Jurnal PENELITIAN
Not a member yet
101 research outputs found
Sort by
Kiai, Transformasi Pesantren dan Pencarian Model Gender Mainstreaming di Pesantren Subulussalam Tulungagung
Artikel ini berusaha mengungkap bagaimana peran kiai dapat dimaksimalkan untuk melakukan transformasi pesantren dengan menitikberatkan pada aspek keadilan gender di lingkungan pesantren. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan metode deskriptif-partisipatoris, tulisan ini menunjukkan peran kiai sebagai sumber kebijakan yang memiliki implikasi langsung terhadap proses pengarusutamaan gender. Hal ini bertolakbelakang dengan pemahaman umum yang merujuk pada pandangan Geertz dimana Kiai sebagai penjaga tradisi dan konservatisme beragama, sulit untuk menerima perubahan. Namun saat ini, ditemukan berbagai upaya yang membuktikan argumentasi Dhofir terhadap Geertz, bahwa kiai dapat menjadi pusat inovasi di lingkungan pesantren yang secara signifikan. Melalui perencanaan dan pembiasaan, seluruh aktivitas yang melibatkan santri putra maupun putri di pesantren Subulussalam Tulungagung diupayakan untuk menunjukkan model gender mainstreaming, dimana keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjalankan program pondok pesantren. Kerja sama tersebut untuk mengajarkan dengan santri bahwa kedudukan putra dan putri adalah setara baik dalam ruang publik maupun ruang domestik
Model Pendidikan Budaya Bugis dalam Penerapan Nilai-nilai Pluralisme di IAIN Palopo
IAIN Palopo sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang memiliki tata kelolah dengan pola kepemimpinan yang efektif dan efisien, akuntabel, kredibel, transparan, bertanggung jawab, dan adil. Adapun deskripsi nilai utama kearifan lokal yang dijadikan sistem manajemen yang diinternalisasikan terlebih dahulu sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan manajerial namun juga diterapkan ke mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan etnopedagogi. Penerapan budaya Bugis pada IAIN dilakukan model tudassipulung, pelaksanaan ini cukup efektif, Hal ini terlihat nilai Bugis (Pesse) diterapkan dalam kampus maupun di luar kampus. Nilai pluralisme empati dalam pendidikan kearifan lokal budaya Bugis terjelma konsep pesse seperti nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingge, Sipakatou. Budaya Bugis punya cinta dan kasih sayang terhadap sesama ditunjukkan dengan pepatah seperti Mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge (orang lain terhanyut, dibantu, orang lain terjatuh dibantu agar bangkit, orang lain keluar dari norma-norma diingatkan/diinsyafkan). Orang Bugis menghargai kedamaian, senang membantu sesama manusia, apalagi jika itu saudara sesama manusia. kearifan lokal, misalnya; Sipakatau artinya saling memanusiakan manusia, Sipakalebbi artinya saling memuliakan, Sipakaingge’, artinya saling mengingatkan. Hal tersebut harus tetap dipelihara dan disosialisasikan, sehingga menjadi perekat bagi terciptanya serta terpeliharanya kerukunan umat beragama di Kota Palopo
Implementasi Kegiatan Religius dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa di Madrasah Aliyah Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak
Akhlakul Karimah (noble character) cannot be formed on its own without coaching. Coaching can be formed through religious activities. This reseacrh aims to analysis: (1) religious activities implemented in improving morality in the Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak in 2019 and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak and (2) What are the implications of the implementation of religious activities in Madrasah Aliyah (MA) Qodiriyah Harjowinangun Dempet Demak. This research is a type of field research using a qualitative approach. Data collection techniques carried out by (1) interviews, (2) observation and (3) documentation. Data were analysis with an interactive model consisting of data collection, data reduction, data display and conclussion. The results of this study indicate that: (1) the implementation of religious activities in improving morality in the MA Qodiriya consists of Daily, Selapanan, and insidentally. Namely istighotsah ahad kliwon with reading manaqib, teacher fasting on Monday dan Thursday, dzuhur in congregation, teaching in a sacred state (wudlu), guardian pilgrimage, Qiyamullail and khotmil Qur’an. (2) Implications of implementing activities for religius; first, students have a more consistent iman and taqwa than before, second, have a habit of amal saleh, third are accustomed to acting in accordance with noble character
Ritus Ibadah Haji dalam Pandangan Mohammed Arkoun (Kajian Q.S al-Hajj[22]: 25-37)
Mohammed Arkoun is a contemporary Muslim philosopher who has tried to offer several methods of interpreting al-Qur'an text so that it can produce an objective meaning. In the understanding of the researcher, Arkoun offers three stages in exracting the meaning of the al-Qur'an text. Namely, first: take a linguistic approach. Second, understand the language of mystical structures. Third, the reach and boundaries of traditional exegesis. One of the themes studied by Arkoun was the pilgrimage. In Arkoun's view, the hajj ritual was different from other Muslim philosophers. He tries to understand the pilgrimage by looking all of the aspects and complements involved so that it can substantially redefine the pilgrimage itself. Arkoun does not only read verses related to Hajj as a mandatory and absolute commands from the almighty. With all the complexities of these components of worship, it should have an important meaning that Muslim philosopher in general have not heard so far. The meaning of Hajj in Arkoun's view is that Hajj is just not a departure from one place to another, but an act of transference of the soul from a bad soul to be better soul, from bad customs and habits to good customs and habits, as well as becomig the soul is more obedient and obedient to God
