Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
    769 research outputs found

    MOBILE CLOUD GEOGRAPHICS INFORMATION SYSTEM SARANA KESEHATAN DENGAN MONGO DATABASE

    Get PDF
    Sistem Informasi Geografis dapat dioperasikan dalam perangkat mobile. Penelitian ini menghasilkan suatu aplikasi yang berada di dalam sebuah smartphone khusus Android. Aplikasi ini membantu user untuk mengetahui posisi sarana prasarana kesehatan, khususnya apotik dan ruang praktek dokter. Dalam pengembangan sistem, metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Grapple. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah java eclipse dan pemetaan menggunakan teknologi Google Maps dan Cloud Mongo Database sebagai database server serta smartphone Android sebagai alat pendukung. Hasilnya berupa aplikasi mobile yang dapat membantu pengguna mencari sarana kesehatan terdekat di wilayah Daerah istimewa Yogyakarta. Sistem ini akan membantu masyarakat mencari sarana kesehatan terdekat dengan kualitas terbaik hingga jalur perjalanannya

    PENCARIAN DATA PERPUTAKAAN DENGAN TOOL PROTEGE 3.4

    Get PDF
    Makin banyak informasi yang ditambahkan, makin besar ukuran web dan semakin sulit pula untuk mencari informasi yang benar-benar yang diinginkan. Sumber data yang terbesar dan sangat berharga untuk setiap pengguna karena didalam web kumpulan dokumen-dokumen saling terhubung dan dapat diakses melalui koneksi internet. Setiap individu didunia bebas menambahkan konten dalam web-nya. Tujuan perpustakaan, pengarsipan, yang ada di institusi adalah untuk memelihara dokumen yang memiliki keilmuan yang dapat diakses dimasa depan sama mudahnya diakses pada saat ini. Dengan semakin kecilnya media data, penyimpanan menggunakan media digital menjadi sangat menarik. Keuntungan penyimpanan menggunakan media digital adalah pencarian dapat dilakukan tidak hanya di antara masukan katalog elektronik, tetapi dapat menampilkan sepanjang keseluruhan isi dokumen.. Peneliti dan pengembang web mengusulkan tambahan informasi bagi konten web yang sering diistilahkan dengan metadata. Istilah metadata ini sering dipakai dalam semantic web, yang menggambarkan pendekatan dalam menangani dan menyimpan dokumen. Saat ini dokumen mulai disajikan dalam format XML (Extensible Markup Language). Bahasa lain yang digunakan dalam mendukung visi Semantic Web selain XML adalah RDF/OWL, Selanjutnya RDF/OWL dengan kemampuan dan fasilitas yang dimilikinya mampu digunakan untuk merepresentasikan makna istilah dalam web hingga dapat diproses dalam mesin sehingga dapat dikelola dan dicari

    ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET BERGERAK DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN SANGGAU

    Get PDF
    Dalam rangka peningkatan kinerja, pemerintah daerah Kabupaten Sanggau berusaha mengoptimalkan pendayagunaan teknologi informasi. Optimalisasi teknologi informasi dilakukan dengan mengembangkan sistem informasi manajemen yang ditujukan untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik, meningkatkan kinerja, merumuskan kebijakan, dan pengambilan keputusan bagi pejabat publik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan dan sasaran strategi ini adalah untuk mempercepat proses arus komunikasi dan distribusi informasi aset bergerak secara terintegrasi di lingkungan satuan kerja pemerintah daerah. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka diperlukan korelasi positif dari berbagai satuan kerja pemerintah daerah dengan keberhasilan dalam mencapai tahap pengembangan suatu kabupaten. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman, dan hambatan yang dimiliki, analisis RCA untuk mengidentifikasi potensi penyebab terjadinya masalah, analisis FFA merupakan salah satu alat analisis yang digunakan untuk menganalisis secara sistematis faktor-faktor yang ditemukan dalam masalah yang kompleks, analisis QSPM untuk memilih strategi yang tepat, dan menggambarkan DFD untuk menunjukkan usulan sistem informasi pembelian dan penghapusan aset. Hasil dari analisis system ini akan memberikan usulan perubahan sistem informasi manajemen guna mempercepat proses birokrasi pemerintah daerah Kabupaten Sanggau. Sistem informasi manajemen merupakan salah satu solusi memperbaiki birokrasi untuk mencapai good governance

    PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENYEBARAN PENYAKIT MALARIA

    Get PDF
    Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyakarat utama di Kabupaten Sumba Timur. Penanganan terhadap masalah ini menjadi sangat penting, salah satu upaya penting tersebut adalah manajemen informasi penyakit malaria yang cepat dan akurat. Sistem yang dibangun melalui penelitian ini adalah sistem informasi geografis untuk penyebaran malaria yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penyebaran malaria pada masing-masing wilayah dan diharapkan membantu para pengambil keputusan di tingkat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur dalam mengatasi dan mengelola masalah ini secara efektif. Pembuatan sistem ini dengan menggunakan C# dan Google Map API. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan sistem ini dalam membantu pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan informasi malaria di tingkat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur dengan informasi yang dihasilkan antara lain: indikator API (Annual Parasite Incidence), AMI (Annual Malaria Incidence), SPR (Slide Positive Rate), dan lain-lain

    PEMODELAN SISTEM BASIS DATA RELASIONAL PADA UNIT OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN

    Get PDF
    Seiring dengan berkembangnya kegiatan operasional yang terjadi dalam perusahaan membuat pelaksanaan proses bisnis perusahaan semakin kompleks dengan jumlah data transaksional yang semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini dialami pada seluruh lembaga institusi, baik perusahaan dagang maupun perusahaan jasa. Unit pelayanan kesehatan sebagai salah satu institusi yang memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat, tentu saja dalam pengoperasionalannya melibatkan banyak data di dalamnya. Mulai dari proses registrasi, pemeriksaan dokter, rawat inap, pembelian obat, laboratorium, dll. Data-data tersebut tentunya membutuhkan suatu wadah yang dapat digunakan untuk mengkonsolidasikan seluruh data yang terlibat di dalamnya. Sehingga nantinya data-data tersebut dapat dengan mudah diintegrasikan dan diolah menjadi suatu output yang berguna bagi kepentingan institusi. Database sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk menampung seluruh data-data pendukung, memiliki peranan yang cukup penting dalam menunjang kinerja sebuah institusi. Dengan menggunakan database, seluruh data-data yang berkaitan dengan operasional dari suatu institusi dapat terintegrasi dengan lebih maksimal lagi guna mendukung operasional institusi tersebut, baik untuk periode saat ini maupun yang akan datang. Selain itu, dengan fitur-fitur yang dimiliki dalam Database Management System (DBMS) dapat membantu perusahaan dalam menjalankan operasionalnya secara lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada metode analisis dan perancangan. Dalam metode analisis dilakukan studi literatur dari berbagai sumber pendukung dan observasi terhadap sampel objek penelitian. Sedangkan pada metode perancangan mengacu pada perancangan database dengan menggunakan pendekatan Database Lifecycle serta perancangan prototype sistemnya dengan menggunakan UML Diagram. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah model database serta prototype dari sistem aplikasi sebagai penunjang operasional yang berjalan dalam unit pelayanan kesehatan

    SURVEY TERHADAP PERILAKU BELANJA ONLINE PENGGUNA SITUS JERAING SOSIAL DI JAKARTA

    Get PDF
    Significant growth of Social networking users in Indonesia, 2nd highest in the world, has opened many opportunities to do business , which his online shopping, through this channel. Survey result in Jakarta, showed that more than 70% respondent had shopped online, at least one time, via social networking websites, and more than 90% of those buyer bought non digital product, although 60% respondent also said that many improvements are still needed when doing business through this new online channel. Key factors such as price, service and quality are some elements that could push or pull buyers to buy product or service. we need to understand these social networking online buyer’s behaviour, because it would open bigger opportunity so that business users could optimize their business via this new online channel. Qualitative reseatch method is used in this research , primary data were collected through questionnaire to some respondent in Jakarta, while secondary data were collected from previous research or other institutional survey result from various sources including internet

