DINAMIKA: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
223 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS KINERJA ALGORITMA SHANNON-FANO UNTUK KOMPRESI FILE TEXT
Algoritma Shannon-Fano merupakan algoritma kompresi data yang meng-kodekan setiap karakter dengan menggunakan beberapa rangkaian bit. Pembentukan bit yang mewakili masing-masing karakter dibuat berdasarkan frekuensi kemunculan tiap karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kompresi algoritma Shannon-Fano. Penelitian ini dilakukan terhadap dua kategori yaitu file dengan ukuran yang sama dan memiliki karakter yang bervariasi dan file dengan ukuran yang berbeda dan karakter yang bervariasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa file text dengan karakter yang bervariasi akan menghasilkan pemampatan file yang rendah sedangkan filetext dengan karakter yang tidak bervariasi memiliki tingkat pemampatan file yang tinggi dengan ukuran file yang sama
PENGARUH KOMPOSISI CAMPURAN HARDENER DENGAN RESIN POLYESTER TERHADAP KUAT TARIK DAN BENDING POLIMER TERMOSET
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi campuran yang ideal dalam proses pembuatan polyester pada polimer termoset, di mana komposisi campuran ini akan memiliki kekuatan tarik dan kekuatan bending yang tinggi. Polimer termoset ini dibuat dengan mencampurkan resin polyester dengan dengan hardener yang bervariasi antara 1 %, 3 %, 5 %, 7 %, dan 9 %. Resin polyester yang telah dicampur dengan hardener dituang ke dalam cetakan. Setelah mengering, polimer ini dimasukan ke dalam oven untuk dipanaskan sampai suhu 800C. Setelah dingin kembali, dibuat spesimen uji tarik dan uji bending. Pengujian tarik dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D 638-02 tipe 4, dan pengujian bending dilakukan dangan standar ASTM D709-02 tipe 4. Hasil pengujian menunjukan kekuatan tarik dan bending maksimum pada komposisi campuran 99 % : 1 % dengan nilai masing-masing sebesar 57,43 N/mm2 dan 91,826 N/mm2
STUDI EKSPERIMETAL PENGUKURAN HEAD LOSSES MAYOR (PIPA PVC DIAMETER ¾”)DAN HEAD LOSSES MINOR (BELOKAN KNEE 90O DIAMETER ¾”) PADA SISTEM INSTALASI PIPA
-N
ANALISIS PENGARUH PEMAKAIAN BAHAN BAKAR TERHADAP EFISIENSI HRSG KA13E2 DI MUARA TAWAR COMBINE CYCLE POWER PLANT
Heat Recovery Steam Generator (HRSG) adalah suatu komponen kesatuan antara turbin gas dan turbin uap pada sistem combine cycle power plant. HRSG berfungsi sebagai alat yang memanfaatkan energi panas gas buang dari gas turbine untuk memanaskan air pada tube - tube yang berada di dalam HRSG, sehingga air berubah menjadi uap panas lanjut untuk memutar turbin uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi HRSG pada saat turbin gas beroperasi menggunakan bahan bakar natural gas untuk dibandingkan dengan pada saat turbin gas beroperasi menggunakan bahan bakar high speed diesel. Hasil perhitungan efisiensi HRSG yang optimal terjadi pada load set 100 %, dimana pada saat turbin gas beroperasi menggunakan bahan bakar natural gas, efisiensi energi yang dicapai sebesar 71.13 % dan efisiensi thermal sebesar 83.15 %. Hasil yang lain menunjukan bahwa pada saat beroperasi menggunakan bahan bakar high speed diesel, efisiensi energi yang dicapai sebesar 70.26 % dan efisiensi thermal yang dicapai sebesar 73.35%.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN POLYETHYLENE TEREPHALATE (PET) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN LASTON AC-BC
