Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen
Not a member yet
103 research outputs found
Sort by
Peran perilaku kerja inovatif dan keterlibatan kerja dosen vokasi di Jawa Timur
Abstract. Lecturers are one of the resources that play a very important role in achieving higher education goals. Performance from lecturers is essential for organizational development and for the success of higher education. A vocational public university in the province of East Java is the subject of this study, which intends to investigate the effects of innovative behavior and workplace involvement on the effectiveness of teaching staff. The sample in this study was 316 people taken by proportional random sampling method. SEM-PLS data analysis is the quantitative methodology used in this investigation. According to the study\u27s findings, work engagement significantly influences innovative work behavior. Additionally, innovative work behavior conduct has a big impact on how well employees succeed. Finally, employee performance is significantly impacted by work engagement. Keywords:  Innovative work behavior; Work engagement; Employee Performance. Abstrak. Dosen merupakan salah satu sumber daya yang memegang peranan sangat berarti dalam mencapai tujuan perguruan tinggi. Dalam pengembangan organisasi, kinerja dosen sangat diperlukan buat keberhasilan pendidikan tinggi. Studi ini bertujuan buat mengkaji peran perilaku inovatif serta keterlibatan kerja terhadap kinerja staf dosen di suatu perguruan tinggi negeri vokasi di provinsi Jawa Timur. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 316 orang diambil dengan metode proportional random sampling. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis informasi SEM- PLS. Hasil pada penelitian ini menampilkan bahwa work engagement mempengaruhi signifikan terhadap perilaku inovatif kerja. Selain itu, perilaku kerja inovatif memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Terakhir, keterlibatan kerja memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja karyawan.  Katakunci:  Perilaku Kerja Inovatif; Keterlibatan Kerja; Kinerja Karyawan.Â
Apakah brand awareness mampu memoderasi promosi, kualitas produk dan inovasi terhadap keputusan pembelian?
Abstract. This study aims to examine whether brand awareness is able to moderate promotional activities, product quality and product innovation in increasing consumer purchasing decisions. The research was conducted at PT Jamus Baladewa Nusantara, the pioneering business of sofa product craftsmen. Quantitative research methods causal associative approach. Data collection was carried out using a questionnaire on 151 respondents, using a purposive sampling technique. Data analysis using the Smart PLS 3.0 program. The results of the study prove that the moderating variable of brand awareness is insufficient evidence to moderate promotional activities, product quality, and product innovation towards increasing consumer purchasing decisions. However, brand awareness has been proven to be significantly capable of acting as a predictor in increasing consumer purchasing decisions.The results of this study provide benefits in an effort to increase purchasing decisions, namely by increasing promotional activities, improving product quality, and enforcing brand awareness as a predictor.Keywords: Brand Awareness; Buying Decision; Innovation; Promotion; Product Quality Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, apakah brand awareness mampu memoderasi aktifitas promosi, kualitas produk dan inovasi produk dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Penelitian dilakukan pada usaha rintisan pengrajin produk sofa PT Jamus Baladewa Nusantara. Metode penelitian kuantitatif pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner pada 151 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan program Smart PLS 3.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel moderasi brand awareness, tidak cukup bukti mampu memoderasi aktifitas promosi, kualitas produk, dan inovasi produk terhadap peningkatan keputusan pembelian konsumen. Namun brand awareness terbukti secara signifikan mampu berperan sebagai prediktor dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian ini memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan keputusan pembelian, yaitu dengan cara meningkatkan aktifitas promosi, meningkatkan kualitas produk, dan memberlakukan brand awareness sebagai prediktor.Kata kunci: Inovasi; Keputusan Pembelian; Kesadaran Merek; Kualitas Produk; Promos
Social Learning Theory dalam Pemodelan Pengembangan Wisata Embung Sarwadadi Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon
