BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK STIMULUS DAN RAGAM TES ASESMEN APRESIASI SASTRA DALAM BUKU AJAR BIPA SAHABATKU INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam soal asesmen apresiasi sastra yang digunakan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk memberi gambaran karakteristik asesmen dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Buku ajar tersebut merupakan buku ajar BIPA yang paling populer dan telah dikaji dalam berbagai perpektif. Meskipun demikian, aspek yang belum dikaji adalah asesmen sehingga penelitian ini memiliki urgensi dan kebaruan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik dokumentasi. Adapun tahapn pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku, membaca, mencatat, dan mereviu. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis model analisis interaktif. Data penelitian ini adalah buku Sahabatku Indonesia yang bersumber dari laman Badan Bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus soal yang digunakan antara lain audio, gambar, video, dan narasi teks. Stimulus soal tersebut diintegrasikan dengan batang kode (barcode) beserta transkripnya. Adapun ragam soal yang digunakan juga memunculkan karakteristik tersendiri, yaitu tes uraian, pilihan ganda, dan performansi-produk yang dilakukan dengan mengacu pada keterampilan berbahasa dan dikemas melalui unit-unit sastra. Penggunaan asesmen apresiasi sastra dalam buku Sahabatku Indonesia merepresentasikan aktivitas prakegiatan, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis
PERANTI KOHESI DALAM TEKS EKSPOSISI KARYA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TUMPANG, KABUPATEN MALANG
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dua peranti kohesi, yaitu gramatikal dan leksikal dalam teks eksposisi yang disusun oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tumpang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data bersumber dari karangan siswa kelas VIII dalam bentuk kata dan frasa sebagai peranti kohesi leksikal dan gramatikal. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan tiga indikator dalam kohesi gramatikal, yaitu 1) referensi, 2) substitusi, dan 3) konjungsi. Selanjutnya kohesi leksikal yang ditemukan, yaitu 1) reiterasi, 2) sinonimi, 3) antonimi, dan 4) hiponimi
Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Mufakaik Basamo di Minangkabau dalam Film Liam dan Laila Karya Arief Malinmudo
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kesantunan pada mufakaik basamo di Minangkabau dalam film Liam dan Laila karya Arief Malinmudo yang ditinjau dari teori prinsip kesantunan Leech. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam pelanggaran maksim kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam film ini, di antaranya pelanggaran maksim kebijaksanaan, pelanggaran maksim kedermawanan, pelanggaran maksim pujian, pelanggaran maksim kerendahan hati, pelanggaran maksim kesepakatan, dan pelanggaran maksim kesimpatian
Penggunaan Bahasa Slang dalam Kolom Komentar Akun Instagram @kakaopageindo
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk, memaparkan kategori, dan mengidentifikasi fungsi penggunaan ungkapan slang pada kolom komentar akun instagram @kakaopageindo. Metode analisis menggunakan metode padan dan teknik lanjutan pilah unsur penentu (PUP). Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan kata dasar, frasa, akronim, singkatan, penanggalan kata, turunan, kata ulang, fungsi representasi, fungsi personal, fungsi interaksional, fungsi regulasi, kata benda (noun), kata sifat (adjektiva), kata kerja (verba), dan kata keterangan (adverbia).Kata Kunci: bahasa slang, kolom komentar, instagra
SUARA PENERJEMAH DALAM PRAKTIK KREASI DISKURSIF PADA NOVEL TERJEMAHAN THE RAINBOW TROOPS
Suara penerjemah dalam praktik penerjemahan kreasi diskursif telah menghasilkan bentuk terjemahan yang melampaui kesepadanan formal dan konten suatu teks sumber. praktik ini dapat dibenarkan merujuk pada orientasi dan tujuan dari penerjemahan itu sendiri. Perkembangan penelitian penerjemahan pada studi etika dan peran sosial telah menjadikan praktik penerjemahan melampaui jangkauan teks yang diterjemahkan. Studi penerjemahan telah beralih pada penelusuran posisi penerjemah termasuk suara yang membawa aspirasi pandangan, nilai dan sikap tertentu. Penelitian ini menggunakan model kausal pada teks terjemahan The Rainbow Troops. Model ini membantu penerjemah untuk membangun pertanyaan hipotesis tentang mengapa dan bagaimana penerjemahan termasuk suara penerjemah melalui keberadaan teks-teks naratif. Teknik kreasi diskursif digunakan untuk menganalisis teks-teks kreasi naratif penerjemah. sebab data yang digunakan hanya pada kreasi teks naratif saja tidak termasuk penghilangan, pemendekan atau metode lain yang menunjukkan perilaku kreatif penerjemah. Dari analisis narasi kreatif diskursif ini ditemukan data entitas-entitas yakni tokoh, non-tokoh dan relasi antar entitas yang mengalami penambahan secara diskursif oleh penerjemah. analisis selanjutnya ialah tentang bagaimana penerjemah memodifikasi teks untuk mendukung tujuan dari suara penerjemahan. Efek dari praktik diskursif menghasilkan pertambahan konten peristiwa, terciptanya teks naratif baru, munculnya tokoh baru, membangun konflik dan narasi resistensi di dalam teks terjemahan. Penelitian ini membuktikan bahwa penerjemahan mempertahankan narasi dan memperkuatnya sehingga dapat sampai kepada pembaca terjemahan. Ini berarti penerjemahan telah menjadi medium untuk menyampaikan pandangan global tertentu sebab melibatkan budaya dan bahasa lintas global
