Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen
Not a member yet
103 research outputs found
Sort by
Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Melalui Perputaran Piutang Sebagai Variabel Intervening
Abstract. This study aims to determine empirically the effect of working capital turnover on profitability through intervening variable receivable turnover in the consumer goods industry sector with food and beverages sub-sector listed on the Stock Exchange period of 2013-2015 period. Companies listed on the Stock Exchange and companies have been based on sampling criteria called purposive sampling. The data in this study is secondary which is based on the 33 research criteria of the entire population. The result of the research shows that there is a significant influence between the working capital turnover to profitability through variable receivable turnover interval in consumer goods industry sector in food and beverages sub sector listed in BEI period 2013-2015 period. The end result is there is direct influence of working capital turnover to return on asset equal to -0.006. There is no direct effect of working capital turnover to receivable turnover to return on asset of -0,000036, and total influence (correlation of working capital turnover to return on asset) is equal to -0,006036. Keywords: Equity turnover; receiveble turnover; and probability Abstrak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh perputaran modal kerja terhadap profitabilitas melalui variabel intervening perputaran piutang pada sektor industri barang konsumsi dengan sub sektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode tahun 2013-2015. Perusahaan terdaftar di BEI dan perusahaan telah berdasarkan pada kriteria pengambilan sampel yang disebut purposive sampling. Data dalam penelitian ini bersifat sekunder yang mana berdasarkan kriteria penelitian 33 dari keseluruhan populasi. Hasil penelitian imenunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara perputaran modal kerja terhadap profitabilitas melalui variabel intervening perputaran piutang pada sektor industri barang konsumsi di sub sektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode tahun 2013-2015. Hasil akhirnya adalah terdapat pengaruh langsung perputaran modal kerja terhadap return on asset sebesar -0,006. Tidak terdapat pengaruh langsung perputaran modal kerja ke perputaran piutang ke return on asset sebesar -0,000036, serta total pengaruh (korelasi perputaran modal kerja ke return on asset) adalah sebesar -0,006036. Kata kunci: Perputaran Modal Kerja; Perputaran Piutang; dan Profitabilitas
Analisis Fungsi Intermediasi Perbankan Indonesia (Studi Kasus Bank Umum Konvensional yang Tercatat di BEI Periode 2012-2016)
Abstract. This research analyzes the influence of specific characteristic of banks (size of the bank, profitability, credit risk, capital and expense management) on the intermediation function of the bank (LDR). The object of research is commercial banks listed on the IDX period 2012-2016 with amount 32 banks. Technical analysis of data used is Panel Regression by using Fixed Effect Model. The result showed that the specific characteristics of the bank (Asset, ROA, NPL, CAR and BOPO) had a simultaneous effect on bank intermediation function with R2 64,98% with significance level α (0,05). The significant variables for intermediation function are CAR and BOPO. While Asset, ROA and NPL variables have no effect. Keywords: specific characteristic of bank; bank intermediation function Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk menganalisis pengaruh karakteristik spesifik bank (ukuran bank/size, profitabilitas, risiko kredit, permodalan dan beban manajemen) terhadap fungsi intermediasi perbankan (LDR). Objek penelitian adalah bank umum konvensional yang tercatat di BEI periode 2012-2016 yakni sebanyak 32 bank. teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah Regresi Panel dengan menggunakan Fixed Effect Model. Hasil penelitian diperoleh bahwa karakteristik spesific bank (Asset, ROA, NPL, CAR dan BOPO) berpengaruh simultan terhadap fungsi intermediasi perbankan dengan R2 sebesar 64,98% dengan tingkat signifikasi α (0,05). Variabel yang berpengaruh dan signifikan terhadap fungsi intermediasi adalah CAR dan BOPO. Sedangkan variabel Asset, profitabilitas (ROA) dan kredit macet (NPL) tidak berpengaruh. Katakunci: karakteritstik spesific bank, fungsi intermediasi ban
Dampak Modal Intelektual Terhadap Kinerja Bank Umum Nasional Periode 2010-2015
Abstract. The purpose of this study is to find out the influence of intellectual capital on Return on Asset of the National Commercial Bank 2010-2015 period. The intellectual capital variable as independent variable consists of Human Capital / Human Capital (HCE), Structured Capital (SCE), Capital Employed Capital (CEE).,and the dependent variable is Return on Assets (ROA). This study used secondary data sourced from the financial statements. The samples of this study are banks with assets of more than Rp. 50 trillion, include state-owned enterprise bank and private bank. Data analysis technique used in this research is pooled regression analysis. The results showed that both Human Capital (HCE) and Capital Employed (CEE) have significant influence and positive impact on Return on Asset (ROA) at α = 5%. Although Structured Capital (SCE) has no significant influence on Return on Asset (ROA), but SCE has positive impact on Return on Assets (ROA). Keywords: Intellectual Capital; HCE; SCE; CEE; ROA.  Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal intelektual terhadap kinerja Bank Umum Nasional periode 2010-2015. Variabel modal intelektual sebagai variabel bebas terdiri dari: Modal Manusia / Human Capital (HCE), Modal Struktural / Structured Capital (SCE), Modal Kerja Capital Employed (CEE). Sedangkan variabel kinerja perusahaan sebagai variabel terikat adalah Return on Asset (ROA). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan bank-bank yang diteliti. Adapun bank yang diteliti adalah bank umum milik pemerintah dan bank devisa swasta dengan aset lebih dari Rp. 50 triliun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pooled regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Capital (HCE) dan Capital Employed (CEE) berdampak positif dan berpengaruh terhadap Return on Asset secara signifikan pada α = 5%. Variabel Structured Capital (SCE) berdampak positif namun tidak berpengaruh terhadap Return on Asset (ROA) secara signifikan. Katakunci: Modal Intelektual; HCE; SC; CEE; ROA