Abstract.  This paper aims to explore the tourism potential of the Sarwadadi reservoir lake located in Sarwadadi Village, Talun District, Cirebon Regency, and recommends a model for its development. Three models of reservoir development in the Special Region of Yogyakarta or Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), namely, Nglanggeran Reservoir, Tonogoro Reservoir and Langensari Reservoir are used as models. The research data were collected qualitatively by conducting interviews with the Head of Sarwadadi Village and two Sarwadadi community leaders and observations at the Sarwadadi Reservoir Lake location, as well as interviews with the managers of three reservoir lakes in DIY and observations at the three reservoirs. This research found that the partnership patterns between village, sub-district and district governments, village communities and civil society groups in the management of the Nglanggeran Reservoir Lake in DIY brings the Nglanggeran Reservoir Lake to be an exemplary model. Through the engagement of stakeholders of the Nglanggeran Reservoir in accordance to their main tasks and functions, Nglanggeran Reservoir’s managers are able to enhance the economic welfare of the local people. Keywords: Social Learning Theory; tourism development; Sarwadadi Reservoir Lake Abstrak. Paper ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi embung yang terletak di Desa Sarwadadi Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, serta merekomendasikan model pengembangannya. Tiga model pengembangan embung di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Embung Nglanggeran, Embung Tonogoro dan Embung Langensari dijadikan sebagai model. Data riset ini dikumpulkan secara kualitatif dengan melakukan wawancara kepada Kepala Desa Sarwadadi dan dua tokoh masyarakat Sarwadadi dan observasi ke lokasi Embung Sarwadadi, serta wawancara dengan pengelola tiga embung di DIY sekaligus observasi terhadap tiga lokasi embung tersebut. Riset ini menemukan bahwa pola kemitraan (partnership) antara pemerintah desa, kecamatan maupun kabupaten, masyarakat desa dan kelompok masyarakat civil (civil society group) dalam pengeloaan Embung Nglanggeran membawa Embung Nglanggeran sebagai model yang patut dicontoh. Dengan keterlekatan para stakeholder, pengelola Embung Nglanggeran berhasil membawa kesejahteraan ekonomi bagi warga sekitar.  Kata kunci: Social Learning Theory; Pengembangan Wisata; Embung Sarwadadi
Determinan repurchase intention dalam belanja online
Abstract. The purpose of this study is to identify online repurchase intentions among Indonesian consumers, especially student consumers, with a special focus on the effects of e-satisfaction, e-trust and e-loyalty. As there is limited research explaining online repurchase intentions in developing countries, this study was conducted in Indonesia. An empirical study was conducted using a questionnaire survey and a total of 290 respondents were used to test the proposed model. The results showed that e-satisfaction, e-trust and e-loyalty had a positive effect on repurchase intentions at online stores. In addition, it was found that trust in online stores is the main determinant of online repurchase intentions followed by satisfied online customers and loyal to online store websites. Keywords: E-loyalty; E-repurchase intention; E-Satisfaction; E-Trust  Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi minat pembelian ulang online pada konsumen Indonesia khususnya konsumen mahasiswa dengan fokus khusus pada pengaruh e-satisfaction, e-trust dan e-loyalty. Karena ada penelitian terbatas yang menjelaskan niat pembelian ulang online di negara berkembang, penelitian ini dilakukan di Indonesia. Sebuah studi empiris telah dilakukan dengan menggunakan survei kuesioner dan total 290 responden digunakan untuk menguji model yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan, kepercayaan dan loyalitas memiliki pengaruh positif terhadap minat pembelian ulang pada toko online. Selain itu, ditemukan bahwa kepercayaan pada toko online adalah penentu utama terhadap minat pembelian ulang secara online diikuti oleh pelanggan online yang puas serta loyal terhadap situs web toko online. Kata kunci: E-loyalty; E-repurchase intention; E-Satisfaction; E-Trus
Pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompleksitas tugas terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening
Abstract. The research aims to analyze and determine the effect of transformational leadership and task complexity on performance and the effect of transformational leadership and task complexity on employee performance mediated by motivation on employee performance mediated by motivation. Research is descriptive quantitative type. The population is all employees at the SFR Class I Bandung Monitoring Center, consisting of 40 individuals, consisting of 34 individual civil servants (excluding the Head of UPT) and 6 administrative PPNPN persons using total sampling. The analysis used is PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Model). The results of the analysis show that there is a positive effect of Transformational Leadership on Performance and is statistically significant. There is a negative effect of Task Complexity on Performance but not significant. There is a positive influence of Transformational Leadership on Performance which is mediated by Motivation and is not significant. There is a negative effect of Task Complexity on Performance which is mediated by Motivation and is not statistically significant Keywords: Transformational leadership; Employee Performance; Task Complexity; Motivation Abstrak. Riset bertujuan menganalisa serta mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional, dan kompleksitas tugas terhadap kinerja serta pengaruh kepemimpinan transformasional