Jurnal Ilmu Dakwah
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
Strategi Komunikasi Dakwah Wilayatul Hisbah dalam Pencegahan Pelanggaran Qanun Aceh tentang Jinayat di Aceh Barat
Wilayatul Hisbah responded to the high level of violations of the Qanun Jinayat in Aceh. The process of minimizing violations is carried out through the propaganda communication strategy. This article aims to find the communication strategy of preaching Wilayatul Hisbah West Aceh in preventing violations of the Aceh Qanun Number 6 of 2014 concerning Jinayat. The method used is qualitative-descriptive. Data collection techniques carried out by observation, interviews and documentation. The results showed that the Wilayatul Hisbah missionary communication strategy was a communicator strategy, a message strategy, a media strategy, and an effect strategy.Wilayatul Hisbah merespon tingginya tingkat pelanggaran Qanun Jinayat di Aceh. Proses meminimalisir pelanggaran dilakukan melalui strategi komunikasi dakwah. Artikel ini bertujuan untuk menemukan strategi komunikasi dakwah Wilayatul Hisbah Aceh Barat dalam pencegahan pelanggaran Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Jinayat. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi dakwah Wilayatul Hisbah adalah strategi komunikator, strategi pesan, strategi media, dan strategi efek
Narasi Ujaran Kebencian dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA)
Hate speech on social media has become a theme of discussion in various forms of discourse in society. This paper focuses on expressions of hate speech related to regional political election uploaded through posts from personal and group accounts on the Facebook social media platform from January to July 2018. This study uses content analysis by adopting Soesilo's six hate speech criteria. The results of the study showed that the forms of hate speech on Facebook were expressed in the form of photos, drawings, illustrations, memes, and words that had the connotation of provocation, insults, and incitement. Hate speech comes from personal and group accounts, addressed to individuals, public officials such as presidents, party leaders, and the government.Ujaran kebencian di media sosial telah menjadi tema pembahasan dalam berbagai bentuk wacana di masyarakat. Tulisan ini fokus pada ekspresi ujaran kebencian yang terkait dengan masalah Pemilihan Kepala Daerah yang diunggah melalui postingan dari akun personal maupun kelompok dalam platform media sosial facebook selama Januari sampai bulan Juli 2018. Studi ini menggunakan analisis isi dengan mengadopsi enam kriteria ujaran kebencian Soesilo. Hasil studi menunjukkan bahwa bentuk ujaran kebencian di facebook diungkapkan dalam bentuk foto, gambar, ilustrasi, meme, dan kata-kata yang memiliki konotasi provokasi, penghinaan, dan hasutan. Ujaran kebencian bersumber dari akun pribadi dan kelompok, ditujukan kepada individu, pejabat publik seperti presiden, ketua partai, dan pemerintah
Penerapan Cognitive Behaviour Therapy dalam Mengembangkan Kepribadian Remaja di Panti Asuhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan respon pelaksanaan “Pendekatan Brainology dan Psikologi Positif (CBT)” dalam mengembangkan kepribadian remaja putri yang berada di panti asuhan Aisyiyah Ronggowarsito Semarang. Penelitian ini melibatkan 30 responden remaja putri Panti Asuhan Aisyiyah sebagai subjek penelitian. Metodologi penelitian pada kajian ini adalah participatory action research. Metodologi ini merupakan salah satu model penelitian yang mencari sesuatu untuk menghubungkan proses penelitian ke dalam proses perubahan sosial. Perubahan sosial yang dimaksud adalah bagaimana dalam proses pemberdayaan dapat mewujudkan tiga tolak ukur, yakni adanya komitmen bersama dengan masyarakat dan adanya institusi baru dalam masyarakat yang dibangun berdasarkan kebutuhan. Sementara, untuk hasil dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data, data