Jurnal Ilmiah AgriSains
Not a member yet
    144 research outputs found

    Identifikasi Kualitas Kesegaran dan Nilai Keasaman (pH) Ikan Laut di Kota Metro Provinsi Lampung

    Get PDF
    Kota Metro merupakan salah satu wilayah di Provinsi Lampung dengan tingkat konsumsi ikan yang tinggi. Permintaan ikan yang tinggi harus diimbangi dengan stok ikan yang memadai dan mutu yang baik. Penanganan dan pengemasan yang baik menjadi salah satu penentu kualitas mutu dari ikan yang dikirim. Jika penanganan dan pengemasan tidak dilakukan dengan baik maka akan menyebabkan penurunan mutu pada ikan. Penelitian bertujuan untuk melihat tingkat kesegaran dan pH ikan. Analisis data organoleptik dan pengukuran pH dilakukan pada tiga pasar di Kota Metro yaitu Pasar Tejo Agung, Karang Rejo dan Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel ikan laut yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis), kembung (Rastrelliger kanagurta), layang (Decapterus macrosoma), selar (Atule mate) dan kurisi (Nemipterus bathybius) pada ketiga pasar (Tejo Agung, Karang Rejo dan KOPINDO) menunjukkan hasil layak jual dan konsumsi karena  nilai organoleptiknya >7 dan pH <7 yang artinya ikan dalam keadaan baik dan segar

    The Demand for Broiler Chicken at Masomba Market During The Covid-19 Pandemic : Permintaan Ayam Pedaging di Pasar Masomba selama Pandemi Covid-19

    No full text
    oai:ojs2.ejurnal.fapetkan.untad.ac.id:article/5Kasus Corona Virus Deseases (Covid-19) ditemukan pertama kali di Kota Palu sekitar bulan Maret tahun 2020. Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang besar bagi masyarakat khususnya dari sisi perekonomian. Dampak tersebut dirasakan terutama oleh pedagang karena berkurangnya konsumen maupun karyawan perusahaan atau pabrik karena banyaknya pabrik yang tutup akibat mengalami kerugian. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaanayam pedaging di pasar Masomba Kota Palu selama pandemi Covid-19 telah dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penentuan sampel responden menggunakan rumus slovin, berdasarkan jumlah konsumen ayam pedaging di Pasar Masomba. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi liner berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan ayam pedaging di Pasar Masomba Selama Pandemi Covid-19 secara simultan dipengaruhi oleh harga ayam pedaging, harga ikan, harga tempe, harga tahu, harga telur, pendapatan konsumen dan selera konsumen. Secara parsial, variabel harga ayam pedaging dan pendapatan konsumen memberikan pengaruh yang nyata terhadap permintaan ayam pedaging selama pandemi Covid-19

    Feeding Silk Worm (Tubifex sp.) with Different Dosage on Growth and Survival of Seed Climbing Perch (Anabas testudineus, Bloch 1792): Pemberian Pakan Cacing Sutera (Tubifex sp.) dengan Dosis yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Betok (Anabas testudineus, Bloch 1792)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan benih ikan betok (Anabas testudineus Bloch, 1792) yang diberi pakan alami cacing sutera (Tubifex sp.) dengan dosis yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga banyaknnya satuan percobaan sebanyak 20 unit. Perlakuan yang digunakan yaitu Perlakuan A (dosis 5% dari bobot), perlakuan B (dosis 6% dari bobot ikan), perlakuan C (dosis 7% dari bobot ikan), perlakuan D (dosis 8% dari bobot ikan), perlakuan E (dosis 9% dari bobot ikan). Data pertumbuhan bobot mutlak dan panjang mutlak dianalisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%, selanjutnya dilakukan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dengan menggunakan Program Minitab 16. Kualitas air dan kelangsungan hidup disajikan dalam bentuk tabel dan grafik serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian pakan cacing sutera (Tubifex sp.) dengan dosis yang berbeda pada benih ikan betok memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Bobot mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan dosis 9% dengan nilai 2,465 g, panjang mutlak 1,683 cm dan kelangsungan hidup berkisar 90-100%

    Sex Ratio of Endemic Ricefish Oryzias celebensis in South Sulawesi: Rasio Kelamin Ikan Medaka Endemik Oryzias celebensis di Sulawesi Selatan