dan kompleksitas tugas terhadap kinerja pegawai yang diperantarai oleh motivasi terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh motivasi. Riset berjenis kuantitatif deskriptif. Populasi ialah seluruh pegawai di Balai Monitor SFR Kelas I Bandung sebanyak 40 individu, terdiri atas 34 individu PNS (tidak termasuk Kepala UPT) dan 6 orang PPNPN administrasi menggunakan total sampling. Analisa yang dipakai ialah PLS-SEM (Partial Least Square Structural Equation Model). Hasil analisis terdapat pengaruh positif Kepemimpinan Transformasional pada Kinerja dan secara statistik signifikan. Terdapat pengaruh negatif Kompleksitas Tugas terhadap Kinerja namun tidak signifikan. Adanya pengaruh positif Kepemimpinan Transformasional pada Kinerja yang dimediasi oleh Motivasi dan tidak signifikan. Terdapat pengaruh negatif Kompleksitas Tugas pada Kinerja yang dimediasi oleh Motivasi dan secara statistik tidak signifikan. Katakunci: Kepemimpinan Transformasional; Kinerja Pegawai; Kompleksitas Tugas; Motivasi
Peran keunggulan bersaing sebagai mediasi pengaruh kompetensi kewirausahaan dan pengetahuan terhadap kinerja UMKM
Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peran keunggulan bersaing sebagai variabel intervening yang memediasi kompetensi dan pengetahuan terhadap kinerja UKM. Populasi dalam penelitian ini UKM yang ada di Kabupaten Purworejo dengan sampel sebanyak 95 UKM. Pengumpulan data menggunakan angket dengan alternatif pilihan jawaban menggunakan skala Likert yang telah diuji dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing. Kata kunci: Keunggulan Kompetitif; Kompetensi Kewirausahaan; Pengetahuan; kinerja UKM . Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh peran keunggulan bersaing sebagai variabel intervensi memediasi kompetensi dan pengetahuan terhadap kinerja UMKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM Kabupaten Purworejo dengan sampel sebanyak 95 UMKM. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan alternatif pilihan jawaban menggunakan skala likert yang telah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dan pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing. Kata kunci: Keunggulan Bersaing; Kompetensi Kewirausahaan; Pengetahuan; Kinerja UMKM
Kajian terkait ketangkasan belajar tenaga kerja pada perusahaan manufacturing di era digital
Abstract. Digital transformation plays an important role in changing the shape of a person\u27s behavior along with increasingly advanced technology. Current technological developments require businesses to have an agile workforce and talented employees. Speed in learning is forced to be positively correlated with technological developments. The purpose of this research is to determine the competency readiness of the workforce through the learning agility of each individual. The factors investigated include learning culture, work involvement in Industry 4.0 by adjusting the contents of the questionnaire related to the Digital era. A quantitative method approach based on SEM-PLS with R software and plspm Package is used to determine the relationship between learning culture (X1) and work engagement (X2) with learning agility (Y) as a latent variable. The results of this study indicate that learning agility to achieve workforce readiness in the digital era can be influenced by learning culture and work enggagement. Keywords: Learning Agility; Learning Culture; Work Enggagement; Digital Era Abstrak. Transformasi digital memainkan peran penting pada perubahan bentuk tingkah laku seseorang bersanding dengan teknologi semakin maju. Perkembangan teknologi saat ini menuntut bisnis untuk memiliki tenaga kerja yang gesit dan karyawan yang berbakat. Kecepatan dalam belajar dipaksa berkorelasi positif dengan perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan kompetensi tenaga kerja melalui ketangkasan belajar dari setiap individunya. Faktor-faktor yang diselidiki meliputi budaya belajar, keterlibatan kerja di Industri 4.0 dengan menyesuaikan isi kuisioner terkait era Digital. Pendekatan metode kuantitatif berbasis SEM-PLS dengan software R dan plspm Package digunakan untuk mengetahui hubungan budaya belajar (X1) dan keterikatan kerja (X2) dengan ketangkasan belajar (Y) sebagai variabel laten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketangkasan belajar untuk menju kesiapan tenaga kerja di era digital dapat dipengaruhi learning culture dan work enggagement. Katakunci: Ketangkasan Belajar;Budaya Belajar;Keterikatan Kerja; Era Digita
Analisis determinan perilaku penggunaan E-Wallet pada masa pandemi Covid-19
