Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
Not a member yet
769 research outputs found
Sort by
ANALISIS PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI FIREWALL DAN TRAFFIC FILTERING MENGGUNAKAN CISCO ROUTER
Cisco Router adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan Cisco Router, informasi dapat diteruskan ke alamat yang berjauhan dan berada di jaringan komputer yang berlainan. Cisco router mempunyai salah satu fungsi yang dapat digunakan sebagai traffic filtering yang apabila diimplementasikan lebih lanjut maka akan menjadi sebuah firewall. Untuk membantu meningkatkan pengamanan suatu jaringan yang ada pada suatu perusahaan/instansi dengan cara yang mudah sehingga jaringan pada suatu perusahaan dapat terlindungi dari ancaman-ancaman yang bersifat merusak, menginfeksi data-data komputer penting di perusahaan tersebut dengan memanfaatkan fungsi dari Cisco Router 1721 series yaitu fungsi Access List. Hasil dari penelitian ini adalah Extended access listyang diterapkan pada Router-router pada jaringan akan membantu menentukan alamat sumber dan tujuan serta protocol dan nomer port yang mengidentifikasikan aplikasi. Dengan menggunakan Aceess List tipe ini akan lebih efisien memperbolehkan user mengakses dan menghentikan pengaksesan host tertentu
IMPLEMENTASI AUTHENTIKASI CLIENT DENGAN METODE “TWO WAY CHALLENGE-RESPONSE” PADA TRANSAKSI PERBANKAN ELEKTRONIK
Dengan semakin maraknya penggunaan Internet untuk transaksi elektronik, maka diperlukan sebuah sistem yang dapat menjamin keamanan transaksi ini dari ancaman pihak yang tidak berkepentingan. Salah satu aspek penting keamanan transaksi elektronik yang akan dibahas pada paper ini adalah masalah authentikasi client oleh server. Authentikasi client dimaksudkan untuk mem-verifikasi keaslian/kebenaran identitas client sebelum transaksi dapat diproses lebih lanjut. Salah satu cara yang umum adalah client mengirimkan password atau PIN (Personal Identification Number) sebagai awal identifikasi seperti pada transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM). Namun bila transaksi elektronik dilakukan melalui jaringan Internet maka sangatlah rentan jika password/PIN dikirimkan secara langsung. Ada 2 model authentikasi client di Internet yaitu menggunakan protokol transaksi web yang aman (misal https) dan protokol ‘challenge-response’. Pada paper ini akan dibahas mengenai implementasi protokol ‘two way challenge-response’ pada transaksi perbankan elektronik melalui layanan web. ‘Challenge-response’ protokol diimplementasikan dengan menggunakan fungsi hash MD-5 dan pembangkit bilangan random. Selanjutnya, protokol ini dianalisis untuk menguji unjuk kerjanya dengan menggunakan beberapa uji statistik yang ada. Dari analisis yang ada dapat disimpulan bahwa MD-5 dapat bekerja baik karena kebal terhadap collision resistance pada kode hash yang dihasilkannya dan juga memiliki avalanche effect pada outputnya jika dibandingkan terhadap bit inputnya
PERANCANGAN ARSITEKTUR INFORMASI UNTUK MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN PROSES BISNIS ENTERPRISE WIDE
Dalam menjalankan proses bisnisnya, sebuah organisasi membentuk struktur organisasi yang menggambarkan keseluruhan bisnis unit organisasi untuk menjalankan fungsi bisnis dan berkoordinasi dalam pencapaian tujuan organisasi. Namun dalam penerapannya terkadang kurang memiliki daya ikat atau koordinasi yang jelas antar bisnis unit serta antar fungsi-fungsinya karena berbagai macam kepentingan. Egosentris lokal pada masing-masing fungsi dalam bisnis unit berpengaruh pada kinerja dan interaksi antara sistem informasi pada masing-masing unit dan fungsi, mengakibatkan integrasi data pun tidak maksimal dan sistem informasi