    No full text
    Perairan tawar Sulawesi Selatan memiliki 6 spesies ikan medaka endemik dari genus Oryzias, spesies yang paling terkenal diantara ke-6 spesies tersebut ialah Oryzias celebensis. Ikan medaka endemik Oryzias celebensis dijadikan sebagai komoditi ikan hias. Habitat ikan tersebut di Sungai Pattunuangasue dan Leang-leang. Tujuan penelitian untuk mengetahui keseimbangan populasi ikan medaka endemik Oryzias celebensis. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2015 hingga April 2016 di Sungai Pattunuangasue dan Sungai Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Rasio kelamin ditentukan berdasarkan frekuensi ikan jantan dan betina yang didapat dari semua sampel yang tertangkap selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan rasio kelamin ikan medaka endemik Oryzias celebensis di Sungai Pattunuangasue dan Sungai Leang-leang tidak seimbang (tidak mengikuti pola 1:1)

    The Effect of Giving Java Wood Leaf Flour (Lannea corormandelica) on Weight of Local Goat Carcass Components: Pengaruh Pemberian Tepung Daun Kayu Jawa (Lannea coromandelica) terhadap Bobot Komponen Karkas Kambing Lokal

    No full text
    Salah satu alternatif kurangnya pakan ternak pada musim kemarau yang berkepanjangan yaitu dengan cara memanfaatkan daun kayu jawa yang diolah dengan cara ditepungkan. Kayu Jawa (Lannea coramandelica) merupakan tanaman pekarangan yang banyak tersebar di Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan 12 ekor kambing lokal betina umur lebih kurang 10 bulan dengan kisaran bobot badan antara 10,80 - 15,89 kg, yang di tempatkan dalam kandang individual yang berlantai kayu sebanyak 12 petak. Penelitian ini menggunakan uji perbandingan dengan Analisis Uji-t. Perlakuan yang diberikan yaitu P1= Pemberian konsentrat tanpa tepung daun kayu jawa; dan P2=Pemberian konsentrat + 0,5% tepung daun kayu jawa. Hasil analisis statistikUji-t menunjukkan bahwa pemberian konsentrat + tepung daun kayu jawa dan pemberian konsentrat tanpa tepung daun kayu jawa memberikan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05) terhadap komponen karkas (Neck, Shoulder, Ribs, Loin, Leg, Flank, Breats, Shank) kambing lokal

    Egg Production Performance of Quail with the Inclusion of Red Spinach Leaf Flour (Amaranthus tricolor L.) in the Diets: Performa Produksi Telur Burung Puyuh dengan Penggunaan Tepung Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dalam Ransum

    No full text
    Burung puyuh merupakan salah satu jenis unggas yang dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat apabila kebutuhan nutrien yang terpenuhi. Selain bersumber dari pakan komersil, kecukupan unsur nutrien juga dapat diperoleh dari bahan pakan alamiseperti tepung daun bayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun bayam merah terhadap performa produksi telur burung puyuh. Penelitian ini mengggunakan 60 ekor burung puyuh umur 10 minggu. Perlakuan didesain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0= Ransum Basal; R1= Ransum dengan penggunaan 1% Tepung Daun Bayam Merah (TDBM); R2= Ransum dengan penggunaan2% TDBM; R3= Ransum dengan penggunaan 3% TDBM; dan R4= Ransum dengan penggunaan 4% TDBM. Variabel terdiri dari produksi telur, konsumsi ransum dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun bayam merah dalam ransum sebesar1-4% memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi telur dan konversi ransum. Penggunaan 4% tepung daun bayam merah dalam ransum puyuh dapat meningkatkan produksi telur 7,12% dan menurunkan konversi ransum 8,86%. Berdasrarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun bayam merah pada level 1-4% dalam ransum dapat meningkatkan performa produksi telur burung puyuh. Rataan produksi telur tertinggi yaitu 47,90 g/ekor/minggu dengan konversi ransum 2,88 pada perlakuan dengan penggunaan tepung daun bayam merah 4% dalam ransum

    The Response of Growth and Survival Rates of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) Larvae Exposed to Different Colors of Lights in The Controlled Environment: Respon Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) terhadap Warna Cahaya yang Berbeda dalam Wadah Terkontrol

    No full text
    Cahaya merupakan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi respon fisiologis, reproduksi, dan pertumbuhan ikan. Cahaya lampu dapat dimanfaatkan sebagai pengganti cahaya alami. Ikan nila (Oreochromis niloticus, Linnaeus 1758) merupakan ikan diurnal yang aktif pada siang hari, karena itu diperlukan penentuan spektrum cahaya yang tepat agar kepekaan mata menjadi lebih baik. Penelitian bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila dengan perlakuan warna cahaya yang berbeda. Penelitian dilakukan di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada bulan April sampai Mei 2020. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan A = Warna Putih, B = Warna merah, C = Warna kuning, D = Warna hijau, E = Warna biru. Variabel yang diamati yaitu pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan relatif, dan kelangsungan hidup. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) menggunakan program aplikasi Excel dan Minitab 16. Pemberian warna cahaya lampu yang berbeda pada ikan nila memberikan respon pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang sangat nyata (p<0,01) terhadap pertumbuhan bobot mutlak, dan laju pertumbuhan relatif dengan tingkat kelangsungan hidup ikan nila berkisar antara 65-80%