Abstract. This study aims to analyze the determinants of e-wallet usage behavior including perceived ease of use, usability, risk and government support. The population includes students from Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Faculty of Economics and Business. The sampling technique uses purposive sampling with the criteria of students who are still active and utilizing e-wallets during the corona-19 virus pandemic with a sample of 172 respondents using the PLS-SEM technique. The findings show that: a person\u27s behavior in using e-wallets can be positively and partially influenced by users\u27 perceptions of ease of use, of their usefulness, and perceptions of avoiding the risks of using cash. However, e-wallet usage behavior is not influenced by user perceptions of government support. to increase the use of e-wallets, electronic money issuers should focus on how to shape user perceptions of the ease of use and clarity of use and avoid risks when transacting using cash. Keywords: Perceived Ease of Use; Perceived Government Support; Perceived Risk of Cash; Perceived Usefulness; Usage Behavior. Abstrak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh determinan perilaku penggunaan e-wallet mencakup persepsi kemudahan penggunaan, kegunaannya, risiko serta dukungan pemerintah. Populasi meliputi para mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang masih aktif dan memanfaatkan e-wallet saat pandemic virus corona-19 dengan sampel sebanyak 172 responden menggunakan teknik PLS-SEM. Temuannya memperlihatkan bahwa: perilaku seseorang dalam penggunaan e-wallet dapat dipengaruhi secara positif dan secara parsial oleh persepsi para penggunanya pada kemudahan penggunaan, pada kegunaannya, dan persepsi menghindari risiko penggunaan uang tunai. Namun, perilaku penggunaan e-wallet tidak dipengaruhi oleh persepsi penggunanya atas dukungan pemerintah. Agar penggunaan e-wallet meningkat, sebaiknya penerbit uang elektronik menitikberatkan bagaimana membentuk persepsi penggunanya merasakan faktor kemudahan penggunaan dan kejelasan kegunaannya serta menghindari risiko ketika bertransaksi memakai uang secara tunai. Katakunci: Perilaku Penggunaan; Persepsi Dukungan Pemerintah; Persepsi Kegunaan; Persepsi Kemudahan Penggunaan; Persepsi Risiko Uang Tunai
Kemudahan penggunaan, facilitating condition, keamanan teknologi dan compatibility terhadap niat menggunakan pembayaran mobile di Indonesia
Abstract: This study aims to examine ease of use, facilitating conditions, technology security and compatibility on attitude and examine its impact on intention to use mobile payment in the pandemic Covid-19 era. This study uses a quantitative approach and survey methods in data collection process. The population of this study are individuals who use mobile payment during the Covid-19 pandemic in Indonesia, especially Gopay, Dana, OVO, LinkAja and Shopeepay users. The sample in this study was taken using purposive sampling technique. We obtained 290 respondents and analyzed by using partial leans square structural equation modeling (PLS-SEM). The results showed that ease of use, facilitating conditions and compatibility had a positive and significant effect on attitudes. Attitudes had a positive and significant effect on the intention to use mobile payment. This study did not find a significant effect of technology security on attitudes. Keywords: Indonesia; m-payment; TAM; UTAUT Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh kemudahan penggunaan, facilitating condition, keamanan teknologi dan compatibility terhadap sikap dan menguji dampaknya terhadap niat menggunakan layanan pembayaran mobile di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei dalam proses pengumpulan data penelitian. Populasi penelitian ini adalah individu yang menggunakan layanan pembayaran mobile selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya pengguna Gopay, Dana, OVO, LinkAja dan Shopeepay. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan sebanyak 290 responden. Analisis data menggunakan partial leats square structural equation modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, facilitating condition dan compatability memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan layanan pembayaran mobile. Penelitian ini tidak menemukan pengaruh yang signifikan dari keamanan teknologi terhadap sikap pengguna. Kata kunci: Indonesia; pembayaran mobile; TAM; UTAUT;
Pengaruh profesionalisme dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan
Abstract. This study was conducted to determine the effect of professionalism and organizational climate on employee performance. This research was conducted at Wijaya Kusuma University Surabaya with a population of 75 non-educational employees with a sample of 50 employees. The method of analysis used in this research is multiple linear regression analysis. The results of this study are 1) Professionalism has a significant and positive effect on employee performance, 2) Organizational climate has a significant and positive effect on employee performance. Keywords: Professionalism; Organizational Climate; Employee performance. Abstrak. Penelitian ini dilakukakan untuk mengetahui pengaruh porofesionalisme dan iklim organisasi terhadap kinerja karyawan.Penelitian ini dilakukan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan populasi sebanyak 75 karyawan non edukatif dengan sampel sebanyak 50 karyawan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat komparatif kausal dengan metode survei.Metode Analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisa regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Profesionalisme berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan, 2) Iklim organisasi berpengaruh signifikan dan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan. Katakunci: Profesionalisme; Iklim Organisasi; Kinerja Karyawan