Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Not a member yet
169 research outputs found
Sort by
Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat, Kontekstual dan Kooperatif Pada Mata Pelajaran IPS SD
Abstract: This experimental research had a purpose to describe a difference implementation model of science of society technology, contextual, and cooperative in teaching social studies. The subjects of the research were students of fifth grade students of Bunda Mulia Kebun Elementary School Jeruk dan Tarakanita II Elementary School Kebayoran Baru Jakarta. The sample was collected by purposive random sampling. Results found: there was improvement of learning achevement after teachers implemented STM teaching model; there was improvement of learning achevement after teachers implemented contextual teaching model; there was improvement of learning achevement after teachers implemented cooperative teaching model. Among three models, the highest was contextual teaching model
PENGENALAN KOMPUTER DENGAN MEDIA SOFTWARE JENIS DRAWING TOOL PADA SISWA KELAS I SD
Ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis komputer perlu dikenalkan sejak dini dalam dunia pendidikan. Pengenalan tersebut dimulai dari kelas awal sekolah dasar, khususnya kelas 1 sekolah dasar. Salah satu cara pengenalan komputer pada siswa kelas I SD adalah dengan memberi¬kan kegiatan yang menyenangkan melalui permainan menggambar dengan menggunakan media software jenis drawing tool khususnya jenis paint. Paint adalah software peralatan menggambar yang berguna untuk mem-buat atau menguraikan gambar. Langkah-langkah pengenalan paint kepa¬da siswa kelas I SD, antara lain: (1) siswa diminta memegang mouse dan menggerakkan mouse; (2) menggambar benang kusut; (3) meng¬gambar garis lurus, garis lengkung, dan garis sembarang; (4) menggambar benda di sekitarnya; (5) menggambar bentuk-bentuk segitiga, segiempat, dan lingkaran; (6) menggambar bunga, ikan, buah-buahan dan sebagainya; (7) memberi warna; (8) menggambar pemandangan dan mewarnai; dan (9) menggambar dan mewarna bebas sesuai keinginannya masing-masing
Keterampilan Lompat Jauh Siswa Sekolah Dasar
Abstract: The present study aims at evaluating the relationship between flexibility and power and long jump performance. The present study is a descriptive survey. A sample of 40 male elementary school students of Sekolah Dasar Negeri 03 Pagi Pondok Bambu, Jakarta Timur was drawn using a random sampling technique. The study revealed that flexibility accounted for 8,82%, power 35,7%.The present study concluded that there is a positive relationship between flexibility and power and the students’ long jump performance. The greater flexibility is and the greater power is, the farther the jump will be
PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR PENDIDIKAN SENIRUPA DI SD/MI
Keragaman bentuk kreativitas senirupa di SD/MI berkaitan langsung dengan penggunaan berbagai jenis media seni (bahan dan peralatan) sebagai sumber belajar. Penggunaan sumber belajar senirupa secara tepat akan dapat mengembangkan kreativitas senirupa anak SD/MI. Untuk mewujudkan kreativitas senirupa tersebut harus diikuti dengan upaya guru dalam mengembangkan sumber belajar sesuai dengan materi seni yang dilatihkan. Pengembangan sumber belajar senirupa di SD/MI diharapkan bermanfaat secara edukatif bagi perkembangan pikir, emosi, ekspresi, motorik halus, keterampilan, cita rasa keindahan sesuai kompetensi yang dicapainya. Pemahaman mengenai pengembangan sumber belajar senirupa di SD/MI dalam uraian ini berisikan pengetahuan mengenai pengertian sumber belajar senirupa, dasar pengembangan sumber belajar senirupa di SD/MI, bentuk pemanfaatan sumber belajar senirupa di SD/MI, lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, sumber belajar berwawasan jender, sumber belajar sesuai minat anak dan sumber belajar berwawasan teknologi sederhana
Mewujudkan Science Is Fun di SD melalui Sebuah Model Pembelajaran dalam Pendidikan Tinggi Jarak Jauh
Abstract: This objective of the study was to share experience on how to make science interesting for elementary school students through preparing elementary school teachers by using TDPSPM strategy at distance education mode. Instructional media used were video recorded modeling which consists of an example the way teachers teach science in elementary school besides modules by implementing R & D cycles. Based on the data analyses of pretest and posttest it can be concluded that student’s achievement increased significantly. Further more, instruction’s strategy used by teachers which is put students as a center of instruction can bring into reality “science is fun” in elementary school.
