas X MIA 1 pada tahun ajaran 2021/2022 menjadi subjek dalam penelitian. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan desain penelitian melalui empat langkah penelitian yaitu perencanaan (plan), Tindakan (action), pengamatan (observasi) dan refleksi melalui dua siklus. Tes dan observasi menjadi instrument dalam penelitian. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menghitung nilai rata-rata kelas menggunakan persentase ketuntasan secara klasikal. Siswa yang mendapatkan nilai KKM ≥75 dinyatakan tuntas. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis teks eksposisi melalului mind mapping di MAN 1 Aceh Timur pada siklus I sebesar 55,55%% atau 10 siswa dengan kategori kurang. Sedangkan setelah diberikan siklus II menunjukkan hasil sebesar 100% atau 18 siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi melalui mind mapping dapat meningkat
ANALISIS KARAKTER TOKOH SYATURI DALAM CERPEN RUMOR KARYA CATUR STANIS
ABSTRAK: Stanis dalam cerpennya, Rumor, menggambarkan Syaturi sebagai gelandangan tetapi karakternya tidak sesuai dengan latar belakangnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakter Syaturi berdasarkan teori pendeskripsian karakter Murphy. Langkah kerja penelitian melingkupi, pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Berdasarkan hasil analisis, karakter Syaturi dideskripsikan melalui pandangan tokoh lain, ucapan tokoh, reaksi, sikap, dan tingkah laku. Karakter Syaturi digambarkan sebagai seorang yang introvert, tahu balas budi, memiliki kemampuan untuk menilai dirinya, bersifat tenang, dan bijaksana
LOKUSI TOKOH UTAMA PADA NOVEL PELANGI BULAN KARYA MARADILLA SYACHRIDAR
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk tindak tutur lokusi tokoh utama pada novel Pelangi Bulan Karya Maradilla Syachridar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi menggunakan kajian pragmatik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat sebanyak 60 bentuk tindak tutur lokusi
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia pada Karangan Bebas Siswa Kelas V-VI SDN 2 Tamanrejo
Ditulisnya artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kesalahan berbahasa pada karangan siswa sekolah dasar kelas V-VI. Jenis penelitian ini mengunakan jenis penelitian dengan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata dan kalimat berbentuk sebuah karangan cerita, sumber data penelitian ini yaitu sebuah karangan telah ditulis oleh beberapa siswa kelas V-VI Sekolah Dasar. Pengumpulan data ini dengan teknik catat. dan hasil dari penelitian ini adalah (1) kesalahan bidang fonologi meliputi kesalahan fonem, partikel dan pelafalan. (2) kesalahan bidang morfologi meliputi prefiks di-, ber-, penulisan kata depan, dan pleonasme. (3) kesalahan bidang sintaksis meliputi kalimat ambigu, tidak jelas, diksi, koherensi dan kata mubazir
Kritik Sosial Dalam Puisi "Jakarta 17 Agustus 45 Dini Hari" Karya Sitor Situmorang
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk kritik sosial yang ada pada puisi “Jakarta 17 Agustus 45 Dini Hari”. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang mana mengaitkan antara karya sastra dengan permasalahan sosial. Kemudian, data pada penelitian ini menggunakan larik puisi Jakarta 17 Agustus 45 Dini Hari. Hasil dari penelitian ini yaitu kritik dalam kebebasan hidup juga kritik terhadap pihak kolonial. Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Puisi, Kolonia
DIMENSI SOSIAL DALAM CERPEN AMNESTI KARYA PUTU WIJAYA (PRESPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH)
Amnesti merupakan cerpen yang ditulis oleh sastrawan tersohor Putu Wijaya, cerpen ini mengandung beberapa maksud dihadirkan Putu Wijaya sebagai kritik sosial atas permasalahan yang ada dalam kehidupan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengupas wacana tersembunyi yang dihadirkan Putu Wijaya dalam karyanya cerpen Amnesti. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough dengan tiga konsep dimensi yakni, dimensi teks, dimensi praktik wacana , dan dimensi praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis mencoba menunjukkan kritiknya terhadap lemahnya hukum yang ada, hukum yang merugikan bagi rakyat kecil dan menguntungkan untuk pihak dominan kelas atas. Penulis menggunakan bahasa dan kiasan untuk menyampaikan maksud tersebut dan menggiring opini publik untuk mempertimbangkan wacana yang ia tulis tentang lemahnya hukum yang berlaku
