BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN MENGINTERPRETASI ISI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X MAN 1 GRESIK TAHUN PELAJARAN 2018/2019
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi berdasarkan struktur dan kebahasaan. Pertama aspek struktur yang mencangkup aspek deskripsi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Kedua, kebahasaan umum yang mencangkup aspek frasa, klausa, kalimat simpleks, kalimat kompleks, konjungsi, dan kata kerja. Ketiga, kebahasaan khusus yang mencangkup aspek kalimat definisi, kalimat klasifikasi, dan kalimat rincian. Hasil penelitian kemampuan menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi siswa kelas X MAN 1 Gresik tahun pelajaran 2018/2019 berdasarkan aspek struktur, berdasarkan aspek struktur, 27 siswa (81,8%) mendapat kualifikasi amat baik dengan rincian 1 siswa (3,1%) mendapat kualifikasi baik, 2 siswa (6,1%) mendapat kualifikasi cukup, dan 3 siswa (9,1%) mendapat kualifikasi kurang. Berdasarkan aspek kebahasaan umum dengan rincian 19 siswa (57,5%) mendapat kualifikasi amat baik, 11 siswa (33,3%) mendapat kualifikasi Baik, 2 siswa (6,1%) mendapat kualifikasi cukup, dan 1 siswa (3,1%) mendapat kualifikasi kurang. Berdasarkan aspek kebahasaan khusus dengan rincian 24 siswa (72,7%) mendapat kualifikasi amat baik, 4 siswa (12,1%) mendapat kualifikasi baik, 3 siswa (9,1%) mendapat kualifikasi cukup, dan 2 siswa (6,1%) mendapat kualifikasi kurang
KESALAHAN PENULISAN KATA BAHASA INDONESIA HASIL SIMAKAN DALAM TUGAS SISWA DI SEKOLAH SANTIVITTAYA KRABI, THAILAND
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan penulisankata bahasa Indonesia hasil simakan dalam tugas siswa SekolahSantivittaya di Krabi, Thailand. Metode penelitian inimenggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian berupakesalahan penulisan kata error yang terdiri atas tiga ragam, (1)penghilangan huruf, (2) penambahan huruf, dan (3) salah formasibeserta faktor penyebab kesalahan penulisan yang terdiri darifaktor internal dan faktor eksternal.Kata Kunci: kesalahan penulisan, kata bahasa Indonesia, siswa ThailandThis research aims to describe word writing error of Indonesianlanguage of the results of listening in the tasks of students atSantivittaya School Krabi, Thailand. This research is a qualitativeresearch. The results of the research were in the form of wordwriting error consisting of three types, (1) letter removal, (2)addition of letters, and (3) misformation along with the factorscausing writing errors consisting of internal factors and externalfactors.Keywords: writing error, Indonesian word, student of Thailan
KOSAKATA BAHASA PROKEM DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK PAGES
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentukkosakata bahasa prokem di media sosial Facebook pages dan (2)makna kosakata bahasa prokem di media sosial Facebook pages.Rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kosakata bahasaprokem, data tersebut terdapat pada fitur Facebook pages.Sumber data berasal dari media sosial Facebook pages. Ada 5akun remaja yang diteliti dalam media sosial Facebook pagesantara lain, akun Dagelan, akun Meme Comic Indonesia, akunLambe Turah, akun News Lambe, dan akun Meme Comic Lovers.Data diperoleh dengan menggunakan metode simak. Hasilpenelitian menunjukan bahwa bahasa prokem di media sosialFacebook pages masih banyak digunakan oleh masyarakattertentu khususnya remaja.Kata Kunci: Kosakata, Bahasa Prokem, Facebook PagesThis research aims to describe form of (1) prokem language and(2) meaning of prokem language on Facebook pages. This researchused qualitative method. Research data are prokem languagevocabulary in the form of picture inscription and caption thatuploaded by five accounts, those are Dagelan, Meme ComicIndonesia, Lambe Turah, News Lambe, and Meme Comic Lovers.Data aggregation used simak method. This research showed thatthere are a lots of people who used prokem language on Facbookpages, especially teenager.Keywords: Vocabulary, Prokem Language, Facebook Page