yang dikembangkan tidak optimal. Selain hal tersebut, perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan sistem itu misalnya pertumbuhan organisasi, persaingan, untuk meraih kesempatan dan hal lainnya dapat mempengaruhi kinerja dari sistem informasi. Dalam hal ini sistem informasi harus dapat mengakomodasi segala bentuk perubahan yang terjadi di dalam organisasi, sehingga proses bisnis dari organisasi dapat tetap berjalan sesuai dengan fungsinya. Makalah ini akan membahas tentang perancangan suatu arsitektur informasi yang terintegrasi berdasarkan keterkaitan masing-masing fungsi dalam organisasi, dengan pandangan bahwa suatu sistem informasi merupakan satu kesatuan komponen- komponen dasar yang memilki karakteristik yang sama dan tidak terpisah. Setiap komponen dasar tersebut didefinisikan dan dianalisis keterkaitan fungsinya, sehingga dapat mengatasi setiap permasalahan yang timbul dalam organisasi, serta dapat mengakomodasi perubahanperubahan yang terjadi. Model yang dibangun ini diharapakan dapat menjadi pedoman saat dilakukan pengembangan sistem informasi dimasa mendatang. Untuk melengkapi kajian dari penelitian, pada makalah ini dilengkapi dengan pembahasan studi kasus di sebuah instansi pemerintah
PENERAPAN CHANGE MANAGEMENT UNTUK PENINGKATAN PROSES BISNIS DALAM MERAIH KEUNGGULAN KOMPETITIF ORGANISASI
Lingkungan bisnis merupakan faktor yang sangat berpengaruh pada proses bisnis sebuah organisasi, perubahan yang terjadi pada lingkungan bisnis harus dapat direspon secara positif oleh organisasi, supaya organisasi tersebut dapat bertahan hidup dan meraih keunggulan kompetitif. Change management merupakan serangkaian proses yang digunakan untuk memastikan bahwa perubahan yang signifikan dapat dilakukan secara terkontrol dan sistematis, untuk mengatasi resistensi terhadap perubahan dalam rangka meningkatkan keterlibatan dan pencapaian tujuan organisasi untuk melakukan transformasi yang efektif. Pada makalah ini akan dibahas penerapan change management dengan pendekatan manajemen proyek perubahan yang mengadopsi dari model yang dikemukakan John P. Kotter dan William Bridges, kajian ini akan memberikan pemahaman tentang pengetahuan secara teori dan menggabungkannya antara practical tool dan metodologi manajemen proyek dalam mengelola proses perubahan yang kompleks. Untuk melengkapi kajian dari penelitian, pada makalah ini dilengkapi dengan pembahasan sebuah studi kasus
ARSITEKTUR BISNIS: PEMODELAN PROSES BISNIS DENGAN OBJECT ORIENTED
Pemodelan proses bisnis merupakan suatu langkah awal yang sangat penting dalam menghasilkan sistem informasi enterprise yang terintegrasi. Model bisnis adalah seperangkat asumsi tentang bagaimana organisasi menghasilkan nilai yang bermanfaat bagi seluruh komponen yang ada dalam organisasi. Manfaat yang jelas, pemodelan bisnis bagi organisasi adalah memperjelas karakteristik dan tujuan dari proses organisasi. Salah satu teknik pemodelan proses bisnis bagi organisasi yang tersedia pada saat ini adalah UML. Keberadaan UML sebagai teknik pemodelan pengembangan sistem informasi secara keseluruhan juga diiringi dengan munculnya tools pemodelan yang dapat digunakan oleh organisasi. Dalam makalah ini, akan mengulas tentang bagaimana cara mengidentifikasi pemodelan proses bisnis dalam organisasi dengan suatu pendekatan yang dinamakan dengan pendekatan object oriented. Bagaimana teknis pemodelan proses bisnis tersebut dilakukan, akan dituangkan dalam bentuk studi kasus yaitu pemodelan proses bisnis untuk kebutuhan perguruan tinggi
SISTEM MANAJEMEN INSIDEN PADA PROGRAM MANAJEMEN HELPDESK DAN DUKUNGAN TI BERDASARKAN FRAMEWORK ITIL V3 (STUDI KASUS PADA BIRO TEKNOLOGI INFORMASI BPK-RI)