    KLASIFIKASI DATA MENGGUNAKAN JST BACKPROPAGATION MOMENTUM DENGAN ADAPTIVE LEARNING RATE

    Get PDF
    Data mining merupakan suatu proses pengekstrakan informasi penting pada data yang berukuran besar. Salah satu fungsionalitas yang sering digunakan pada data mining adalah klasifikasi, yang berfungsi menemukan sekumpulan model/fungsi sehingga dapat mambedakan kelas data untuk keperluan prediksi. Jaringan Syaraf Tiruan (JST), merupakan salah satu teknik klasifikasi yang cukup handal dikarenakan kemampuannya dalam memprediksi. JST mempunyai toleransi yang tinggi terhadap data yang mengandung noise serta bersifat adaptive, dimana jaringannya mampu belajar dari data yang dilatihkan kepadanya. Oleh karena itu penelitian ini menganalisis pengklasifikasian data dengan menggunakan JST Backpropagation Momentum dengan adaptive learning rate untuk mendapatkan hasil yang optimal. Sebelum memasuki tahap klasifikasi, proses yang dilakukan adalah feature selection. Feature selection merupakan tahap preprocessing yang bertujuan untuk mencari atribut yang relevan terhadap label kelas. Dengan kata lain, feature selection dapat dikatakan sebagai teknik mereduksi dimensi sebagai usaha untuk meningkatkan performansi dari sebuah classifier. Metode feature selection yang digunakan adalah information gain. Setelah dilakukan preprocessing data, kemudian dilakukan tahap klasifikasi menggunakan JST Backpropagation Momentum dengan adaptive learning rate.. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan adanya konstanta momentum dan adaptive learning rate mempercepat kecepatan belajar jaringan. Selain itu juga berpengaruh terhadap nilai keakuratan sehingga dapat mencapai tingkat akurasi sebesar 96%

    PEMANFAATAN CITRA DIGITAL ELEVATION MODEL (DEM) UNTUK STUDI EVOLUSI GEOMORFOLOGI GUNUNG API MERAPI SEBELUM DAN SETELAH ERUPSI GUNUNG API MERAPI 2010

    Get PDF
    Gunung api Merapi adalah satu dari gunungapi teraktif di dunia. Erupsi G.Merapi sepanjang 26 Oktober hingga 4 November 2010 menyebabkan banyak korban dan perubahan morfologi yang signifikan di sekitar tubuh gunung api. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai perubahan morfologi karena erupsi. Daerah penelitian berada di lereng selatan G.Merapi, khususnya pada bagian channel dan overbank Kali Gendol. Maksud dari penelitian evolusi geomorfologi G. Merapi ini adalah mengetahui perubahan geomorfologi yang terjadi akibat erupsi G. Merapi 2010 . sedangkan tujuan penelitian ini adalah menganalisis kondisi geologi setelah erupsi G. Merapi 2010, perubahan pola kontur setelah erupsi G. Merapi 2010, dan perubahan pola penyaluran setelah erupsi G. Merapi 2010. Pada penelitian ini, kami menggunakan DEM pada tanggal 6 Oktober 2010 dan 9 November 2010 untuk membandingkan dan menganalisis kondisi sebelum dan setelah erupsi. Penelitian mengombinasikan hasil pengolahan data Digital Elevation Model (DEM) multitemporal, yaitu DEM sebelum erupsi dan DEM sesudah erupsi dan data lapangan berupa data litologi dan morfologi untuk menganalisis peta geomorfologi, mendeterminasi perubahan elevasi, peta pola penyaluran sebelum dan setelah erupsi, , dan peta kontur sebelum dan setelah erupsi. Setelah itu, dibuat analisis perubahan jarak kontur pada tiap satuan geomorfologi, analisis fluktuasi perubahan elevasi pada tiap satuan geomorfolgi, dan analisis perubahan azimuth aliran sungai pada tiap satuan geomorfologi. Berdasarkan hasil pengolahan DEM dan data lapangan, daerah penelitian dapat dibagi menjadi dua satuan litologi yaitu Satuan Kubah Lava dan Satuan Piroklastik. Kemudian, daerah penelitian juga dapat dibagi menjadi 6 satuan geomorfologi pada DEM sesudah erupsi, yaitu Satuan Dataran, Satuan Perbukitan Bergelombang Lemah, Satuan Perbukitan Bergelombang Lemah-Kuat, Satuan Perbukitan Bergelombang Kuat, Satuan Perbukitan Berlereng Curam, dan Satuan Pegunungan Berlereng Sangat Curam. Dari hasil analisis pola kontur dan pola aliran sungai didapat bahwa arah displacement sesuai kontur menurun pada model tidak sepenuhnya sama dengan arah displacement material erupsi G. Merapi. Hal ini dikarenakan massa jenis yang tidak rata akibat transportasi material tersebut, faktor morfologi asal, dan rekayasa manusia (rumah-rumah penduduk yang menjadi barrier aliran piroklastik)