Metafora Alam Dalam Kumpulan Puisi “Nyanyian Dari Jalanan” Karya W.S. Rendra
Penelitian ini membahas tentang metafora alam dalam kumpulan puisi “Nyanyian dari Jalanan” karya W.S. Rendra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah berupa kata atau lirik puisi yang mengandung metafora yang perbandingannya menggunakan bentukan-bentukan alam yang menunjukkan adanya suatu alam pikiran tertentu dari seorang pengarang yang diperoleh dari puisi-puisi Nyanyian dari Jalanan. Hasil penelitian didapatkan metafora alam yang dihadirkan pada tiap puisi dalam kumpulan puisi Nyanyian dari Jalanan berjumlah 1 sampai 4 jenis metafora. Keseluruhan data yang ditemukan dalam kumpulan puisi tersebut berjumlah 152 data
CINTA RAHWANA DALAM KACAMATA DJOKO PADA PUISI “PENGAKUAN RAHWANA”
ABSTRAK: Pada puisi Pengakuan Rahwana, dari kumpulan puisi berjudul Kemelut Cinta Rahwana karya Djoko Saryono, menarik perhatian penulis mengenai problematik cinta Rahwana pada Sinta tentang apa cinta sebenarnya? Metode kerja penelitian berupa penyajian hasil analisis dimana sikap Rahwana membuktikan mampu mengorbankan apapun, serta menghormati Sinta dan bukannya dominasi membuktikan kesucian cintanya. Tetapi, tindakan serta obsesinya tidak termaafkan untuk apa yang ia lakukan kepada Sinta. Dan itu bukanlah sebuah cinta, melainkan perasaan menipu diri janjinya memuliakan Widowati. Kata Kunci: Cinta, Rahwana, Ramayana
Penggunaan Bahasa Prokem dalam Grup Whatsapp Anggota Sanggar Teater Wejang Universitas Muhammadiyah Surakarta
Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan wujud kosakata bahasa prokem, perubahan struktur kata secara fonologi, serta pembentukan kata prokem secara morfologi bahasa prokem di Sanggar Teater Wejang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Agih dengan teknik urai unsur terkecil/ Ultimate Constituent Analysis. Perubahan struktur kata secara fonologis pada kosakata bahasa prokem di Sanggar Teater Wejang ragam Bahasa Jawa mengalami tujuh perubahan, yaitu pelenyapan vokal terakhir, pelenyapan vokal pertama, penambahan vokal, penggantian konsonan, penggantian konsonan dan penambahan konsonan terakhir, pembalikan suku kata, serta penghapusan pada suku kata pertama. Perubahan struktur fonologi kosakata bahasa prokem di Sanggar Teater Wejang ragam bahasa Indonesia terdapat 8 perubahan, yaitu penggantian vokal, penambahan konsonan, penggantian konsonan, penghilangan konsonan, penambahan vokal dan konsonan, penambahan vokal dan penggantian konsonan, pembalikan suku kata, serta penggantian vokal dan penambahan konsonan. Proses pembentukan kata secara morfologi bahasa prokem di Sanggar Teater Wejang hanya terdapat satu proses pembentukan, yaitu Abreviasi yang terdiri dari pembentukan akronim yang dibentuk dari dua suku awal/akhir dari dua kata dan pembentukan akronim yang dibentuk dari satu suku awal tiap masing-masing kata
Campur Kode dan Penyebabnya dalam Tuturan Penyiar dengan Korban Salah Sambung di Radio Gen Fm 103.1 MHz Surabaya: Kajian Sosiolinguistik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan bentuk campur kode serta menjelaskan faktor-faktor yang melatarbelakangi campur kode pada tuturan penyiar radio dengan korban salah sambung di program Salah Sambung Gen FM 103.1 MHz Surabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengedepankan tiga tahapan penelitian yakni, penyediaan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya campur kode intern dan ekstern yang dituturkan penyiar. Jenis campur kode intern berbentuk kata ada 6 data, bentuk frasa ada 4 data, dan bentuk klausa ada 6 data. Sedangkan jenis campur kode ekstern berbentuk kata ada 1 data dan berbentuk frasa ditemukan 1 data. Adapun faktor penyebab munculnya campur kode dipengaruhi oleh situasi/kondisi, tema, kebanggaan, keakraban, dan kebiasaan