Jurnal Ilmiah AgriSains
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Digestive Organ Performance of Super Native Chicken With the Use of Caulerpa Feed Supplement in Feed: Performa Organ Pencernaan Ayam Kampung Super dengan Penggunaan Caulerpa Feed Supplement dalam Pakan
Ayam hasil persilangan antara ayam lokal jantan dengan ayam ras petelur betina menghasilkan keturunan yang dikenal sebagai ayam kampung super. Kualitas pakan yang diberikan memiliki pengaruh langsung terhadap kesehatan serta efisiensi kerja organ pencernaan ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan Caulerpa feed supplement (CFS) dalam pakan terhadap performa organ pencernaan ayam kampung super. Penelitian menggunakan 90 ekor ayam kampung super dayold chick (DOC). Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari: (R0) ransum basal sebagai kontrol; (R1) 99% ransum basal + 1% CFS; (R2) 98% ransum basal + 2% CFS; (R3) 97% ransum basal + 3% CFS; (R4) 96% ransum basal + 4% CFS; dan (R5) 95% ransum basal + 5% CFS. Variabel amatan yaitu panjang dan bobot saluran pencernaan (proventrikulus, gizzard, usus halus (duodenum, jejunum, ileum), sekum, dan usus besar. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap panjang dan bobot relatif proventrikulus, gizzard, duodenum, jejunum dan sekum, berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot relatif ileum dan sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot relatif usus besar. Penggunaan CFS dengan level 1–4% dalam pakan dapat memengaruhi organ pencernaan, khusus pada ileum dan usus besar
Physiological Response and Growth of Nile Tilapia Oreochromis Niloticus Fed with Feed Containing Fermented Banana Peel Flour: Peubah Fisiologis dan Pertumbuhan Ikan Nila Oreochromis niloticus yang diberi Pakan mengandung Tepung Kulit Pisang Terfermentasi
Keberhasilan suatu kegiatan budidaya terutama pada skala intensif salah satunya ditentukan oleh pakan buatan. Karenanya, pakan buatan menghabiskan porsi terbesar biaya operasional dalam suatu kegiatan budidaya. Penelitian tentang penggunaan bahan pakan alternatif banyak dilakukan untuk menekan besarnya biaya pakan ikan. Salah satunya adalah pemanfaatan limbah kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat untuk melihat pertumbuhan dan respon fisiologis ikan nila yabf diberi pakan mengandung tepung kulit pisang yang difermentasi Saccharomycess cerevisiae sehingga mendapatkan informasi yang lebih dalam mengenai potensi tepung kulit pisang terfermentasi untuk dijadikan bahan baku pakan menggantikan bahan baku pakan import yang memiliki harga tinggi seperti tepung ikan dan kedelai. Kulit pisang yang digunakan adalah jenis pisang kepok matang yang dihaluskan dan difermentasi denga ragi roti S. cerevisiae sebanyak 2%. Dosis yang digunakan adalah 0%, 10%, 15% dan 20%. Parameter yang diujikan adalah pertumbuhan bobot mutlak, TKO, gula darah dan IHS. pertumbuhan bobot mutlak, TKO, gula darah dan IHS terbaik terlihat pada perlakuan 15% kemudian diususl oleh perlakuan 20%, 10% dan terakhir adalah kontrol 0%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tepung kulit pisang terfermentasi dapat dijadikan sebagai bahan baku pakan untuk mengurangi penggunaan bahan baku pakan import seperti tepung ikan dan tepung kedelai
Growth Parameter of Mackerel Tuna (Euthynnus sp.) from East Simeulue Waters: Parameter Pertumbuhan Ikan Tongkol (Euthynnus sp.) dari Perairan Simeulue Timur
Ikan tongkol (Euthynnus sp.) merupakan salah satu jenis hasil tangkapan yang didaratkan di perairan Simeulue. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui, hubungan panjang dan berat dan parameter pertumbuhan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2024. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel ikan tongkol yaitu metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan hubungan panjang dan berat ikan tongkol selama penelitian diproleh nilai a dan b masing-masing sebesar 18,72 dan 0,8051. Hubungan panjang berat menunjukka nilai persamaan W = 18,72SL0,8051 yang bersifat allometrik negatif dan nilai koefisien determinasi (R2) = 0,6591. Nilai faktor kondisi <1 termasuk dalam kategori pipih atau tidak gemuk (0,994 - 1,020). Parameter pertumbuhan ikan tongkol memiliki nilai L∞ = 91,9 cm, K = 0,02 pertahun, dan t0 = 0,62 tahun. Parameter pertumbuhan dipengaruhi oleh umur dan kesehatan ikan