Dalam pengelolaan layanan TI di lingkungan BPK-RI, salah satu proses TI yang paling sering dilakukan adalah proses manajemen insiden yang dituangkan dalam bentuk program manajemen helpdesk dan dukungan TI. Hal ini disebabkan semakin banyak perangkat keras komputer dan jaringan yang ditangani berikut aplikasi sistem informasi yang digunakan. Adanya harapan dari pimpinan dan pegawai BPK-RI agar waktu penanganan insiden dapat diminimalkan dan tingginya ketergantungan kepada staf teknis tertentu, membuat dokumentasi tata laksana manajemen insiden yang terstandar sangat diperlukan. Pembuatan tata laksana manajemen insiden program manajemen helpdesk dan dukungan TI diawali dengan pengumpulan informasi dan analisa melalui penelaahan dokumen tata kelola TI BPK-RI, dan studi literatur framework ITIL. Analisa dilakukan untuk menyempurnakan proses manajemen insiden yang sudah ada, dan kemudian mengembangkan dokumen prosedur terstandar yang berisi fungsi dan tanggungjawab dalam diagram RACI, kategori dan prioritas insiden, metrik dan CSF, SLA yang digunakan dalam manajemen insiden, serta formulir yang digunakan. Setelah dokumen selesai dibuat, maka langkah selanjutnya adalah verifikasi masingmasing bagian dari dokumen. Setelah verifikasi, dilakukan validasi dokumen untuk mengetahui tujuan dari proses manajemen insiden sudah terpenuhi. Dokumentasi tata laksana manajemen insiden diperlukan untuk menjadi standar acuan dalam penanganan insiden, mengurangi miskomunikasi antar pihak yang menangani insiden, dan memiminalkan waktu penanganan insiden. Dokumen tata laksana ini akan digunakan oleh pihak manajemen untuk menjadi standar dalam penanganan insiden. Selain itu dokumen ini memberikan kemudahan bagi pihak manajemen untuk mengukur capaian setiap aktifitas dalam program manajemen insiden dengan menggunakan matrik tata laksana
ANALISIS PASAR FLEXI DI KALANGAN MAHASISWA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)
Flexi merupakan produk fixed wireless dengan teknologi CDMA2000-1X yang saat ini gencar dipromosikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (PT TELKOM). Untuk memperluas segmen pasar PT TELKOM, khususnya PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta, terus berusaha meningkatkan penjualan Flexi khususnya di kalangan mahasiswa. Hal ini mengingat jumlah mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakart (DIY) relatif besar, sehingga merupakan pangsa pasar yang cukup signifikan. Tawaran tarif percakapan yang murah ke sesama Flexi tidak serta merta membuat Flexi menjadi kartu seluler yang paling banyak digunakan oleh masyarakat khususnya mahasiswa. Hal ini karena banyak pesaing di bidang seluler yang juga terus melakukan inovasi pada tarif yang ditawarkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan survei pasar untuk mengetahui karakteristik pengguna kartu seluler dan kebutuhannya serta agar dapat dilakukan perbaikan-perbaikan dan dengan demikian daya saing Flexi dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi pasar dan tingkat penggunaan Flexi di kalangan mahasiswa di DIY. Lebih rinci, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) mengetahui besarnya market share Flexi; 2) mengetahui persentase posisi Flexi; 3) mengetahui segmen pasar Flexi; 4) mengetahui popularitas fitur Flexi; dan 5) mengetahui perbaikan dan fitur yang diinginkan oleh mahasiswa pengguna Flexi di DIY. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi Unit Fixed Phone Sales PT TELKOM KANDATEL Yogyakarta dalam mengembangkan strategi guna meningkatkan penjualan Flexi khususnya bagi mahasiswa di Yogyakarta
APLIKASI MOBILE COMMERCE PENJUALAN BUKU (STUDI KASUS PADA PENERBIT PRO-U MEDIA YOGYAKARTA)