ANALISIS PSIKOLOGI EKSISTENSI MANUSIA PADA FILM “SOMPOY” KARYA ANAWAT PHROMCHAE
Penelitian ini berjudul “Analisis Psikologi Eksistensi Manusia Pada Film Sompoy”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara eksistensial dan budaya dapat berhubungan yang direpresentasikan dalam film Sompoy (2021). Film ini dipilih karena merupakan film yang mengangkat budaya lokal Thailand dibalut dengan romansa komedi. Penelitian ini berfokus pada penggambaran tokoh melalui psikologi eksistensialis yang terkandung dalam film Sompoy. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka yang mengandung deskripsi dan intrepretasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi eksistensialis. Bedasarkan dari penelitian ini, ditemukan bahwa sifat seseorang dapat berubah ketika seseorang menemukan lawan jenis yang dicintainya. Pesan moral yang ingin disampaikan pada film ini adalah jika seseorang benar-benar mencintai pasangannya akan menerima apapun sifat dan perilaku dari pasangannya
Konflik Batin Tokoh Jumena dalam Naskah Drama Sumur Tanpa Dasar Karya Arifin C. Noer: Tinjauan Psikologi Sastra
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik batin tokoh Jumena dalam naskah drama “Sumur Tanpa Dasar” karya Arifin C. Noer berdasarkan teori Psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kulaitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Struktur kepribadian dan alam bawah sadar menjadi aspek pembangun dalam menganalisis aspek psikologi dari tokoh Jumena. Konflik batin yang dialami Jumena terhadap harta dan istrinya bisa dikatakan sebagai bagian dari absurdisme. Gambaran keinginan nafsu manusia yang tiada batasnya sangat terlihat melalui konflik antara Jumena dan harapan-harapannya sendiri.Kata Kunci: Konflik batin, drama, psikologi sastra
KRITIK CERPEN “LUKA PUN MENGANGA” KARYA ISBEDY STIAWAN: PENDEKATAN PSIKOLOGI
Penelitian ini berjudul Kritik dalam Cerpen “Luka Pun Menganga” Karya Isbedy Stiawan (Pendekatan Psikologi Sastra). Cerpen ini menceritakan tentang sepasang suami dan istri yang mendapatkan cobaan hidup secara bertubi-tubi dari mulai menjelang hingga sesudah menjalani pernikahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan permasalahan dan kritik psikologi yang terkandung dalam cerpen tersebut melalui pendekatan psikologi sastra dengan bertumpu pada karya sastra cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif di mana penelitiannya menggunakan teknik simak dan catat guna mengkaji isi dari cerpen tersebut kemudian dianalisis dari segi permasalahan dan kritik sastra. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa ditemukan berbagai permasalahan psikologi yang dialami oleh para tokoh dalam cerpen tersebut diantaranya yaitu (1) tak mendapat restu untuk menikah, (2) harus melakukan kawin lari lalu hidup merantau jauh dari sanak saudara, (3) mendapat perlakuan buruk dan tidak adil dari sang ibu, (4) serta sempat kehilangan kepercayaan dari sang anak
POTRET HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL KERETA SEMAR LEMBU KARYA ZAKY YAMANI
This research aims to analyze the form of hegemony of power and its influence in the novel Kereta Semar Lembu by Zaky Yamani based on Antonio Gramsci's Hegemony theory. The method used in this research is descriptive qualitative with a literary sociology approach. Hegemony of power becomes a concept that provides a portrait or description of the dominance or influence of power that results in social inequality and different groupings of social structures in society. The grouping is divided into groups of people with the highest strata to the lowest strata based on certain dimensions or benchmarks. The results of the analysis in this study show that there are forms of power domination and ideological influence in the novel.
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Film Imperfect: Karir, CInta, dan Timbangan
Tindak tutur ekspresif adalah jenis tindak tutur yang mengungkapkan apa yang ingin dirasakan oleh penutur. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode ini. Data dalam penelitian ini mengadopsi bentuk dialog dalam film “Imperfec: Karir, Cinta, dan Timbangan”. Penutur menggunakan tindak tutur untuk mengungkapkan sesuatu dengan maksud atau tujuan yang harus disampaikan kepada mitra tutur, yaitu khalayak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tindak tutur ekspresif dalam film “Imperfect: Karir, Cinta Dan Timbangan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak jenis tindak tutur ekspresif. Penelitian ini menemukan empat tindak tutur ekspresif dalam film “Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan”, yaitu: (1) tindak tutur menghina, (2) tindak tutur kritis, (3) tindak tutur mengeluh, dan (4) ) memuji tindak tutur.Kata Kunci: tindak tutur, tindak tutur ekspresif, film