yang sudah terkumpul dibuat dalam matriks, analisisi ini disebut analisis interaktif. Dalam matriks akan disajikan penggalan-penggalan data deskriptif sekitar peristiwa atau pengalaman masyarakat tertentu. Tahapan-tahapan analisisnya berupa pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (conclutions). Hasil penelitian menunjukkan Program pengembangan kepribadian remaja putri yang berada di panti asuhan dengan pendekatan Cognitive Behaviour Therapy dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan perilaku subjek penelitian. Subjek penelitian melakukan interaksi sosial dengan baik, sehingga subjek penelitian tetap menjaga hubungan atau kontak sosial, sehingga subjek penelitian merasa tidak sendiri. Kepribadian remaja putri panti semakin berkembang menjadi lebih baik
Uslub Al-Da'wa dalam Penafsiran Al-Qur'an
Kajian ini bermaksud menjelaskan uslūb al-dakwah dalam penafsiran al-Qur’an. Salah satu alasan pentingnya kajian ini dikemukakan adalah bahwa dalam diskursus ilmu dakwah para sarjana dakwah sering menisbahkan uslūb al-dakwah yang prinsipil pada al-Nahl: 125. Ayat ini sering dinyatakan sebagai dalil tentang tiga macam uslūb al-dakwah secara berurutan, yakni (1) da’wah bi al-ḥikmah, (2) da’wah bi al-mau’idzah al-ḥasanah, dan (3) da’wah bi al-jidāl al-aḥsan. Pandangan ini sebenarnya masih menyisakan pertanyaan, yakni kalau dengan ketiga uslūb tersebut masyarakat (mad’ū) masih saja menolak dakwah Islam, lalu uslūb apa lagi yang harus digunakan oleh da’i ?. Untuk itu, kajian ini menggunakan metode kajian kepustakaan dengan analisis deskriptif dan komperatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa dalam penafsiran al-Qur’an terdapat empat tahapan uslub dakwah yang prinsipil, yakni (1) da’wah dengan ḥikmah, (2) da’wah dengan mau’idzah ḥasanah, (3) da’wah dengan jidāl aḥsan, dan apabila ketiga cara tersebut masih belum bisa mengislamkan mad’ū, maka uslūb berikutnya adalah (4) berpaling dari mereka (al-i’rād ‘anhum). Komposisi uslūb al-dakwah ini melengkapi teori tentang tiga uslūb al-dakwah yang telah lama dipedomani oleh banyak sarjana dakwah
METODE DAN MATERI DAKWAH UNTUK WANITA BERMASALAH
Today, along with the pace of information growth, technology raises increasingly complex social problems. The complexity of the problems faced by humans increases and cones like a mountain. For those who are able to overcome social problems will not create new problems. Conversely, for people who are not able to adapt to the development of the times will have new problems. In today's modern era many women have problems that make it one of the "victims" of the progress of the age. This short article elaborates on the methods and material of Dakwah in dealing with problems for women involved in life issues. Analysis of this article states that returning to Dakwah methods and material adapted to al quran and hadith is a panacea that can solve their problems****. Dewasa ini, seiring dengan laju pertumbuhan informasi, teknologi memunculkan persoalan sosial yang semakin komplek. Kompleksitas persoalan yang dihadapi manusia bertambah dan mengerucut seperti gunung. Bagi mereka yang mampu mengatasi masalah sosial tidak akan memunculkan persoalan baru. Sebaliknya, bagi masyarakat yang tidak mampu adaptasi dengan perkembangan zaman akan mempunyai persoalan baru. Di era modern sekarang ini wanita banyak mempunyai persoalan yang menjadikannya sebagai salah satu “korban” atas kemajuan zaman. Artikel singkat ini mengelaborasikan tentang metode dan materi dakwah dalam menghadapi persoalan bagi wanita yang terlibat dalam persolan kehidupan. Analisa artikel ini menyatakan bahwa kembali kepada metode dan materi dakwah yang disesuaikan dengan al qur’an dan hadits merupakan obat mujarab yang dapat menyelesaikan persoalan mereka
