Jurnal Forum Nuklir
Not a member yet
208 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN SISTEM MEKANIK PENGATUR ELEVASI TABUNG PESAWAT SINAR-X LORAD LPX 200
PENGEMBANGAN SISTEM MEKANIK PENGATUR ELEVASI TABUNG PESAWAT SINAR-X LORAD LPX 200. Telah dilakukan pengembangan sistem mekanik yang bertujuan untuk menggerakkan tabung pesawat sinar-X LORAD LPX-200 agar diperoleh pengaturan elevasi tabung yang tepat. Pengembangan sistem mekanik dirancang menggunakan rangkaian roda gigi atau gear reduction yang digerakkan oleh motor, untuk mendapatkan konversi gerak rotasi menjadi gerak linier. Perhitungan dilakukan terhadap pemilihan komponen, ukuran roda gigi, agar mampu menggerakkan tabung sinar-X. Hasil dari desain didapat torsi untuk mengangkat tabung sinar-X sebesar 4,87 Nmm dan mampu digunakan untuk mengangkat tabung sinar-X dengan kecepatan gerak naik dan turun sebesar 50 mm/detik
STUDI SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) UNTUK KARAKTERISASI PROSES OXIDASI PADUAN ZIRKONIUM
STUDI SCANNING ELEKTRON MICROSCOPY (SEM) UNTUK KARAKTERISASI PROSES OXIDASI PADUAN ZIRKONIUM. Studi analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) telah dilakukan untuk mengkarakterisasi struktur mikro dan lapisan oksida paduan zirkonium, bahan yang prospektif digunakan sebagai material kelongsong bahan bakar reaktor nuklir generasi ke IV dan struktur reaktor fusi modern. Tujuan penelitian adalah guna mendapatkan informasi yang detil dan akurat yang diperlukan untuk mendukung analisis ketahanan korosi paduan zirkonium yang disebabkan oleh proses oksidasi suhu tinggi dengan menggunakan berbagai metode analisis pada SEM. Sampel uji yang digunakan adalah ingot paduan zirkonium ZrNbMoGe setelah tes oksidasi dalam Mass Suspension Balance (MSB) pada temperatur 500 dan 700 oC masing-masing selama 5 jam. Komposisi unsur dalam sampel paduan adalah 96,9 %Zr, 2,5 %Nb, 0,5 %Mo dan 0,1 %Ge. Pengujian SEM dilakukan dengan JEOL JSM-6510LA yang dilengkapi dengan perangkat Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (EDS) untuk analisis komposisi kimia. Metode Secondary Electron (SE) dan Backscattered Electron (BSE) dengan opsi Low-Vacuum dilakukan untuk mendapatkan kontras yang optimal. Hasil analisa menunjukan bahwa pada kedua sampel telah tumbuh lapisan oksida berupa ZrO2 dengan ketebalan maksimal 2.4 dan 3.5 mm untuk masing-masing temperatur 500 dan 700 oC. Gambar BSE telah menunjukan batas lapisan dengan jelas, tidak memberikan ruang untuk interpretasi ganda
SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT SMART MAGNETIC BERBASIS BROWNMILLERITE Ca2Fe2O5/NiFe2O4
Komposit smart magnetik Ca2Fe2O5/NiFe2O4 disintesis dengan metode reaksi padatan menggunakan high energy milling. Komposit Ca2Fe2O5/NiFe2O4 dibuat dari percampuran serbuk oksida CaCO3, NiO, dan Fe2O3. Campuran dimilling selama 5 jam dan kemudian disinter pada 1000 oC selama 5 jam. Analisis fasa sampel diukur dengan menggunakan X-ray difraktometer (XRD) dan dianalisis menggunakan metode Rietveld. Hasil refinement menunjukkan bahwa sampel merupakan komposit Ca2Fe2O5/NiFe2O4 dengan fraksi massa antara keduanya berturut-turut adalah 57,14 % dan 39,27 %, yang juga didukung dari hasil morfologi permukaan menunjukkan sampel terdiri dari dua bentuk partikel yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis sifat magnetik sampel komposit Ca2Fe2O5/NiFe2O4 bersifat feromagnetik. Disimpulkan bahwa telah berhasil dibuat sampel komposit Ca2Fe2O5/NiFe2O4
PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK DATA SURVEYMETER MELALUI GPS DENGAN PORT USB
PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK PENAMPIL, PENYIMPAN DAN PENGIRIMAN DATA GPS SURVEY METER DENCAN PC MELALUI PORT USB.Telah dibuat perangkat lunak penampil, penyimpan, dan pengiriman data dari GPS Surveymeter dengan PC melalui port USB. Perangkat lunak dibuat menggunakan bahasa pemrograman BASIC dengan compiler BASCOM (Basic Compiler). Perangkat lunak dibuat untuk menampilkan data pada LCD 20 x 4, menyimpan data hasil pengukuran dari GPS Survey meter yang terdiri dari data pengukuran laju paparan, waktu, tanggal, bujur, dan lintang pada EEPROM. Data yang telah tersimpan di dalam EEPROM disusun sedem ikian rupa sebelum dikirimkan ke komputer, karena tipe