The Reproductive Biology of Goby Amphidromous Dusky Sleeper (Eleotris fusca Forster, 1801) in Ummiding River, Polewali Mandar, West Sulawesi: Biologi Reproduksi Ikan Gobi Amfidromus Dusky Sleeper (Eleotris fusca Forster, 1801) di Sungai Ummiding, Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Eleotris fusca merupakan spesies ikan gobi amfidromus yang ditemukan melimpah di perairan Sulawesi Barat, dan khususnya pada fase pasca larva dan juvenilnya dikenal sebagai ikan "penja", makanan khas daerah dengan kandungan gizi tinggi. Ikan ini bermigrasi memanfaatkan habitat sungai dan laut. Namun, aktivitas penangkapan ikan yang intensif selama fase awal kehidupan di muara, ditambah dengan degradasi habitat mengancam keberlanjutan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biologi reproduksi E. fusca di Sungai Ummiding, Sulawesi Barat, untuk mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan. Pengambilan sampel dilakukan setiap bulan dari bulan Juni hingga September 2024. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat kejut listrik (12 volt, 9 amp) dengan pola zig-zag berlawanan arah arus sungai sejauh 200 m selama 30 menit dan disimpan dalam botol sampel. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Perikanan, UPA Laboratorium Terpadu, Universitas Sulawesi Barat. Hasil penelitian menunjukkan rasio jenis kelamin (1:1,47). Kematangan gonad tertinggi terjadi antara bulan Juni dan Agustus. Ikan betina menunjukkan nilai IKG yang lebih tinggi dan fekunditas berkisar antara 912 hingga 27.910 butir telur. Penelitian ini memberikan data dasar yang penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan, termasuk pengaturan penangkapan ikan, perlindungan habitat, dan upaya domestikasi
Analysis of The Financial Feasibility of a Bufallo Farming Businesses in Langko Village Lindu District Sigi Regency: Analisis Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Kerbau di Desa Langko Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi
Kecamatan Lindu memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan kerbau, ditunjang oleh kondisi alam yang mendukung serta harga jual kerbau yang cukup tinggi, yaitu antara Rp20.000.000 hingga Rp40.000.000 per ekor. Potensi ini menjadikan peternakan kerbau sebagai salah satu sumber pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha peternakan kerbau di Desa Langko, Kecamatan Lindu. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel ditentukan secara purposive dengan jumlah responden sebanyak 33 peternak kerbau. Analisis data dilakukan melalui perhitungan kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan discount rate sebesar 6% sesuai suku bunga KUR BRI, usaha peternakan kerbau menghasilkan NPV sebesar Rp2.480.888.628, rasio B/C 3,3, dan Payback Period selama 1 tahun 11 bulan. Selanjutnya, analisis sensitivitas memperlihatkan bahwa pada peningkatan biaya pakan hingga 20% maupun penurunan harga jual hingga 20%, usaha peternakan kerbau di Desa Langko tetap layak dijalankan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usaha peternakan kerbau di Desa Langko Kecamatan Lindu layak secara finansial serta memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan lebih lanjut
Analysis of The Physical Quality of Red Offal and White Offal Free-Range Chickens In Lamongan Regency: Analisa Kualitas Fisik Red Offal dan White Offal Ayam Kampung Di Kabupaten Lamongan