DAKWAH ISLAM DENGAN PENDEKATAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Humans need the help of others in solving their life problems. Life problems always develop, along with the times. The problems faced by humans also change. This change provides a treatment from various parties, including da'wah as an alternative way to solve human problems. Da'wah with various elements has responsibility in solving human problems. Da'wah is carried out by various means, one of which is guidance and counseling, both of which are used as references in carrying out da'wah. Something that is needed now is to increase the role of da'wah with guidance and counseling, so as to be able to solve human problems. This article focuses on the elaboration of guidance and counseling in solving human problems within the framework of da'wah **** Manusia memerlukan bantuan orang lain dalam menyelesaikan persoalan hidupnya. Persoalan kehidupan selalu berkembang, seiring dengan perkembangan zaman. Persoalan yang dihadapi manusia juga mengalami perubahan. Perubahan ini memberikan sebuah perlakuan dari berbagai pihak, termasuk dakwah sebagai alternatif jalan menyelesaikan masalah manusia. Dakwah dengan berbagai unsurnya mempunyai tanggungjawab dalam menyelesaikan persoalan manusia. Dakwah dilakukan dengan berbagai jalan, salah satunya adalah bimbingan dan konseling, Kedua hal ini dijadikan sebagai referensi dalam melaksanakan dakwah. Sesuatu yang dibutuhkan saat ini adalah meningkatkan peran dakwah dengan bimbingan dan konseling, sehingga mampu menyelesaikan masalah manusia. Artikel ini fokus pada elaborasi bimbingan dan konseling dalam menyelesaikan persoalan manusia dalam kerangka dakwah
STRATEGI KOMUNIKASI DAKWAH MASYARAKAT ATAS KONFLIK TANAH DI DESA SUROKONTO WETAN KECAMATAN PAGERUYUNG KABUPATEN KENDAL
Land is an important source of life for farmers. Society’s effort maintain and obtain recognition for landoften lead to conflict. Include land conflict in Surokonto Wetan Village, Pageruyung District, Kendal Regency. This study aims to knowing history and conflict dynamics in Surokonto Wetan village, analyzing communication strategic that using by society to settlement of land conflict. The result showing that: firstly, land conflict in Surokonto Wetan is asyimmetric conflict between society and Perhutani. Secondly, communication strategic that using by society in Waisbord framework about problem definition, goal selection affecting strategic choosing, tactics and continuity movement relating with people’s motivation to better change. The basis of various actions is to free land to be owned by societys and free two detained societys, this goal underlies every manifestation of community action through demonstrations, negotiations, appeals until the goal is reached. ****Tanah merupakan sumber kehidupanyang penting bagi masyarakat petani. Usaha mempertahankan dan memperoleh pengakuan atas tanah tak jarang menimbulkan konflik. Termasuk konflik tanah yang terjadi di Desa Surokonto Wetan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana sejarah dan dinamika konflik tanah di Desa Surokonto Wetan, menganalisis strategi komunikasi yamg digunakan masyarakat untuk penyelesaian konflik. Hasil penelitian memperlihatkan, pertama, konflik tanah di Surokonto Wetan merupakan jenis konflik asimetris yang melibatkan masyarakat dengan Perum Perhutani.Kedua, Strategi komunikasi yang digunakan masyarakat dalam kerangka Waisbord terkait definisi permasalahan, tujuan yang ingin dicapai yang mempengaruhi pemilihan strategi, taktik dan kontinuitas gerakan terkait motivasi orang terhadap perubahan yang lebih baik. Dasar berbagai aksi adalah untuk membebaskan tanah agar dimiliki warga dan membebaskan dua warga yang ditahan, tujuan ini mendasari setiap aksi masyarakat yang terwujud melalui demonstrasi, negosiasi, kasasi yang dilakukan hingga tercapai tujuan
KONSEP ETIKA DALAM DAKWAH