GPS yang digunakan adalah tipe receiver saja. Metode pengujian perangkat ini adalah dengan pengdilakukan secara langsung menggunakan perangkat keras. Pengecekan isi EEPROM melalui alamat register yang digunakan untuk menyimpan, sedangkan untuk proses pengiriman data melalui pengecekan silang yaitu data yang dikirim diamati melalui LCD sedangkan data yang direrima diamati melalui hyper terminal pada PC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa data dapat ditampilkan dengan baik pada LCD 20 x 4, jumlah data maksimum yang mampu disimpan adalah 47 data dengan besar tiap data adalah 42 byte dan proses pengiriman data berjalan dengan baik. Dengan perangkat ini diharapkan data pada GPS Surveymeter dapat dikomunikasikan secara mudah dan cepat dengan PC melalui port USB
PEMISAHAN MATRIKS 90Sr/90Y MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKROMATOGRAFI BERBASIS FASA DIAM CAMPURAN ALUMINA-SILIKA
PEMISAHAN MATRIKS 90Sr/90Y MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKROMATOGRAFI BERBASIS FASA DIAM CAMPURAN ALUMINA-SILIKA. Itrium-90 merupakan radionuklida pemancar yang mempunyai waktu paruh 64,1 jam dan memancarkan energi maksimum 2280 keV. Itrium-90 merupakan radionuklida yang banyak digunakan dalam kedokteran nuklir untuk keperluan terapi. ltrium-90 diperoleh dari hasil peluruhan radionuklida 90Sr yang mempunyai waktu paruh 28,1 tahun. Untuk memperoleh radionuklida 90Y, dibutuhkan suatu sistem pemisahan yang sesuai dan pada saat ini yang paling banyak digunakan adaJah sistem generat or 90SrfOY. DaJam penelitian ini, telah dilakukan studi sistem pemisahan 90Y dari 90Sr dengan metode elektrokromatografi untuk parameter tegangan, dan komposisi isian kolom kromatografi. Radionuklida yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran radionuklida 90Sr/90Y yang diperoleh dari hasil fisi. Hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan bahwa dengan kondisi elektrokromatografi menggunakan tegangan 400 V selama 4 jam, fasa gerak larutan penyangga sitrat 0,1 M; pH 5 dan fasa diam sepanjang 9 cm dengan komposisi 2 cm silika 0,5 mm, 4 cm alumina, 1 cm campuran silika 0,2 mm : alumina = 1:1 dan 2 cm silika 0,2 mm telah dihasilkan rendemen pemisahan 90Y sebesar 59,63% dengan kemurnian radiokimia 97,30%
VALIDASI METODE AANI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN FASILITAS IRADIASI SYSTEM RABBIT RSG-GAS
VALIDASI METODE AANI DALAM HUBUNGANNYA DENGAN FASILITAS IRADIASI SYSTEM RABBIT RSG-GAS. Telah dilakukan validasi metode AANI dengan menggunakan beberapa bahan acuan standar bersertifikat. Validasi metode ini mengacu pada ketentuan yang dikehendaki dalam SNI 19-17025-2005: 5.4.5.1. Berdasarkan hasil validasi metode yang dilakukan melalui pengujian akurasi dan presisi metode, akan dicoba dilihat kaitannya dengan fasilitas iradiasi yang digunakan untuk mengaktifkan sampel. Aktivasi dilakukan pada rabbit system (RS1, RS2, RS3, dan RS4). Hasil validasi menunjukkan bahwa aktivasi sampel yang dilakukan pada fasilitas RS1, RS2, RS3 cukup baik, sedangkan RS4 memberikan hasil pengujian dengan tingkat presisi dan akurasi yang tidak memenuhi syarat (ditolak). Perbedaan hasil yang cukup signifikan ini tidak dipengaruhi oleh posisi fasilitas iradiasi di reaktor, karena dari hasil pengukuran menunjukan bahwa fluks neutron pada ke-empat posisi tersebut memiliki kisaran yanghampir sama yaitu 10 13 n cm-2 s-1
IRADIATOR STTN: OVERVIEW DESAIN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
IRADIATOR STTN: OVERVIEW DESAIN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA. Iradiator gamma STTN dapat memberi kebermanfaatan yang besar sebagai fasilitas yang mendukung tridharma perguruan tinggi. Namun secara bersamaan memiliki potensi resiko karena membawa sumber radioaktif yang cukup besar yakni Co-60 12 kiloCurie. Oleh karena itu, dalam penggunaan fasilitas iradiator harus disusun dan diterapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja dengan sumber radiasi, guna tercipta tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Dari penggabungan semua sistem K3 dan penjaminan mutu yang mengacu pada garis peraturan yang berlaku maka dapat ditarik empat pilar manajeman dalam pemanfaatan Iradiator STTN yang meliputi planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), leading (pengarahan) dan controlling (pengendalian). Dalam hal ini planning meliputi pemilihan tipe irradiator, desain ruang/bangun, dan kualifikasi SDM; organizing dilakukan dengan adanya struktur organisasi pengelola irradiator; leading dengan pengarahan untuk optimalisasi pelayanan; dan controlling yang meliputi kontrol terhadap pengoperasian, perawatan, data personil, dan paparan lingkungan