Salah satu alasan utama kerusakan dan penurunan kekuatan perkerasan lentur jalan raya adalah rendahnya kekuatan dan keawetan di dalam lapisan aus dan bahan ikat konstruksi perkerasan jalan. Untuk menanggulangi hal ini dibutuhkan suatu bahan tambah yang dapat meningkatkan lapis aspal beton. Polyethylene Terephalate (PET) atau lebih dikenal dengan botol minuman bekas ternyata dapat dimanfaatkan sebagai polimer yang dapat meningkatkan kualitas campuran, yaitu karakteristik Marshallnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar aspal optimum (KAO) serta karakteristiknya pada campuran aspal beton dengan atau tanpa menggunakan Polyethylene Terephalate (PET). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan percobaan untuk mendapatkan hasil, dengan demikian akan terlihat pemanfaatan Polyethylene Terephalate (PET) paca campuran AC-BC, dengan variasi kadar PET 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2% dengan 0% sebagai pembanding terhadap total campuran. Hasil penelitian menunjukkan KAO pada kadar PET 0% adalah 5,55 %, pada kadar PET 0,5% adalah 5,55 %, pada kadar PET 1% adalah 5,55 %, pada kadar PET 1,5% adalah 5,6 %, dan pada kadar 2% adalah 5,65 %. Penggunaan Polyethylene Terephalate (PET) mempengaruhi campuran AC-BC. Seiring meningkatnya kadar Polyethylene Terephalate (PET) maka akan meningkatkan stabilitas, meningkatkan VMA, menurunkan VIM, meningkatkan VFA, meningkatkan flow dan meningkatkan MQ. Hal ini bersifat baik bagi campuran karena dapat meningkatkan kualitas campuran ditinjau dari karakteristik mekanisnya. PET yang terbaik untuk karakteristik Marshallnya adalah pada kadar 2 %
PERHITUNGAN BIAYA POKOK PENYEDIAAN (BPP) TENAGA LISTRIK PER GOLONGAN PELANGGAN STUDI KASUS PT PLN (PERSERO) SISTEM SULSELTRABAR
Dalam penelitian ini dilakukan sebuah kajian untuk menentukan besaran Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik, untuk menentukan besaran BPP tenaga listrik per jenis tegangan dan untuk menentukan besaran BPP-TL per golongan pelanggan pada PT. PLN (PERSERO) sistem Sulseltrabar. Penelitian ini menggunakan data realisasi biaya operasi pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2007 yang berupa data produksi dan penjualan tenaga listrik, data daya tersambung (kVA) dan data pemakaian energi (kWh). Dari data tersebut, dihitung biaya tersambung dan biaya pemakaian energi, biaya total pokok penyediaan tenaga listrik (BPP TL), BPP per-jenis tegangan, alokasi losses pada volume penjualan, alokasi biaya variabel pada volume penjualan, alokasi biaya variabel pada daya tersambung, BPP TT,TM dan TR, BPP per-golongan pelanggan, dan biaya tetap,variabel dan total
PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE (STUDI KASUS PEMBANGUNAN DERMAGA KASIPUTE KAB.BOMBANA)
Penelitian ini menganalisis kinerja, waktu dan biaya pada proyek pembangunan Dermaga Kasipute dan menganalisis perkiraan waktu serta biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek pembangunan dermaga. Konsep Earned Value merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengelolaan proyek yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Pembangunan Dermaga Kasipute Kabupaten Bombana, hingga minggu ke-12 diperoleh nilai BCWS Rp 945.643.880,44, nilai BCWP Rp 703.289.233,10 dan nilai ACWP Rp 719.637.570,00. Kinerja proyek dari aspek biaya akan mengalami pembengkakan karena nilai CV menunjukan negatif(-) Rp 16.348.336,89 dan nilai CPI = 0,98< 1. Dari aspek jadwal, proyek ini akan mengalami keterlambatan karena nilai SV menunjukan negatif (-) Rp 242.354.647,34 dan SPI=0,74<1. Prediksi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan adalah sebesar 1.314.335.668,69 dari rencana anggaran Rp 1.284.477.302,20. Hal ini menunjukkan proyek akan mengalami kerugian sebesar Rp 29.858.366,50. Hasil yang lain menunjukan bahwa prediksi jadwal yang diperlukan 17 minggu, yang menunjukkan proyek akan mengalami keterlambatan selama 1 minggu dari rencana pelaksanaan 16 minggu