    PROTOTIPE SISTEM MONITORING DAN EVALUASI OPERASI PENGEBORAN MIGAS (MINYAK DAN GAS)

    Get PDF
    Masih banyak potensi kekayaan sumberdaya mineral indonesia yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal, bahkan sumberdaya dan cadangan mineral yang ada masih dapat bertambah jika eksplorasi terus dilakukan, sehingga eksploitasi dan pemanfaatan sumberdaya mineral tersebut dapat dilakukan dengan optimal. Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya mineral dikatakan industri padat modal dan high technology, salah satu faktor penting adalah penerapan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) pada bidang tersebut. Peran TIK pada bidang perminyakan, meliputi kegiatan penentuan cadangan (reservoir), pengeboran (drilling) dan produksi (production) sangatlah penting, dikarenakan sebagian komputasi pada kegiatan tersebut hanya bisa dilakukan dengan menggunakkan teknologi informasi. Sudah banyak system/aplikasi yang diterapkan dalam dunia perminyakan, salah satunya yang akan rancang pada penelitian ini adalah system informasi monitoring dan evaluasi operasi pengeboran. Metode penelitian menggunakan Prototyping, dengan pemrograman berbasis web dengan database Oracle. Tujuannya penelitian adalah untuk mendapatkan model yang nantinya dapat implementasikan sebagai sistem pengawasan dan audit atas operasi pengeboran, dengan demikian akan dapat diketahui apakah realisasi kegiatan pengeboran tersebut sudah sesuai atau belum dibandingkan dengan perencanaan pengeboran

    PERBANDINGAN CROSS-PRODUCT DAN SUBSET QUERY PADA MULTIPLE RELASI DENGAN METODE COST-BASED

    Get PDF
    Ada beberapa model query yang digunakan untuk mengakses data pada 2 tabel atau lebih dalam basis data relasi. Dua model query yang umum antara lain adalah cross product dan subset query, dimana kedua model ini dapat menghasilkan data yang sama. Namun perlu diperhatikan cara mana yang lebih optimal sehingga pada akhirnya didapatkan query dengan waktu akses yang paling minimum. Dengan menggunakan basis data Oracle 10g Express Edition akan dilakukan penelitian untuk mencari model query yang lebih optimal dengan metode cost-based. Parameter yang akan dibandingkan adalah harga/biaya dan waktu yang dihasilkan pada perencanaan eksekusi. Penelitian dilakukan dengan pengelompokkan uji data seperti jumlah data, jumlah relasi, akses tabel penuh atau sebagian dan pengindeksan

    735

    full texts

    769

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