Representasi Masyarakat Aktif di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Ekonomi dan Sosial Keberagamaan di Bausasran Danurejan Yogyakarta)
The purpose of this study consists of two points. First, explore the responses and strategies of the Bausasran community in overcoming economic problems due to the Covid-19 pandemic. Second, reviewing the religious ritual protocol of the Bausasran community during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is descriptive qualitative. Collecting data was used two tecniques, that were observation and interview. Both of tecniques were did in accordance with health protocols in a pandemic situation.Based on the results of research conducted, community of Bausasran Yogyakarta were able to overcome the problem of food security, especially for economically vulnerable groups due to the pandemic. A strategy was carried out through a food packets distribution movement. The distribution of food packets carried out by the community for residents who lost their source of income during the pandemic. The funds of food packets were obtained from compulsory contributions made by residents every month through the RT and RW management. Then in the socio-religious aspect, local leaders together with residents made worship protocols for worshipers at the mosque according to the appeal of the Indonesian Ministry of Religion. In addition, it eliminated crowd routine religious activities. Based on this, it can be concluded that the local initiation from the Bausasran community in Yogyakarta is a representation of the active society, described by Amitai Etzioni who utilizes three factors: knowledge, decision making, and power
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA LULUSAN TERHADAP ALUMNI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM IAIN PAREPARE
AbstrakEksitensi lulusan di masyarakat atau pasar akan selalu menjadi atribut penilaian masyarakat terhadap perguruan tinggi asalnya. Jika alumni terserap pasar dengan baik maka perguruan tinggi akan mendapatkan kredit positif. Setiap perguruan tinggi berkepentingan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna lulusannya sebagai bagian instrumental evaluasi dan proyeksi institusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pengguna lulusan program studi KPI memiliki kepuasan yang tinggi pada kualitas profesionalisme kerja lulusan. Adapun tujuh kriteria penilaian kualitas kinerja lulusan KPI, peringkat kepuasaan pengguna lulusan dari yang tertingi ke yang terendah yaknik kemampuan integritas, kemampuan kerjasama tim, kemampuan teknologi informasi, kemampuan pengembangan diri, kemampuan komunikasi, kemampuan profesionalisme, kemampuan bahasa inggris. Selain itu terdapat rekomendasi pengguna lulusan terhadap pengelolaan program studi Komukasi dan Penyiaran Islam IAIN Parepare di antaranya: perbanyak mata kuliah praktikum pada semester akhir, perbanyak pelatihan dalam bidang teknologi informasi dan bahasa asing, mengadakan pembekalan soft skill dan hard skill sesuai bidang ilmu, merintis kerjasama dengan pemerintah daerah tana toraja, meningkatkan kompetensi kepemimpinan mahasiswa, serta melaksanakan kajian ilmu terintegrasi.
Strategi Pembelajaran Inovatif dalam Pembelajaran Thaharah
AbstrackA learning done in school requires improvement or renewal that can help the learning process become interesting and not monotonous, because students need a pleasant learning atmosphere that can be easy in understanding the material delivered by educators according to the discussion of existing learning. through this innovative learning strategy the learning atmosphere becomes fun and is able to make students more motivated in learning. This paper explains or provides an overview of the innovative learning style in tharahah learning, this innovative learning includes unclean, hadast (large, medium, small) and ablution procedures, tayamum, and large baths. Thaharah learning with innovative learning strategies by using games, displaying videos and practices that make students better understand what they are learning and increase interest in learning. AbstrakSebuah pembelajaran yang dilakukan di sekolah membutuhkan perbaikan atau pembaharuan yang dapat membantu proses pembelajaran menjadi menarik dan tidak monoton, karena peserta didik membutuhkan suasana pembelajaran menyenangkan yang dapat mudah dalam memahami materi yang disampaikan pendidik sesuai pembahasan pembelajaran yang ada. melalui strategi pembelajaran inovatif inilah suasana pembelajaran menjadi menyenangkan dan mampu membuat peserta didik lebih termotivasi dalam belajar. Tulisan ini menjelaskan atau memberikan gambaran tentang stratrengi pembelajaran inovatif dalam pembelajaran tharahah, pembelajaran inovatif ini mencakup najis, hadast (besar, sedang, kecil) serta tatacara wudlu, tayamum, dan mandi besar. Pembelajaran thaharah dengan strategi pembelajaran inovatif dengan menggunakan game, menampilkan video dan praktik yang membuat peserta didik semakin paham apa yang dipelajarinya dan meningkatkan minat dalam belajar.