Setiap manusia selalu menginginkan kemudahan, kecepatan, dan sistem informasi yang relevan untuk memudahkan dalam segala aktivitasnya. Begitu juga dalam hal jual beli, seperti pemesanan buku. Maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat mempermudah pemesanan buku khususnya melalui media perangkat bergerak sehingga lebih efektif dan edisien. Konsumen yang sibuk dan tidak dapat datang langsung dapat melakukan pemesanan melalui ponsel. Penelitian ini menggunakan metode waterfall yaitu requirements, design, coding, test, mentenance. Aplikasi dibangun berbasis WAP yang dapat diakses melalui perangkat bergerak. Aplikasi ini menangani proses pemesanan buku berikut metode pembayarannya apakah Cash On Delivery, Transfer Bank atau menggunakan Kartu Kredit. Terdapat juga proses pengolahan pelanggan, pengolahan buku maupun transaksi pembayaran bagi admin. Aplikasi dibangun berbasisi WAP dan menggunakan pemrograman PHP, dan XHTML, databasenya menggunakan MySQL serta menggunakan webserver Apache. Untuk memvalidasi digit kartu kredit menggunakan Algoritma Luhn
APLIKASI LAPORAN HASIL SURVEI NON SEISMIK BERBASIS WEB UNTUK KONTRAKTOR KONTRAK KERJA SAMA (KKKS) PADA BADAN PELAKSANA KEGIATAN USAHA HULU MINYAK DAN GAS (BPMIGAS)
Seluruh KKKS yang terdaftar pada bpmigas dan sedang beroperasi diwajibkan menyerahkan laporan hasil survei non seismik setiap hari kepada bpmigas. Pengiriman laporan oleh KKKS terkadang tidak sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh bpmigas. Selain itu juga bpmigas membutuhkan waktu yang lama dalam pengolahan laporan-laporan yang masuk untuk dapat menampilkan laporan sesuai dengan ketentuan dari bpmigas dalam waktu yang relatif lebih cepat. Untuk itu diperlukan sebuah aplikasi untuk mengolah hasil laporan yang dapat diakses oleh seluruh KKKS. Untuk membangun aplikasi ini digunakan metode waterfall. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dengan sistem basisdata yang digunakan adalah MySQL serta perangkat lunak pendukung Macromedia Dreamweaver untuk perancangan web. Dari penelitian ini dihasilkan sebuah “Aplikasi Laporan Hasil Survei Non Seismik Berbasis Web Untuk Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada bpmigas”.. Dengan dihasilkannya aplikasi ini para KKKS yang terdaftar dalam BPMIGAS dan sedang beroperasi dapat menginputkan laporan hariannya sesuai dengan format dari bpmigas sehingga mampu meminimalisir kekosongan data. Selain itu, pengolahan laporan dari KKKS data lebih cepat karena sudah tersusun sesuai format. Dengan aplikasi ini juga dapat menyajikan laporan perkembangan setiap KKKS dengan lebih menarik sesuai periode yang telah ditentuka
ARSITEKTUR, KEAMANAN DAN PASAR WIMAX
WiMAX (Worldwide Interoperabilitas untuk Microwave Access) adalah standar IEEE 802.16 Broadband Wireless Access (BWA). Ini adalah revolusi terbaru dalam teknologi BWA yang telah menarik perhatian banyak kalangan industri nirkabel. Keuntungan utama dari WiMAX adalah kemampuannya untuk menyediakan akses broadband ke daerah-daerah di mana sulit memiliki infrastruktur kabel. WiMAX menawarkan akses broadband yang fleksibel biaya efektif dan efisien. IEEE 802.16-2004 standar diumumkan September 2004 berfokus pada BWA tetap. Banyak industri telah meluncurkan produk mereka berdasarkan standar ini. Namun, berbagai kerentanan keamanan telah ditemukan dalam standar yang mengarah ke berbagai intrusi. Sebuah banyak meratifikasi standar IEEE 802.16e juga dikenal sebagai Mobile WiMAX telah diterbitkan untuk mengatasi masalah ini tetapi perangkat belum dirilis. Makalah ini menggambarkan ikhtisar WiMAX, menguraikan komponen arsitektur fundamental untuk WiMAX dan menjelaskan Masalah Keamanan WiMAX. Selanjutnya berbagai arsitektur protokol standar 802.16, IEEE 802.16 dan Pasar WiMAX