    Adoption of Cattle Breeders to Livestock Business Management in Balaesang Tanjung District, Donggala District, Central Sulawesi: Adopsi Peternak Sapi terhadap Manajemen Usaha Peternakan di Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

    No full text
    Pengelolaan sektor peternakan Sulawesi Tengah masih termasuk dalam kategori belum optimal. Jika dilihat dari aspek manajemen usaha, umumnya masih dilakukan secara ekstensif atau dikelola berdasarkan kondisi alamiah dan tidak sesuai kebutuhan dasar ternak serta tata kelola yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adopsi peternak sapi terhadap manajemen usaha peternakan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada 4 Desa di Kecamatan Balaesang Tanjung yaitu Desa Walandano, Malei, Palau dan Pomolulu, pada bulan September - Oktober 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus, observasi dan wawancara langsung di lapangan. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi peternak terhadap manajemen usaha peternakan sudah sangat baik dengan persentase yaitu peternak mengetahui manajemen usaha (90 %), peternak mengetahui tujuan manajemen usaha peternakan (91%), peternak mengetahui keuntungan beternak sapi (91%), peternak mengetahui manajemen usaha peternakan sapi potong dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak (58%), peternak melakukan perubahan manajemen usaha sapi potong (99%), peternak merasakan manajemen usaha sapi memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan peternak (97%), dan peternak telah melakukan tahapan manajemen usaha sapi (70%)

    The Effect of Basil Leaf Extract (Ocimum basilicium L.) on Reducing Fungal Infections and Improving Hatching Rates of Catfish (Clarias gariepinus) Eggs: Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap Daya Tetas Telur Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) yang Terserang Jamur

    No full text
    Adanya serangan infeksi jamur seringkali menyebabkan daya tetas telur menjadi rendah. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai anti jamur adalah kemangi (Ocimum basilicium L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dalam menurunkan tingkat serangan jamur (prevalensi), sehingga meningkatkan daya tetas telur ikan lele mutiara (Clarias gariepinus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 5 kali ulangan. Perlakuan dilakukan dengan cara merendam telur ikan lele mutiara dalam media perendaman ekstrak daun kemangi dosis berbeda yaitu: A=0 mg/l (kontrol), B=55 mg/l, C=60 mg/l, D=65 mg/l. Data prevalensi dan daya tetas telur dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA), kelangsungan hidup larva dan kualitas air dianilisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dosis paling efektif dari ekstrak daun kemangi yaitu perlakuan B (55 mg/l), dimana memiliki tingkat prevalensi terendah (23%) dan menghasilkan daya tetas telur tertinggi (76,8%)

    The Growth Pattern of Kacang Goat Male with Post-Weaning in Mantikulore Sub-District: Pola Pertumbuhan Kambing Kacang Jantan Pasca Sapih Berdasarkan Ukuran Dimensi Tubuh di Kecamatan Mantikulore

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pertumbuhan kambing kacang jantan pasca sapih yang dipelihara secara tradisional oleh peternak di Kecamatan Mantikulore. Lokasi penelitian ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan populasi kambing kacang terbanyak di Kelurahan Kawatuna dan Kelurahan Lasoani. Ternak yang dijadikan objek penelitian adalah 40 ekor kambing kacang jantan milik peternak dengan umur >3 bulan. Variable yang diukur dalam penelitian ini adalah bobot badan, panjang badan, lingkar dadan dan tinggi pundak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan bobot badan, panjang badan, lingkar dada dan tinggi pundak mengalami pertumbuhan yang cepat dan membentuk grafik linear karena pada ternak kambing jantan pasca sapih belum dewasa kelamin. Untuk persamaan regresi berganda y= -6,70 + 0,167x1 + 0,105x2+ 0,194x3 dan nilai korelasi panjang badan terhadap bobot badan yaitu 0,601, korelasi lingkar dada terhadap bobot badan yaitu 0,631, dan korelasi tinggi pundak terhadap bobot badan yaitu 0,669. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa variable penelitian berpengaruh positif terhadap bobot badan dan pertumbuhan kambing kacang jantan pasca sapih di Kecamatan Mantikulore masih akan bertumbuh sesuai dengan pertambahan umur kambing

    29

    full texts

    144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah AgriSains
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