Da'wah must be done with science. People who have an interest in plunging into the world of da'wah are required to understand the rules and mechanisms of dakwah fully intact before further practicing it. If one is forced to do da'wah without controlling or understanding knowledge (among other things related to ethics and aesthetics of da'wah), not only the process and the result is not good, but also the consequences can be dangerous, both for the image of Islam, da'wah, and religious life in general . Because, deeper and broader understanding and understanding of religious teachings, community life, and ways of preaching (including ethics and aesthetics), the dakwah is shown more wise, wise, touching, interesting, memorable, and longing. **** Dakwah harus dilakukan dengan ilmu. Orang yang memiliki minat terjun ke dunia dakwah di wajibkan memahami aturan-aturan dan mekanisme dakwah dengan utuh secara sempurna sebelum lebih jauh mempraktikkannya. Jika seseorang memaksakan diri melakukan dakwah tanpa menuguasai atau memahami ilmu (antara lain berkaitan dengan etika dan estetika dakwah), bukan hanya proses dan hasilnya yang kurang baik, tetapi juga akibatnya dapat menjadi berbahaya, baik bagi citra Islam, dakwah, maupun kehidupan keagamaan pada umumnya. Karena, semakin dalam dan luas pemahaman serta waawasan dai terhadap ajaran agama, kehidupan masyarakat, serta cara berdakwah (termasuk di dalamnya etika dan estetika), maka dakwah yang ditunjukkan semakin arif, bijak, menyentuh, menarik, mengesankan, dan dirindukan
KEBERAGAMAAN EKS PENDERITA KUSTA DAN PENGEMBANGAN METODE DAKWAHNYA DI PERKAMPUNGAN REHABILITASI KUSTA DONOROJO JEPARA
Patients with leprosy or ex leprosy have a complex problem. They blame the god for his illness, try to suicide and hide from society. From the complex problem of ex leprosy, required the ex leprosy get special dakwah method . da’i must apply exact dakwah method and finally dakwah can be solve a problem and can be increase of religiosity. This research use a qualitative method. The result from this research indicate is ex leprosy have a good religiosity, in belief a god dimension, knowlage dimension and experience dimension. Development of variation da’wa not increase yet all of the religiosity dimension.****Penderita kusta maupun eks penderita kusta mempunyai masalah yang kompleks. Mereka cenderung menyalahkan Tuhan atas keadaannya, mencoba bunuh diri dan bersembunyi secara sosial. Kompleksnya permasalahan yang dihadapi eks kusta menjadikan eks kusta membutuhkan metode khusus dalam meyampaikan pesan dakwah. Da’i harus menentukan metode dakwah yang tepat, sehingga pada akhirnya model dakwah yang diterapkan mampu memecahkan problem yang dihadapi karena penyakitnya dan meningkatkan pemahaman agama. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eks kusta mempunyai keberagamaan yang baik pada aspek keyakinan,pengetahuan dan konsekuensi. Pengembangan metode dakwah dilakukan melalui variasi belum mampu meningkatkan seluruh aspek keberagamaan
Paradigma Dakwah Kultural: Dimensi Sufisme dalam Kontruksi Karakter Bima pada Pewayangan Jawa
Wayang as a pride of Javanese culture is well known not only for artistic dimension, but also for a spiritual dimension. It can be seen from a compositions of wayang characters, namely Bima. This research is a qualitative research that focuses on library research about Mahabharata books, Javanese culture (wayang), Walisongo, and dakwah. This research is data analysis that uses descriptive analysis, as an effort to describe and analyze the siprirtiual dimensions are manifested in aspects of dakwah and sufism in the construction of the Bima character. The results of this study indicate that the character of Bima shows the construction for dimensions of dakwah and Sufism. The dimension of dakwah lies in the process of islamization of Hindu that contained in wayang that finally changes the character and storyline of the wayang itself. While the dimension of Sufism is in the process of conveying the values of Sufism, such as in the depiction of the soul (nafs) and manunggaling Kawula Gusti in the Dewaruci play.