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL CAHAYA DI PENJURU HATI KARYA ALBERTHIENE ENDAH
Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai pendidikan karakter pada novelCahaya di penjuru Hati karya Alberthiene Endah dengan menggunakanpendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data verbal berupadialog antar tokoh, narasi, tanda-tanda yang menggambarkan pendidikankarakter, serta kutipan yang menggambarkan pendidikan karakter.Hasil dari penelitian ini mencakup tiga hal, yakni nilai pendidikan karakterhubunagannya dengan Tuhan, diri sendiri dan sesama.Kata kunci: nilai, pendidikan karakter, nove
MASALAH PEMEROLEHAN BAHASA (BAHASA KERINCI DESA JUJUN) ANAK USIA 5 TAHUN
Penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek yang mempengaruhi pemerolehan bahasa, kesalahan seperti apa yang dilakukan anak dalam pemerolehan bahasa di usia 5 tahun, dan aspek pendukung pemerolehan bahasa pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitiani ini diketahui bahwa aspek yang paling berpengaruh dalam pemerolehan bahasa adalah keluarga. Kesalahan yang ditemukan adalah pergantian fonem dan hilangnya fonem
KATEGORI DAN PERAN SEMANTIS VERBA DALAM TEKS BERITA PENDIDIKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan kategori danperan semantis dari argumen verba dalam naskah berita mediadaring liputan6.com, cnnindonesia.com, dan sindonews.com.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenispenelitian deskriptif. Dalam mengumpulkan data digunakanteknik dokumentasi, yaitu dengan membaca keseluruhan sumberdata, dan mencatat data yang diperlukan. Analisis data dilakukandengan teknik ganti dan teknik sisip. Berdasarkan analisis data,diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, kategori verba keadaanyang bersubkategori verba keadaan posesi, verba keadaanpengalaman, verba keadaan lokatif, dan verba keadaan yangbukan posesi, pengalaman, dan lokatif. Kedua, verba aksi yangbersubkategori verba aksi benefaktif, verba aksi pengalaman,verba aksi lokatif, dan verba aksi yang bukan benefaktif,pengalaman, dan lokatif. Ketiga yaitu verba proses yangbersubkategori verba proses benefaktif, verba proses pengalaman,dan verba proses yang bukan benefaktif, pengalaman, dan lokatif.Peran semantis yang diperoleh yaitu pengalam, pengalam hasil,pengalam stimulus, pengalam lokatif, agen, pemengaruh, agenpenerima, agen penderita, dan agen lokatif.Kata kunci: kategori semantis, peran semantis, verba, berita pendidikanThis research aims to describe the categories and semantic roles ofverbs in the news text of online media liputan6.com,cnnindonesia.com, and sindonews.com. The research wasconducted with a qualitative approach and descriptive research.In collecting the data, used the documentation technique, which isread the entire data source and record the data needed. The analysis is done with changing technique and insertion technique.Based on data analysis, the following results are obtained. First,the state verb, consists of possess, experience, locative and thestate verb which not include in that three categories. Second,action verb, consists of benefactive, experience, locative, and theaction verb which not include in that three categories. Third,process verb consists of benefactive, experiences, and processverba which not include in that categories. The semantic rolesobtained in this research is experience, experience-product,experience-stimulus, experience-locative, agent, influencer, agentreceiver, agent-patient, and agent-locative.Keyword: semantic categories, semantic roles, verbs, education new
Kriminalitas Tokoh Winarsih dalam Novel 5 Kelopak Mawar Berbisa Karya Ria Jumriati
The study describes the crime committed by the Winasih figure in the novel 5 Venomous Rose Petals By Ria Jumiati. This study uses a qualitative approach. This study produced three conclusions, namely (1) the form of criminal acts of fogures, (2) the cause of criminal acts of figures, (3) the impact caused in the form of psyhological condition on the chaacter.