ANALISIS KEKERASAN MACHINE TOOL DARI BAHAN LOGAM HASIL PROSES NITRIDASI PLASMA DENGAN VARlASI WAKTU DAN TEKANAN
ANALISIS KEKERASAN MACHINE TOOL DARI BAHAN LOGAM HASIL PROSES NITRIDASI PLASMA DENGAN VARIASI WAKTU DAN TEKANAN. Telah dilakukan nitridasi plasma terhadap machine tool/pangkal mata bor terbuat dari bahan logam untuk diuji kekerasannnya dengan metode Vickers dan diamati struktur mikronya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter waktu dan tekanan yang diperlukan guna mencapai kekerasan logam yang maksimal. Nitridasi sampel dilakukan dengan menggunakan teknik dan Mesin Plasma Nitriding. Sampel berupa pangkal mata bor dipotong-potong menjadi 16 sampel uji, masing-masing sampel uji dihaluskan menggunakan kertas ampelas 100, 180, 360, 600, 1000, 1200 mesh, dan dipoles dengan Autosol. Sampel dinitridasi dengan variasi tekanan dan waktu proses. Hasil uji kekerasan Vickers sampel sebelum nitridasi adalah 115,83 VHN. Setelah proses nitridasi pada tekanan nitridasi 1,8 mbar dan waktu 4 jam, kekerasan sampel yang diperoleh adalah 168,16 VHN atau meningkat sebesar 45,18% dibandingkan dengan sebelum nitridasi
PENGARUH KAPASITOR BANK PADA BUSBAR BHA, BHB DAN BHC DI PUSAT REAKTOR SERBA GUNA GA.SIWABESSY
PENGARUH KAPASITOR BANK PADA BUSBAR BHA, BHB DAN BHC DI PUSAT REAKTOR SERBA GUNA GA. SIWABESSY. Pemasangan kapasitor bank pada ketiga jalur (BHA , BHB dan BHC) telah dilakukan, masing-masing dengan daya 500 kV AR yang terbagi dalam 10 step, dengan tiap step 50 kV AR. Pemasangan dilakukan karena selama reaktor beroperasi total faktor daya (cos ϕ) di bawah 0,85 sehingga terkena denda oleh PLN. Pengukuran telah dilakukan saat reaktor sedang beroperasi pada buIan Juli dan September 2011 di out put 3 buah transformator yang terhubung ke masing-masing busbar dengan menggunakan Power Quality Analyzer Hioki 3197. Parameter listrik yang diukur adalah daya aktif (P), daya semu (S), daya reaktif (Q) dan faktor daya (cos ϕ). Kapasitor bank pada jalur BHA telah mengalami kerusakan, sehingga cos ϕ turun hingga 0,8; sedangkan pada jalur BHB dan BHC cos ϕ mencapai 0.92 dan 0,945
RISIKO RADIASI DARI COMPUTED TOMOGRAPHY PADA ANAK
RISIKO RADIASI DARI COMPUTED TOMOGRAPHY PADA ANAK. Computed Tomography (CT) adalah test medik non invasif yang digunakan untuk deteksi, diagnostik dan menindak penyakit. CT merupakan kombinasi antara sumber sinar x dan sistem komputerisasi yang canggih untuk menghasilkan sejumlah citra atau gambar tentang kondisi internal tubuh. Sejak pengenalan CT pada tahun 1970an, penggunaannya meningkat secara cepat. Berdasarkan sifatnya, CT melibatkan tingkat paparan dosis radiasi pengion yang lebih besar dibandingkan dengan prosedur pencitraan sinar-x konvensional. Dosis efektif radiasi dari prosedur ini berkisar dari 5 sampai 100 mSv, kurang lebih sama dengan rerata manusia menerima paparan radiasi alam selama 8 bulan sampai 3 tahun. Terdapat bukti epidemiologik yang kecil tetapi signifikan terhadap peningkatan risiko kanker akibat dosis radiasi dari tindakan CT. Karena anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi, maka penggunaan CT pada anak hanya jika sangat penting dalam membuat keputusan diagnostik dan tidak dilakukan pengulangan kecuali jika sangat diperlukan. Meskipun risiko individual terhadap kanker tidak besar, terapi peningkatan paparan radiasi dalam populasi berpotensi menjadi isu kesehatan masyarakat di masa datang. Makalah ini membahas sifat dan aplikasi utama CT sebagai alat diagnostik, dosis radiasinya, risiko kanker pada anak sebagai isu kesehatan masyarakat, dau upaya untuk mengurangi dosis radiasi CT pada anak. lnformasi dalam makalah ini diharapkan untuk membantu dalam pengambilan keputusan dan diskusi dengan tim medik, pasien dan keluarga.Kata kunci : Computed tomography, anak, pencitraan diagnostik, radiasi pengion, kanke