TIPE ISI DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM BUKU AJAR SD
Abstract: The objective of this descriptive qualitative research was to describe content type and application of language in textbook used in elementary school at Kabupaten Garut. The research sample were 4 books of Indonesian language textbooks for elementary schools which is determined by questionnaire. Research found: (1) on the basis of purpose, language skills portion, representativeness of syllabus content, and teaching orientation it can be seen as a communicative book type (2) on the basis of students management it can seen as a traditional book type (3) on the basis of language use it can be seen as a good category.Abstrak: Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk melihat tipe isi dan penggunaan bahasa dalam buku ajar yang dipergunakan di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kabupaten Garut. Sampel penelitian diambil empat buku ajar bahasa Indonesia SD yang dipergunakan di Kabupaten Garut yang ditentukan berdasarkan angket. Hasil penelitian menunjukkan (1) berdasarkan tujuan, porsi keterampilan berbahasa, keterwakilan isi silabus, dan orientasi pembelajaran termasuk tipe buku komunikatif; (2) dari segi pengorganisasian siswa termasuk tipe buku tradisional; (3) dari segi penggunaan bahasa termasuk kategori cukup baik
POTRET PEMBELAJARAN, MASALAH KEMAMPUAN BERPIKIR, DAN ALTERNATIF PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINS DI SD
Pembelajaran sains di sekolah dasar belum menunjukkan pembelajaran yang bermakna. Dampaknya bermasalah pada kemampuan berpikir siswa, terutama pada kemampuan berpikir kreatif, seperti kemampuan memecahkan masalah. Agar siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah, maka harus terjadi pembelajaran bermakna. Ini akan terjadi apabila siswa mengaitkan konsep yang ada dengan materi pelajaran yang dipelajari atau masalah yang akan dipecahkan. Media belajar bermakna adalah peta konsep karena melalui peta konsep terjadi hubungan antara konsep yang satu dengan yang lainnya dalam bentuk proposisi. Konsep merupakan dasar bagi proses berpikir yang lebih tinggi. Pemecahan masalah menuntut seorang siswa mengetahui aturan-aturan yang relevan, dan aturan-aturan ini didasarkan pada konsep-konsep yang dimilikinya. Pembelajaran yang menekankan pada upaya agar terjadi belajar bermakna adalah pendekatan siklus belajar, pendekatan kelompok untuk peta konsep, dan pendekatan metaparadigma
Kontribusi Aplikasi Nilai Kepramukaan bagi Pembinaan Kepribadian Siswa Sekolah Dasar
Abstract: Pramuka (Boy Scout) activities can build full personality. The pramuka activities that are educational games based have objective to develop personality, social needs, state building, and nation building. The activities should be based on among system”Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”. The value of Pramuka can help elementary school students become good citizens, active loyalty, creative, and innovative through training of character, cleanness and power, handy craft and skills, and pro-social behavior (task-force system)
BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF : TERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN
Critical and creative thinking skill has an important role in making decision or taking position toward something. In order to live a better life during the globalization era, every body needs to master this skill. Therefore, schools should integrate the development of this skill in their program. While critical thinking is defined as the ability to analyze information for certain purposes, creative thinking is defined as the ability to generate ideas that is rarely thought by other people. In order to be able to integrate critical and creative thinking into teaching, a teacher should: (1) become a model of critical and creative thinker, (2) be open minded, commited, and sensitive to student ability, and (3) master various techniques and strategies to encourage students to be critical and creative thinkers
Aktivitas Jasmani Sebelum Pembelajaran: Alternatif Pembudayaan Gerak Siswa Sekolah Dasar
Abstract: this objective of this developmental research was to develop physical activities model at lower class (1-3) 10-15 minutes before learning beginning. The field of the research was in the Sekolah Dasar Negeri Percobaan 2 Sleman Yogyakarta. The results of the research was develop physical activities model at lower class (1-3) 10-15 minutes before learning beginning. The model includes locomotor, non locomotor, and stabilization. The model considered the children’s growth and elementary schools’ condition at Yogyakarta