Jurnal Matematika, Statistika dan Komputasi
Not a member yet
562 research outputs found
Sort by
Bilangan Bulat Gauss
Daerah Euclid yang sangat dikenal adalah Z, himpunan semua bilangan bulat. Tulisan ini mengkaji mengenai adanya daerah Euclid yang merupakan bagian dari himpunan bilangan kompleks
Penaksir Tak Bias Variansi Minimum Seragam
Apabila terdapat lebih dari satu penaksir tak bias, maka ada tak berhingga banyaknya penaksir tak bias, akan tetapi mungkin pula tidak ada satu pun penaksir tak bias. Sehingga dapat muncul dua pertanyaan, yaitu bagaimana cara memilih salah satu penaksir tak bias untuk dipakai, jika terdapat beberapa atau banyak penaksir tak bias, dan penaksir bias bagaimana yang harus digunakan jika tidak terdapat penaksir tak bias. Beberapa sifat dari penaksir kemungkinan maksimum dapat menjawab pertanyaan yang muncul, dengan melihat sifat ketak biasan, keselarasan dan bentuknya yang lain. Penaksir tak bias optimum dengan penaksir tak bias varian minimum seragam mempunyai varian yang minimum di antara semua kemungkinan penaksir yang tak bias. Penaksir tak bias varian minimum seragam yang ada biasanya mencapai batas bawah variansi Rao-Cramer, meskipun penaksir tak bias bervariansi minimum ini bisa saja tidak dapat ditentukan. Suatu metode mencari penaksir tak bias varian minimum seragam adalah dengan mencari suatu fungsi tak bias dari suatu statistik cukup yang lengkap. Bentuk lainnya adalah dengan mencari fungsi tak bias jika diketahui adanya suatu statistik cukup yang lengkap
Model Predator Prey Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) Dan Babi Hutan (Sus Scrofa)
Makalah ini mengangkat masalah tentang model predator prey antara Harimau Sumatera sebagai predator dan Babi Hutan sebagai prey. Tingginya tingkat perburuan liar Harimau Sumatera menyebabkan populasinya terancam punah. Melalui model yang dibentuk akan ditentukan suatu kebijakan perburuan legal sehingga walaupun Harimau Sumatera diburu tetapi tidak mengakibatkan populasinya terancam punah
Desain Flowchart Pemrosesan Transaksi Perusahaan Pada Sistem Informasi Akuntasi Berbasis Komputer
Pengalaman menunjukkan bahwa sebuah image visual dapat membawa informasi sistem vital lebih efektif dan lebih efisien dari kata-kata. Sebagai desainer flowchart, dapat membantu para auditor sistem informasi maupun akuntan menggunakan dokumentasi sistem secara rutin. Kemampuan untuk mendokumentasikan sistem dalam bentuk flowchart merupakan salah satu keahlian yang dimiliki oleh Jurusan Matematika, khususnya bidang Matematika Komputasi. Keahlian mendesain flowchart tersebut, teramat penting untuk memudahkan para auditor sistem informasi maupun akuntan dalam menganalisis Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis komputer
Analisis Kestabilan Aliran Fluida Viskos Tipis pada Model Slip di Bawah Pengaruh Gaya Gravitasi
Hal yang selalu menjadi perhatian dalam lapisan fluida tipis adalah masalah ketidakstabilan aliran fluida, berupa terbentuknya finger pada garis kontak, daerah dimana fase padat, cair, dan gas bertemu. Tulisan ini membahas tentang analisis kestabilan aliran fluida viskos tipis pada suatu bidang inklinasi, dibawah pengaruh gaya gravitasi dengan mengunakan model slip. Adapun parameter yang digunakan adalah pengaruh gravitasi, sudut kontak, dan parameter slip. Simulasi numerik menunjukkan bahwa gaya gravitasi memberi pengaruh terhadap kondisi kestabilan aliran fluid
Penentuan Daerah Kritis Terbaik dengan Teorema Neyman- Pearson
Terdapat beberapa metode untuk membangun uji statistik yang baik, diantaranya adalah Teorema Neyman Pearson yang diawali dengan menguji hipotesis sederhana H0 melawan hipotesis alternatif H1. Sebelum kita mendefinisikan suatu uji terbaik, suatu observasi harus dibuat. Tentu uji tersebut menetapkan suatu daerah kritis, atau dengan kata lain suatu pilihan atas suatu daerah kritis menggambarkan suatu uj
Suatu Tinjauan Tentang Generalized Estimating Equation
Generalized Estimating Equation (GEE) yang pertama kali diperkenalkan oleh Liang dan Zeger pada tahun 1986 telah mendapat perhatian yang luas dari beberapa tahun terakhir dan beberapa perluasan dari metode tersebut telah dikembangkan. Pada tulisan ini akan disajikan metode GEE dan beberapa perluasannya, dan pada bagian terakhir dari tulisan ini akan diberikan contoh data yang akan dianalisis dengan menggunakan metode GE
Stability Analysis of Prey-Predator Population Model with Harvesting on The Predator Population
In this paper we present a deterministic and continuous model for one prey–one predator population model based on Lotka-Volterra model. The predator population is subjected to both constant effort and constant quota of harvesting. We study analytically the sufficient conditions of harvesting to ensure the stability of the equilibrium point. The method used to analyze the stability of the equilibrium point is linearization and Hurwitz stability test. The results show that the equilibrium point which occurs in positive quadrant is stable although the predator population is subjected to harvesting. This means that the prey and predator populations can live in coexistence although the predator is harvested provided the level of harvesting is controlled. Some examples are given to illustrate the behavior of the trajectories
Pemetaan Penyakit Demam Berdarah (DBD) Kota Makassar Dengan Penduga Empirical Bayes
Penelitian ini mengkaji penggunaan model Empirical Bayes (EB) untuk melakukan pendugaan tidak langsung jumlah trombosit penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) pada suatu area dengan basis kecamatan untuk populasi Kota Makassar, dengan menggunakan model berbasis area yang didasarkan pada model linier campuran umum. Data yang digunakan pada penelitian adalah data sekunder yang tercatat di Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan bulan Januari 2005 sampai dengan September 2007. Area yang dimaksud adalah Kecamatan Rappocini, Kecamatan Ujung Pandang Baru dan Manggala, dengan pertimbangan masing-masing kecamatan tersebut mempunyai karakteristik mengenai jumlah penderita penyakit DBD. Pendugaan langsung yang dilakukan pada ketiga kecamatan tersebut memberikan nilai MSE yang relatif besar, sehingga dilakukan pendugaan tidak langsung dengan meminjam kekuatan dari area atau kecamatan lain, ataupun dari populasi berdasarkan data-data pada tahun sebelumnyanya dengan model EB. Kekuatan dari area lain atau populasi disebut prior atau informasi awal dalam penelitian ini.
Ortogonalitas-P di Ruang Norm-2
Pada tulisan ini, akan dipelajari ortogonalitas di ruang hasil kali dalam dan ortogonalitas-P di ruang norm-. Setelah itu, menunjukkan bahwa ortogonalitas-P hanya memenuhi empat sifat yaitu nondegenerasi, simetri, kontinuitas, dan resolvabilitas. Terakhir, ditunjukkan bahwa ruang norm- merupakan ruang hasil kali dalam- jika ortogonalitas-P memenuhi sifat homogenitas