Ayam Kampung memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan dengan ayam ras komersial,Ciri Khas ayam kampung yaitu dagingnya lebih padat serta rasanya lebih gurih. Selain dagingnya gurih ternak juga menghasilkan produk sampingan, baik yang dapat dikonsumsi maupun tidak dapat dikonsumsi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karateristik kualitas fisik red offal dan white ofal Ayam Kampung di Kabupaten Lamongan. Materi penelitian adalah Red offal Ayam kampung terdiri dari Hati, jantung, dan ampela dan White offal berupa Usus dari 13 ekor ayam kampung. Metode penelitian adalah survey dan eksploratif laboratorik. Variabel penelitian adalah pH, Uji Daya Ikat Air (DIA), uji susut masak dan persentase jeroan. Analisa data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pengukuran pemusatan data secara rata-rata dan Uji T. Hasil penelitian menunjukan nilai pH hati yaitu 5,92±0,75, jantung 5,92±0,72, ampela 6,15±0,37, usus 6,00±0,00. Nilai WHC hati 42,83±21,92%, jantung 30,26±16,06%, ampela 34,49±16,05%, usus 46,58±13,77%, susut masak hati yaitu 34,11±9,47%, jantung 50,18±5,89%, ampela 40,72±13,30%, usus 59,61±8,63%, dan persentase jeroan hati diketahui 2,16±0,28%, jantung 0,47 ±0,09%, ampela, 2,95±0,75%, usus 2,70±0,45%. Kesimpulan penelitian menunjukan kualitas Fisik pH dan WHC Red offal dan White offal Ayam Kampung tidak ada perbedaan yang signifikan. Cooking Loss dan Persentase jeroan red offal dan White offal Ayam Kampung terdapat perbedaan yang signifikan
Utilization of Ketapang Leaves (Terminalia catappa) and Sweet Potato Leaves (Ipomoea batatas) to Optimize the pH of Water in the Maintenance Media for Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei): Pemanfaatan Daun Ketapang (Terminalia catappa) dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas) untuk Optimalisasi pH Air Media Pemeliharaan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) membutuhkan kisaran parameter kualitas air yang optimal untuk menunjang kehidupannya, termasuk pH. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan penambahan daun ketapang (Terminalia catappa) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas) terhadap kestabilan nilai pH air untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname (Litopenaeus vannamei). Uji coba dilaksanakan di BBIP Poniang selama 40 hari. Hewan uji yang digunakan yaitu larva udang vaname pada stadia PL 20. Menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yakni 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A (tanpa penambahan), perlakuan B (DK 7), perlakuan C (DUJ 4) dan perlakuan D (Kom_DK 7 + DUJ 4). Frekuensi pemberian pakan sebanyak 4 kali sehari yakni pagi (07:00), siang (13:00), sore (17:00) dan malam (21:00) WITA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan DUJ 4 (penambahan daun ubi jalar 4g L-1) berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak sebesar 3,39g, dan kelangsungan hidup 44%, namun tidak signifikan meningkatkan tingkat kestabilan pH air, dan pertumbuhan panjang mutlak
Differences in Concentration Levels of Jengkol Peel Boiled Water (Archidendron pauciflorum) in Drinking Water on Broiler Digestive Organs: Perbedaan Level Konsentrasi Air Rebusan Kulit Jengkol (Archidendron pauciflorum) pada Air Minum Terhadap Organ Pencernaan Broiler
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan level konsentrasi air rebusan kulit jengkol (Archidendron pauciflorum) (ARKJ) pada air minum terhadap organ pencernaan broiler. Lokasi penelitian di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan terhadap DOC broiler yang berjumlah 96 ekor. Perlakuan penelitian terdiri dari P0= Kontrol (air minum tanpa ARKJl), P1= 2% (2ml ARKJ dalam 100ml air minum), P2= 4% (4ml ARKJ dalam 100ml air minum), P3= 6% (6ml ARKJ dalam 100ml air minum), P4= 8% (8ml ARKJ dalam 100ml air minum), P5= 10% (10ml ARKJ dalam 100ml air minum). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah: bobot gizzard, bobot hati (g/ekor), volume empedu (ml/ekor), berat ventrikulus (g/ekor), berat usus halus (g/ekor), dan konsumsi air minum (ml/ekor/hari). Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan level konsentrasi ARKJ dalam air minum memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap volume empedu, sedangkan pada parameter bobot potong, konsumsi air minum, berat hati, berat ventrikulus, dan berat usus halus dipertahankan sama dengan kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini perlakuan terbaik level konsentrasi ARKJ dalam air minum yaitu perlakuan P2 dengan bobot potong 1197,0 g/ekor, konsumsi air minum 379,8 ml/ekor/hari, berat hati 4,8 g/ekor, volume empedu 0,72 ml/ekor, berat ventrikulus 21,9 g/ekor, dan berat usus halus 25,3 g/eko
Pineapple Peel and Cassava Leaf Silage Added Various Variations of Molasses Based on in vitro Digestibility Assessment: Silase Kulit Buah Nanas dan Daun Singkong yang Ditambahkan Berbagai Variasi Molase Berdasarkan Penilaian Kecernaan in vitro
Pemanfaatan limbah pertanian seperti kulit buah nanas dan daun singkong dapat menjadi alternatif pengganti rumput lapang karena kandungan nutrisinya yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pH rumen serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) silase kulit nanas dan daun singkong secara in vitro. Bahan yang digunakan meliputi kulit nanas, daun singkong, dan molases dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 5×2 dan dua ulangan. Faktor X terdiri atas proporsi bahan silase: X1 = 100% kulit nanas, X2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong, X3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong, X4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong, dan X5 = 100% daun singkong. Faktor Y berupa level molases: Y0 = 5% dan Y1 = 10%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata (P<0,01) antara komposisi bahan silase dan level molases terhadap peningkatan nilai KcBK (41,87–75,25%), KcBO (39,39–74,33%), serta kestabilan pH rumen. Silase dengan komposisi 100% kulit nanas dan penambahan 10% molases memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan nilai kecernaan dan mempertahankan pH rumen. Penelitian lanjutan secara in vivo diperlukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap performa ternak ruminansia
Functional Potential of Greek Yoghurt as a Fermented Dairy Product: A Literature Review: Potensi Fungsional Greek Yogurt sebagai Produk Susu Fermentasi: Kajian Literatur
Greek yogurt memperoleh popularitas luas karena kandungan gizinya yang unggul dan potensi fungsionalnya, menjadikannya produk olahan susu yang penting dalam konteks pangan fungsional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif potensi fungsional Greek yogurt sebagai produk susu fermentasi. Metode penulisan dilakukan dengan pendekatan kajian literatur sistematis menggunakan basis data Scopus dan Google Scholar pada periode publikasi 2015–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi meliputi publikasi peer-reviewed, ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas aspek nutrisi, probiotik, dan senyawa bioaktif pada Greek yogurt. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci (“Greek yogurt”, “probiotik”, “susu fermentasi”, “pangan fungsional”) dengan operator Boolean. Seleksi artikel mengikuti tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi sesuai pedoman PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui proses fermentasi dan penyaringan, Greek yogurt memiliki konsentrasi tinggi protein susu seperti kasein dan whey, serta probiotik yang berperan penting dalam menjaga kesehatan usus dan berpotensi membantu pengelolaan berat badan. Selain itu, sejumlah penelitian melaporkan adanya senyawa bioaktif yang berkontribusi pada sifat antioksidan. Disimpulkan bahwa Greek yogurt memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan, sekaligus memberikan nilai tambah pada produk olahan susu dan berpeluang menjadi bagian penting dari pola makan seimban