ISLAM DAN MODAL SOSIAL ORANG MINANGKABAU DI PERANTAUAN
Islam memiliki landasan yang kuat terhadap kontrak sosial dan norma yang telah disepakati umatnya. Orang Minangkabau di perantauan berusaha mengoptimalkan wujud nyata dari ajaran Islam tersebut. Sehingga Islam sangat berpengaruh dan mewarnai modal sosial mereka. Hal ini terlihat ketika organisasi-organisasi kelompok etnis Minangkabau yang terbentuk di perantauan tidak hanya menafsirkan ajaran Islam hanya sebatas pada ibadah rutinitas biasa, akan tetapi Islam telah ikut serta dalam dialektika kapital sosial organisasi yang pada gilirannya mengarahkan kegiatan komunitas etnis itu kepada gerakan-gerakan sosial yang produktif dan positif untuk membangun kehidupan masyarakat yang ideal. Dalam pandangan orang Minangkabau, Islam tidak hanya sebagai referensi perilaku sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Islam juga merupakan salah satu identitas etnis. Dalam perspektif antropologis, antara Islam dengan orang Minangkabau merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kedua unsur tersebut saling menentukan dan keanggotaan seseorang dalam komunitas sangat ditentukan oleh kelekatan identitas tersebut. Kata kunci: Islam, Modal Sosial, Orang Minangkaba
PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2010-2017
The development of the Indonesian economy is inseparable from the rapid development of the banking sector, including Islamic banking. This will cause competition between banks to be even tighter to increase competitiveness in various sectors, including the level of profitability. However, the profitability of Sharia Commercial Banks is still low, which is below the standard set by Bank Indonesia of 1.5%. This study aims to describe the description of murabahah financing and profitability, as well as verify the effect of murabahah financing on profitability in sharia commercial banks in Indonesia. Profitability is measured using Return On Assets (ROA) and murabahah financing measured by net murabahah financing on the financial statements of each bank. The research method used is descriptive and verification method. The number of samples used in this study were 72 observational data from 9 Islamic Commercial Banks in Indonesia during the period 2010-2017. The results of this study murabahah financing have a positive and significant effect on the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesi
PENGARUH MINAT DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR INSERT EKONOMI SYARIAH DENGAN INTERVENING KECERDASAN SPIRITUAL PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI MADRASAH ALIYAH KOTA MALANG
Abstrak :Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari tiga madrasah aliyah yang ada di Kota Malang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dari sampel yang ada di tiga madrasah yaitu MA Nurul Ulum Malang, MA Alhayatul Islamiyah Malang, dan MA Hamid Rusydi Malang. Hasil deskripsi minat belajar diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan dengan frekuensi 104 dan jumlah prosentase sebanyak 73 %, Variabel motivasi belajar didapati bahwa diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan frekuensi 94 dengan prosentase 66%, dan variabel hasil belajar diperoleh mayoritas responden pada saat post test mendapatkan nilai 80 dengan frekuensi 63 dan prosentase 44%, sedangkan pada saat pre test mendapatkan nilai 60 dengan frekuensi 59 dan prosentase 41%, sedangkan pada variabel intervening kecerdasan spiritual didapati bahwa diperoleh mayoritas jawaban responden adalah jawaban setuju dengan frekuensi 96 dan prosentase 67 %. Berdasarkan perhitungan tersebut didapatkan nilai koefisien determinasi total sebesar 0,667 artinya bahwa model path yang terbentuk mampu menjelaskan sekitar 66,7% variasi data penelitian.Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa minat dan motivasi memiliki pengaruh positif baik langsung maupun melalui variabel kecerdasan spiritual terhadap hasil belajar insert ekonomi syariah pada MA Nurul Ulum Malang, MA Alhayatul Islamiyah Kota Malang, dan MA Hamid Rusydi Kota Malang