PENGASARAN MAKNA DALAM BAHASA JURNALISTIK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikanpengasaran makna (disfemia) dalam berita politik pada situsdetik.com. Penelitian ini secara khusus, bertujuan untukmendeskripsikan bentuk-bentuk kebahasaan disfemia besertanilai rasa dalam disfemia berita politik. Penelitian dilakukandengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian analisis isi.Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan denganbeberapa langkah, yaitu (1) mengakses situs detik.com, (2)mengunduh berita politik edisi Januari 2019, (3) membaca secarakeseluruhan isi berita politik yang telah diunduh, (4) menandaidata yang merupakan bentuk pengasaran makna berupa bentukbentuk disfemia dan nilai rasa dalam disfemia, (5) menganalisisdata hasil penelitian. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasilsebagai berikut. Pertama, ditemukan data bentuk kebahasaandisfemia, yaitu: bentuk kata berimbuhan, bentuk kata dasar,bentuk kata majemuk, dan bentuk kata ulang. Berupa frasadisfemia dengan rincian: berupa frasa ajektiva, berupa frasanomina, dan berupa frasa verba. Kedua, ditemukan bentukkebahasaan disfemia tersebut diklasifikasi menjadi nilai rasadengan rincian: nilai rasa menimbulkan kekasaran, nilai rasamenakutkan, nilai rasa memalukan, dan nilai rasa menjijikan.Kata Kunci: disfemia, bentuk kebahasaan, nilai rasa, berita politikThis research was conducted with the aim to describe the meaningcoarsening (disfemia) in political news. The study was conductedwith a qualitative approach and content analysis study types.Collecting data in this research conducted in several steps, i.e 1)accessing the site detik.com, 2) to download the January 2019issue of political news, 3) read the whole content of political newsthat has been downloaded, 4) plotting the data that is a disfemia forms and value sense in disfemia, and 5) analyze the researchdata. Based on data analysis of the political news found thefollowing results. First, from the data of disfemia linguistic formwith the details: affix words, basic words, form compound words,reduplicated words, form of adjective phrase, forms of a nounphrase, and form of the verb phrase. Second, of the forms ofdisfemia linguistic classified into senses value with details: sensevalue of cause roughness, forms of terrifying sense, sense valueembarrassing, and sense value disgusting.Keywords: disfemia, linguistic form, sense value, political new
PERSUASI DALAM IKLAN PRODUK DI TELEVISI
Peneltian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk diksi dalam iklan produk, (2) metode persuasi dalam iklan produk di televisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini berupa kata dan kalimat hasil transkrip dari tuturan narator dan bintang iklan pada iklan produk di televisi. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik simak dan catat. Analisis data yang dilakukan meliputi proses pengambilan data, reduksi data yaitu identifikasi, pengodean, dan klasifikasi. Kemudian dilakukan penyajian data dalam bentuk teks naratif dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, bentuk diksi yang terdapat dalam iklan produk meliputi kata bermakna denotasi, kata bermakna konotasi, kata abstrak, kara konkret, kata umum, kata khusus, kata ilmiah, kata populer, kata asing, kata serapan, dan slang. Kedua, metode persuasi yang digunakan dalam iklan meliputi metode asosiasi, metode icing device, metode fear arousing, dan metode pay off idea.Kata kunci: iklan televisi, diksi, metode persuasi
Kreativitas Unsur-unsur Intrinsik Cerita Fantasi
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kreativitas unsur-unsur intrinsik karya siswa kelas VII-H SMP Negeri 1 Talun Blitar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan data verbal berupa kalimat dan ungkapan . Artikel ini mendeskripsikan kreativitas unsur intrinsik dan kecenderungan penulisan unsur intrinsik pada karya siswa yang meliputi, (1) kreativitas tema yang diangkat oleh siswa, (2) kreativitas judul yang dibuat berupa kata, (3) kreativitas tokoh dan penokohan berupa kalimat dan ungkapaan ,(4) kreativitas latar berupa ungkapan, (5) kreativitas alur berupa kalimat dan, (6) deskripsi kecenderungan kreativitas penulisan unsur intrinsik cerita fantasi pada karya siswa. Indikator kreativitas yang dihasilkan siswa dalam penelitian meliputi, keaslian, kelancaran, keluwesan, dan elaborasi.Kata Kunci: kreativitas, unsur intrinsik, cerita fantasi